
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞
Semenjak rosa tahu jika rumah yang saat ini mereka tempati bukan rumah nya amar, rosa semakin bersikap masa bodoh kepada amar. Begitupun amar dia tidak mempermasalahkan sikap rosa, justru amar menganggap itu hanya bentuk kekesalan rosa yang bersifat sementara saja. Amar semakin terus berusaha mendekati delia sampai dia tidak menyadari jika istri nya sudah main gila dengan adik kandung nya.
Walaupun amar tidak putus asa untuk mendekati delia, delia sama sekali tidak merespon sikap amar. Sikap perduli dan perhatian yang amar tunjukan tidak membuat hati delia luluh tetapi justru membuat delia muak.
" Mpok aku benar - benar muak dengan sikap mas amar dan ibu nya.Hampir setiap hari mereka mencari perhatian ku dengan pura - pura baik, ibu selalu mengirim makanan ke toko dan mas amar sering datang ke toko . Aku risih dengan perlakuan mereka, sudah ratusan kali aku menolak tapi mereka tidak menyerah " Curhat delia kepada mpok onah.
" Mereka memang tidak ada malu lagi del. " Jawab mpok onah singkat.
" Iya mpok sampai aku malu dengan para karyawan. Sampai mereka menyuruh ku untuk rujuk saja, mereka tau nya mas amar dan keluarga nya baik. Tapi asli nya mas amar dan keluarga nya itu monster yang menakutkan" Geram delia kesal.
" Agar mereka berhenti mengganggu hidup mu jalan satu - satu nya kamu harus menikah lagi. Masa iddah mu juga sudah habis, tidak ada salah nya kamu menikah lagi" Ucap mpok onah memberi saran yang menurut delia saran mpok onah saran yang gila.
Menikah ?
Delia belum siap untuk berumah tangga lagi, penghianatan dan rasa sakit yang amar berikan masih membekas di hati nya.
" Aku belum siap untuk berumah tangga lagi mpok " Jawab delia.
" Atau jangan - jangan kamu memang masih mengharapkan amar untuk menjadi suami mu ?" Ucap mpok onah.
" Hah.. !! Jangan ngaco dech mpok. Seujung kuku pun aku sudah tidak ada rasa untuk mas amar, apalagi rujuk dengan dia. Seandainya tidak ada lelaki lagi aku tetap tidak mau rujuk dengan nya mpok " Ucap delia pasti.
__ADS_1
Mpok onah hanya tertawa mendengar penjelasan delia, menurut mpok onah delia terlalu berlebihan. Tapi mpok onah juga setuju dengan delia, lelaki macam amar memang tidak pantas untuk wanita sebaik delia.
" Kamu tadi mau cerita apa lagi ? Seperti nya penting banget. " Ucap mpok onah.
Delia baru ingat jika dia mengajak ketemu mpok onah ada hal penting yang ingin dia sampaikan. Delia langsung mengambil ponsel nya dan menunjukan foto yang dikirim mona.
" Ini rosa sama harun ? Mereka masuk hotel ? Terus mereka ngapain di hotel ? kamu dapat dari mana foto ini ?" Tanya mpok onah beruntun.
" Satu - satu dulu mpok kalau bertanya. Aku bingung mau jawab yang mana dulu. Itu benar harun dan rosa, saya dapat foto ini dari mona. Mereka ke hotel sudah pasti kencan dong mpok, mpok lihat kan mereka mesra begitu. Aku heran deh sama mereka, sudah sama - sama punya pasangan tapi kok masih mau mencari kesenangan yang tidak halal bahkan haram untuk di sentuh. " Ucap delia.
" Bagi mereka hanya kesenangan dan kenikmatan saja yang di cari del, mereka tidak memikirkan akibat nya. Rosa sebagai kakak ipar justru ikut menjerumuskan adik ipar nya, mereka sebenar nya sama saja. Tapi kenapa harun bisa melakukan semua ini , atau jangan - jangan dia sudah tahu siapa rani. Karena rani yang aku dengar sudah tidak bekerja lagi dan ayah nya jabatan lurah sudah di turunkan. " Seru mpok onah sambil terus berfikir.
Delia hanya menganggkat ke dua tangan dan bahu nya, dia memang tidak tahu apa yang terjadi di rumang tangga harun dan rani.
