
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Malam hari sepulang dari toko kartika memilih jalan - jalan ke alun - alun. Kebetulan hari ini toko tutup cepat, jam 8 malam sudah tutup biasa nya akan tutup srkitar jam 10 malam. Untuk kartika dan yuni memang tidak ada sift , mereka berdua kerja dari pagi sampai malam karena memang mereka berdua orang kepercayaan delia dan sebagai penanggung jawab toko. Dan sudah pasti gaji yang mereka terima juga sesuai dengan jam kerja mereka.
Kartika memesan dua jagung bakar dan duduk di dekat lapak penjual jagung bakar. Menunggu pesanan nya yang masih di bakar, pandangan kartika mengarah ke sekeliling alun - alun. Banyak pasangan yang sedang makan dan bersendau gurau dengan pasangan nya.
" Enak juga ya jalan - jalan di sini. Tapi sayang nya aku cuma sendirian, ngajak yuni ternyata yuni di jemput pacar nya. Hemmm... malam minggu sih jadi ramai banget nih alun - alun " Seru kartika yang duduk di lapak penjual jagung bakar.
" Ini neng jagung nya, sendirian aja neng ? Malam minggu nih kok tidak jalan sama pacar nya?" Tanya abang penjual jagung bakar.
" Terimakasih bang. Saya jomblo bang, Mana ada yang mau sama saya bang, saya jelek sih " Seru kartika sambil mulai memakan jagung bakar yang masih panas.
"Hati - hati neng masih panas itu jagung nya, tapi masak sih neng jomblo. ? Neng cantik loh, mungkin belum dapat yang pas saja neng " Ucap penjual jagung sambil membakar jagung.
" Hemmm... mungkin juga begitu bang. " Jawab kartika singkat karena sudah sibuk menikmati jagung bakar nya.
Saat kartika sedang menikmati jagung bakar nya tiba - tiba dia mendengar suara seseorang yang sangat dia kenali sedang memesan jagung bakar. Kartika langsung beralih melihat ke arah sumber suara.
" Jagung bakar nya dua ya bang, yang original saja ." Ucap seseorang memesan jagung bakar.
" Siap mas di tunggu sambil duduk saja ya. Itu sampinh neng cantik bangku nya masih kosong. " Ucap abang penjual jagung bakar sambil menunjuk kursi di sebelah kartika yang memang masih kosong.
Pria itu pun mengangguk lalu duduk di kursi kosong tepat di samping kartika. Kartika sendiri jadi salah tingkah dan mencoba menegur orang yang baru saja duduk di samping nya.
" Mas amar !" Seru kartika pura - pura terkejut padahal sudah dari tadi dia menyadari kalau orang itu adalah amar. Lelaki yang sudah merasuk kedalam hati nya.
" Iya.. maaf, siapa ya ? Oh... iya - iya maaf kamu pegawai di toko DL shop ya. Siapa nama nya,.. hemmm... kartika iya kartika kan ?." Seru amar mencoba mengingat - ingat nama kartika. Dan ternyata betul itu kartika.
" Betul banget." Jawab kartika singkat sambil mengacungkan jempol tangan nya.
__ADS_1
" Kok jam segini ada disini ? Memang toko sudah tutup ?" Tanya amar mencoba mengajak kartika mengobrol.
" Sudah mas, setiap dua minggu sekali toko akan tutup jam 8 malam. Biar para karyawan bisa merasakan malam mingguan di luar tidak di toko terus menerus " Seru kartika sambil terkekeh.
" Oh..." Amar hanya ber oh ria saja.
Kartika dan amar pun kembali saling diam, amar sibuk dengan ponsel nya dan kartika sibuk menghabiskan jagung bakar nya yang tinggal setengah lagi.
" Mas amar tidak jalan sama pasangan nya?" Tanya kartika kembali bersuara.
" Tidak punya " Jawab singkat amar dengan pandangan tetap fokus dengan ponsel nya. Seperti nya amar sedang berkirim pesan dengan seseorang karena jari amar sibuk mengetik sesuatu.
Kartika mengangguk dan kembali menghabiskan jagung bakar nya. Akhirnya dua jagung bakar sudah ber pindah tempat ke dalam perut kartika. Saat hendak membayar tiba - tiba amar menghentikan nya.
" Biar saya saja yang bayar. " Seru amar mengambil dompet lalu mengeluarkan uang 50 ribu untuk membayar jagung bakar .
