
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Delia menikmati masa kehamilan nya, meskipun masih masuk trisemster pertama delia tidak merasakan yang aneh - aneh. Hanya sesekali sering mual dan muntah saja itu hanya di pagi hari saat bangun dari tidur. Delia tetap pergi ke toko, tapi dengan antar jemput oleh juna. Juna tidak mengizinkan delia membawa mobil sendiri.
Namun hari ini delia sengaja tidak ke toko karena mpok onah dan mona akan datang berkunjung ke rumah. Tepat jam 11 siang mpok onah dan mona datang.
" Assalamualaikum " Seru mona dan mpok onah bersamaan.
" Waalaikumsalam . Masuk mpok,mon " Seru delia dengan senyum sumringah nya.
Mpok onah dan mona pun masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu. Tidak berselang lama mama juna keluar dari dapur dengan membawakan minuman dan kue buatan nya.
" Ah tante repot - repot. Jadi tidak enak nih " Ucap mona.
" Iya nih tante kok repot - repot sih. " Mpok onah ikut menambahi.
" Sudah tidak apa - apa. Tante tidak repot kok , lagi pula tidak hari juga kalian datang kesini. Silahkan di minum dan cicipi kue buatan tante. " Ucap mama juna.
" Terimakasih tante " Jawab mona dan mpok onah bersamaan.
Mama juna ikut bergabung dengan mereka, delia sama sekali tidak terganggu dengan kehadiran mama mertua nya. Justru dia senang jika sang mertua ikut bergabung dan menerima kedatangan teman - teman nya.
" Denger - denger si rosa keguguran deh Del. " Ucap mpok onah.
" Yang bener mpok ? Memang nya kenapa dia bisa sampai keguguran begitu?" Tanya delia antusius.
Mpok onah hanya mengangkat ke dua bahu nya saja, karena dia tidak tahu kenapa rosa bisa sampai keguguran.
" Itu hukuman untuk dia. Dulu dia sudah menghancurkan rumah tangga delia , terus selingkuh sama adik ipar nya sendiri. Akhirnya hukum karma berlaku. " Seru mona ikut kesal.
__ADS_1
" Sssttt... jangan bicara seperti itu. Bagaimana pun kesalahan nya , janganlah kita menghakimi mereka seperti itu. Tetap doa kan mereka yang baik - baik. Agar kebaikan juga menyertai kita " Seru mama juna menasehati.
" Tapi rosa itu benar - benar wanita gatel tan, dulu amar yang dia goda. Dan saat amar sudah menjadi suami nya dia selingkuh dengan adik kandung suami nya sendiri. Kalau aku jadi delia sudah aku hajar habis - habisan dia " Seru mpok onah .
" Beruntung mpok tidak jadi delia, kalau mpok jadi delia tante silvi ampun deh punya menantu seperti mpok onah " Ucap mona sambil tertawa .
Mendengar perkataan mona mereka semua pun ikut tetawa. Apalagi mama juna dia tetawa sampai perut nya sakit. Dia ikut senang dengan celotehan mpok onah dan mona.
" Saya heran deh kenapa suami mpok onah bisa cinta mati dengan mpok onah. Padahal mpok onah ini kalau bicara asal ceplos, istilah keren nya bar - bar gitu deh. " Ucap mona sambil terkekeh.
" Tidak usah membicarakan orang, kamu sendiri juga bar - bar. Beruntung mas heri mau sama kamu mon. " Seru delia menimpali ucapan mona.
Mona dan mpok onah bukan nya tersinggung tetapi justru tertawa mendengar ucapan delia.
Dan akhirnya mereka semua tertawa lagi.
* Ya Allah... semoga kebahagiaan seperti ini selalu menyertai anak dan cucu ku * Gumam mama juna dalam hati nya.
******
Seorang tukang ojek datang ke rumah ibu siti mengantarkan amplop titipan rani untuk harun. Dan amplop itu pun langsung di terima oleh harun, dengan senyum sumringah harun buru - buru membuka amplop yang di berikan oleh tukang ojek.
" Belum tahu bu, masih harun buka ini " Jawab harun sambil membuka amlop.
Sudah dua hari yang lalu rosa di perbolehkan pulang dan saat ini sedang menjalani pemulihan di rumah. Pihak perusahaan memberi libur selama seminggu.
Surat cerai ?
Aku dan rani resmi bercerai ?
Mata harun langsung melotot melihat isi surat dalam amplop itu. Dia tidak percaya jika surat itu adalah surat cerai dari pengadilan agama.
