
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Tini , Joko dan Lala malam ini makan bersama di salah satu rumah makan yang dekat dengan rumah sakit tempat tini kerja. Karena harus membantu membereskan Aula rumah sakit yang baru saja di pakai acara pertemuan para dokter jadi Tini pulang sampai malam, sedangkan mpok onah sudah pulang duluan.
" Kamu mau pesan apa Tin ?" Tanya joko sambil menyerahkan buku menu.
" Samakan sajalah mas, tapi minum nya aku air mineral saja ya. " Seru tini.
" Oh ya sudah, kalau begitu dua ayam bakar dan satu ayam goreng tambah cah kangkung sama sosis goreng. Minum nya 3 air mineral saja ya mbak" Ucap Joko kepada pelayan rumah makan.
" Baik , pesanan nya di tunggu ya pak, bu. " Ucap pelayan dengan ramah.
Pelayan kembali kebelakang untuk menyiapkan pesaban Joko.
" Pa , aku mau ayam goleng ama cocis " Ucap lala yang baru buka suara karena sedari tadi fokus dengan mainan baru nya.
" Iya sayang papa sudah pesan ayam goreng sama sosis untuk kamu. Nanti bisa makan sendiri kan ? Ingat kalau makan mainan nya ditarok dulu ya. " Seru Joko menasehati lala dengan lemah lembut.
" Siap papa. Mama tadi lala beli mainan balu ini " Seru lala sambil memamerkan 2 barbie kepada tini.
" Iya sayang. Sekarang cuci tangan dulu yuk , sebentar lagi makanan nya datang. " Seru tini sambil mengusap kepala lala dengan lembut.
" Iya ma. Papa lala tip tip boneka belbi lala " Seru lala sambil menyerahkan bonekanya kepada sang papa.
Tini menggendong lala menuju westafel yang ada di pojok rumah makan. Joko memperhatikan kepiawaian tini saat mengurus Lala. Ada senyum bahagia saat melihat lala dan tini bersama.
* Lala sepertinya sangat bahagia saat bersama tini, bahkan senyum nya terus mengembang. Tini yang dulu tidak menyukai anak kecil ternyata punya jiwa keibuaan juga. Apa Tini mau aku jadikan mama untuk lala ? Tapi apa dia mau rujuk dengan ku yang sekarang sudah mempunyai anak * Ucap joko dalam hati nya.
* Pak kok amun aja ?" Tanya lala yang sudah duduk di depan nya tepat di samping tini.
" Ehh... Papa tidak melamun kok sayang. Sudah cuci tangan nya ? " Seru joko sedikit gugup karena dia tidak menyadari jika tini dan lala sudah ada di hadapan nya lagi.
__ADS_1
" Sudah pa. Aciiikkk ayam goleng nya dateng " Ucap mala sambil bertepuk tangan senang melihat pesanan nya sudah datang.
Tini dan joko tertawa melihat tingkah polah bocah yang belum genap 3 tahun itu. Setelah makanan tersaji di atas meja, mereka bertiga pun makan dengan lahap. Begitupun dengan lala, anak itu sudah pintar makan sendiri ya walaupun masih suka berantakan setidak nya dia sudah bisa makan sendiri.
" Mbak tini !!" Panggil seseorang mendekati meja tini.
" Harun, Novi " Ucap tini saat mengetahui ternyata yang memanggil nya adalah harun dan novi.
Harun dan Novi saat masuk ke rumah makan langsung melihat tini dan seorang laki serta anak kecil. Mereka berdua langsung menghampiri meja tini dan ternyata harun pun mengenali pria yang bersama tini.
" Mas joko " Sapa harun terkejut karena tidak menyangka jika joko yang ada di hadapan nya.
" Ehh... Run, sini duduk sama - sama. Kita makan di meja yang sam saja. " Ucap joko menawarkan.
Harun pun langsung memandang istrinya untuk meminta persetujuan. Novi yang tau maksut pandangan dari suami nya pun hanya menganggukan kepala nya sambil mengulas senyum.
" Kamu apa kabar Run.?" Tanya joko mulai berbincang dengan harun.
" Kabar ku baik mas, oh iya mas kenalkan ini Novi. Dia istri ku. " Ucap harun memperkenalkan novi kepada joko.
" Novi... Joko "
Novi dan joko saling berkenalan. Pandangan harun teralih kearah sosok anak kecil yang duduk di samping tini yang masih saja terus menghabiskan makanan nya.
