
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞💞
Rosa berniat untuk menemui orang - orang yang pernah dia sakiti. Delia dan Rani orang yang paling utama ingin dia temui, tapi rosa sendiri tidak tahu harus menemui mereka bagaimana. Tubuh nya sama sekali tidak bisa untuk beraktifitas, dia benar - benar lemas tidak berdaya.
Bahkan untuk makan dan minum nya selama seminggu ini mengandalkan belas kasihan dari tetangga kontrakan nya. Mereka memang tidak tahu masalalu rosa dulu nya bagaimana sehingga mereka masih respek kepada rosa. Mereka juga tidak tahu sakit nya rosa yang sebenarnya.
" Rosa bagaimana jika kamu di bawa ke rumah sakit saja ?" Ucap ibu pemilik kontrakan.
" Aku tidak punya uang bu " Jawab nya lemas.
" Urusan uang nanti bisa saya bicarakan dengan pak Rt. Kita akan meminta bantuan warga sekitar,karena biasa nya disini seperti ini jika ada warga yang sakit. Meskipun kamu warga baru semoga pak Rt dan warga yang lain nya bisa menolong mu. " Ucap pemilik kontrakan yang sangat kasihan dengan Rosa.
" Terserah ibu saja " Jawab rosa pasrah.
" Baiklah, nanti saya akan bicara dengan pak Rt. Sekarang makanlah, biar kamu bisa minum obat. Ini sudah aku bawakan makanan dan obat untuk mu. " Ucap pemilik kontrakan.
" Terimakasih bu. " Jawab Rosa pelan.
Pemilik kontrakan itu pun keluar dari kontrakan dan menemui Pak Rt untuk membantu Rosa. Di daerah itu sudah terbiasa jika ada warga yang sakit Pak Rt akan meminta bantuan seikhlas nya kepada warga untuk meringankan biaya pengobatan warga yang sakit.
Di tempat lain Tini dan Kartika sedang melihat - lihat rumah baru Amar. Hari ini Kartika mendapat jatah libur , liburnya kartika bergantian dengan Yuni. Sedangkan Tini masuk siang, dia menyempatkan diri untuk mengajak Kartika melihat rumah baru amar.
" Bagus mbak rumah nya, aku suka pilihan mas amar ." Seru kartika sambil terus berkeliling melihat setiap sudut rumah.
" Amar memang pintar kalau soal milih rumah. Oh iya kartika, hemm... bagaimana soal hubungan mu dengan amar ? Apa orang tua mu tidak masalah dengan status Amar yang duda, apalagi sudah sampai 3 kali ?" Tanya tini sambil terkekeh.
" Mereka memang tidak melarang sih mbak, mereka menyerahkan pilihan kepada ku langsung. Tapi mereka hanya ingin mas Amar lebih menyakinkan mereka lagi, masalah restu jika memang mas Amar bisa menyakinkan bapak dan ibu insya Allah mereka merestui mbak. Tinggal usaha dari mas Amar saja untuk lebih menyakinkan bapak dan ibu. " Ucap kartika.
__ADS_1
Tini mendengarkan semua yang dikatakan Kartika dengan seksama. Tini tahu maksud kedua orang tua Kartika, mereka hanya ingin yang terbaik untuk anak nya. Rasa takut anak nya gagal atau di sakiti pasti ada, apalagi adik nya sudah 3 kali gagal dalam berumah tangga.
" Semoga Amar bisa lebih menyakinkan kedua orang tua kamu. Ya sudah kita lihat bagian dapur nya yuk " Ucap tini langsung mengajak kartika ke dapur.
" Dapur nya luas ya mbak. Jadi semangat untuk memasak nih. " Ucap kartika dengan senang.
" Kamu bisa memasak kan Kar?" Tanya tini ingin tahu.
" Bisa mbak tapi ya hanya sekedar bisa, tidak jago seperti mbak tini. " Seru Kartika sambil terkekeh.
" Kamu meledek ku apa bagaimana ? Aku ini tidak bisa memasak, bisa sih dikit - dikit. Aku juga masih belajar kok Kar " Ucap tini mengakui jika dia memang tidak bisa memasak dengan baik.
" Nanti kita sama - sama belajar ya mbak " Ucap kartika sambil tertawa.
Tini pun juga ikut tertawa, setelah puas melihat rumah baru amar. Tini dan kartika segera pulang karena Tini sebentar lagi akan masuk kerja.
*********
" Apa mbak rosa tidak punya saudara ?" Tanya pak Rt kepada Rosa.
" Saudara saya jauh semua pak " Jawab Rosa tidak sepenuh nya berbohong karena keluarga atau orang tua angkat nya memang tidak satu daerah.
