
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
FLASHBACK OFF
💞💞💞💞💞💞
Saat ini delia ada di toko milik mona, mona adalah teman delia dari kecil. Dulu saat sekolah dasar dan SMP mereka satu sekolahan bahkan satu bangku. Nadib mona lebih baik dari delia karena ayah mona yang seorang polisi bisa menunjang pendidikan mona hingga mona lulus kuliah.
Sedari mona kulih dia sudah mulai berbisnis pakaian dengan modal awal dari orang tuanya, dan alhamdulillah toko mona sekarang sudah besar dan menjual berbagai fashion. Ada baju pria dan wanita hingga anak - anak, tas, sepatu dan sandal pun ada.
Delia sudah join dengan delia sekitar 3 tahun yang lalu dengan sistem jual secara online.
" Del, kamu apa tidak ingin punya toko sendiri ? masalah barang biar nanti aku yang stock ? Penjualan mu lumayan banyak loh del, apalagi ini kamu jual nya cuma sistem online" Ucap mona mwmberi saran delia agar mau membuka toko sendiri.
Mona ingin kehidupan delia lebih baik lagi agar tidak di pandang sebelah mata oleh orang lain terutama keluarga suaminya.
" Tidak mon, biar aku sistem online begini saja. Memang sih tabungan ku sudah bisa di bilang cukup untuk membuka toko tapi aku lebih baik begini saja dulu " Seru delia menolak saran mona dengan halus.
" Terserah kamu saja del, aku hanya bisamendukung mu. Dan kapan pun kamu ingin buka usaha sendiri aku siap membantu mu. Jangan sungkan untuk meminta tolong kepada ku " Seru mona.
Mona memang baik, suami mona pun juga sangat baik. Mereka sama sekali tidak memandang rendah delia, suami mona bekerja sebagai polisi di polres kota.
" Bagaimana kabar suami mu dan keluarga nya del ?" Tanya mona .
" Suami ku baik, tapi.. kalau keluarga suami ku ya tetap saja seperti itu tanpa aku ceritakan pun kamu sudah tahu. " Ucap delia.
" Oh iya Mon mumpung aku ada di toko mu boleh dong aku live di sosial media ku untuk mempromosikan barang - barang yang ada di toko. Kebetulan kemarin kamu kan habis stock barang - barang baru, pasti banyak model baru lagi nih " Seru delia dengan semangat.
" Wah ide bagus itu del, ya sudah yuk ikut aku di sebelah sana tempat nya cocok untuk promo lewat Live dan nanti kamu biar di bantu karyawan ku " Ucap mona senang.
__ADS_1
Para custemer delia sebenar nya ada beberapa yang memang sudah tahu jika delia mengambil barang dari toko nya mona, karena delia memberi harga jual yang sama dengan harga toko mona jadi banyak yang memilih belanja online lewat delia. Mereka memilih yang praktis dan hemay tanpa harus capek datang ke toko.
Namun toko mona meskipun begitu tetap saja ramai , karena pelanggan toko mona sampai ke luar kota dan luar daerah.
" Assalamualaikum semua nya..Hai pelanggan ku semua dan semua nya yang nonton live ini. Hari ini mimin live ya, karena kemarin banyak sekali barang baru yang masuk. Yang mau order langsung chat mimin ya " Ucap delia yang sudah mulai live di sosial medianya.
Delia live cukup lama , delia sangat lues dalam berbicara sehingga yang menonton live nya pun tertarik untuk berbelanja dengan delia. Walaupun setiap live delia selalu memakai masker, tidak menghalangi rezeki nya.
[ Mbak aku mau yang hijab instan nya yang polos tadi warna hitam dan hijau, terus tunik motif bunga - bunga warna maroon size M ]
[ Mbak mau sepatu size 39 ]
[ Deal tunik kuning size XL ya mbak ]
Baru tiga puluh lima menit live penonton nya sudah lumayan banyak dan pesanan pun sudah mulai berdatangan. Ponsel delia berbunyi terus, notifikasi dari para calon pembeli mulai masuk bergantian.