Kebetulan saat kartika hendak membayar jagung pesanan amar juga sudah selesai di bakar. Dan amar tidak memakan nya di tempat, melainkan dia bawa pulang.
" Ehh..terimakasih mas, jadi merepotkan. " Seru kartika malu - malu dan tidak enak.
" Tidak apa - apa hanya jagung bakar saja tidak membuat aku repot kartika. " Seru amar sambil tersenyum.
" Wahh... ini masih 10 ribu mas, terimakasih kalau begitu. Nah mbak ini sudah dapat gandengan kan? Dia tadi itu bilang jomblo mas, siapa tahu setelah dari lapak jagung bakar saya kalian bisa jadian dan menikah " Ucap abang penjual jagung bakar.
" Aamiin " Tanpa sengaja amar dan kartika mengaminkan ucapan penjual jagung itu.
Amar dan kartika pun langsung saling pandang , lalu mereka tertawa bersama. Menertawakan kekonyolan mereka berdua. Amar dan kartika pun meninggalkan lapak jagung bakar.
" Kamu naik apa tadi kesini nya ?" Tanya amar.
" Tadi naik ojek online mas, ini lagi mau pesan ojek online lagi. " Seru kartika.
" Sudah mau pulang ?" Tanya amar lagi.
" Iya mas , lagi pula males aku lama - lama disini melihat pasangan muda - mudi yang sedang jalan dengan pasangan nya masing- masing. Nah aku yang jomblo cuma bisa gigit jari " Ucap kartika cemberut.
" Kenapa kamu pusingan hal seperti itu? Kalau sudah bertemu jodoh nya nanti kamu juga bakal merasakan jalan sama pasangan, sekarang nikmati saja hidup jangan di bikin rumit ." Ucap amar.
__ADS_1
Kartika dan amar kembali diam bahkan mereka terus berjalan , sampai akhir nya sampai di parkiran motor. Kartika merutuki kebodohan nya sendiri kenapa tadi mesti mengikuti langkah kaki amar sampai ke parkiran.
" Rumah mu dimana ? Saya antar saja " Seru amar
Deg..
Hati kartika berbunga - bunga saat amar menawarkan untuk mengantarkan pulang. Namun kartika pura - pura menolak karena dia tidak mau terlalu terlihat jika dia menyukai amar.
" Ehh... tidak usah mas. Saya bisa naik ojek online saja " Tolak kartika dengan halus.
" Sudah malam ini , tidak bagus anak perempuan pulang malam - malam. Ayok naik aku antar pulang, kamu sebutkan saja dimana alamat rumah mu " Ucap amar tetap ingin mengantarkan kartika pulang.
" Tapi ini tidak merepotkan mas amar kan ? " Tanya kartika lagi.
" Sudah tidak apa - apa. Dimana alamat mu? " Tanya amar lagi.
" Di daerah X jalan XX No 54 " Jawab kartika.
" Nahh... ternyata kita searah. Ya sudah ayok naik " Ucap amar lalu menghidupkan mesin motor nya.
Dengan rasa gugup dan jantung yang berdetak tidak karuan,kartika naik ke atas motor amar. Denga pelan amar mulai melajukan motor nya meninggalkan alun - alun kota. Motor amar melaju membelah jalanan yang cukup ramai, maklum malam minggu.
Setelah empat puluh lima menit motor amar sudah berhenti tepat di depan rumah kartika. Kartika pun langsung turun dari motor dan tidak lupa mengucapkan terimakasih.
" Terimakasih ya mas, mau mampir mas ?" Seru kartika berbasa - basi menawari amar mampir.
" Lain kali saja , ini sudah malam tidak enak di lihat tetangga. Di rumah kamu tinggal sama siapa saja ?" Seru amar.
" Sama ke dua orang tua dan adik perempuan saya mas " Jawab kartika jujur.
" Oh... salam saja buat orang rumah..Kalau begitu saya pulang dulu ya. Assalamualaikum " Seru amar berpamitan.
" Waalaikumsalam " Jawab kartika.
Malam ini kartika sangat bahagia karena bisa melewati malam minggu nya bersama amar. Walaupun hanya sebentar dan itu pun bertemu secara tidak sengaja. Tetapu semua itu sudah membuat kartika bahagia. Kartika masuk ke rumah nya dengan senyum sumringah bahagia.
********
__ADS_1
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH YANG BANYAK DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤❤