
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
" Kamu ngapain ada di sini mbak ?" Tanya delia yang mendapati tini ada di showroom milik suami nya.
Tini sengaja mendatangi showroom juna dengan alasqn ingin meminta pekerjaan kepada Juna. Padahal tujuan utama nya hanya ingin mendekati juna saja. Cara pertama waktu itu gagal , dan hari ini tini mencoba lagi mendekati juna, tapi sayang tanpa di duga delia datang ke showroom.
" Eh delia,, apa kabar del ? " Tanya tini pura - pura ramah.
" Kabar ku baik , mbak tini disini ngapain ?" Tanya delia lagi.
" Emmhh... anu, emm.. anu. Aku mau cari kerja disini ? Siapa tahu showroom ini memerlukan SPG lagi " Ucap tini ragu - ragu.
Delia memandang tini penuh selidik, dia tidak percaya jika tini datang untuk mencari pekerjaan apalagi dengan berdandan begitu menor.
" Eh sayang, kamu sudah sampai ? kenapa tidak langsung masuk ke ruangan mas saja. Kok malah ngobrol disini ?" Tanya juna yang baru saja turun dari lantai dua dimana ruangan nya berada.
" Iya mas, ini lagi ngobrol sama mbak tini " Ucap delia lalu mencium tangan suami nya.
" Kamu kenal sama mbak tini ?" Tanya juna sedikit heran.
" Kenal dong mas, aku malah kenal banget. Memang nya mas juga kenal dengan mbak tini ini ? Atau baru kenal hari ini karena dia mau cari pekerjaan disini ?" Tanya delia penuh selidik. Bagaimana pun delia tahu sepak terjang tini, tidak jauh beda dengan rosa jadi delia harus hati - hati dengan tini.
" Mas kenal mbak tini baru sekitar dua minggu yang lalu sayang. Kamu ingat yang mas cerita pernah hampir menabrak orang? Ya mbak tini ini yang hampir mas tabrak, salah nya dia menyebrang sembarangan. " Ucap juna menjelaskan kembali.
Delia langsung menatap ke arah tini, kini delia tahu maksud dan tujuan tini mencari pekerjaan di tempat suami nya. Sudah pasti karena ingin mendekati Juna suami nya. Senyum tipis terukir di bibir manis delia.
" Apa di showroom ini masih memerlukan SPG mas ?" Tanya delia ingin tahu.
" Sepertinya tidak. Oh iya mbak maaf ya di showroom ini sudah tidak ada lowongan pekerjaan lagi. Tapi kalau di showroom pusat ada, lagi membutuh kan 2 SPG wanita. Kalau mbak mau nanti saya yang konfirmasi dengan menejer disana " Ucap juna membuat tini kesal.
Niat nya mau kerja biar bisa dekat - dekat dengan juna , kenapa harus di surub ke showroom yang di kota. Kalau begini kan gagal total dong.
" Seperti nya kalau di kota saya tidak bisa mas, karena ibu saya sudah tua sata tidak tega meninggalkan dia di rumah sendirian. Di sini saja si mas" Ucap tini mencari alasan.
__ADS_1
" Tapi bagaimana ya mbak di sini memang tidak ada pekerjaan lagi. Sudah full semua, SPG juga sudah banyak. " Ucap juna lagi.
" Kenapa tidak ambil yang di kota saja sih mbak, lagi pula jarak nya tidak jauh dari sini. Sekitar dua jam juga sudah sampai. Lagi pula di rumah juga ibu tidak sendirian kan ? Ada harun dan rosa, bahkan mas amar juga rumah kontrakan nya dekat dengan rumah ibu. Jadu jangan khawatir dengan ibu, lagi pula pekerjaan yang mbak ambil HALAL " Ucap delia sambil menekan kan kata halal di akhir kalimat nya.
Harun ?
Amar ?
Juna baru paham arah pembicaraan istrinya, berkaitan dengan harun dan amar sudah bisa di pastikan jika tini yang ada di hadapan nya adalah tini mantan kakak ipar delia.
" Jadi mbak tini ini kakak nya harun ? Berarti dia mantan kakak ipar mu dong sayang ?" Seru juna melihat ke arah istri nya.
" Iya mas, kamu benar banget. " Jawab delia.
" Oh jadi tini ini yang pernah kamu ceritakan, maaf sayang mas tidak tahu jika tini ini kakak nya harun. Maaf ya mbak bukan karena apa - apa dan jangan seudzon dulu soal pekerjaan. Disini memang tidak ada pekerjaan untuk mbak, bukan karena mbak mantan kakak ipar delia terus saya tidak menerima mbak. Bukan - bukan begitu ya " Ucap juna menegaskas agar tini tidak salah paham
Bagaimana pun juna tahu bagaimana hubungan tini dan delia yang memang tidak pernah akur. Juna tahu karena dulu delia pernah cerita soal tini, dan juna tidak tahu jika tini itu adalah tini yang sama.
" Iya mas tidak apa - apa. Kalau begitu saya permisi ya mas. " Ucap tini langsung pergi tanpa menyapa delia sama sekali.
Juna dan delia hanya menatap kepergian tini dengan senyum yang aneh.
