Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Tidak sengaja bertemu


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Amar sangat marah kepada harun, seenak nya saja dia meminta mobil. Padahal selama ini amar sudah banyak berkorban untuk harun. Dia rela kerja lembur demi bisa menguliahkan harun sampai tamat, demi memenuhi kebutuhan harun. Tapi sedikitpun harun tidak mau menghargai semua kerja keras nya.


Bahkan saat menikah pun dia masih mengambil kesempatan untuk membohongi amar. Selama ini kurang apa amar sama keluarga nya. Bahkan sampai sekarang pun dia masih membantu untuk biaya dapur, bahkan biaya dapur masih di tanggung amar.


" Kalau kamu mau mobil , kamu beli sendiri jangan harap aku akan membelikan nya untuk mu. Dan kembalikan 25 juta uang ku yang kau minta untuk biaya pernikahan mu itu. Karena biaya pernikahan mu sudah di tanggung mertua mu. " Ucap amar lalu dis memilih segera meninggalkan rumah orang tua nya.


Sedangkan di tempat lain, mona datang ke toko delia untuk menemui sahabat baik nya.


" Waahh .. Toko kamu sekarang sudah besar ya del? Aku jadi ikut senang melihat kesuksesan mu del. " Seru mona yang datang berkunjung ke toko delia.


Mona datang tanpa mengabari delia dahulu, karena mona ingin memberi kejutan delia. Setelah syukuran rumah baru delia , mona belum bertemu delia lagi karena mona harus mengurus toko nya yang ada di kota lain.


" Ngagetin aja kamu Mon. Datang bukan nya salam malah bikin kaget. Kok datang tidak kasih kabar sih mon. " Seru delia sambil cemberut.


" Ya sih maaf nona delia ku sayang. Assalamualaikum boss delia " Seru mona dengan senyum mengembang.


" Waalaikumsalam mona yang cantik , imut tapi bawel " Seru delia sambil mencubit kedua pipi mona.


Seperti biasa setiap bertemu belum afdol kalau belum saling berpelukan dan cipika cipiki. Delia membawa mona kedalam ruangan pribadi nya.


" Cepat juga ya del ronavasi toko nya, padahal renovasi besar - besaran loh. Pekerjanya memang cepat dan para karyawan mu juga cekatan. Pokok nya the best deh aku semakin kagum dengan mu del " Seru mona berkata jujur.


" Terimakasih Mon, ini semua juga berkat pertolongan mu. Kalau bukan karena suntikan dana dari mu toko ini tidak akan menjadi sebesar ini. Bagian atas pasti belum tentu ada. Sekali lagi terimakasih ya mon " Ucap delia memeluk mona kembali.


" Sama - sama del. Kita sebagai sahabat harus tolong menolong , dulu kamu juga sudah menolong ku. Toko ku laris manis juga berkat usaha online mu. Aku senang melihat mu bisa sukses dan bahagia seperti ini." Ucap mona sambil melepaskan pelukan mereka.

__ADS_1


Mona memang memberi setengah suntikan dana untuk biaya renovasi toko delia. Sebenarnya delia tidak mau, tapi karena mona memaksa akhirnya delia menerima nya. Berkat mona lah toko delia menjadi sebesar sekarang ini dan makin terkenal di kalangan masyarakat.


" Bagaimana keadaan toko mu yang ada di kota S ? Apa kemarin pembukaan nya berjalan lancar ?" Tanya delia sambil meminum es jeruk yang di pesankan oleh karyawan nya.


" Alhamdulillah pembukaan nya berjalan lancar del. Sampai hari ini aku tidak pernah menyangka jika aku akan mempunyai tiga toko. Semoga dengan jerih payah ku ini anak - anak ku bisa meneruskan usaha ku. " Ucap mona.


" Aamiin " Seru delia.


Mona memandang delia seperti ada yang berbeda, delia semakin cantik dan tubuh nya semakin berisi serta wajah nya semakin cerah .


" Kamu sekarang berbeda ya del, makin cantik dan tubuh mu berisi. Kamu bahagia dengan status janda yang kamu sandang. Maaf aku tidak bermaksud apa - apa ya del, apa kamu tidak ingin menikah lagi del ?" Tanya mona bertanya dengan serius.


Delia diam, pertanyaan seperti inilah yang di takutkan delia. Namun untuk saat ini delia belum kefikiran untuk menikah lagi, di samping masa iddah nya yang belum selesai dia juga masih trauma membangun rumah tangga.


