Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Pencuri di kontrakan


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞


Ibu pemilik benar - benar mengusir rosa, walaupun dia kasihan dengan rosa tapi dia tidak suka dengan sifat sombong rosa. Sudah di usir pun tidak tahu malu masih memaki ibu pemilik kontrakan, rosa tidak terima karena di usir di saat penghuni kontrakan yang lain sedang ramai.


" Dasar orang pelit, awas kuburan mu sempit " Seru rosa masih bisa mencaci ibu pemilik kontrakan.


" Aku tidak perduli dengan teriakan mu itu. Cepat pergi dari sini sebelum aku menyeret mu ke tengah jalan. Sudah miskin tapi sombong, ihh amit - amit deh " Ucap ibu pemilik kontrakan sambil melirik ke arah sopir nya.


Sang sopir sudah tahu isyarat yang di berikan oleh sang majikan pun hanya mengangguk pelan. Dengan cepat dia menyambar koper rosa dengan tangan kiri nya, sedangkan tangan kanan nya langsung menarik rosa dengan paksa.


" Haiii... lepaskan, jangan sentuh aku !!" Teriak rosa tidak terima di perlkukan secara kasar seperti itu.


Aaauuwwe...


Suara rosa merintih kesakitan karena tubuh nya di hempaskan di tengah - tengah halaman. Dengan koper yang juga di hempas begitu saja, sampai menimpah kaki rosa.


" Sekarang kamu pergi Rosa jangan buat aku semakin kasar lagi. Lihatlah mereka semua menonton mu bahkan tidak ada satu pun dari mereka yang menolong mu. Itu pertanda karena mereka juga tidak mrnyukai mu. Makanya jangan orang jangan sombong - sombong !!" Seru ibu pemilik kontrakan dengan kesal .


Rosa pun langsung mengalihkan pandangan nya ke arah deretan rumah kontrakan yang lain nya. Benar saja para penghuni kontrakan hanya melihat nya dari depan kontrakan nya sambil berbisik satu sama lain tanpa ada yang menolong nya atau kasihan kepada nya.


" Apa ibu tidak bisa mengusir ku nanti saat para penghuni sepi? Kalau seperti ini ibu sengaja mempermalukan ku " Ucap rosa tidak terima.


" Par seret wanita itu kepinggir jalan sana " Ucap ibu pemilik kontrakan.

__ADS_1


Wajah rosa langsung ketakutan dan dia pun langsung bangkit dan mengambil koper nya.


" Aku bisa pergi sendiri " Seru rosa dengan segera melangkahkan kaki nya menjauh dari kontrakan nya.


Saat ini rosa tidak tahu harus kemana, uang pun tidak ada hanya tinggal beberapa ratus ribu lagi. Di saat seperti ini justru dia ingat dengan anak nya, tapi untuk kembali kesana juga tidak mungkin karena dia pun sudah terusir dari kampung itu.


" Ibu itu memang sialan !!" Gerutu rosa masih kesal.


Rosa terus melangkah sambil menarik koper yang hanya berisi baju - baju nya dan alat mek up nya saja. Tidak ada barang berharga yang dia punya selain ponsel dan anting yang dia pakai. Jika anting di jual pun hanya cukup untuk sewa kontrakan kecil dan sempit.


" Sepertinya aku harus menjual anting ini untuk bayar cari kontrakan yang murah saja, yang penting aku ada tempat tinggal dulu. Huuhhh.... nasib - nasib. Dulu saat hamil aku harus tinggal di kontrakan sempit dan sekarang aku juga akan tinggal di kontrakan sempit itu. " Gumam rosa kesal.


Setelah berjalan cukup jauh dan melelahkan , sekitar 1 jam rosa berjalan. Akhirnya Rosa pun sudah sampai pasar dan mencari toko perhiasan, dia akan menjual anting nya yang tidak seberapa itu. Setelah terjual dia pun pergi dari pasar untuk mencari kontrakan.


" Masak anting ku cuma di hargai 900 ribu padahal itu dulu di belikan mas budi sebagai hadiah saat aku melahirkan seharga 2,5 juta tapi sekarang di jual cuma 900 ribu hanya karena surat nya hilang. Pantas saja penjual mas cepat kaya karena banyak bohong nya." Ucap rosa menggerutu kesal.


