Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Cerita mama mertua


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Setelah kepergian ibu siti , mama silvi langsung mengajak delia untuk masuk ke dalam rumah. Mama silvi akan menceritakan kisah masalalu nya dengan ibu siti sampai terjadi permusuhan seperti ini.


" Mama dan ibu siti ada masalah apa ? " Tanya delia ingin mengetahui permasalahan yang terjadi.


Huftt....


Mama silvi menarik nafas dengan berat, pertemuan nya dengan ibu siti kini sudah kembali membuka luka lama nya.


" Mama dan siti dulu adalah teman baik. Apa pun yang mama punya selalu mama bagi kepada siti. Dari mulai makanan dan barang - barang pun selalu mama bagi. Siti berasal dari keluarga yang cukup berada, kami berteman cukup lama." Seru mama silvi memulai bercerita.


" Masalah itu muncul saat mama pacaran dengan seorang pria, yang mama tidak tahu ternyata siti juga menyukai pria itu. Pria itu cinta pertama mama, 6 bulan mama pacaran,mama merayakan ulang tahun mama yang ke 21 tahun di villa milik kakek nya juna. Di villa itulah semua masalah terjadi. Siti tega menjebak ku tidur dengan seorang pria yang tidak aku kenal sebum nya, mama dan pria itu dalam keadaan tidak sadarkan diri. Siti melepas kan pakaian mama seolah - olah mama dan pria itu melakukan hubungan terlarang. Saat itu pacar mama dan teman - teman masuk ke dalam kamar dan menghakimi kami, sampai masalah itu terdengar oleh orang tua mama. " Mama silvi bercerita dengan isakan tangis.


Delia memeluk mama silvi dan mengusap punggung nya dengan lembut.


" Karena kejadian itu, orang tua mama menyusul mama ke villa malam - malam tapi naas mereka mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat. Pacar mama pun pergi meninggalkan mama tanpa mendengar penjelasan mama terlebih dahulu, dan sampai sekarang mama tidak pernah ketemu dia lagi. " Ucap mama silvi mengakhiri cerita nya.


" Mama bukan menyesali perpisahan mama dengan pacar mama itu del. Mama hanya tidak mau dia pergi dengan kesalah pahaman, sehingga dia menilai mama buruk. Pasti sampai sekarang dia masih menilai mama dengan buruk. Seminggu setelah kejadian itu mama datang kembali ke villa dan mencari barang bukti jika mama tidak bersalah, dari rekaman CCTV terlihat jelas siti yang sudah merencanakan semuanya. Sebulan kemudian mama pun menikah dengan pria yang di jebak bersama mama itu, dia lah ayah juna. Mama tidak menyesal menikah dengan ayah nya juna, awal mama memang tidak mencintai nya tapi seiring berjalan nya waktu mama benar - benar mencintai nya dan di pernikahan mama yang ke 3 tahun mama akhirnya hamil juna. " Ucap mama silvi penuh haru.


Delia ikut bersedih mendengar cerita dari mama silvi. Ternyata di balik senyum dan kebahagiaan nya yang selama ini di tunjukan, menyimpan sejuta kenangan masalalu yang buruk.


Sementara itu di sebuah kontrakan, tepat nya di rumah kontrakan amar. Ibu siti sedang menggerutu dengan diri nya sendiri, menyesali pertwmuan nya dengan mama silvi.


" Kenapa bisa bertemu dengan silvi, aku kira setelah kejadiaan itu dia akan menderita dan hidup susah. Tapi kenapa justru sekarang dia terlihat bahagia dan juna ternyata anak silvi ..Arggghhh...." Teriak ibu siti cukup keras.


Amar yang baru saja pulang bekerja heran melihat sang ibu berteriak dan marah - marah. Amar pun langsung mendatangi sang ibu.

__ADS_1


" Ibu kenapa marah - marah ?" Tanya amar memastikan.


" Kenapa ibu ketemu dengan wanita itu lagi mar, kenapa?" Teriak ibu siti.


Wanita ?


Wanita siapa ?