Delia mengakhiri live nya dan mulai membalas pesan dari para calon pembeli nya satu - persatu. Delia membalas nya dengan sopan dan ramah, sehingga para pelanggan senang dan puas berbelanja dengan delia. Dan barang yang delia jual pun sesuai dengan ada yang ada di dalam foto.
" Aamiin.. Kalau jualan mu begink terus aku juga senang del, karena rekening ku cepat terisi lagi " Seru mona sambil tertawa.
" Ya jelas dong mon, saya dapat untung kamu juga dapat untung. Kita sama - sama untung , oh iya mon aku bantu siapkan packingan untuk custemerku tadi ya. " Ucap delia.
" Siap boss " Jawab mona sambil mengacungkan jempol tangan kanan nya.
Sekarang delia sudah punya rekening sendiri khusus untuk melakukan transaksi jual beli online nya. Setiap bulan delia akan menghitung ke untungan nya dan menyimpanan nya di rekening khusus tabungan nya. Untuk setoran ke mona setiap seminggu sekali delia akan mentotal nya dan mentransfer sesuai jumlah harga barang dari toko.
********
" Mas kapan ya kita bisa punya rumah sendiri? tidak mengontrak terus ?." Tanya delia kepada amar.
__ADS_1
Amar menatap serius ke arah delia,tidak biasanya delia membicarakan soal tempat tinggal apalagi soal rumah baru. Selama dua tahun menikah dengan delia amar memang tidak memberikan gaji nya full kepada delia, yang delia tahu amar hanya menerima gaji 6 juta. Bahkan jika dapat bonus amar pun tidak selalu bilang. Amar menabungkan uang nya untuk bisa membeli rumah baru, tapi sampai sekarang tabungan nya belum juga cukup.
" Tumben kamu tanya soal rumah dek ? apa ada yang membuat mu tidak betah tinggal di kontrakan ini dek ?" Tanya amar penuh selidik.
" Bukan begitu mas, aku hanya ingin suasana baru saja, karena di lingkungan sini banyak banget ibu - ibu yang selalu ikut campur dengan urusan orang lain. Tapi bukan berarti aku menuntut rumah baru loh mas, aku tadi cuma sekedar tanya saja. Sudah jangan di fikirkan lagi, aku juga masih betah kok mas tinggal di lingkungan sini." Ucap delia lalu merebahkan kepala nya di atas bantal.
" Sabar ya dek, mas janji akan membahagiakan mu dan akan memberimu tempat tinggal yang lebih layak untuk mu. " Ucap amar sambil memeluk tubuh kurus istri nya.
" Iya mas, insya allah kalau nanti ada rezeki kita bisa segera pindah dari rumah kontrakan ini. Tidur mas sudah jam 10 malam, besok kan mas harus bekerja " Ucap delia lalu memejamkan matanya .
Berbeda dengan amar, tangan amar tidak bisa diam dan mulai bergerilya di dalam baju delia mencari sesuatu untuk dia pegang, delia hanya membiarkan nya saja sebenarnya delia tahu apa yang di inginkan suami nya namun delia pura - pura tidak tahu.
" Dek.. sudah tidur kah ?" Tanya amar.
Tidak ada tanggapan dari delia, dia hanya diam sambil menahan tawanya.
" Dek, boleh ya.? Dek,mas sudah tidak tahan lagi. " Seru amar dengan suara berat nya.
Delia pun membuka mata nya dan menatap lurus ke arah mata suami nya, mata amar tidak bisa bohong jika saat ini dia memang sedang menginginkan nya. Sebagai seorang istri delia pun mengangguk dan memberikan apa yang di minta suami nya.
" Boleh mas,lakukanlah aku sepenuh nya sudah menjadi milik mu " Ucap delia.
Mendapat lampu hijau dari delia amar langsung melancarkan aksi nya, amar melakukan nya dengan pelan sehingga delia maupun amar menikmati permainan mereka berdua dengan bahagia.
* Semoga dalam rahim ku segera hadir buah hati kami * Seru delia dari dalam hati nya.
*****
Jangan lupa untuk terus memberikan dukungan untuk karya - karya Author ya kak. 🙏❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