
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞
Sudah tiga hari rani bolos kerja tanpa keterangan sama sekali. Rani terlalu menganggap remeh soal pekerjaan nya, semua itu atas dukungan dari orang tua nya. Dia bisa bekerja pun karena campur tangan dari ayah nya yang berprofesi sebagai lurah.
Namun seperti nya keberuntungan tidak sedang berpihak kepada rani. Hari ini rani di nyatakan di pecat dari tempat bekerja nya dan sang ayah tidak bisa berbuat apa - apa lagi. Ayah nya juga sudah muak dengan sikap semau nya rani.
" Kenapa saya di pecat ? Akan saya laporkan kalian kepada ayah ku. " Bentak rani dengan berani.
" Memang nya ayah perduli. Bahkan dia yang menyampaikan pesan jika kamu masih mangkir dari pekerjaan lebih baik kami memecat mu. Lagi pula ini juga bukan karena ayah mu, perintah dari kantor langsung. Surat edaran dari walikota untuk memecat pegawai yang tidak bertanggung jawab dengan pekerjaan nya " Ucap bagian staff kepegawaian.
Rani tetap tidak terima dengan pemecatan nya. Dia tetap marah - marah kepada pegawai yang menyerhkan surat penecatan nya.
" Kalian tidak bisa seenak nya begini dong. Aku tidak terima dengan semua ini " Seru rani tetap menolak pemecatan nya.
" Kamu ini kerja nya cuman main, suruh mengetik saja salah - salah. Bikin laporan juga tidak bisa terus apa yang mau di banggakan. Sekolah hanya tamatan SMA beruntung juga lulus. " Ucap staff kepegawaian dengan kesal.
" Hai.. jaga ya mulut kamu, aku ini sarjana " Bentak rani.
" Sarjana ? Sarjana apa ? Gelar kamu apa? Kuliah kamu saja cuma sampai semester 2 itu pun tidak full ngaku - ngaku sarjana. Sudah sana kamu keluar ganggu pekerjaan ku saja " Pegawai itu mengusir rani dan segera menutup pintu ruangan nya.
__ADS_1
Rani mencoba menghubungi ayah nya namun ayah nya tidak mau mengangkat telepon dari rani. Seperti nya sang ayah sengaja menghindari rani.
" Sial !! Ayah benar - benar sudah lepas tangan. Aku tidak mau keluarga mas harun tahu jika aku sudah tidak bekerja, dan mereka jangan sampai tahu jika aku cuma lulusan SMA bisa malu aku. Apalagi keluarga mas harun orang berpendidikan semua bisa - bisa aku di tendang dari rumah itu. Apalagi orang tua ku sudah tidak mau ikut campur lagi." Seru rani mengomel sendiri.
Dia pun pergi meninggal kan tempat kerja nya dengan umpatan - umpatan kotor keluar dari mulut nya.
" Mas harun dan keluarga nya tidak boleh tahu jika aku sudah tidak bekerja lagi. Aku akan mencari alasan yang mudah di percaya, setau mereka aku seorang PNS jadi tidak mungkin aku di rumah lama - lama " Ucap rani pada dirinya sendiri.
******
Delia datang ke rumah ajeng istri diki teman sekantor amar. Walaupun sudah tidak menjadi istri amar hubungan delia dengan teman amar masih terus baik. Delia datang untuk melihat dede bayi, dua bulan yang lalu ajeng sudahelahirkan dan baru hari ini delia bisa menjenguk nya.
" Jeng maaf ya aku baru bisa menjenguk sekarang. Terakhir ketemu saat usia kandungan mu 4 bulan ehh sekarang sudah louncing dari dua bulan yang lalu. Maaf juga saat acara tujuh bulanan aku tidak datang, karena waktu itu mas amar tidak menyampaikan undangan nya kepadaku jadi aku tidak tahu " Ucap delia dengan tidak enak nya.
" Iya mbak tidak apa - apa. Aku ngerti posisi mbak delia, aku mendengar kabar mbak dan mas amar bercerai aku ikut sedih mbak. Apalagi karena mas amar selingkuh dan menikah dengan janda gatal si rosa " Seru ajeng yang memang tidak menyukai rosa.