* Kurangajar ini gara - gara delia. Kenapa juga dia harus datang ke showroom padahal kalau dia tidak datang sudah pasti juna akan menerima ku. Awas kamu delia aku akan memberi kamu pelajaran * Gumam tini sambil keluar dari showroom.
Sementara itu rosa saat ini sudah kembali masuk bekerja dan satu kantor lagi dengan amar. Di kantor amar dan rosa bagaikan sepasang manusia yang tidak saling kenal. Bahkan jika pekerjaan yang menyangkut dan berurusan dengan rosa, amar meminta diki saja yang berdiskusi dengan rosa.
" Ros kamu di panggil atasan " Ucap salah satu teman kerja rosa.
" Iya" Jawab rosa.
Rosa pun langsung menuju ruangan atasan nya dan melewati meja amar. Amar hanya pura - pura sibuk dan tidak mau menegur atau pun melihat ke arah rosa. Rosa yang di cueki oleh amar mencoba menegur amar.
" Mas amar kok tidak pernah main ke rumah ibu" Tanya rosa.
" Mas kok diam ?" Tanya rosa kembali.
Amar masih diam saja dan fokus dengan pekerjaan nya. Lama - lama tidak ada respon dari amar, rosa pun capek sendiri dan melanjutkan langkah nya menuju ruangan atasan nya.
" Permisi pak , bapak memanggil saya?" Tanya rosa saat sudah sampai di ruangan bossnya.
" Iya, kamu duduk dulu saya selesaikan memeriksa berkas ini " Ucap pak boss.
__ADS_1
Rosa duduk di kursi yang ada di hadapan boss nya, setelah menunggu sekitar lima menit sang pak boss pun sudah menyelesaikan pekerjaan nya.
" Hemmm... Begini rosa. Kamu kan baru mengambil cuti seminggu dan sudah 3 hari ini kamu masuk lagi, apa kamu merasa ada pekerjaan kamu yang tidak beres ?" Tanya pak boss menatap rosa serius.
" Maksud nya bagaimana pak, saya kurang paham ?" Tanya rosa ingin lebih di perjelas.
" Ini coba kamu cek lagi " Seru pak boss lalu menyerahkan pekerjaan rosa yang baru di selesaikan nra tadi pagi.
Rosa langsung mengambil berkas itu dan membuka dan meneliti nya. Ternyata berkas itu memang banyak kesalahan, salah penulisan tanggal, tahun, dan bulan bahkan nama perusahaan pun salah ketik. Bahkan ada kalimat - kalimat yang tidak mudah untuk di pahami.
" Bagaimana ? Apa kamu sudah tahu kesalahan nya ? " Tanya pak boss.
" Maaf pak " Jawab rosa singkat.
" Proposal ini sudah saya tugaskan sama kamu jauh sebelum kamu ambil cuti, kurang lebih sudah sebulan ini. Dan ternyata dalam sebulan ini saya menerima proposal yang sama sekali tidak berguna. Kamu tahu gara - gara proposal sampah mu ini aku gagal meeting dengan calon investor yang akan bekerjasama dengan kita. Kalau beginu terus perusahaan ku bisa bangkrut. Seharus nya kamu selesaikan proposal itu dari jauh - jauh hari. Padahal kalau kamu benar - benar mau mengerjakan 5 hari proposal ini selesai, tapi selama sebulan hanya proposal sampah ini yang aku terima. " Seru pak boss memarahi rosa.
" Maaf pak " Hanya kata maaf yang bisa keluar dari mulut rosa.
Pak bos menatap kesal ke arah rosa, sepertinya dia benar - benar marah dengan rosa. Boss rosa sebenar nya orang yang jarang marah , kesalahan rosa pasti sudah fatal sampai boss marah seperti itu.
" Kamu saya PECAT !!" Ucap pak boss dengan lantang dan serius.
Deg.
Pecat ?
* Aku di pecat ? Terus aku dapat penghasilan darimana ? Mobil ku juga belum lunas, aku ganti mobil baru itu kan tidak bayar cas. Aku ambil kredit cepat. Dan uang hasil penjualan rumah sudah habis buat aku foya - foya. * Gumam rosa dalam hati nya.
" Tolong jangan pecat saya pak. Maaf kan saya.. Saya janji ini yang terakhir kali nya " Ucap rosa memohon.
" Terakhir kali nya apalagi ? Apa kamu mau membuat perusahaan ku bangkrut ?. Ini sudah ke tiga kali nya kamu buat kesalahan dan kali ini aku sudah tidak bida memaafkan mu lagi. " Ucap pak boss serius.
" Sekali lagi tolong berikan saya kesempatan pak " Mohon rosa.
" Keluar sekarang juga dan cepat kamu bereskan barang - barang mu, dan ambil gaji tetakhir mu di bagian HRD. Beruntung aku masih memberi mu gaji " Seru pak bos.
Rosa pun keluar dari ruangan boss nya, dengan wajah kecewa dan kesal menjadi satu. Zaman sekarang mencari pekerjaan itu susah, apalagi saat ini harun pun juga jadi pengangguran, lengkap sudah derita rumah tangga rosa, suami istri jadi pengangguran.
******
Karma mu di mulai Rosa 🤭🤭
__ADS_1
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤❤