Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Amar tahu semua


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞


Gosip kedekatan delia dan joko sudah menyebar di kalangan warga, tini lah yang sudah menyebarkan gosip kedekatan anatara delia dan joko. Gosip itu pun terdengar sampai di telinga amar, amar tidak terima jika delia dan joko menjalin hubungan apalagi joko dan tini sedang proses bercerai.


" Mbak yakin kalau mereka berdua ada hubungan ?" Tanya amar ingin lebih menyakinkan hati nya.


" Aku yakin mar, karena dari dulu mas joko itu selalu baik dan selalu membela delia. Aku yakin mereka memang sudah dekat dari dulu, dengan delia becerai semakin membuat mas joko ingin segera mendekati delia. Makanya mas joko menceraikan ku dengan alasan yang tidak masuk akal" Ucap tini menyakinkan amar.


Kedua tangan amar langsung mengepal dia merasa jika delia selama ini sudah membohongi nya. Apalagi waktu itu delia kekeh ingin segera bercerai.


Amar langsung pergi tanpa sepatah kata pun keluar dari mulut nya.


* Semoga amar bisa memberi pelajaran yang sesuai kepada dua manusia jahanam itu * Gumam tini dengan geram.


Bugh..


Bugh.


Amar mendatangi tempat kerja joko dan menghajar joko tanpa mendengar penjelasan dari jok.


" Dasar bajingan !!" Seru amar sambil memukuli joko tanpa henti.


Teman - teman joko pun melerai peekelahian antara amar dan joko. Bibi joko sampai pecah dan perut nya sakit karena terus di pukuli amar.


Bukan joko tidak mai melawan, jika dia melawan keributan pasti akan semakin ramai.


" Kenapa kamu memukuli ku seperti ini mar ? Apa kamu tidak tahu aku di sini sedang bekerja " Ucap joko ingin tahu alasan amar memukuli nya. Saat ini joko dan amar sudah ada di luar gedung rumah sakit.

__ADS_1


" Jangan pura - pura tidak tahu bajingan !" Seru amar masih saja emosi.


" Aku memang tidak tahu apa salah ku " Ucap amar.


" Dasar pembohong !! Kamu menceraikan kakak ku karena kamu ingin mendekati delia kan ? bahkan kalian sudah berhubungan dari delia masih jadi istri ku. Dan kamu menceraikan kakak ku hanya karena kakak ku tidak punya anak, kan bisa mengadopsi anak tidak harus bercerai " Seru amar terlihat masih mencoba menahan emosi nya.


Deg.


Joko kaget mendengar tuduhan amar, bahkan nama delia pun ikut terseret dalam masalah nya. Dan soal tini pasti amar tidak mengetahui cerita yang sebenarnya. Tini atau ibu nya pasti sudah mengarang cerita. Dan soal delia ? Kenapa dia ikut di salahkan.


" Maksud kamu apa mar ? Aku tidak ada hubungan apa - apa dengan delia. Dia tidak ada hubungan nya dengan perceraian ku dengan tini. Kami bercerai karena kami sudah tidak cocok dan aku sudah tidak sanggup lagi hidup dengan kakak mu yang penuh kebohongan" Seru joko dengan tenang.


" Tidak perlu beralasan lain bilang saja jika kamu selingkuh dengan delia !!" Bentak amar lantang.


Beberapa orang yang lalu lalang sampai memandang ke arah mereka. Namun mereka tidak berani mendekat atau pun ikut campur.


" Aku tidak bohong mar, aku dan delia tidak ada hubungan apa - apa ! " Jawab joko.


" Ini apa ? apa bukti ini tidak cukup untuk membuktikan perselingkuhan kalian." Seru amar sambil mrnunjukan foto dalam ponsel nya.


" Tidak ada yang salah dengan foto itu. Itu foto ada di depan toko kue, aku beli kue dan delia juga beli kue. Dan kami pun tidak sengaja bertemu disana. Menurut mu apa salah nya kami ketemu di toko kue ? Lagi pula tidak ada larangan untuk bertemu. Kecuali kalau kami bertemu di tempat sepi atau di kamar hotel baru bisa di curigai. " Ucap joko membuat amar terdiam.


Amar diam, tadi dia terbawa emosi sampai dia tidak bisa berfikir jernih.


" Tapi kenapa mas menceraikan mbak tini ? Kalau soal keturunan kalian bisa adopsi. Atau pun jika mas mau menikah lagi untuk memeliki keturunan tidak perlu menceraikan mbak tini" Ucap amar mulai bicara dengan nada yang baik.


" Aku menceraikan tini bukan karena dia tidak bisa memberi keturunan mar. Selama ini aku sudah mengajak tini untuk mengadopsi anak, tetapi dia tidak mau dengan alasan tidak mau repot. Bahkan tini selama ini tidak jujur jika dialah yang bermasalah, tetapi justru mengatakan aku yang mandul. Tapi beberapa tahun yang lalu tanpa sepengetahuan tini aku menemukan kertas hasil pemeriksaan tini dari rumah sakit yang menyatakam tini mandul " Ucap joko mulai menceeritakan alasan nya menceraikan tini.


Amar dengan serius mendengarkan penjelasan dari joko.


" Bukan karena itu aku menceraikan kakak mu. Awal nya aku menerima kekurangan tini. Aku tidak masalah tini tidak bisa mempunyai anak mungkin memang sudah takdir dari yang di atas. Tapi setelah aku mengetahui tini kembali lagi ke dunia haram nya, aku mulai tidak bisa menerima nya " Ucap joko.


Dunia haram ?


Amar belum paham dengan apa yang di katakan oleh mantan kakak ipar nya itu.

__ADS_1


" Maksud mas joko dunia haram bagaimana ?" Tanya amar dengan memasang wajah bingung nya.


" Tini menjadi wanita panggilan untuk memuaskan hasrat para pria hidung belang " Ucap joko lebih memperjelas kalimat nya agar mudah di mengerti oleh amar.


Deg.


Amat sangat terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar. Ternyata kakak nya adalah seorang wanita murahan yang menjadi wanita panggilan.


" Mas bohong kan ?" Tanya amar mencoba tidak percaya dengan perkataan amar.


" Aku tidak bohong mar " Jawab joko serius.


Akhirnya joko pun menceritakan semua nya tentang tini, bagaimana dia bisa mengenal tini dan bagaimana dia menikahi tini semua diceritakam kepada amar. Bahkan joko juga menceritakan jika selama ini ibu siti tahu semua tentang tini.


" Jadi kakak ku dari dulu wanita pelacur ?" Seru amar tidak percaya.


" Dan ibu sudah tahu dari dulu ? " ucap amar dengan suara lemah nya.


Joko hanya mengangguk kan kepala nya, sekarang joko sudah menceritakan semua nya kepada amar. Semoga saja amar tidak salah paham lagi dengan nya dan delia.


" Maaf mar, aku mau lanjut bekerja. Aku hanya seorang OB yang hari libur pun harus kerja, tidak seperti mu yang bekerja kantoran. Dan satu lagi tolong jangan salahkan delia lagi, aku dan delia murni hanya menjalin silahturahmi lagi. Jujur aku saat ini sudah menikah lagi , Permisi " Ucap joko menepuk punggung amar lalu meninggalkan amar yang masih saja terdiam.


Amar benar - benar syok mendengar semua kenyataan pahit nya selama ini..Ternyata saudara dan ibu yang selama ini dia bela dan dia lindungi sudah membohongi nya. Sama saja mereka melempar kotoran di wajah amar.


" Kenapa ibu dan kakak ku sendiri membohongi ku.? C" Tanya amar pada dirinya sendiri.


Amar segera meninggalkan area rumah sakit, dia lebih memilih untuk pulang ke rumah kontrakan nya untuk segera beristirahat. Kepala amar benar - benar pusing dan sakit sampai mata terasa mau lepas.


******


Siap - siap saja keluarga amar akan hancur dengan sendirinya.


LUKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK. BIAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP BAB BARU. ❤❤


TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤

__ADS_1


__ADS_2