Delia hanya tersenyum manis sambil menggondong anak ajeng yang sudah semakin gemuk. Anak ajeng perempuan, cantik nya seperti ibu nya tapi wajah nya mirip sekali dengan ayah nya.
" Masak sih jeng? Setau aku rosa itu cinta mati sama mas amar, sampai mau jadi istri ke dua mas amar. Ya walaupun sekarang pernikahan mereka sudah terdaftar di KUA dan di akui negara. " Ucap delia lagi.
" Kamu tunggu saja mbak, dan lihat apa yang bakalan terjadi. Lagi pula rosa itu dulu cewek gampangan mbak yang mau jalan sama siapa aja " Tambah ajeng semakin membuat delia melongo mendengar cerita ajeng tentang.
" Aku sudah tidak mau tahu lagi dengan urusan mereka jeng. Aku ingin menikmati masa kesendirian ku , membesar kan usaha ku sampai aku bisa membuktikan kepada orang - orang yang sudah menghinaku jika wanita yang pernah di hina karena tamatan SMP bisa sukses dan berhasil. " Ucap delia penuh keyakinan.
" Aamiin.. semoga apa yang mbak delia harapkan segera terwujud. " Ucap ajeng mengaminkan ucapan delia.
Cukup lama delia dan ajeng berbincang tanpa terasa waktu sudah sore, delia pun pamit pulang.
__ADS_1
Saat dalam perjalanan delia sempat mampir ke toko kue untuk membeli kue kesukaan nya. Saat di toko kue delia bertemu dengan joko yang sedang memilih kue untuk di beli nya.
" Mas joko " Sapa delia.
" Ehh delia, beli kue juga ?" Tanya joko.
" Iya mas, mas apa kabar? Aku dengar mas joko dan mbak tini mau pisah ya ? Maaf mas tidak bermaksud ikut campur, cuma pengen tahu saja. " Ucap delia tidak enak hati karena mulut nya tidak bisa di rem.
Joko sama sekali tidak tersinggung atau pun marah, pertanyaan delia di jawab dengan senang hati.
" Iya del. Kamu pasti sudah tahu alasan nya apa. Dan sekarang aku masih mengurus perceraian nya. Semoga saja semua nya berjalan dengan lancar. " Jawab joko penuh harap.
" Iya mas. Oh iya bagaimana kabar nya mbak rahma ? Apa dia sudah melahirkan ?" tanya delia ingin segera tahu.
" Rahma sudah melahirkan del, sekitar seminggu yang lalu. Kalau kamu tidak sibuk silahkan mampir ke rumah kami. Nanti alamat nya kamu tanya mpok onah saja, dan sekalian ajak dia. " Ucap joko sambil memilih kue.
Delia melihat sekarang joko lebih mudah tersenyum dan banyak bicara, tidak seperti saat masih menjadi suami tini. Dulu joko banyak diam, bicara hanya saat dia ada perlu saja, jarang senyum bahkan sering juga ngeselin.
" Insya Allah nanti kalau ada waktu saya main jengukin adek bayi nya mas " Ucap delia.
Mereka pun membayar kue yang sudah di pilih, joko berterimakasih karena delia sudah mentraktir kue untuk dia bawa pulang. Mereka pun keluar dari toko bersama - sama. Tanpa sengaja tini lewat depan toko kue dia langsung menghentikan motor nya dan memperhatikan joko dan delia yang baru keluar toko dan naik ke kendaraan nya masing-masing.
* Jadi ini alasan mas amar menceraikan ku ? Dia melemparkan kesalahan kepada ku,ternyata dia sendiri selingkuh. Dan apa ini, dia selingkuh dengan delia ? Mantan istri adik ipar nya sendiri benar - benar kurangajar. Aku akan memberi delia pelajaran, pasti delia yang sudah merayu mas joko * Gumam tini sambil mengepalkan tangan nya.
******
TINI DASAR TIDAK WARAS
__ADS_1
LIKE, KOMEN,VOTE, FAVORITE , DAN BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA ❤❤🙏
TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