
Hilda langsung memberikan sebuah cek untuk Ricky agar pemuda itu mau pergi dari hidup Felli, namun alih-alih dirinya menerima cek yang diberikan oleh Hilda itu, justru Ricky malah menolaknya dan mengatakan bahwa dirinya tidak akan menerima cek tersebut dan ia tetap akan mempertahankan hubungannya dengan Felli, sontak saja jawaban yang diberikan oleh Ricky tersebut membuat Hilda geram bukan main.
“Apa sulitnya sih kamu terima cek ini dan pergi dari hidup anak saya? Berapa uang yang kamu minta dari saya?! Apakah uang ini masih kurang?! Kalau masih kamu katakan saja berapa dan saya akan berikan itu!”
“Nyonya tidak perlu repot-repot memberikan saya cek tersebut karena saya tidak akan mau menerimanya, saya sudah berjanji pada Felli bahwa saya tidak akan meninggalkannya layaknya mantan suaminya yang meninggalkannya.”
“Berani sekali kamu menolak pemberian saya, sekarang saya tanya padamu memangnya kamu memiliki apa sampai kamu berani menolak cek yang saya berikan ini? Hidup kamu itu sudah susah Ricky jangan kamu buat
semakin susah!”
*****
Rupanya Felli belum tidur karena melihat tadi mamanya pergi keluar selepas mereka semua makan malam, ketika ia bertanya pada papanya dan Azka, mereka kompak mengatakan bahwa tidak tahu Hilda pergi ke mana. Tentu saja Felli penasaran dengan kemana perginya Hilda saat ini, namun ia memiliki firasat bahwa pasti Hilda hendak menemui Ricky walaupun pemuda itu tidak menelponnya saat ini. Jam sudah menunjukan pukul 12 malam dan Hilda baru saja kembali ke rumah, wanita itu nampak terkejut ketika mendapati Felli masih terjaga jam segini.
“Kenapa kamu masih bangun jam segini?”
“Aku menunggu Mama pulang.”
“Kenapa kamu harus menunggu Mama pulang, memangnya apa yang kamu inginkan?”
“Aku ingin tahu dari mana saja Mama tadi.”
“Kamu tidak perlu tahu.”
“Apakah Mama baru menemui Ricky?”
“Iya, Mama habis menemuinya.”
“Mama mengatakan apa saja pada Ricky?”
“Mama mengatakan bahwa dia harus pergi dari hidupmu Felli.”
“Kenapa Mama mengatakan itu padanya?”
“Kamu tanya kenapa? Karena dia itu miskin dan tidak memiliki masa depan Felli, Mama tidak habis pikir denganmu yang mau saja dengan pemuda seperti dia, dan lagi apakah kamu yakin kalau pemuda itu serius denganmu dan dia tidak mengincar uangmu?!”
*****
Setelah mendapatkan informasi dari mamanya apa yang semalam sudah dilakukan olehnya, kini Felli mendatangi rumah kontrakan Ricky untuk meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh mamanya semalam.
“Felli?”
“Hai.”
“Mau apa kamu datang ke sini?”
__ADS_1
“Apakah aku mengganggu waktumu?”
“Sama sekali tidak, kok.”
“Syukurlah, alasan kenapa aku datang ke sini adalah untuk meminta maaf padamu.”
“Minta maaf? Minta maaf untuk apa?”
“Untuk apa yang mamaku katakan padamu semalam, dia sudah menceritakannya padaku dan sejujurnya hal itu menggangguku.”
“Oh soal itu, kamu sama sekali tidak perlu meminta maaf padaku, aku baik-baik saja.”
“Namun sikap mamaku padamu itu sudah sangat keterlaluan Ricky.”
“Dia hanya salah paham saja padaku, wajar kalau dia khawatir tentang sosok calon pendamping putrinya, dia pasti menginginkan yang terbaik.”
“Ricky ….”
“Aku tidak akan meninggalkanmu seperti Juan meninggalkanmu, dan aku harap kamu pun juga tidak akan meninggalkanku.”
