
Felli tidak pernah absen menjenguk Ricky setiap harinya selama pemuda itu belum juga siuman, rupanya tingkah Felli itu menarik perhatian sang mama yang jadi kembali curiga bahwa sebenarnya Felli tengah menyembunyikan kalau dia dan pemuda ini menjalin hubungan terlarang.
“Felli.”
Felli yang tengah menunggu Ricky siuman nampak terkejut ketika menemukan sosok sang mama berdiri di depan pintu ruangan inap Ricky, sang mama kemudian berjalan menghampiri putrinya.
“Kenapa Mama ke sini?”
“Felli, bisakah kamu jujur pada Mama?”
“Jujur? Jujur tentang apa?”
“Tentu saja tentang hubunganmu dengan pemuda ini, kalian ini memiliki hubungan, kan?”
“Kenapa Mama masih saja menanyakan hal itu? Bukankah sudah aku katakan bahwa aku dan Ricky tidak memiliki hubungan apa pun?”
“Sudahlah Felli, Mama dapat melihat semuanya dan Mama sama sekali tidak buta untuk melihat bahwa ada sesuatu yang salah antara kamu dan pemuda ini.”
“Sepertinya Mama sudah salah paham.”
“Tidak, Mama tidak salah paham, Mama tahu kalau kamu dan dia pasti memiliki hubungan khusus, kan?!”
****
Sementara itu Juan tidak habis pikir dengan apa yang Minanti dan Olaf katakan padanya, bagaimana bisa ia dituduh bahwa dirinya adalah dalang kenapa Felli bisa celaka. Bahkan sampai hari ini pun mereka berdua masih saja memojokan Juan dan mempercayai bahwa seolah-olah bahwa dirinya adalah pelaku kejahatan itu.
“Aku perhatikan wajahmu murung terus belakangan ini,” ujar Stefani ketika Juan datang ke apartemennya.
“Apa? Benarkah?”
“Iya, kamu tidak bisa menyembunyikan apa pun dariku Juan, katakan ada masalah apa.”
“Felli, dia kecelakaan dan kemudian Olaf serta mama menyalahkanku atas kejadian itu.”
“Kamu sudah menjelaskan bahwa kamu tidak terlibat dalam kecelakaan itu?”
“Sudah, aku sudah berulang kali mengatakan bahwa aku tak tahu apa-apa tentang kecelakaan Felli, aku sudah ingin memutuskan hubungan dengan wanita itu.”
“Namun bukankah kamu ingin menghancurkan Ricky?”
“Itu sepertinya hanya emosi sesaat saja karena dia melaporkanku ke polisi karena kasus itu, namun aku yakin bahwa dia tetap tidak akan menang dalam kasus ini.”
“Tentu saja, aku yakin bahwa Ricky tidak akan menang.”
__ADS_1
“Namun sejujurnya aku penasaran sekali siapa kira-kira yang telah membuat Felli celaka seperti itu, apakah wanita itu memiliki musuh lain?”
“Sudahlah, kita tidak perlu memikirkan wanita itu kecuali kamu memikirkan tentang perceraianmu dengan dia.”
****
Felli tidak habis pikir dengan mamanya, bagaimana bisa beliau masih saja menuduhnya bahwa ia memiliki hubungan dengan Ricky padahal sampai detik ini mereka tidak lebih hanya sebatas teman saja.
“Ma, bisakah Mama tidak perlu mengatakan hal yang bukan-bukan? Aku dan Ricky sama sekali tidak memiliki hubungan apa pun.”
“Felli, kalau kamu dan pemuda ini tidak memiliki hubungan lalu kenapa kamu nampak begitu khawatir padanya?”
“Karena dia sahabatku.”
“Omong kosong, Mama tak percaya kalau kalian berdua hanya sebatas sahabat.”
“Terserah Mama mengatakan apa, namun itulah kenyataannya, aku dan Ricky tidak lebih hanya sebatas sahabat.”
