
Olaf merasa curiga tadi ketika secara tidak sengaja dirinya melihat Tania mengikuti seseorang ke belakang gedung pernikahan ini dan rupanya orang yang diikuti oleh Tania itu adalah Stefani, pantas saja sejak tadi Juan mencarinya namun mereka semua tidak tahu keberadaannya karena memang wanita itu ada di sini. Nampak saat ini Tania dan Stefani sedang bertengkar oleh sesuatu dan dirinya pun mendekati mereka untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi saat ini.
“Ada apa ini?” tanya Olaf yang menghampiri mereka.
“Olaf, tolong kamu nasihati calon istrimu itu untuk tidak bicara hal yang bukan-bukan padaku!” seru Stefani.
“Olaf, apakah menurutmu Stefani saat ini tengah merancang sesuatu hal yang buruk pada Felli karena ia takut Juan akan berpaling pada mantan istrinya itu?” seringai Tania yang membuat Stefani semakin kesal.
“Kalian ini sedang membicarakan apa, sih?”
Namun alih-alih menjawab, justru Stefani malah pergi meninggalkan mereka hingga membuat Olaf bingung karena ia sendiri tidak tahu apa yang tadi Tania dan Stefani bicarakan.
“Aku akan memberitahumu nanti.”
*****
Saat ini Olaf dan Tania sedang ada di kursi taman belakang gedung tempat pesta pernikahan Juan dan Stefani diselenggarakan, alasan kenapa Tania membawa Olaf ke tempat ini adalah karena dirinya ingin memberitahu Olaf mengenai apa yang tadi ia dan Stefani bicarakan.
“Kamu bilang tadi ingin tahu apa yang aku dan Stefani bicarakan, bukan?”
“Iya, akau memang ingin tahu, memangnya apa yang tadi tengah kalian bicarakan?”
“Olaf, sepertinya Stefani tengah merencanakan hal buruk pada Felli.”
“Apa? Apakah kamu yakin?”
“Sekilas aku mendengar percakapan wanita itu dengan orang di telepon, dan sepertinya orang yang ditelepon oleh Stefani itu adalah orang suruhannya yang ingin membuat Felli celaka.”
“Kalau ini benar, maka hal tersebut tidak dapat dibiarkan.”
“Maka dari itu kita harus mengecek apakah Felli memang masih ada atau ia sudah diculik oleh orang suruhan Stefani.”
Ketika mereka tengah berbincang, ponsel Olaf berdering dan ketika ia melihat nama yang tertera di layar ponselnya ada nama mamanya Felli di sana.
“Siapa yang menelpon?”
“Mamanya Felli.”
“Kalau begitu kamu jawablah telepon darinya.”
__ADS_1
*****
Minanti sejak tadi mencari-cari di mana keberadaan Olaf dan Tania, ia sudah berkeliling ke seluruh ruangan namun ia tidak dapat menemukan sosok mereka berdua. Bram pun menghampiri istrinya dan bertanya apa yang saat ini Minanti cari karena sebentar lagi pesta pernikahan akan segera dimulai dan mereka harus segera bersiap-siap.
“Aku tengah mencari Olaf dan Tania, sejak tadi aku tidak dapat menemukan mereka.”
“Apakah kamu sudah mencoba menelpon mereka?”
“Aku sudah mencoba menelpon, namun ponsel mereka tidak aktif.”
“Ya Tuhan.”
Bram pun mencoba menelpon mereka berdua namun apa yang Minanti katakan benar, kedua ponsel mereka tidak aktif hingga hal tersebut membuat Minanti jadi gelisah.
“Bagaimana ini Bram? Di mana mereka saat ini?”
“Tenanglah, aku yakin mereka akan datang sebentar lagi.”
“Bagaimana kalau sesuatu hal yang buruk terjadi pada mereka?”
“Jangan bicara aneh-aneh, tadi mereka hadir saat upacara pernikahan Juan dan Felli, mereka juga pasti akan segera datang ke sini.”
“Pokoknya kalau mereka sampai kenapa-kenapa, maka aku tidak akan memaafkan Stefani, awas saja wanita itu.”
“Iya Tania, kamu ada di mana?”
“Ma, Felli diculik oleh orang suruhan Stefani.”
“Apa katamu?! Apakah kamu serius?!”
“Iya Ma, saat ini aku dan Olaf sedang pergi untuk menyelamatkan Felli, jadi kami tidak bisa datang ke pesta pernikahan Juan dan Stefani.”
“Baiklah kalian hati-hati di jalan, ya, segera kabari Mama kalau ada kabar terbaru.”
TUT
Bram pun langsung bertanya pada Minanti siapa barusan yang menelponnya namun Minanti nampak tidak menjawab pertanyaan yang Bram ajukan itu, dirinya nampak begitu marah dan kemudian pergi menuju ruangan
ganti, Bram yang heran pun mengekori langkah Minanti yang masuk ke dalam ruangan di mana Stefani berada, tanpa basa-basi Minanti langsung menampar wajah Stefani di depan kedua orang tuanya hingga membuat orang-orang yang ada di dalam ruangan tersebut terkejut dengan tindakan Minanti itu.
__ADS_1
“Apa yang sudah kamu lakukan pada anakku?!”
“Kamu tanyakan saja apa yang sudah dilakukan oleh anakmu ini pada Felli, apakah dia ini bisa dikatakan manusia?!” seru Minanti kesal.
“Aku tidak mengerti ada apa ini?” ujar Stefani memasang wajah polosnya.
“Kamu tidak perlu menipuku Stefani! Aku pikir kamu tidak akan melakukan kejahatan lagi, namun rupanya aku salah, sekali penjahat maka tetaplah penjahat.”
“Apa yang kamu bicarakan ini, Minanti?” tanya Bram.
“Kalian semua harus tahu bahwa wanita ini adalah orang jahat! Dia menyingkirkan mantan istri Juan karena takut Juan akan kembali pada mantan istrinya!”
“Apa yang barusan Mama katakan?” tanya Juan yang baru saja masuk ke dalam ruangan ini.
*****
Tania, Olaf dan polisi datang cepat dan membekuk orang-orang suruhan Stefani yang menculik Felli, Tania dan Olaf nampak terkejut ketika melihat kondisi Felli yang memperihatinkan saat dibawa keluar dari gubuk tersebut.
“Ya Tuhan,” ujar Tania menutup mulutnya tak percaya dengan kondisi Felli saat ini.
“Mereka semua sudah keterlaluan, Stefani aku tidak akan mengampuni wanita iblis itu!” geram Olaf.
Setelah itu Felli dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan akibat luka dan trauma yang dialami olehnya, tidak lama kemudian keluarga wanita itu datang ke rumah sakit untuk mengetahui bagaimana
kondisi Felli saat ini.
“Bagaimana kondisi Felli, Olaf?” tanya Hilda yang begitu mengkhawatirkan anaknya.
“Dia sedang ditanagni oleh dokter di dalam.” jawab Olaf.
“Ya Tuhan, anakku.”
“Mama tenanglah,” ujar Azka yang berusaha menenangkan Hilda yang begitu emosional saat ini.
“Kalian tidak perlu khawatir, aku akan membuat Stefani membayar kejahatan yang sudah dia lakukan pada Felli,” ujar Olaf.
Bram dan Minanti muncul di rumah sakit setelah Tania menelpon tentang kondisi Felli saat ini, kedatangan mereka berdua membuat keluarga Felli terkejut, namun tentu saja bukan hanya keluarga Felli saja, namun juga Tania dan Olaf yang juga sama terkejut dengan kedatangan Minanti dan Bram.
“Mama dan Papa kenapa ke sini? Bagaimana dengan pesta pernikahan Juan dan Stefani?” tanya Olaf.
__ADS_1
“Mama tidak peduli dengan pesta pernikahan Juan dan wanita iblis itu, bagaimana kondisi Felli saat ini, Nak?” tanya Minanti.
“Dia masih ditangani oleh dokter di dalam,” jawab Olaf.