Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Soal gaji


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


💞💞💞💞💞


Online shop delia makin hari makin ramai, karena barang - barang yang delia jual kualitas nya memang bagus dan sesuai dengan gambar yang delia uploud. Delia memang rajin bermedia sosial tapi itu karena delia menjalankan bisnis online nya. Delia mamasarkan dagangan nya lewat aplikasi biru dan aplikasi hijau dari smartphone nya.


Akun sosial media delia di aplikasi biru memang tidak memakai nama delia, delia memakai nama DL Shop agar orang - orang yang julit dan menghina delia tidak semakin merendahkan delia. Saat live di sosial media pun delia mengenakan masker sehingga wajah nya tidak terlihat secara full.


Status di aplikasi biru nya pun banyak yang di kecualikan, sehingga keluarga suami nya tidak akan tahu aktifitas delia di sosial media.


Tring...


[ Mbak delia aku pesan baju tunik motif bunga - bunga ini warna ungu muda 10 pcs ada gak mbak ? mau untuk seragaman ]


Delia membaca pesan yang dikirim oleh salah satu pelanggan nya yang ada di luar kota. Delia sangat senang dan langsung membalas nya.


[ Mau size apa saja mbak ?]


[ Size M 5, Size L 3 dan size XL nya 2. Kalau ada total semua nya ya mbak, dikirim ke alamat seperti biasa mbak ]


[ Baik mbak, sebentar saya cek stock toko nya dulu ya mbak ]


Delia pun langsung menghubungi pihak toko dan menanyakan stock barang yang di pesan pelanggan nya. Dan ternyata stock masih aman, delia langsung menghubungi pelanggan nya lagi.


[ Alhamdulillah stock aman mbak. Untuk size M dan L harga nya sama ya mbak, yang beda size XL selisih 5000. Total semua nya sama ongkos pengiriman satu juta empat puluh ribu mbak ]


Setelah menunggu sekitar lima belas menit pelanggan delia pun membalas pesan delia.


Tring..


[ Sudah saya transfer ya mbak dan ini struk bukti transfer nya. Terimakasih mbak delia , di tunggu kedatangan barang nya. ]

__ADS_1


[ Sama - sama mbak, jangan lupa promosikan juga kepada teman - teman nya ya mbak 🥰 ]


[ Siap mbak ]


" Alhamdulillah 10 pcs dapat 200 ribu, baru juga jam 10 pagi sudah dapat penghasilan 200 ribu. Bismillah insya allah berkah." Gumam delia.


Delia melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda, tadi delia memang sedang menyetrika dan ponsel ada di dekat nya jadi dia langsung tahu jika ada pesan masuk di ponsel nya.


Sampai sekarang amar belum tahu jika delia punya kegiatan online shop, delia memang belum memberitahu amar. Dia akan memberitahu di saat waktu yang tepat, tabungan delia pun sudah banyak, jika untuk modal usaha sudah cukup.


Delia menyusun baju - baju yang sudah di strika ke dalam lemari baju nya. Dia memisahkan baju kerja dan baju harian suami nya agar mempeemudah saat mengambil nya dan tidak berantakan. Saat sedang memperbaiki susunan baju di dalam lemari tiba - tiba ada buku kecil yang jatuh, delia pun mengambil nya.


" Buku rekening ? Ini pasti milik mas amar dan ini bukan buku rekening yang biasa nya nya ? apa ini buku rekening khusus untuk tabungan dia ? aku coba buka pengen lihat saldo tabungan mas amar " Ucap delia pada diri nya sendiri.


" Ada sekitar 45 juta ! emhh... lumayan banyak. Siapa tahu nanti tabungan mas amar bisa makin bertambah, jadi tabungan ku dan tabungan mas amar bisa untuk beli rumah yang sederhana dan buat buka usaha" Ucap delia lalu mengembalikan buku rekening itu di bawah tumpukan baju kerja amar.


Delia sudah selesai mengerjakan pekerjaan rumah nya kini saat nya delia beristirahat sembaari mengecek orderan nya.


*********


" Memang benar ya mar kalau adik mu harun itu mau menikah dengan rani anak nya pak lurah, Rahmat ?" Tanya diki teman kerja amar yang tinggal satu desa dengan amar.


Soal kabar rencana pernikahan harun dan rani sudah menyebar, bahkan di desa sebelah pun sudah ramai membicarakan kabar rencana pernikahan harun dan rani. Bahkan berapa gram emas untuk lamaran nya saja mereka sudah pada tahu, entah mereka tahu darimana amar sendiri tidak pernah cerita - cerita kepada orang.