Amar tidak tahu maksud yang di bicarakan oleh ibunya. Dia melihat sang ibu yang seperti orang frustasi dan kebingungan.


" Wanita mana yang ibu maksud ?" Tanya amar tidak mengerti.


" Silvi... silvi. Ibu tadi ketemu silvi mar. Silvi hidup bahagia dengan anak dan menantunya. Justru aku yang hidup menderita seperti ini. Keluarga ku hancur, bahkan anak perempuan ku sudah rusak karena pergaulan bebad nya. Aku mendapat karma dari silvi, silvi pasti senang aku seperti ini." Seru ibu siti lagi dengan mata yang melihat kesana kemari.


Membuat amar semakin tidak mengerti, dan silvi siapa yang dia maksud pun amar tidak tahu. Seperti nya saat imi sang ibu sedang tidak baik - baik saja.


" Silvi siapa bu ? Amar tidak tahu yang ibu bicarakan. Bicara lah yang jelas bu. " Tanya amar lagi.


Bukan nya menjawab ibu siti langsung berlari dan masuk kedalam kamar nya. Dia menutup pintu kamar cukup kerad dan menguncinya dari dalam. Terdengar dari luar ibu siti masih saja terus menggerutu menyebut nama silvi.


" Sebenar nya ibu kenapa sih ,kok aneh begitu? Silvi... silvi siapa yang ibu maksud " Seru amar pada dirinya sendiri.


*******


Brukkk...


" Maaf ... maaf mbak." Seru seseorang meminta maaf setelah menabrak rani.


" Iya mas tidak apa - apa " Seru rani sambil memunguti barang belanjaan nya yang berantakan.


" Saya bantu ya mbak. " Seru orang yang menabrak rani sambil ikut memunguti belanjaan rani.


" Terimakasih mas " Jawab rani sambil mengulas senyum manis nya.


* Kenapa senyum nya manis sekali. Baru kali ini ada perempuan yang bisa menggetarkan hati ku kembali. * Gumam orang yang menabrak rani.

__ADS_1


Rani sudah selesai mengambil barang belanjaan nya dan langsung menuju kasir untuk membayar nya. Setelah selesai membayar belanjaan nya, rani pun langsung keluar dari mini market dan menghampiri motor nya yang terparkir di parkiran mini market.


" Mbak.. mbak tunggu !" Seru orang yang tadi menabrak rani.


" Iya ada apa mas " Jawab rani.


" Emhh... boleh berkenalan mbak ?" Seru orang itu.


" Boleh.. Rani " Ucap rani sambil mengulurkan tangan nya.


Orang itu pun langsung menyambut uluran tangan rani dengan hangat sambil menyebutkan nama nya.


" Rendi " Ucap nya.


Rendi menatap rani cukup lama sehingga rani tersipu malu - malu. Baru kali ini ada seorang pria menatap nya dengan hangat. Menyadari jika saat ini diri nya masih dalam masa iddah rani pun langsung melepaskan jabatan tangan nya.


" Maaf mas " Ucap rani.


" Iya mbak, saya seharus nya yang meminta maaf karena terlalu lama menjabat tangan mbak rani. Sampai mbak rani tidak nyaman begitu " Ucap rendi meminta maaf.


" Bukan begitu mas... Saya hanya tidak enak jika di lihat orang terus mereka salah paham. Apalagi saya masih dalam masa iddah " Rani keceplosan bicara.


* Duh... kenapa aku sampai keceplosan begini. Aku kan jadi malu * Gumam rani.


Rendi hanya tersenyum sambil mengangguk paham dengan status rani.


" Kalau begitu saya permisi mas, mari saya duluan " Ucap rani langsung menaiki motor nya dan melajukan motor nya meninggalkan parkiran mini market.


Rendi menatap kepergian rani dengan seksama, dia sepertinya terpesona dan tertarik dengan rani.


* Baru juga sehari di daerah ini sudah ketemu cewek cantik * Seru rendi.


*******


Hayooo siapa yang minta di datangkan jodoh untuk rani ? Sudah mulai muncul ya...

__ADS_1


KLIK LIKE, KOMENTAR, VOTE , FAVORITE , BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2