
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞💞
Ditempat lain seorang laki - laki sedang kebingungan mencari anak nya. Sudah hampir satu jam dia memutari tempat usahanya namun tidak menemukan anaknya juga. Bahkan karyawan nya juga ikut mencari keberadaan anak nya.
" Tidak ada juga pak " Ucap karyawan tokonya.
" Apa mungkin lala pulang ya " Seru salah satu karyawan.
" Tapi jarak rumah me toko lumayan jauh, mana mungkin anak ku pulang. Tahu begini tadi aku tidak mengajak nya ke toko. Ya Allah ..Lala kamu kemana nak ?" Seru pria itu yang ternyata adalah ayah nya Lala.
Pria itu adalah Joko, mantan suami Tini. Tadi Lala merengek ingin bertemu mamanya, hati joko sangat sedih saat anak nya menanyakan mama nya yang tidak mungkin untuk kembali lagi. Lala masih terlalu kecil dan belum tahu apa-apa tentang mama nya yang sudah pergi untuk selama nya.
" Saya mau mencari anak saya dulu " Seru joko lalu keluar dari toko dan mengendarai motor nya mencari keberadaan Lala sang buah hati nya.
* Lala kamu dimana sayang ? Jangan buat papa khawatir * Seru joko sambil terus mencari keberadaan lala.
Sedangkan di rumah kontrakan nya, saat ini Tini sedang menghubungi Amar. Tini memberitahu jika ada anak kecil yang saat ini sedang bersamanya.
[ Mbak bawa saja ke kantor polisi, orang tua nya pasti sedang mencari nya mbak ] Ucap amar berpendapat.
[ Iya mar, mbak juga berencana seperti itu tetapi anak itu sekarang sedang tidur. Dia juga tidak mau di tinggal kemana - mana sama mbak mar. Kalau di bawa ke kantor polisi dan mbak tinggalin dia disana sampai orang tua nya menjemput sudah pasti dia akan menangis karena tidak mau mbak tinggal, bahkan anak ini memanggil mbak mama ] Ucap tini menjelaskan.
[ Ya sudah tunggu amar pulang dari kantor ya mbak, nanti amar bantu cari solusi nya. Dua jam lagi amar pulang mbak. ]
[ Iya mar , terimakasih ]
Sambungan telepon terputus Tini ikut berbaring di samping Lala. Lala tidur dengan nyenyak , tini memeluk lala dan mencium pipi lala. Ada rasa sayang untuk lala tumbuh di hati tini.
" Lala kamu cantik , jika kamu tidak mempunyai orang tua, aku mau mengasuh mu menjadi anak ku. Tidak tahu kenapa aku ingin memiliki mu , aku ingin menjadikan mu anak. Tapi kamu punya orang tua , saat ini pasti orang tua mu sedang kebingungan mencari mu. " Ucap tini sambil mengusap kepala Lala dengan lembut.
Tini pun ikut terlelap di samping lala dengan tangan melingkar di tubuh mungil lala. Mereka berdua sudah mengarungi mimpi indah nya bersama.
Sepulang dari kantor Amar langsung menuju ke kontrakan kakak nya. Dan saat di perjalananan menuju kintrakan tini, amar bertemu dengan joko yang nampak seperti sedang kebingungan. Amar pun menghentikan motor nya dan menghampiri joko.
__ADS_1
" Mas joko ada apa ? kok seperti sedang kebingungan begitu ?" Tanya Amar menghampiri Joko.
" Amar... tolong aku mar, anak ku dari siang tadi hilang dan sampai sekarang belum aku temukan. Mau lapor polisi juga belum ada 24 jam, aku harus mencari anak ku kemana mar ?" Seru joko dengan wajah lusuh nya.
Joko menghawatirkan anak nya, anak nya baru berusia 2,5 tahun dan dia tidak dekat dengan siapa pun. Tidak dengan sembarang orang dia mau ikut, Joko takut jika anak nya jadi korban penculikan.
" Sabar mas.. nanti aku coba bantu cari anak mas joko. Sekarang kita cari sama - sama yuk mas" Seru Amar sambil menepuk pundak Joko.
Amar lupa tujuan nya ke rumah tini untuk membantu tini mencari solusi menemukan orang tua anak yang ikut bersama tini. Amar dan Joko memutari tempat - tempat keramaian, bahkan sampai taman dan sudut - sudut jalanan mereka datangi namun tetap nihil. Anak Joko belum di temukab juga.
Saat sedang beristirahat di dekat mini market ponsel amar berdering,ada panggilan masuk dari tini. Amar baru ingat jika tadi ada janji dengan kakak nya.
[ Hallo mbak... maaf amar belum bisa kerumah mbak tini. ] Seru amar.