Saat Felli dan mamanya tengah berdebat, perlahan tangan Ricky bergerak dan pemuda itu membuka kedua matanya perlahan, Felli yang melihat itu nampak begitu bahagia, ia langsung memanggil dokter untuk memeriksa
keadaan Ricky saat ini.
“Ya Tuhan, terima kasih.”
“Hei, kamu jawab pertanyaanku yang jujur, sebenarnya kamu dan Felli memiliki hubungan apa?”
“Ma, dia baru siuman, kenapa Mama malah menanyakan hal itu?”
“Sudahlah Felli, Mama butuh jawaban jujur darinya mengenai apa hubungan kalian.”
*****
Olaf mengajak Tania makan siang bersama saat ini, Olaf kemudian menceritakan apa yang Juan lakukan pada Felli hingga membuat istrinya itu masuk rumah sakit.
“Ya Tuhan, bagaimana keadaan Felli?”
“Dia sudah baik-baik saja.”
“Syukurlah kalau begitu, namun kenapa kamu menuduh Juan sebagai dalang di balik semua ini?”
“Tania, Juan pernah mengancam Ricky akan membuat pemuda itu sengsara dan aku yakin ini ada kaitannya dengan kecelakaan Felli.”
“Sebenarnya aku masih bingung, apakah kamu percaya kalau Felli dan Ricky tidak ada hubungan spesial?”
__ADS_1
“Kenapa kamu bertanya seperti itu?”
“Entahlah, kalau aku dengar dari ceritamu mereka dekat, aku jadi curiga kalau mereka memiliki hubungan yang spesial.”
“Apakah menurutmu Felli akan dengan mudahnya berpaling dari Juan karena hadirnya pemuda itu?”
“Ricky hadir ketika rumah tangga Felli dan Juan sedang mengalami masalah, bisa saja pada akhirnya itu membuat benih cinta di antara mereka.”
“Ah sudahlah, aku tidak mau memikirkan hal tersebut.”
“Atau jangan-jangan kamu tertarik pada Felli?”
“Bicara apa kamu ini? Kenapa juga aku tertarik pada Felli? Asal kamu tahu saja Tania, satu-satunya wanita yang membuatku tertarik adalah dirimu.”
“Kamu pikir dengan rayuan gombalmu itu membuatku menjadi luluh?”
“Kenapa? Kamu tak percaya dengan apa yang aku katakan barusan?”
“Bagaimana ya?”
*****
Sementara itu Juan pergi ke rumah sakit tempat di mana Felli dirawat, ia mendapatkan alamat rumah sakit ini dari sang mama, ia kemudian menanyakan di mana ruang inap Felli pada petugas pusat informasi namun petugas itu malah mengatakan bahwa saat ini Felli sudah tidak lagi dirawat di rumah sakit ini.
“Bagaimana dengan pasien bernama Ricky?”
“Sebentar saya cek dulu.”
Petugas itu mengecek komputernya dan mencari nama pasien bernama Ricky, petugas itu mengatakan bahwa Ricky masih menginap di rumah sakit ini dan dia juga memberitahu di mana ruangan inap Ricky berada.
“Terima kasih.”
Juan pun masuk ke dalam lift dan menekan angka 5 di sana, saat pintu lift terbuka, ia pun segera keluar dari dalam lift dan mencari ruangan inap Ricky, rupanya ruangan inap pemuda itu ada di ujung koridor dan ketika Juan berdiri tepat di depan pintu ruangan inap, ia dapat melihat Felli berada di sana dan sepertinya sedang ada masalah di antara istrinya itu dengan mertuanya. Perlahan Juan membuka pintu ruangan inap Ricky dan semua orang menatap ke arahnya yang baru saja datang.
“Mau apa kamu ke sini?” tanya Felli emosi.
“Tentu saja aku ingin menjenguk pemuda itu,” jawab Juan tenang.
“Kamu tidak perlu bersandiwara Juan, ini semua adalah ulahmu, kan?”
“Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu bicarakan, kenapa kamu menuduhku dalang di balik semua ini?”
“Karena kamu memang ingin mencelakai Ricky untuk sebab itu kamu melakukan semua ini!”
__ADS_1