
Stefani merasa bahwa dirinya kini sudah berada di atas angin karena bisa lolos dari berbagai jebakan yang telah dibuat oleh Juan, bahkan di sisi lain dirinya bisa membuat serangan balik yang membuat Juan begitu terkejut dan hancur akibat fakta mengenai kejahatan Felli di masa lalu. Stefani terkejut ketika melihat ada nama Felli di layar ponselnya, ia berpikir sejenak untuk apa Felli menelponnya saat ini, namun pada akhirnya ia tetap menjawab
telepon dari Felli tersebut.
“Ada apa kamu menelponku?”
“Bisakah kita bertemu sekarang juga?”
“Baiklah, kita akan bertemu di mana?”
“Aku akan mengirimkan lokasinya padamu.”
TUT
Tidak lama kemudian Stefani mendapatkan alamat sebuah café tempat di mana mereka berdua janjian untuk bertemu, tanpa berlama-lama Stefani langsung mengambil tasnya dan pergi menuju café itu karena ia penasaran
dengan apa yang hendak Felli katakan padanya saat ini. Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit akhirnya Stefani tiba di café tempat mereka janjian bertemu dan di sana nampak Felli sudah terlebih dahulu datang untuk menemuinya.
*****
Sementara itu Ricky heran kenapa saat ini dirinya dilepaskan begitu saja oleh orang suruhan Stefani, orang-orang itu tidak mengatakan apa pun dan membiarkan Ricky pergi dari tempat penyekapan tersebut. Walaupun merasa lega karena akhirnya dirinya dibebaskan namun di sisi yang lain ia juga penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi. Stefani tidak akan melepaskan dirinya begitu saja tanpa sebab, Stefani pasti tengah merencanakan kejahatan lainnya dengan membebaskan dirinya dari tempat penyekapan. Ricky pulang ke rumah dan disambut dengan tangis haru adik-adiknya yang sudah lama menantinya pulang, namun mereka terkejut ketika melihat Ricky pulang dengan wajah penuh memar.
“Kak, apa yang terjadi padamu?”
“Kalian tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja.”
“Namun kenapa wajah Kakak memar begitu?”
Ricky tidak menjawab pertanyaan dari adik-adiknya yang mencemaskan dirinya itu, ia malah mengalihkan pembicaraan ke arah yang lain. Setelah berganti pakaian dan juga membersihkan luka-lukanya, kini Ricky meraih
ponselnya dan mencoba untuk menghubungi Felli, namun anehnya ponsel Felli tidak aktif saat ini. Ricky masih mencoba untuk beberapa kali menelpon ke nomor itu namun tetap saja tidak aktif dan saat ia mengirim pesan pun, tidak ada balasan dari Felli selama lebih dari 2 jam lamanya.
“Sebenarnya apa yang terjadi padanya? Kenapa dia tidak menjawab telepon atau membalas pesanku selama ini, ya?”
*****
Juan terkejut ketika mendapat kabar dari Hilda bahwa tadi polisi datang untuk membawa Felli untuk memeriksa putrinya itu dalam kasus pembunuhan 10 tahun silam, Juan langsung terpikir satu nama sebagai dalang di
__ADS_1
balik semua ini yaitu Stefani. Buru-buru Juan mencari kontak wanita itu dan segera menelponnya, tidak butuh waktu yang lama untuk Stefani menjawab telepon darinya, wanita itu nampak begitu manja ketika mendapatkan telepon dari Juan.
“Apakah kamu yang melakukan semua ini?”
“Aku tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarakan.”
“Kamu yang membuat Felli diperiksa oleh polisi, kan?”
“Sepertinya kamu sudah salah paham padaku, Felli menyerahkan dirinya pada polisi, dia mengakui semua kejahatannya 10 tahun lalu.”
“Apakah kamu sedang mencoba menipuku? Mamanya Felli baru saja menelpon dan mengatakan bahwa polisi tadi datang ke rumah dan membawa Felli pergi.”