[ Ohh... begitu. Mar, mbak bawa anak ini ke kantor polisi saja ya Mar. Ini sudah sore juga pasti orang tua nya kebingungan, biar nanti mbak temani anak ini di kantor polisi sampai orang tua nya datang. ] Ucap tini minta persetujuan Amar.
[ Iya mbak , sepertinya begitu lebih baik. Nanti amar menyusul mbak ke kantor polisi, sekarang amar sedang membantu mas joko mencari anak nya yang hilang ]
Deg...
Amar sendiri baru menyadari jika kakak nya juga menemukan anak kecil, dan joko kehilangan anaknya. Amar pun langsung meminta tini untuk mengalihkan sambungan telepon ke video call.
[ Mbak aku ganti ke video call, cepat angkat ] Ucap amar dengan cepat.
Sambungan video call pun sudah terhubung.
[ Mbak mana anak itu, amar mau lihat anak nya siapa tahu kenal ]
[ Sebentar ]
Tini langsung mengganti kamera belakang ponselnya dan mengarah di wajah lala yang duduk di samping tini , lala sedang asik dengan makanan di tangan nya.
" Mas joko coba kesini, apa mas joko mengenali anak ini " Seru amar memanggil joko.
Joko pun mendekat dan langsung fokus di layar ponsel amar , begitu melihat layar ponsel amar mata joko langsung terbelalak karena ada lala di sana.
" Lala .. ini lala mar, kenapa kamu bisa video call dengan lala ? Lala ada dimana dan sama siapa ?" Tanya amar beruntun.
[ Mbak aku langsung ke kontrakan mbak sekarang]
Amar langsung mematikan sambungan telepon nya tanpa menunggu jawaban dari Tini.
__ADS_1
" Mar katakan lala sama siapa?" Tanya joko dengan khawatir.
" Lala sama mbak tini mas, cerita panjang. Cuma singkatnya tadi mbak tini menemukan lala saat dia pulang dari mini market. Lebih jelasnya nanti mas tanya sama mbak tini saja. Lebih baik sekarang kita langsung ke kontrakan mbak tini. "Ucap Amar.
Joko mengangguk dan langsung mengikuti motor amar yang jalan lebih dulu. Setelah menempuh sekitar 35 menit motor amar dan joko sudah sampai di depan kontrakan tini. Joko langsung berlari mengetuk pintu kontrakan, karena dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan anak nya.
Ceklekk...
Tini membuka pintu sambil menggendong Lala.
" Lala.... " Seru Joko saat pintu terbuka dan lala ada dalan gendongan tini.
" Papa... " Seru lala senang.
Lala langsung di ambil alih oleh joko, joko menciumi anak nya dan meneluk nya dengan erat. Terlihat sekali jika joko sangat menyayangi lala.
" Terimakasih tin " Ucap joko baru mengucapkan terimakasih setelah puas mencium dan memeluk anak nya.
" Sama - sama mas. Jadi lala ini anak mu Mas?" Tanya tini .
" Iya tin, lala ini anak ku. Tadi saat ikut ke toko tiba - tiba saja dia menghilang. Dan aku kebingungan mencari nya, sampai seperti orang gila aku mencarinya. Terimakasih kamu sudah menemukan anak ku " Ucap joko lagi.
" Lebih baik kita masuk dulu tidak baik bicara di depan pintu begini. " Ucap amar berkonentar.
Akhirnya mereka semua pun masuk dan duduk di atas karpet ruang tamu. Lala sendiri masih asik di pangkuan Joko. Tini ke dapur untuk membuatkan teh amar dan joko.
" Minum teh nya mar, mas joko " Seru Tini meletakkan teh tetap di atas nampan.
" Terimakasih Tin." Ucap joko.
Tini hanya tersenyum dan mengangguk pelan. Amar dan joko meminum teh nya. Tini menceritakan bagaimana Lala bisa bersama nya, mendengar cerita tini Joko sangat heran kenapa lala bisa memanggil tini mama dan mau begitu saja dengan tini. Padahal Lala ini tipe anak pemilih dan tidak mudah akrab dengan orang asing, apalagi sampai di panggil mama.
" Mama Lala mau pangku " Ucap lala tiba-tiba.
Joko langsung memandang anak yang ada di pangkuan nya itu, dia menyaksikan sendiri bagaimana lala memanggil Tini dengan sebutan Mama.
* Apa lala sangat menginginkan kehadiran seorang mama ? * Gumam joko dalam hatinya.
******
JIKA ADA KATA YANG TYPO MOHON MAAF YA KAK 🙏🙏 HP SUKA ERROR SAAT MENGETIK.
__ADS_1
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤️❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️