
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
💞💞💞💞💞
Sudah seminggu delia membersihkan ruko dan mempercantik ruko, barang - barang yang di suplai oleh mona pun sudah mulai masuk. Dan sebagian sudah tersusun di displai nya masing - masing. Ruko dengan ukuran 10 x 10 itu pun sudah terisi dengan berbagai koleksi fashion.
Di bagian luar yang ada di belakang ada 2 toilet dan ada 1 ruangan untuk sholat dan bisa juga untuk beristirahat. Delia di bantu mona dan 1 karyawan mona membereskan barang - barang yang akan di jual.
" Del besok belum bisa grand opening, ini masih berantakan. Sehari lagi insya allah ini sudah selesai, kamu juga jang terlalu di forsir tenaga nya gak lucu kan saat grand opening kamu nya sakit " Ucap mona memperingatkan delia.
" Iya mona terimakasih kamu sudah menolong ku sampai sejauh ini. Dan untuk mbak yuni terimakasih ya sudah membantu ku, nanti kalau toko ini sudah jalan mbak yuni tetap disini saja ya tidak usah kembali ke toko nya mona " Seru delia sambil senyum - senyum ke arah mona.
" Tenang saja mbak Yun, kalau delia menahan mu disini minta saja gaji yang lebih besar " Ucap mona mencoba mengajari yuni.
" Wahh boleh itu bu " Jawab yuni singkat.
Mereka ber tiga pun tertawa bersama ,menertawakan kekonyolan mereka sendiri.
" Mon aku belum melihat berapa total semua barang yang masuk ini ? Kira - kira uang ku masih cukup apa tidak ?" Ucap delia dengan was - was.
Saat ini mbak yuni sedang menyusun pakaian di tempat lain sehingga delia mulai membuka pembicaraan tentang modal nya.
" Itu urusan nanti saja del, yang penting toko mu jalan dulu " ucap mona.
" Tidak bisa begitu dong Mon aku harus tahu berapa total semua nya. Aku pun harus tahu nota barang nya dulu, karena tidak semua barang disini aku hafal harga nya. Dan label harga pun tidak semua nya ada " Ucap delia.
Akhirnya mona dan delia menuju meja kasir yang sudah tersedia dan mulai melakukan perhitungan modal nya.
" Ini nota dan total semua nya. Kalau uang mu masih belum cukup,kamu bisa bayar setengah nya dulu atau kamu bayar nanti saja " Ucap mona memberi pilihan yang bijak.
" 73 juta ? " Tanya delia memperjelas lagi.
__ADS_1
" Iya sekitar 73 juta, saya tidak ambil untung del. Aku murni hanya membelanjakan mu saja, lagi pula aku tidak capek itu kan aku tinggal order ke langsung ke paprik nya mereka menyiapkan aku tinggal bayar. Aku cuma ambil uang bensin dan kuli angkut nya saja " Ucap mona berterus terang.
" Kamu serius mon ? Kenapa kamu tidak mau ambil untung ? Barang yang aku jual ini sama dengan yang ada di toko mu, apa kamu tidak takut bangkrut membelanjakan aku begini. Pasti banyak pelanggan yang akan lari kesini " Seru delia sambil tersenyum mengejek.
" Huh dasar delia...Sejak kapan sih aku perhitungan sama kamu. Lagi pula yang nama rezeki itu sudah ada yang mengatur, kamu lihat toko si merah dan si biru pasti selalu berdekatan dan barang yang mereka jual pun sama. Tapi mereka baik - baik saja sampai sekarang, lagi pula toko ku itu kan ad di kotanya perjalanan sekitar 2jam kalau dari kontrakan mu dan 1 jam lebih kalau dari toko mu. Jadi aku tidak takut pelanggan ku akan lari kesini,kalau dia lari mah gampang tinggal aku kejar saja " Ucap mona sambil tertawa.
Mona dan delia tertawa bersama,begitulah pertemanan delia dan mona. Mereka belum pernah yang nama nya ribut sampai berhari - hari. Mungkin hanya ribut karena suatu pendapat yang berbeda, karena pada dasar nya mona dan delia sama - sama keras kepala dan sama bar - bar nya. Namun terkadang memang delia yang lebih memilih mengalah.
" Ini 73 juta aku bayar lunas ya Mon, jadi modal awal ini benar -benar pakai uang ku sendiri dan tanpa ada hutang. " Ucap delia sambil menunjukan bukti transfer di ponsel nya kepada mona.