" Kapan aku menceraikan rani bu ? Kok ini surat cerai sudah ada di tangan ku ?" Tanya harun tak percaya.
" Memang nya kalian sudah memproses perceraian ?" Tanya balik ibu siti yang memang tidak tahu menahu tentang proses perceraian harun dan rosa.
Harun terdiam, dia benar - benar tidak percaya jika rani bukan istri nya lagi.
__ADS_1
" Aku memang tidak pernah menceraikan rani bu. Tapi rani sendiri yang mengugat ku, dan aku tidak pernah mau datang ke sidang nya agar perceraian ini batal. Tapi nyata nya ini kenapa kami sudah resmi bercerai ? Ini pasti akal - akalan nya rani. " Ucap harun tidak terima putusan cerai.
" Dasar bodoh !!! Walaupun kamu tidak datang ke sidang , proses perceraian kalian itu tetaplah berjalan. Justru dengan kamu tidak pernah hadir di sidang itu akan mempercepat proses perceraian. Dasar bodoh, kamu itu sarjana run jangan bikin malu kenapa. Lagi pula untuk apa juga kamu masih mengharap kan rani, kamu sudah ada rosa tidak perlu lagi rani " Seru ibu siti bicara cukup kasar kepada harun.
" Cinta tidak bisa di paksa kan bu. Aku mencintai rani karena hati, tapi aku menyukai rosa karena nafsu. Kucing di kasih ikan mana ada yang menolak bu. Mana ikan nya juga gratis " Jawab harun semau nya.
Plakkk...
Ibu siti memukul kepala harun dengan tangan nya sampai harun mengaduh kesakitan.
" Sakit bu " Seru harun sambil mengusap kepala nya.
" Kalau punya mulut itu di jaga run, jangan asal bicara kalau kedengeran rosa kan tidak enak run. Rosa itu istri kamu, dia menantu terbaik ibu. Kamu bisa lihat sendirikan dia sudah sering membelikan mamq baju, dan barang - barang yang lain nya. Dan terakhir sebelum kamu menikah dia sudah membelikan mama emas seberat 20 gram. Menantu yang lain nya mana pernah membelikan mama emas " Ucap ibu siti sambil memamerkan gelang emas yang ada di tangan kiri nya.
* Ibu salah, rosa bukan menantu yang baik. Dia itu wanita ular, tetbukti rumah tangga mas amar dan delia hancur karena rosa. Dan rumaj tangga ku dan rani hancur juga karena rosa, rosa disini itu biang nya masalah. Tapi kenapa aku tidak menolak rosa saat di atas ranjang * Gumam harun dalam hati nya.
" Kanapa kamu melamun ? Masih mikirin rani ?" Tanya ibu siti melirik harun.
" Aku mau menemui rani buk, ada yang harus aku bicarakan dengan rani. Aku tidak bisa di ginikan, seenak nya rani menceraikan ku tanpa persetujuan ku " Seru harun kesal.
" Harun.. harun. Sudahlah untuk apa kamu masih mengharapkan rani. Kalian itu sudah resmi bercerai, tidak ada lagi yang harus di bicarakan. Jadi laki itu harus punya harga diri, ingat rosa itu baru saja keguguran dia butuh perhatiaan mu. Rosa itu banyak duit nya, jadi kamu harus pintar - pintar mengambil hati nya " Seru ibu siti.
Tiba - tiba rosa datang dan menghampiri harun dan ibu siti. Rosa bosan di kamar terus, dia juga ingin mencari udara segar.
" Kalian lagi membicarakan apa sih ?" Tanya rosa mengagetkan ibu siti dan harun.
" Eh nak rosa kok keluar kamar? Kenapa tidak istirahat saja, biar badan nya cepat pulih. " Ucap ibu siti.
" Rosa bosan bu ingin mencari udara segar juga. Oh iya mas, kapan kamu mau cari kerja. Jangan lama - lama dong nganggur nya. Coba cari pekerjaan dong mas, tabungan ku semakin menipis mana kemarin juga sudah untuk biaya di rumah sakit. Tanggung jawab dong mas jadi suami, cari nafkah dan nafkahi aku. " Ucap rosa terlihat menuntut nafkah dari harun.
Harun dan ibu nya saling beradu pandang, tumben - tumbenan rosa membahas soal nafkah dari harun.Padahal biasa nya dia masa bodo dengan semua nya, yang penting harun ada di dekat nya.
******
HARUN YANG BODOH ATAU DIA YANG MEMANG TIDAK PAHAM ?
TERUS DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK, JANGAN LUPA RATE BINTANG 5 NYA ❤❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤❤