Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Kabar bahagia


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞


Hoeek Hoeekk Hoeekk


" Kenapa aku mual terus ya " Gumam delia yang saat ini ada di kamar mandi.


Delia sedang memeriksa barang masuk di toko nya namun tiba - tiba dia mual dan langsung lari ke dalam kamar mandi memuntahkan isi dalam perut nya.


Setelah mual nya hilang delia kembali mengeejakan pekerjaan nya.


Tok Tok Tok


" Masuk " Seru delia.


Ceklekk


Pintu ruangan delia terbuka dan masuk lah yuni dari luar dengan seseorang yang ingin menemui delia. Delia fokus di nota - nota barang sehingga dia tidak tahu siapa yang masuk.


" Mbak ini ada yang mencari " Seru yuni memberitahu delia.


Delia langsung meletakkan pulpen dan melihat ke arah pintu. Di depan pintu ada yuni dan seorang perempuan yang berdiri di samping yuni yang memang sudah delia kenali.


" Kamu boleh pergi yun " Seru delia meminta yuni keluar dari ruangan nya.


Setelaj yuni keluar delia masih menatap wanita yang kini masih saja berdiri di dekat pintu.


" Duduk Ran " Seru delia dengan ramah.


Ternyata wanita yang menemui delia adalah rani, rani sengaja menemui delia karena dia hendak meminta maaf karena selama menjadi istri nya harun sudah banyak salah dengan delia.


" Iya mbak. Terimakasih " Jawab rani singkat


Rani melangkah mendekati delia dan duduk di kursi seberang delia.


" Mbak delia apa kabar ?" Tanya rani mulai membuka pembicaraan.

__ADS_1


" Alhamdulillah baik ran, kamu sendiri bagaimana ? Kamy sekarang tambah cantik " Seru delia memuji rani mantan adik ipar nya.


" Mbak delia bisa aja. Kabar ku juga baik mbak. " Seru rani.


Suasana kembali hening karena rani dan delia sama - sama diam. Delia tidak tahu harus membahas apa, sedangkan rani masih bingung dengan fikiran nya sendiri. Di bingung harus memulai pembicaraan nya darimana


" Kamu ada perlu apa Ran ? Tidak biasa nya kamu mencari ku sampai mau datang ke toko ku" Seru delia yang memilih memulai pembicaraan.


" Maaf mbak " Seru rani sambil menundukkan kepala nya.


Maaf ?


Delia masih belum tahu maksud maaf yang keluar dari mulut rani.


" Maaf untuk apa ran ?" Tanya delia lagi.


" Maaf atas semua kesalahan ku mbak. Selama ini aku sudah banyak salah sama mbak delia, aku sudah menghina dan merendahkan mbak delia. Aku mengakui jika aku salah, tolong maaf kan semua kesalahan ku ya mbak. " Seru rani akhirnya menyampaikan maksud dan tujuan nya datang mencari delia.


Delia diam sesaat menyimak perkataan rani, dia tidak menyangka wanita seperti rani rela dan mau meminta maaf kepada dirinya yang notaben nya hanya wanita yang berpendidikan rendah.


" Kamu tidak salah meminta maaf kepada ku ran ?" Tanya delia lebih menyakinkan rani.


" Tidak mbak. Aku benar - benar meminta maaf. Selama ini aku menghina mbak berpendidikan rendah dan hanya tamatan SMP. Tapi nyata nya aku yang lebih rendah mbak, biarpun aku tamat SMA tapi aku tidak bisa semandiri mbak. Selama ini aku hanya mengandalkan orang tua ku. Aku tidak bisa apa - apa tanpa orang tua ku mbak, sampai ayah ku tersandung kasus dan akhir nya semua kebohongan ku terbuka semua nya " Seru rani dengan penuh penyesalan.


Huftt..


Delia membuang nafas cukup panjang. Satu persatu orang - orang yang dulu menghina nya kini mendapat hasil dari apa yang mereka tanam. Seharus nya delia bisa tertawa senang dengan apa yang sudah terjadi kepada rani, tapi delia bukanlah penjahat yang tertawa di atas penderitaan orang.


" Aku sudah memaafkan mu sebelum kamu meminta maaf. Semoga kedepan nya kehidupan mu jauh lebih baik, permusuhan itu bukan hal yang baik. Sesama manusia memang sudah sewajar nya saling memaafkan " Ucap delia dengan senyum mengembang.


