Berkah Cinta

Berkah Cinta
Kembali Rujuk?


__ADS_3

Juan awalnya tidak mau terlalu menanggapi apa yang Stefani katakan namun ketika Stefani menyinggung Felli dalam pembicaraan mereka maka ia pun berhenti, apalagi nampaknya Stefani menyalahkan Felli atas semua


yang terjadi pada hari ini.


“Bisakah kamu tidak bersikap kekanakan?”


Stefani nampak terkejut dengan apa yang barusan dikatakan oleh Juan, tentu saja ia geram dan berjalan menghampiri Juan, ia mengatakan kalau Juan tidak seharusnya pergi menemui wanita itu.


“Apakah kamu masih mencintainya?!”


“Itu bukan urusanmu.”


“Jadi kamu ingin mencampakanku begitu?!”


“Stefani, jangan keras-keras!”


“Kenapa memangnya?! Apakah yang aku katakan itu memang benar?!”


“Kamu sudah keterlaluan Stefani, jangan libatkan Felli dalam masalah ini.”


“Sekarang kamu membelanya?! Luar biasa sekali kamu.”


“Stefani, aku tidak ingin bertengkar denganmu malam ini, ok? Aku lelah dan aku ingin istirahat dan aku yakin kamu pun pasti lelah, kan?”


“Juan, mari kita selesaikan semuanya malam ini juga, apakah kamu pikir aku akan dapat tidur dengan masalah seperti ini?!”


*****


Sementara itu keesokan paginya Felli lebih memilih mengurung dirinya di dalam kamar dan tidak pergi ke café seperti yang biasa ia lakukan, sang mama tentu saja heran dengan sikap putrinya itu karena tidak biasanya Felli bertingkah seperti ini.


“Felli, bolehkah Mama masuk?”


“Masuk saja.”


Maka sang mama pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar Felli, ia menemukan Felli tengah berbaring di atas kasur dengan posisi memunggunginya, sang mama kemudian duduk di tepian kasur dan memegang bahu


anaknya.


“Nak, apakah ada sesuatu yang terjadi?”


Namun Felli tidak menjawab pertanyaan yang sang mama ajukan barusan, wanita itu nampak menghela napasnya panjang, ia sudah tahu kalau Felli bertingkah seperti ini maka ia sudah dapat memastikan kalau Felli sedang ada masalah yang cukup pelik.


“Apakah kamu bertengkar dengan pemuda itu?”


Felli sontak membalikan tubuhnya menghadap sang mama, ia menatap tajam sang mama karena menyinggung soal Ricky dalam masalah ini.


“Kenapa Mama menanyakan hal itu padaku?”


“Mama hanya ingin tahu saja, apakah yang tadi Mama katakan itu benar? Apakah pemuda itu yang membuat kamu uring-uringan pagi ini?”

__ADS_1


“Sayangnya Mama salah, jangan sok tahu kalau memang tidak tahu.”


“Lantas kalau bukan karena pemuda itu karena apa?”


“Karena Juan.”


“Juan? Ada apa dengan pria itu? Apa kali ini yang ia lakukan padamu?”


*****


Sementara di café hari ini, Ricky nampak heran karena sejak pagi hingga siang ini Felli tidak datang ke café padahal biasanya wanita itu akan duduk di meja kesukaannya sambil memesan kopi atau sesuatu yang lain


sambil menunggu café ini tutup.


“Ehem, kamu kenapa, sih?” tanya seorang pegawai wanita pada Ricky.


“Apa? Tidak apa-apa, kok,” jawab Ricky.


“Jangan bohong, aku yakin kalau kamu pasti tengah memikirkan wanita itu, kan?”


“Sudahlah kamu tak perlu sok tahu.”


“Ayolah Ricky, aku rasa semua orang di café ini sudah tahu akan hal itu.”


“Ah sudahlah.”


Ricky malas meladeni ucapan omong kosong teman kerjanya itu, ia memilih pergi ke salah satu meja yang mana di meja itu seorang pelanggan baru saja datang dan duduk di sana, Ricky mencatat pesanan pelanggan itu dan pergi meninggalkannya.


“Ada apa?” tanya wanita itu ketika Ricky memanggilnya barusan.


“Anu… aku… mau bertanya sesuatu padamu,” jawab Ricky gugup.


“Apakah kamu ingin menanyakan soal Felli?”


“Apa?”


“Sudahlah Ricky, aku tahu bahwa kamu pasti ingin menanyakan soal itu padaku, kan?”


“Aku… aku ….”


“Sudahlah, aku tahu kamu penasaran, ikut denganku ke kantor sekarang.”


“Tapi aku harus mengantarkan pesanan ini ke pelanggan.”


“Kalau begitu kamu kirimkan pesanan ini ke pelanggan dulu baru masuk ke ruanganku.”


*****


Tania menemui Olaf pada siang ini di sebuah restoran karena tadi pria itu memintanya agar mereka berdua bertemu, ketika Tania baru saja tiba di restoran itu nampak Olaf sudah tiba terlebih dahulu padahal jarak dari restoran ini ke kantornya lumayan cukup jauh.

__ADS_1


“Kamu sudah lama tiba di sini?”


“Tidak lama kok.”


Tania sudah duduk di kursi yang berhadapan dengan Olaf, mereka berdua pun memesan menu untuk makan siang mereka, setelah pelayan itu pergi kini Olaf pun memulai pembicaraan dengan Tania.


“Tania, maaf kalau aku mengganggu waktu kerjamu saat ini, aku tahu tidak seharusnya aku memintamu datang padahal saat ini kamu sedang sibuk mengurus perusahaanmu yang ada masalah.”


“Tidak apa, lagi pula ini jam istirahat makan siang, kan?”


“Kamu benar, sebenarnya aku ingin mengajakmu bertemu di sini untuk menceritakan sesuatu.”


“Kalau begitu ceritakan saja.”


Olaf pun kemudian menceritakan perihal Felli yang berusaha menjatuhkannya dari posisi Direktur Utama perusahaan dengan cara merekayasa laporan pajak perusahaan seolah-olah Olaf mengemplang pajak


perusahaan dan uang itu masuk ke rekening pribadinya, Tania nampak terkejut ketika mendengar hal itu, obrolan mereka sempat terhenti sesaat ketika pelayan datang dan membawakan makan siang mereka.


“Terima kasih.”


*****


Kini Ricky mengetuk pintu ruangan kerja Nanda, terdengar suara Nanda dari dalam yang mempersilakan dirinya untuk masuk ke dalam ruangannya, maka setelah ia dipersilakan masuk ke dalam ruangan itu, Ricky melangkahkan kakinya ke dalam. Di sana Nanda nampak sudah duduk di sofa dan mempersilakan Ricky untuk duduk di dekatnya.


“Duduklah.”


Ricky menuruti apa yang Nanda perintahkan, ia pun duduk di sofa itu sembari menunggu apa yang akan Nanda katakan padanya.


“Baiklah, kamu pasti penasaran kenapa Felli tidak datang ke café hari ini, kan?”


“Sejujurnya, iya, aku takut kalau sesuatu hal yang buruk terjadi padanya saat ini.”


“Kemarin kami sempat mengobrol.”


“Benarkah? Apa yang dia katakan?”


“Dia mengatakan saat ini dia sedang sedih karena suaminya.”


“Suaminya? Apa yang suaminya itu lakukan padanya?”


“Kamu sepertinya emosi, ya ketika aku mengatakan suaminya?”


“Aku minta maaf.”


“Tidak apa, dia mengatakan bahwa sikap suaminya berubah, seperti ada penyesalan dari wajahnya ketika tahu bahwa Felli sudah melakukan banyak hal tanpa sepengetahuan dia untuk membantunya, namun semua


usaha yang Felli lakukan dihadahi oleh sebuah pengkhianatan yang menyakitkan.”


“Apa maksudnya… mereka tidak jadi bercerai?”

__ADS_1


“Aku sendiri tidak tahu apakah mereka akan rujuk kembali atau tidak, hanya mereka berdua saja yang tahu bagaimana nasib rumah tangga mereka setelah ini.”


Ricky agak sedih ketika mendengar kalau mungkin saja Felli dan Juan tidak jadi bercerai dan mereka rujuk, namun seharusnya Ricky tidak boleh seperti itu, ia harus bahagia melihat Felli bahagia walaupun itu menyakiti perasaannya.


__ADS_2