“Kamu lebih percaya wanita itu dari pada istrimu sendiri? Aku punya bukti kalau memang Felli menyerahkan dirinya sendiri pada polisi, tunggu saja.”
Tidak lama kemudian Stefani mengirmkan sebuah rekaman percakapan antara dirinya dengan Felli pada Juan, pria itu mendengarkan semua percakapan yang terjadi di antara keduanya sampai akhirnya Felli mengatakan
sesuatu pada Stefani.
“Aku akan menyerahkan diriku ke polisi.”
*****
“Mau bertemu siapa?” tanya satpam yang berjaga di depan pagar rumah.
“Saya mau bertemu Felli, apakah dia ada?”
“Nona Felli tidak ada di rumah.”
“Tolong izinkan aku bertemu dengannya sebentar saja, Pak, aku mohon.”
“Sudah saya bilang bahwa Nona Felli tidak ada di rumah saat ini, kenapa kamu begitu keras kepala, sih?”
“Pak, tolong izinkan saya bertemu sebentar saja dengan Felli.”
Namun perdebatan di antara mereka berdua terhenti ketika Hilda membuka pintu gerbang, Ricky langsung menghampiri Hilda dan memohon pada wanita itu untuk bertemu dengan Felli namun Hilda mengatakan bahwa
Felli tidak ada di rumah sekarang.
__ADS_1
“Tidak, anda pasti berbohong saat ini.”
“Berani sekali kamu mengatakan aku berbohong, Felli memang tidak ada di rumah, dia sedang ada di kantor polisi saat ini!”
“Kantor polisi? Kenapa dia sampai ada di kantor polisi?”
“Semua ini gara-gara wanita itu!”
*****
Malam harinya ketika Stefani berusaha mencoba untuk tidur, ia mendengar suara ribut dari luar gerbang rumah, ia pun beringsut turun dari tempat tidur dan berjalan menuju jendela kamar, ia membuka jendela kamarnya dan melihat ke arah gerbang yang mana di sana terdapat Hilda dan satpam tengah bersitegang, suara Hilda yang besar tentu saja dapat terdengar sampai ke dalam rumah saat ini.
“Wanita itu rupanya datang,” gumam Stefani.
Stefani pun kemudian keluar dari dalam kamar dan turun menuju lantai bawah untuk menemui Hilda, namun karena suara Hilda yang besar itu membuat Minanti, Bram dan Juan jadi keluar kamar dan penasaran apa yang
sebenarnya terjadi malam ini.
“Sepertinya itu suara Hilda, kenapa malam-malam begini dia datang ke sini, ya?” gumam Minanti.
“Entahlah, lebih baik kita segera cek saja,” ujar Bram.
Namun Stefani sudah lebih dahulu tiba di depan pagar dan ia membawa Hilda agak menjauh dari rumah itu agar wanita ini tidak membuat keributan lagi di sana.
“Kenapa anda datang ke sini sambil berteriak-teriak?”
“Kamu bilang kenapa aku datang ke sini sambil berteriak-teriak? Apa yang sudah kamu lakukan pada putriku sampai-sampai dia saat ini mendekam di balik jeruji besi?”
“Aku tidak melakukan apa pun, putrimu sendiri yang mengakui telah melakukan kejahatan di masa lalu padaku dan dia berniat untuk menyerahkan dirinya pada polisi.”
“Apakah kamu pikir aku percaya begitu saja padamu? Tega sekali kamu menipuku seperti ini, kamu bilang kamu ingin membantuku memisahkan Ricky dari putriku, namun kenapa akhirnya malah seperti ini?”
“Karena aku memiliki celah untuk membuat Felli mendekam di penjara agar dia tidak dekat-dekat lagi dengan suamiku.”
“Apa katamu?!”
“Ada apa ini sebenarnya?”
__ADS_1