" Kenapa tidak kamu bayar setengah nya dulu saja del, kamu baru mau mulai usaha loh del masak iya tidak ada pegangan sama sekali " Seru mona.
" Aku masih ada uang 5 juta kom mon untuk pegangan, insya allah semua nya lancar. Jika kekurangan modal aku kan bisa pinjam modal sama kamu " Seru delia.
" Iya , jangan sungkan menghubungi ku " Ucap mona.
*******
Untuk pembukaan toko delia , Mona mengirimkan dua karyawan nya untuk menolong delia. Sedang kan mona lebih memilih stand by di toko nya.
" Selamat datang di DL Shop khusus untuk hari ini ad potongan harga 25 % dalam rangka pembukaan DL Shop" Seru Yuni menyapa pelanggan yang baru saja masuk.
Di hari pertama buka, pelanggan yang datang lumayan banyak. Delia juga membuat pemberutahuan di akun sosial media nya jika DL Shop sudah buka toko sendiri dan hari ini sudah pembukaan.
" Wah akhienya DL shop buka disini, jadi bisa langsung pilih baju sesuka hati. Biasanya kita hanya memilih lewat online ,karena mau ke kota pun jauh jadi pilih yang online " Ucap pelanggan yang datang yang mengira jika DL shop masih satu pemilik dengan toko nya mona.
" Iya aku juga senang akhirnya kita bisa memilih sendiri secara langsung. Ayuk kita borong mumpung ada diskon 25 % " Ucap pelanggan yang lain nya.
Pelanggan silih bergantian datang dan pergi, rata - rata yang datang pasti keluar dengan membawa tentengan di tangan nya. Sudah pasti yang datang kan berbelanja dan banyak yang beli lebih dari saru pcs.
" Alhamdulillah ya mbak, di hari pertama buka antusius warga bagus banget. Semoga seterus nya akan seperti ini ya mbak " Seru yuni.
__ADS_1
" Aamiin, terimakasih atas doa nya yun. Sekarang waktu nya istirahat, makan siang dan sholat dulu ya. Biarpun repot dan sibuk jangan lupakan sholat dan mengisi perut, selesai makan dan sholat kita lanjut kerja lagi. " Ucap delia.
" Siap mbak " Ucap dua karyawan kiriman mona.
Delia pun menyuruh ke dua karyawan mona untuk makan dan sholat terlebih dahulu, setelah mereka selesai akan bergantian dengan delia.
" Baru juga setengah hari pendapatan sudah lumayan begini, alhamdulillah sudah dapat 8 juta 300 ribu. Semoga Allah mempermudah jalan rezeki ku dan mempermudah segala urusan ku. Aamiin " Seru delia dalam dirinya sendiri.
" Jika ada yang datang berbelanja dan mengenali ku aku harus bilang jika aku disini juga hanya bekerja. Lagi pula banyak orang yang mengira jika DL Shop masih milik mona jadi aku bisa sedikit bernafas lega. " Ucap delia lagi.
Namun tiba - tiba arah pandangan delia tertuju kepada dua orang yang baru saja masuk dan sedang memilih - milih barang yang akan di beli nya, siapa lagi kalau bukan tini dan ibu siti.
* Baru juga hari pertama mereka sudah datang juga, semoga mereka tidak akan membuat keributan * gumam delia dalam hati nya.
" Ini bagus tin, ibu mau ambil dus baju ini saja dulu. Gampang besok - besok kita kan bisa datang lagi kesini " Ucap ibu siti sambil membawa dua baju pilihan nya.
" Benar bu, Aku juga mau ini saja lah. Tunggu mas joko gajian nanti aku borong lagi " Ucap tini.
Ibu siti dan tini pun berjalan ke arah kasir dimana di sana ada delia yang sedang duduk di kasir. Kedua karyawan mona belum kembali lagi, kalau mereka sudah kembali delia lebih memilih menghindar dari mertua dan ipar nya itu.
" Total mbak semua berapa ?" Seru tini yang tidak menyadari jika kasir yang ada di hadapan nya adalah delia.
Delia tadi saat tahu tini dan ibu siti ingin membayar, dia pun langsung memakai masker nya dengan buru - buru. Delia belum siap jika ketahuan bekerja oleh tini dan ibu siti di hari pertama pembukaan toko nya.
Apalagi ketahuan jika delia lah pemilik dari DL Shop ini.
******
Terus dukung karya Author ya kak,agar karya author makin diminati para pembaca.
Like , komen dan vote dari kalian semua sangat berpengaruh positif untuk karya author. Tinggalkan like, komen dan vote nya ❤❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