Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Amukan warga


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞


Usirr...


usirrr


" Usir mereka dari kampung ini !!" Teriak warga yang sudah berkumpul di depan rumah ibu siti.


Ibu siti kebingungan karena harun maupun rosa sama sekali tidak terganggu dengan suara keributan di luar sana. Mereka masih asik bermain dan bergelut dengan kenikmatan nya masing - masing.


" Usir mereka jangan sampai kampung mendapat musibah karena ulah mereka " Seru ibu eka yang terlihat sangat semangat.


Seperti nya ibu eka mempunyai dendam tersendiri kepada keluarga ibu siti.


" Tenang - tenang dulu bapak ibu. Jangan pakai kekerasan, hargai saya disini sebagai Rt. Kita bisa bicara baik - baik " Ucap pak Rt menengahi keributan.


Para warga pun akhir nya bisa tenang dan membiarkan pak Rt untuk mengetuk pintu rumah.


Dengan terpaksa ibu siti membuka pintu dengan perasaan takut - takut. Apalagi saat ini harun dan rosa masih ada di dalam kamar nya.


" Ada apa ini ribut - ribut di rumah ku ? Ganggu orang tidur saja " Seru ibu siti menyembunyikan perasaan takut nya.


" Maaf kalau kedatangan kami semua menganggu istirahat ibu siti dan keluarga. Kami datang karena ada salah satu warga yang melihat jika mbak rosa datang kerumah ini dan tadi maaf sempat berciuman dengan mas harun di depan pintu. Kami semua tahu apa yang terjadi antara mbak rosa , mas amar dan mas harun. Seharus nya mbak rosa tidak mendatangi rumah ibu malam - malam begini" Seru pak Rt bicara dengan sopan dan bijak.


" Loh rosa kan tamu saya , dia juga datang jam 8 kenapa kalian repot - repot mengusik keluarga ku " Ucap ibu siti tidak terima.


Warga kembali riuh, teriakan demi teriakan mereka lontarkan. Bahkan ada yang berteriak untuk menikahkan harun dan rosa agar tidak berzina lagi.


" Tapi rosa itu kan selingkuhan nya si harun, tidak tahu malu istri kakak nya di embat juga. Tadi juga berciuman di depan pintu. Apa seperti itu yang ibu tamu ? Pasti sekarang harun dan rosa sedang berdua - duan di kamar pasti sedang main tindih - tindihan " Seru ibu eka dengan berani nya.


" Itu bukan urusan kalian " Balas ibu siti.


Warga geram dengan jawaban yang di berikan ibu siti , akhir nya warga memaksa masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan harun dan rosa.


" Astagfirullahaladzim...... " Seru bu salah satu warga yang berhasil masuk ke dalam rumah dan mendapati harun dan rosa masih bermain di atas ranjang dengan rosa ada di atas nya.

__ADS_1


Ros dan harun pun kaget dan langsung menghentikan aktifitas nya lalu menutupi tubuh nya dengan selimut tebal.


Ibu siti berlari dan langsung menutup pintu kamar harun.


" Kalian tidak boleh seenak nya masuk seperti ini, ini nama nya menganggu privasi orang " Seru ibu siti marah.


" Dasar orang tua gila, sudah jelas - jelas anak nya berbuat zina masih saja di bela" Ucap ibu eka kesal.


Pak Rt pun masuk ke dalam rumah dan mencoba menghentikan perdebatan antara ibu siti dan warga yang di komando oleh ibu eka.


" Mas harun, mbak rosa tolong keluar dan kita bicara . Saya tunggu disini,jangan sampai warga berbuat yang semakin anarkis " Seru pak Rt dari depan kamar harun walaupun pintu tertutup mereka pasti bisa mendengar nya.


Setelah menunggu sekitar 5 menit harun dan rosa keluar dari kamar. Harun terlihat seperti orang uang frustasi karena dia tahu bakalan di nikahkan dengan rosa. Sedangkan rosa tidak menampakkan wajah sedih nya.


" Kalian tahu kan perbuatan yang kalian lakukan itu perbuatan zina. Kalian sama - sama punya pasangan tetapi kenapa kalian melakukan hubungan terlarang ini " Ucap pak Rt mulai bicara.


" Sudah pak nikahkan saja " Seru salah satu warga.


" Tidak !! Aku tidak mau menikah dengan rosa, karena aku masih mencintai istri ku. " Seru harun menolak tegas jika di nikahkan dengan rosa


Huu.. huuuuuuu


Suara riuh warga kembali terdengar. Ibu siti hanya bisa diam sambil menundukkan kepala nya.


" Kalau tidak mau di nikahkan kita usir saja mereka dan keluarga nya dan kita bakar rumah nya " Teriak warga dengan lantang.


Di saat semua nya terdiam tiba - tiba ada seseorang yang datang.


" Ada apa ini ?" Tanya amar yang baru saja datang. Karena amar memang tidak ada di rumah nya, dia sedang nongkrong dengan teman - teman nya beruntung mpok onah menghubungi amar.


" Mbak rosa dan harun kegrebek dan ketahuan sedang zina di dalam kamar. " Ibu eka menjawab pertanyaan amar.


Amar langsung menatap tajam ke arah rosa dan harun, tangan amar mengepal dengan erat. Amar menghampiri harun dan langsung memberi bogem mentah - mentah ke wajah harun.


Bugh..


Bugh..


" Dasar manusia tidak tahu diri dan tidak tahu malu, apa kamu tidak bisa menunggu sampai surat cerai kami keluar. Aku dan rosa memang sedang proses cerai, tapi bukan berarti kamu bisa seperti ini. Dasar brengsek !!" Seru amar penuh amarah.


Rosa dan ibu siti mencoba membantu harun mereka menarik amar menjauh dari harun.


" Hentikan mas amar, jangan main hakim sendiri. Kita selesaikan masalah ini baik - baik " Ucap pak Rt yang nuga ikut menarik amar.

__ADS_1


" Dia adik kurangajar pak Rt " Seru amar marah.


" Maaf mas, aku khilaf. Tadi aku sudah menolak rosa tetapi dia yang terus menggoda ku dan akhir nya aku tergoda . Sentuhan - sentuhan nya membangkitkan kelakian ku. " Ucap harun mengakui perbuatan nya.


Huuu... Huuuuuu


Sorak sorai dari para warga sambil menertawakan kebodohan harun.


" Bagaimana kalau mereka kita nikah kan saja mas ?" Tanya pak Rt meminta persetujuan amar.


" Nikahkan saja pak. Lagi pula aku sudah menceraikan rosa, tinggal menunggu surat putusan cerai dari pengadilan saja.


Harun langsung menatap amar penuh iba, dia ingin meminta pembelaan dari amar agar tidak menyetujui pernikahan dadakan ini. Namun amar tidak perduli, daripada mendapat amukan warga lebih baik menyetujui saran pak Rt.


" Kalau tidak mau di nikahkan usir saja " Ucap warga kembali riuh.


Usir..


Usir..


Ucap warga terus meneriaki harun dan rosa.


Akhir nya harun pun menyetujui pernikahan nya dengan rosa.


Salah satu warga memanggil pak ustadz untuk menikahkan harun dan rosa. Setelah menunggu lima belas menit pak ustadz pun datang dan segera menikahkan harun.


Sahhh


Sahhhh


Suara warga menggema di dalam ruangan rumah ibu siti. Walaupun hanya pernikahan siri sudah membuat rosa bahagia , tak henti - hentinya dia mengulas senyum bahagia sambil memeluk lengan harun.


* Dasar tidak punya malu * Gumam mpok onah yang juga ikut menyaksikan proses pernikahan harun dan rosa.


" Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri terserah apa yang ingin kalian lakukan,lakukan lah aku sudah tidak mau tahu lagi dengan urusan kalian " Ucap amar tegas. Lalu dia pergi meninggalkan rumah ibu nya.


Semua pasang mata menatap kepergian amar dengan rasa iba. Mereka kasihan karena harun sudah jadi pengkhianat dalam rumah tangga kakak nya.


* Kalau seperti ini aku kasihan juga melihat amar. Ini biang masalah nya memang ada sama rosa lampir itu. Kalau dia tidak merusak rumah tangga amar dan delia, semua ini tidak akan terjadi. Tapi sekarang delia sudah bahagia dengan suami nya. Takdir tuhan memang tidak ada yang tahu * Gumam mpok onah .


*****


CRAZY UP NIH KAK. 🥰🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA TERUS KASIH DUKUNGAN AUTHOR YA KAK, DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤


__ADS_2