
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Setelah mencari tahu dimana rumah juna, ibu siti pun mendatangi rumah juna untuk bertemu delia. Dia sudah berusaha menemui delia di toko nya tetapi tidak ada. Akhir nya ibu siti sampai juga di depan rumah juna.
" Cari siapa ya bu?" Tanya bibi yang bekerja di rumah juna.
" Apa delia nya ada ?" Tanya ibu siti dengan nada bicara yang kurang bersahabat.
" Ada , sebentar saya panggilkan. Ibu tunggu saja disini .?" Seru bibi sopan.
* Huffttt... pembantu saja sok mengatur. Terserah dong saya mau duduk dimana. Hemm... bagus juga rumah suami delia, berarti hidup nya sekarang sudah lebih bagus. Pasti dia banyak uang, tapi sayang dia bukan menantu ku lagi * Gumam ibu siti sambil memperhatikan rumah juna.
Delia datang menemui ibu siti, dia tidak tahu jika ibu siti lah tamu yang mencari nya. Mungkin jika dia tahu, dia tidak akan menemui ibu siti.
" Ibu " Seru delia saat mengetahui jika mantan ibu mertua nya lah yang bertamu.
" Makin gemuk saja kamu del. Hemm... hamil kamu ?" Seru ibu siti.
" Ada apa ibu mencari ku sampai datang ke rumah suami ku begini. Tolong bu jangan buat keributan, di antara kita sudah tidak ada urusan lagi. Kalau ibu datang hanya untuk mencari ribut, dengan terpaksa aku akan mengusir ibu" Seru delia .
Ibu marni menatap tidak suka kearah delia. Aneh dia tidak suka dengan delia tetapi masih saja menemui delia sampai datang ke rumah suami delia. Delia sendiri tidak tahu apa maksud dan tujuan ibu siti menemui nya.
" Begini delia, emhh... ibu minta kamu bilang sama suami kamu agar menerima harun kembali bekerja di showroom mobil milik suami mu. Saat ini harun hanya menjadi tukang ojek pangkalan saja " Ucap ibu siti menyampaikan maksud dan tujuan nya menemui delia.
Bukan delia tidak mau membantu, apa yang di lakukan harun waktu itu memang sudah kelewatan. Juna tidak mungkin memecat orang tanpa sebab. Pasti ada alasan lain yang menjadi pertimbangan juna. Setiap manusia pasti punya kesalahan dan masalah, begitupun antara delia dan keluarga mantan suami nya. Bukan nya tidak mau mencoba untuk memperbaiki hubungan baik dengan keluarga mantan suami nya, tapi delia memang tidak mau lagi berhubungan lebih jauh dengan keluarga mantan suami nya.
__ADS_1
" Kejadian itu sudah beberapa bulan yang lalu bu, aku pun tidak mau ikut campur urusan suami ku dengab harun. Jadi maaf aku tidak bisa menolong ibu maupun harun. Dari awal aku sudah katakan semua itu urusan suami ku dengan harun." Seru delia menolak permintaan mantqn ibu mertua nya.
Tentu ibu siti kesal dan marah dengan penolakan delia , dia menganggap delia wanita yang sombong dan tidak punya hati.
" Minum bu teh nya " Seru bibi yang tiba - tiba datang mengantarkan minuman.
" Hemmmm " Jawab ibu siti.
" Kamu dulu itu bukanlah siapa - siapa delia. Sekarang setelah kamu mempunyai harta dan suami kaya kamu jadi sombong. Saya juga tidak mau kita bermusuhan terus , lebih baik kita menjalin silahturahmi. Jadilah mantan menantu yang baik dan tidak sombong " Seru ibu siti seenak nya.
Dari arah dalam rumah muncul seorang perempuan paruh baya dan langsung menghampiri ibu siti denhan tatapan penuh kebencian.
" Siti ... !!" Seru mama juna yang baru saja keluar dari dalam rumah.
Deg..
Ibu siti seperti tidak asing dengan suara yang baru saja memanggil nama nya. Ingatan masalalu 32 tahun yang lalu kembali berputar.
Silvi ?
Ibu siti langsung menoleh ke arah sumber suara, dan betapa terkejut nya dia saat mendapati silvi teman masalalu nya berdiri di belakang nya.
" Silvi " Seru ibu siti dengan wajah terkejut nya.
" Mau apa kamu datang ke rumah ku ?" Tanya mama silvi.
" Silvi.. jadi ini rumah kamu ?. Hemmmm.... bagaimana kabar kamu ?" Tanya ibu siti.
Delia terus memperhatikan intetaksi antara mama silvi dan ibu siti. Ternyata mereka saling mengenal, dan sepertinya hubungan mereka tidaklah baik.
" Delia kenapa wanita ini bisa ada di rumah kita ?" Tanya mama silvi menatap ke arah delia.
" Dia mantan ibu mertua delia ma. " Ucap delia jujur.
__ADS_1
Mama silvi langsung beralih menatap ibu siti dengan tajam, dia baru tahu jika ibu mantan mertua yang selama ini di ceritakan delia adalah siti sahabat masalalu mama silvi.
" Oh jadi ibu mertua yang selama ini menghina dan merendahkan delia adalah kamu. Ternyata siti yang dulu pernah mau menghancurkan hidup ku, dari dulu sampai sekarang kamu memang tidak berubah siti. " Seru mama silvi .
" Silvi.. tolong maafkan semua yang sudah berlalu. Kita lupakan masalalu kita, sekarang semua sudah berubah kita bisa perbaiki kesalah pahaman kita terdahulu. " Ucap ibu siti mencoba mengambil hati mama silvi.
Sebuah kesalahan masalalu yang di lakukan ibu siti tidak bisa di lupakan oleh mama juna. Akibat perbuatan ibu siti, mama juna harus kehilangan seseorang yang dia cintai nya. Orang itu pergi meninggalkan mama silvi dengan kesalah pahaman yang sampai sekarang belum terselesaikan.
" Akibat perbuatan mu aku harus kehilangan cinta pertama ku, dia meninggalkan ku dengan kesalahpahaman yang kau perbuat. Aku menyesal bukan karena tidak bisa bersatu dengan nya, tetapi karena kesalah pahaman yang belum terselesaikan." Seru mama silvi marah.
" Maaf... aku benar - benar minta maaf " Seru ibu siti penuh penyesalan.
" Dari dulu sampai sekarang kamu tidak pernah berubah. Sebelum kesabaran ku habis sekarang kamu keluar dari rumah ku. !!" Bentak mama silvi lantang.
Delia langsung mendekati mama silvi dan memeluk agar sang mertua lebih tenang. Jangan sampai tensi darah nya naik lagi.
" Ma sabar, jangan marah seperti ini. Ingat tensi darah mama sering tinggi " Seru delia menenangkan mama mertua nya.
Mama silvi mengangguk lalu duduk di kursi yang ada di samping delia, tatapan nya lurus ke arah ibu siti.
Ibu siti masih menundukkan kepala nya, sepertinya dia benar - benar takut dengan mama silvi. Dia tidak menyangka akan bertemu kembali dengan mama silvi.
" Ibu, tolong ibu pulang saja. Jangan sampai aku memanggil satpam komplek untuk mengusir ibu. Tolong bu... sekali ini saja jangan bikin keributan. " Seru delia memohon agar ibu siti segera pergi.
* Sialan !! Kenapa aku harus bertemu kembali dengan silvi. Dan lebih parah nya lagi silvi adalah mertua delia, ibu dari Juna. Sialan , berarti selama ini harun bekerja dengan anak nya silvi. Kalau dari dulu aku tahu showroom itu milik silvi aku pasti sudah melarang harun bekerja disana. Kenapa silvi hidup nya bisa sekaya ini, padahal dulu aku sudah membuat nya menderita * Gumam ibu siti dalam hati nya.
" Baiklah aku permisi " Seru ibu siti.
Ibu siti pergi dengan membawa kekesalan dan kekecewaan. Bahkan dia sangat menyesal datang menemui delia.
*******
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏🙏❤❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤❤❤