" Terimakasih mbak " Jawab rani lega dan senang karena delia akhirnya memaafkan nya.


" Sama - sama ran. Oh iya, maaf kalau saya boleh tahu proses perceraian mu sudah sampai mana ?" Tanya delia ingin tahu.


" Sudah proses sidang pertamabak, 3 hari sidang mediasi tapi sepertinya mas harun tidak akan datang lagi jadi proses nya akan lebih cepat. " Seru rani.


Delia mengangguk paham dengan yang di sampaikan oleh rani. Dan pada akhir nya mereka saling berpelukan dan rani benar - benar lega karena sudah meminta maaf kepada delia, dan dengan hati yang lapang delia menerima maaf dari rani.


*****


Delia penasaran dengan kesehatan nya yang akhir - akhir ini sering pusing dan mual. Dia ingin mastikan kondisi nya, apa benar dia hamil atau memang hanya asam lambung.


Dia lebih memilih ke rumah sakit sendiri karena tidak mau jika juna ikut dan sudah berharap lebih tapi hasil nya mengecewakan.

__ADS_1


" Selamat ya buk, ibu saat ini sedang hamil dan usia kandungan ibu baru 4 minggu. Semua nya baik dan sehat. " Seru dokter kandungan.


Hamil ? Aku hamil ?


Delia seperti tidak percaya saat dokter mengatakan jika dia hamil, dan saat ini sudah masuk empat minggu.


" Saya hamil dok ?" Tanya delia lagi.


" Iya bu, selamat ya " Seru dokter sambil mengulurkan tangan nya.


" Terimakasih dokter " Jawab delia menyambut uluran tangan dokter.


* Alhamdulillah ya Allah.. Akhirnya engkau sudah mempercayakan hamba untuk menjaga titipan mu. Sehat kan badan ku calon anak ku * Gumam delia berdoa dalam hati nya.


" Ini resep vitamin ya bu, bisa di ambil di apotik rumah sakit. Jangan terlalu capek dan perbanyak makanan yang bergizi " Ucap dokter menasehati delia sambil memberikan kertas resep .


" Terimakasih dokter " Jawab delia.


Delia keluar dari ruangan dokter dengan senyum mengembang, dia masih tidak percaya jika sekarang dia sedang hamil. Hal yang selama ini dia tunggu - tunggu akhirnya bisa dia rasakan juga.


Setelah mengambil vitamin di apotik rumah sakit delia pun keluar dari rumah sakit. Namun saat di lobby dia bertemu dengan seseorang yang sangat dia hindari. Delia bertemu rosa dan harun yang sepertinya hendak memeriksakan kandungan nya.


" Ehh ketemu delia , ngapain kamu disini ?" Tanya rosa ingin tahu dengan senyum sinis nya.


" Bukan urusan mu " Jawab delia singkat.


Rosa dan harun memandang penuh kebencian ke arah delia. Apalagi harun yang memang sangat membenci delia karena dia berfikir gara - gara delia lah dirinya di pecat dan sampai sekarang masih jadi pengangguran. Harun terlalu pilah pilih soal pekerjaan.


" Mana suami mu yang kaya itu ? kok datang ke rumah sakit sendirian ? Atau jangan - jangan kamu sudah di tendang oleh suami mu, lagi pula siapa juga yang tahan sama istri modelan seperti kamu. Sudah hanya tamatan SMP parasit juga " Seru harun mencibir delia.


" Masa sih suami dia kaya ? Sekaya apa sih suami nya ?" Seru rosa sambil terkekeh.


" Tidak penting juga sayang " Seru harun pura - pura tersenyum bahagia sambil memeluk rosa.


Delia sama sekali tidak terprovokasi dengan hinaan rosa dan harun. Dia lebih memilih segera meninggalkan rumah sakit. Tapi saat hendak melangkah kaki rosa menghalangi nya dan hampir saja delia jatuh. Beruntung ada seseorang yang menarik nya sehingga delia tidak jadi jatuh.


" Dasar manusia tidak punya hati !!" Bentak mpok onah dengan lantang.


Mpok onah lah yang tadi menarik delia sehingga delia tidak jadi jatuh.


*******


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, DAN BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2