Rosa terus masuk ke gang - gang dekat pasar untuk mencari kontrakan. Setelah berjalan cukup jauh lagi akhirnya rosa menemukan kontrakan yang sesuai dengan uang nya 250 sebulan, dan rosa langsung membayar untuk dua bulan.


" Akhirnya dapat juga kontrakan walaupun kecil sempit yang penting aku bisa tidur. Tapi untuk air aku harus menimba, bisa kapalan tangan ku. " Seru rosa sedih.


Rosa merebahkan tubuh nya di kasur tipis di kamar kontrakan baru nya, karena terlalu lelah dia sampai lupa untuk mengunci pintu depan. Tanpa rosa sadari ada 2 anak remaja yang masuk ke dalam kontrakan rosa dan membongkar isi koper rosa, tapi mereka tidak menemukan apa - apa. Lalu mereka melihat tas yang ada di samping rosa dengan cepat mereka mengambil uang yang ada di dompet rosa.


" Ada uang nya bro, tapi cuma 400 ribu. " Seru si anak A.


" Ya sudah ayok cepat pergi sebelum dia bangun, atau nanti ada warga yang melihat kita bisa masuk penjara lagi kita " Ucap si anak B.


Ke dua anak remaja itu pun bergegas pergi dengan membawa uang 400 ribu.


Tepat sore hari rosa terbangun dan dia kaget saat mendapati isi koper nya sudah berantakan di lantai. Bergegas rosa mengecek isi dalam tas nya, betapa kaget nya rosa melihat uang 400 ribu nya telah raib.


Arrrggghhh....

__ADS_1


" Kenapa aku sesial ini !!" Teriak rosa.


Beruntung ponsel dan uang sisa yang dia bawa dari kontrakan lama ada dalam kantong celana nya, jadi masih terselamatkan tidak di ambil oleh pencuri tadi.


" Kalau begini aku tidak bisa beli obat, uang ini hanya cukup untuk makan seminggu. Sepertinya aku memang harus bekerja daripada aku mati kelaparan " Seru rosa sambil menggenggam uang yang dia miliki.


******


Di rumah delia.


" Hati - hati ya mbak novi, kalau sudah sampai tolong segera kasih kabar " Ucap delia saat novi berpamitan akan pulang ke kampung.


Hari ini novi akan pulang kampung untuk mempersiapkan acara lamaran yang akan di laksanakan 3 hari lagi. Novi di antar oleh sopir pribadi delia, sebenar nya novi sudah menolak tapi delia memaksa. Perjalan ke kampung novi memerlukan waktu dua setengah jam.


" Iya mbak. Kalau begitu saya pamit ya mbak, tante. " Seru novi berpamitan kepada delia dan mama silvi.


Karena memang hanya mama silvi dan delia yang ada du rumah, juna sudah berangkat ke showroom dan pak hartawan juga tadi pagi-pagi sudah pulang ke rumah nya karena ada pekerjaan yang harus segera di selesaikan. Namun si kembar haikal dan hana ada dalam gendongan delia dan ma silvi.


" Si kembar mbak pulang dulu ya, Mbak novi tidak lama kok kalau acara nya sudah selesai mbak akan segera kesini lagi" Seru novi sambil mencium gemas pipi haikal dan hana.


" Iya mbak novi yang cantik " Seru delia mengikuti suara anak kecil.


" Kamu kalau mau lama tidak apa - apa kok Nov, mau seminggu atau lebih juga boleh. Lagi pula kamu kan sudah lama tidak bertemu keluarga kamu, jadi aku memberi mu libur yang cukup lama. " Ucap delia dengan senyum ramah nya.


" Terimakasih mbak, mbak dan tante sudah baik banget sama saya. Setelah semua nya beres nanti pasti aku akan cepat kesini lagi,kangen juga lama - lama tidak bertemu si kembar " Ucap novi .


" Iya Nov" Jawab delia dan mama asti bersamaan.


Novi pun masuk ke dalam mobil, pak sopir langsung menghidupkan mesin mobil nya dan langsung tancap gas meninggalkan kediaman delia.


********

__ADS_1


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVIRITE, BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤️❤️


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️❤️


__ADS_2