*******
[ Dek, kenapa kamu tidak jujur jika sewa kontrakan itu 2 juta perbulan nya. Aku malu dek sama kamu. Ternyata selama ini kamu sudah banyak membantu keuangan ku. Akh menyesal telah menyakiti mu, aku hanya berharap suatu saat kita bisa hidup bersama lagi ].
Amar mengirim pesan penuh penyesalan dan harapan untuk delia. Penyesalan amar sudah tidak bisa menggoyahkan hati delia kembali, hati delia tidak bisa menerima amar untuk kembali. Penyesalan memang datang terakhir kali.
" Kamu kenapa ? Ponsel terus yang kamu lihatin ?" Tanya diki ikut duduk di samping amar.
Amar hanya melirik diki sekilas lalu fokus kembali dengan ponsel nya.
" Kalau sedang ada masalah cerita saja " Ucap diki sambil meminum kopi nya.
Hufftt...
Amar membuang nafas dengan berat, terlihat sekali jika dia sedang frustasi dan menyesal.
" Aku menyesal sudah menyakuti delia , ternyata dia wanita yang paling mengerti aku. Bahkan selama ini ternyata dia sudah meringankan beban keuangan ku. Aku baru tahu seminggu yang lalu, aku menyesal dan aku ingin kembali dengan delia. Selama 6 bulan berpisah dengan nya, banyak hal yang aku rindukan dari delia. Dan hal itu tidak aku dapatkan pada rosa " Ucap amar penuh penyesalan.
__ADS_1
" Kamu kira semudah itu delia akan memaafkan mu dan kembali lagi dengan mu. Kalau aku jadi delia aku tidak sudi mengenal lelaki seperti mu " Ucap diki ketus.
Amar langsung melihat ke arah diki, ternyata teman nya ini tidak mau mendukung nya untuk mendapatkan hati delia kembali tapi justru ikut menyalahkan nya.
" Kalau kamu tidak bisa membantu ku lebih baik kamu diam saja " Ucap amar tak kalah ketus.
" Dari dulu aku sudah mengingatkan mu, jangan bermain api tapi kamu tidak menghiraukan ucapan ku. Nasehat ku kamu anggap angin lalu, dan sekarang kamu menyesal. Amar - amar kamu membuang berlian demi kerikil jalanan , rosa itu bukan wanita baik - baik dia wanita yang kapan pun naik ke ranjang pria lain. Asal kamu tahu jika dia di ceraikan suami nya karena dia ketahuan selingkuh dan ketahuan berbuat mesum di rumah nya. " Seru diki memberitahu yang sebenarnya tentang rosa
Bugh...
Amar tidak terima diki menghina rosa, bagaimana pun rosa wanita yang dia pilih menjadi istri nya. Amar tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh diki, apa yang dikatakan diki bertentangan dengan yang di ceritakan rosa.
" Rosa itu wanita baik - baik, dia wanita berpendidikan jadi jangan kamu menghina rosa. Menghina rosa sama saja kamu menghina ku " Ucap amar sambil mencengkram kerah kemeja diki.
Bibir diki sedikit mengeluarkan darah akibat pukulan dari amar. Diki tersenyum sinis ke arah amar.
" Kamu pasti akan menyesal mar, aku yakin jika saat ini rosa sedang bersama pria lain dan sedang berkencan di sebuah hotel. Pegang kata - kata ku ini mar, kamu akan menyesal " Seru diki.
Bugh
Bugh.
Amar memukul tepat di perut diki, sampai para pengunjung cafe mendekat dan memisahkan amar. Amar sangat kesal dan marah, perkataan diki seakan merendahkan istri nya, Rosa.
" Rosa tidak serendah itu !!" Ucap amar sebelum pergi meninggalkan cafe.
Walaupun dia tidak percaya dengan perkataan diki, namun ada rasa takut dalam diri amar. Dia sangat takut jika apa yang di ucapkan diki itu semua benar, betapa bodoh nya dia jika semua itu benar. Selama ini dia terlalu percaya dengan rosa.
* Kenapa hati ku merasakan ketakutan seperti ini ? Rosa bukan wanita seperti itu. Tapi sudah sebulan ini dia tidak pernah mau ikut kemana pun aku pergi, biasanyadia tidak akan mengikuti ku . Sekarang dia lebih suka main dengan teman - teman nya. Aku tidak tahu teman rosa itu yang mana saja, hanya teman yang di kantor saja yang aku tahu * Gumam amar sebelum menghidupkan mesin motor nya.
*******
__ADS_1
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤
TERIMAKASIH