Felli nampak terdiam beberapa saat setelah mendengar apa yang Ricky katakan tadi, Ricky nampak sangat berharap sekali kalau dirinya tidak akan pergi ke Amerika seperti yang diinginkan oleh Hilda.
“Kamu tidak akan pergi, kan?”
“Aku tidak akan pergi,” jawab Felli dan seketika senyum mengembang di wajah pemuda itu.
*****
“Aku ingin bicara denganmu.”
“Aku tidak punya waktu untuk bicara denganmu, aku harus pergi ke kantor.”
“Benarkah kamu tidak memiliki waktu? Kalau begitu jangan salahkan aku kalau aku akan memberikan kejutan untuk istrimu itu.”
“Apa yang akan kamu lakukan pada Tania, hah?! Aku peringatkan agar kamu tidak melakukan hal yang buruk padanya!”
“Tentu saja itu semua tergantung padamu Olaf, kalau kamu mau mengikuti apa yang aku inginkan, maka aku tidak akan memberikan kejutan itu untuk istrimu.”
“Baiklah, sekarang bicaralah.”
“Bagaimana kalau kita bicara di dalam mobilmu?”
“Stefani!”
“Aku serius dengan ucapanku Olaf, kalau kamu menolaknya maka sekarang juga aku akan berikan kejutan itu pada Tania.”
__ADS_1
“Baiklah, masuk ke dalam mobilku sekarang.”
Stefani nampak kegirangan karena ia diizinkan masuk ke dalam mobil Olaf, setelah mereka berdua masuk ke dalam mobil kini Olaf meminta agar Stefani segera bicara karena ia tidak memiliki banyak waktu.
“Sekarang katakan apa yang kamu inginkan!”
*****
Hilda mendatangi café tempat Ricky bekerja dan wanita itu berteriak-teriak agar Ricky keluar dan menemuinya sekarang juga, Nanda yang mendengar adanya keributan dari luar ruangan kerjanya akhirnya mengecek
sebenarnya saat ini apa yang tengah terjadi, rupanya ada Hilda yang membuat keributan di sana.
“Tante, ada apa ini?”
“Kamu tahu di mana Ricky?”
“Ricky? Dia libur hari ini Tante.”
“Berarti dia ada di rumahnya sekarang.”
“Kenapa ini Tante? Kenapa Tante mencari Ricky?”
“Nanda, kamu harus membantu Tante sayang, kamu harus memisahkan Felli dan Ricky.”
“Kenapa Tante?”
“Kenapa? Ricky itu bukan orang yang baik Nanda, Tante tidak mau kalau Felli terperangkap jebakan pemuda kurang ajar itu.”
“Tapi sepertinya Tante sudah salah paham pada Ricky.”
“Jadi kamu ada di pihak pemuda itu?”
“Tidak Tante bukan seperti itu, hanya saja aku berusaha bicara dari sudut pandang yang netral, aku sudah mengenal Ricky lumayan baik dan aku yakin kalau dia tidak seperti yang Tante katakan.”
Hilda tidak mau bicara lagi dengan Nanda, ia langsung masuk ke dalam mobilnya dan menuju rumah Ricky, Nanda yang melihat itu kemudian mencoba menelpon Felli untuk memberikan kabar kalau saat ini Hilda tengah menuju rumah Ricky.
“Ada apa Nanda?”
“Kamu di mana sekarang? Apakah Ricky bersamamu sekarang?”
“Iya, dia bersamaku sekarang, memangnya ada apa? Ini hari libur Ricky, kan?”
“Iya, namun kamu harus tahu bahwa tadi mamamu datang ke sini dan mencari Ricky, dia nampaknya marah sekali tadi.”
“Mamaku datang ke sana tadi?”
__ADS_1
“Iya, maka dari itu aku menelponmu sekarang, aku ingin memberitahumu kalau sekarang beliau sedang menuju rumah Ricky.”