" Iya sekitar 3 bulan lagi mereka akan menikah " jawab amar singkat.


" Wah adik mu hebat bisa menikahi anak lurah, mana pesta kata nya mau besar - besaran, maklum lah ya lurah kita memang belum pernah hajatan jadi wajar kalau mantu dengan pesta yang besar. Adik mu harus siap - siap dana besar itu mar kalau tidak pasti keluarga mu akan malu. Masak iya biaya nikah mau di bebankan ke pihak istri kan tidak lucu " Seru diki.


Amar terlihat memikirkan apa yang baru saja di katakan oleh diki. Mulut lemes diki terkadag memang ada benar nya juga.


* Ucapan diki memang benar, kalau tidak siap dana besar bisa malu keluarga ku. Tapi uang darimana untuk membiayai pesta pernikahan harun, sedangkan tabungan ku saja tidak banyak. Tabungan itu pun rencana nya mau aku pakai untuk beli tanah, lama - lama aku pusing mikirin pernikahan harun* Gumam amar dalam hati nya.

__ADS_1


" Hooeeee... kenapa malah melamun ? Di ajak bicara kok diam saja " Seru diki.


" Emhh.. Dik, menurut mu apa aku ini berkewajiban menanggung biaya pernikahan harun ?" Tanya amar kepada diki.


" Berkewajiban si tidak tapi setidak nya membantu semampu mu saja meskipun ibu mu seorang janda. Lagi pula harun itu seorang laki - laki dan mempunyai pekerjaan yang gaji nya juga lumayan besar. Beda lagi kalau adik mu itu seorang perempuan. Tapi kalau kamu mau membiayai pernikahan adik mu harun siap kan saja uang minimal 80 - 100 juta" Ucap diki.


" Uang darimana aku sebanyak itu kamu kira aku ini ung tinggal nyetak, kamu sendirikan tahu berapa gaji ku disini itu pun sudah aku bagi - bagi untuk istri ku, untuk ibu ku,bayar kontrakan dan untuk pegangan ku baru sisa nya aku tabung, ada pun tabungan tidak sebanyak itu. " Ucap amar berterus terang.


Diki dan amar pun berbincang cukup lama, karena memang saat ini mereka sedang beristirahat dan makan siang di kantin kantor. Jadi punya waktu cukup lama untuk berbincang masalah kehidupan mereka. Diki sudah menikah dan saat ini istri nya sedang hamil anak pertama mereka.


" Jadi kamu bedakan mana jatah untuk istri dan mana jatah untuk uang dapur ?" Tanya amar dengan rasa ingin tahu nya.


" Iyalah aku bedakan. 2 juta untuk biaya keperluan rumah dan 1 juta khusus untuk istri ku ya walaupun tidak banyak aku selalu memberi uang untuk istri ku sendiri. Wanita juga pasti ingin beli sesuatu mar entah itu baju, tas atau alat mek up nya. Gaji ku kan tidak sebesar gaji mu, jadi aku hanya bisa ngasih segitu kepada istri ku dan sisa nya aku tabung. Kok kamu tanya seperti itu? Atau jangan - jangan selama ini kamu tidak ngasih uang pribadi untuk istri mu?" Tanya diki dengan wajah seriusnya.


Deg ...


Jantung amar seakan berhenti berdetak mendengar pertanyaan dari diki. Dia tidak mungkin jujur dengan diki jika istri nya selama ini hanya dia beri uang 1,5 juta saja selama sebulan. Bisa di bilang suami perhitungan dan pelit sama teman - teman kerja nya.


" Ahhh... bukan begitu maksud ku Dik. Emh.. aku memberi uang delia kok, cukup banyak tapi langsung sama uang untuk keperluan rumah. Aku bilang sama delia jika dia kalau mau apa - apa ambil dari uang itu langsung atau sisihkan langsung uang nya. " Seru amar sedikit gugup.


" Oh... memang kamu setiap bulan kasih delia berapa juta ?" Tanya diki.


" Emhh.. 4..., 4 juta " Jawab amar terbata - bata.


" Oh kalau 4 juta sudah lebih dari cukup, paling tidak istri mu mengambil 1 atau 2 juta untuk dia pakai membelu keperluan nya." Ucap diki.


Amar hanya mengangguk dan tersenyum tipis menanggapi ucapan diki.


💞💞💞💞💞


******

__ADS_1


Jangan bohong dong mar, jujur aja apa ada nya 🤭 Jangan lupa tinggalkan jejak nya ya kak.


TERIMAKASIH 🙏🙏


__ADS_2