Orang tua angkat rosa sebenarnya adalah adik dari Ayah kandung rosa. Namun mereka sudah tidak mau berurusan dengan rosa lagi karena sifat rosa yanv sombong dan sudah membuat malu mereka.
" Pak, bu.. apa saya boleh minta tolong lagi ?" Tanya Rosa kepada kedua orang yang ada di dekat nya.
" Apa ? Bilang saja , selagi kami bisa pasti akan kami bantu. " Ucap pak Rt.
" Tolong temui delia. Dia pemilik toko DL SHOP yang terkenal itu. Tolong sampaikan kepada nya untuk menemui ku di Rumah sakit ini. Ada yang ingin aku sampaikan kepada nya. Apa aku boleh minta kertas dan pulpen " Seru Rosa lagi.
Pak Rt langsung mengeluarkan kertas dan pulpen dari dalam tas kecil yang selalu dia bawa kemana - mana dan menyerah kan nya kepada Rosa. Rosa menulis sesuatu di kertas itu setelah di rasa cukup dia melipat kertas itu dan memberikan nya kepada pak Rt.
" Tolong berikan ini kepada delia ya pak. Saya benar - benar minta tolong sama bapak. " Seru rosa denga suara makin lemah.
" Baik, nanti akan saya sampaikan. Kalau begitu saya permisi ya. Mau langsung menyerahka surat ini mumpung masih sore. Nanti saya mau langsung menemui pemilik toko itu " Ucap pak Rt.
__ADS_1
" Saya juga mau pulang pak, anak saya kasihan tadi saya titipkan sama istri bapak. Rosa tidak apa - apa kan kamu sendirian. ?" Seru ibu pemilik kontrakan.
" Iya buk tidak apa - apa. Terimakasih sudah mau di repotkan " Ucap rosa.
" Sudah tidak apa - apa. Sebagai tetangga kita harus saling tolong menolong " Ucap Ibu pemilik kontrakan.
Pak Rt dan Ibu pemilik kontrakan pun keluar dari ruang perawatan Rosa. Pak Rt langsung menuju toko milik delia untuk memberikan surat titipan Rosa.
Setelah menempuh perjalanan 40 menit motor pak Rt berhenti tepat di depan DL SHOP. Pak Rt pun langsung menemui satpam yang berjaga tepat di depan pintu masuk. Setelah betanya kepada satpam, pak Rt pun di ajak masuk ke dalam toko menuju ruangan delia. Kebetulan delia memang ada di toko sampai sore karena ada pekerjaan yang harus dia selesaikan.
" Apa sebelum nya kita pernah bertemu atau kenal pak ?" Tanya delia dengan ramah dan sopan.
" Maaf mbak,sebelum nya kita memang tidak kenal dan belum pernah bertemu. Saya datang kesini hanya menyampaikan pesan dari mbak rosa " Ucap pak Rt.
Rosa ?
Ada apa lagi dengan rosa ?
Delia terlihat bingung dengan tujuan pak Rt menemui nya yang hanya karena Rosa. Namun delia tidak mau berprasangka buruk terlebih dahulu, dia membiarkan pak Rt untuk bicara sampai selesai.
" Saya adalah Rt dimana mbak rosa tinggal, dan saat ini dia sedang sakit dan di rawat di rumah sakit. Dia menitip pesan agar mbak delia berkenan menemui nya di rumah sakit. Dan ini dia menitipkan surat ini untuk mbak delia " Seru pak Rt menjelaskan sambil menyerahkan surat yang di titipkan rosa.
Delia mengambil surat yang di berikan oleh pak Rt. Setelah urusan nya dengan Delia , Pak Rt pun izin pamit. Sepulang nya pak Rt, Delia membuka dan membaca surat yang di tulis oleh Rosa.
Isi surat :
Untuk Delia.
[ Delia, ini aku Rosa. Dengan surat ini aku ingin meminta maaf kepada mu. Tolong maafkan semua kesalahan ku. Jika kamu berkenan tolong datanglah ke Rumah sakit XX aku ingin bertemu dengan mu dan meminta maaf kepada mu. Tolong sampaikan maaf ku kepada keluarga amar dan Rani. Sampaikan kepada Rani juga jika dia bisa datang temui aku. Terimakasih.... ]
" Rosa ? Semoga kamu segera sembuh. Insya Allah aku akan menemui mu. Apa pun kesalahan mu sudah aku maafkan jauh sebelum kamu minta maaf Rosa. " Ucap Delia sambil melipat surat dari rosa dan memasukan kedalam tas nya.
*******
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤️❤️❤️
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️