" Oh... Cantik ya mas, usia nya berapa tahun mas ?" Tanya harun.
" Usia nya 2 tahun 7 bulan. Oh iya kalian belum pesan makan, sudah pesan makan dulu. Ini makanan kami malah sudah mau habis. " Seru joko.
Harun mengangguk lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan. Setelah menunggu sekitar lima belas menit pesanan harun sudah terhidang di meja. Sekarang gantian harun dan novi yang makan, sedangkan tini, joko dan lala sudah selesai.
" Mama aku udah antuk " Seru lala membuat harun langsung tersedak.
Uhukkk... Uhhukk..
Dengan sigap novi mengambilkan air minum untuk suami nya .
" Hati - hati mas, masak makan sampai tersedak begini. " Ucap novi sambil mengusap punggung harun.
" Iya dek.. terimakasih ya " Jawab harun.
__ADS_1
Tini dan Joko hanya terkekeh melihat interaksi sepasang suami istri yang ada di hadapan nya iyu. Menurut mereka harun dan novi sangat romantis.
" Mbak kok anak nya mas joko memanggil mbak mama ?" Tanya harun daripada dia terus penasaran.
" Iya run, mbak juga tidak tahu. Saat pertama kali ketemu dia di depan minimarket dia langsung memanggil mama. Tapi mbak tidak masalah di panggil mama, lagi pula mbak sendiri tidak puya anak juga " Seru tini menceritakan pertama kali bertemu lala dan dia memanggilnya mama.
" Oh... " Seru harun hanya ber oh ria lalu kembali melanjutkan makan nya .
Tini beralih melihat ke arah lala yang sudah diam saja, sepertinya lala benar - benar sudah mengantuk. Tini pun menidurkan lala di pangkuan nya.
" Kalau begitu aku pulang duluan ya, sepertinya lala sudah mengantuk." Ucap joko.
" Bukan mengantuk lagi mas tapi memang sudah tertidur. Bagaimana mas joko bawa motor nya kalau seperti ini. ? Memangnya bisa bawa motor sambil megangin lala yang tidur ?" Tanya tini.
" Emmm...sepertinya tidak bisa " Seru joko sbil nyengir kuda.
" Mbak tidak bawa motor kan ?. Lebih baik mbak sama mas joko pulang bareng saja. Antarkan anak mas joko dulu baru nanti mbak di antar pulang sama mas joko." Ucap novi memberikan solusi.
Joko dan tini pun saling pandang, tini keberatan jika harus ikut joko pulang kerumah joko. Tapi bagaimana dengan lala kalau dia tidak ikut ke rumah joko. Akhirnya tini pun menyetujui ikut ke rumah joko untuk mengantar lala.
" Iya sudah aku ikut kamu pulang dulu mas, nanti pulang nya biar aku naik ojek online saja " Ucap tini akhirnya setuju dengan saran dari adik ipar nya.
" Tapi apa tidak merepotkan ? Tidak perlu naik ojek online , biar nanti aku antarkan pulang. Di rumah juga ada bibik yang jagain lala. " Ucap joko.
" Baiklah terserah kamu saja mas." Ucap tini.
Setelah pamit dengan harun dan novi tini pun bangkit , dia berjalan keluar sambil menggendong lala yang sudah terlelap.
" Itu tadi mas joko mantan suami nya mbak tini ya mas ?" Tanya novi setelah tini dan joko sudah keluar.
" Iya itu mas joko. Aku juga tidak tahu jika mbak tini dan mas joko bareng lagi. Ehh... Tapi itu tadi anaknya mas joko, terus istrinya kemana ya ? Mbak tini tidak merebut suami orang kan ?" Tanya harun dengan wajah heran.
" Sssttt.... Jangan bicara seperti itu mas. Yang aku lihat tadi mbak tini dan mas joko hanya seperti teman kok. Kalau memang mereka ada hubungan tidak mungkin mbak tini berfikir lama saat aku bilang mbak ikut mas joko pulang. " Ucap novi berasumsi.
Harun mengangguk paham dengan yang di katakan istrinya nya. Dia pun menyudahi makan nya begitupun dengan novi. Setelah membayar makanan nya, harun dan novi pun keluar dari rumah makan dan pulang.
********
RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK 🙏🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, DAN BERIKAN HADIAH NYA 🙏🙏❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️