" Masa iddah ku belum selesai mon. Lagi pula aku ingin fokus dengan usaha ku dulu. Aku ingin sukses dan berhasil agar aku tidak di rendahkan lagi oleh orang lain. Aku ingin membuktikan jika tamatan SMP juga bisa sukses" Ucap delia sambil menatap ke arah luar jendela.


" Aku selalu berdoa untul kesuksesan dan kebahagiaan mu del. Jangan pernah malu untuk melakukan sesuatu hal yang menurut kita benar, dan jangan pernah menyerah untuk menggapai kesuksesan. " Ucap mona ikut berdiri di samping delia dan menatap ke arah luar jendela.


******


" Mbak nasi pakai ayam bakar 25 bungkus ya " Ucap delia memesan nasi untuk para karyawan nya.


" Siap mbak delia, di tunggu ya " Jawab karyawan rumah makan yang sudah hafal dengan delia.


Sedikit pun delia tidak melirik ke arah amar dan rosa, delia sibuk dengan ponsel di tangan nya.


Namun tiba - tiba amar datang menghampiri nya dan menegur nya.


" Delia kamu apa kabar ?" Tanya amar yang ikut duduk di seberang delia.


Delia melirik amar sekilas lalu melihat ke arah tempat rosa duduk. Disana terlihat rosa yang sedang cemberut karena amar menghampiri delia.


" Kabar ku baik mas. Lebih baik kamu kembali ke meja mu sendiri mas. Aku tidak mau terjadi keributan disini. " Seru delia masih dengan ponsel di tangan nya.


" Ribut kenapa ? Aku cuma menyapa mu kok, lagi pula rosa tidak masalah. Dia istri yang baik dan pengertian jadi tidak akan marah. Oh iya kamu sekarang tambah cantik, kenapa tidak dari dulu kamu cantik seperti ini ? Kalau dari dulu kamu cantik begini aku tidak akan selingkuh del " Ucap amar tak tahu malu.

__ADS_1


Delia menatap sinis ke arah amar, lelaki seperti amar lelaki tipe tidak akan menolak jika dikasih ikan asin. Ibarat kucing di rumah sudah makan di tempat lain masih mencari makan.


" Mas aku sudah selesai ayuk kita pulang " Seru rosa menghampiri amar.


" Iya sayang mas bayar dulu ya. Kamu tunggu disini ngobrol - ngobrol saja sama delia " Ucap amar lalu bangkit dari duduk nya dan menuju meja kasir.


Kini tinggal delia dan rosa berdua, tatapan mata rosa penuh kebencian kepada delia. Sedangkan delia terlihat santai tanpa mau menegur rosa terlebih dahulu.


" Setelah bercerai dari mas amar ternyata kehidupan mu semakin tidak karuan ya del. Kerja di toko cuma kamu jadikan tameng saja. Kalau aku sih malu del " Ucap rosa dengan sinis.


" Maksud kamu apa ros? Jangan cari masalah lagi, aku sudah tidak ada urusan lagi dengan mu maupun suami mu !!" Jawab delia penuh penekanan.


" Mana ada maling nengakui kesalahan nya. Aku tahu pekerjaan sampingan mu del, selain bekerja di toko kamu juga bekerja di ranjang om - om hidung belang di luaran sana. Sampai kamu bisa perawatan dan membeli mobil baru . Tidak menyangka aku del ternyata kamu wanita murahan juga ya. Berapa tarif mu semalam del biar nanti aku infokan kepada teman - teman ku yang membutuhkan kasih sayang " Ucap rosa dengan senyum mengejek delia.


PLLaakkk


Tamparan mendarat mulus di pipi rosa, dada delia bergemuruh menahan amarah nya. Dia benar - benar marah saat di katakan wanita murahan oleh rosa.


" Delia !! Apa yang kamu lakukan kepada Rosa !!" Bentak amar yang tidak terima melihat rosa di tampar oleh delia.


" Didik istri mu agar dia bisa menghargai orang lain. Dan ajari dia agar bisa menjaga ucapan nya " Ucap delia marah.


" Mas dia masih dendam dengan ku karena dia bilanf aku merebut mu dari nya. Padahal aku tidak merebut mu " Ucap rosa berbohong agar amar makin benci dengan delia.


" Delia aku tidak menyangka kelakuan mu bisa sekasar ini. " Ucap amar.


" Aku bagaimana bukan urusan mu !" Sentak delia.


Beruntung karyawan rumah makan mengantarkan pesanan nasi delia. Delia langsung membayar nya lalu pergi meninggalkan amar dan rosa yang masih diam mematung di tempat nya.


******


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA SEBANYAK MUNGKIN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP NYA ❤❤


TETAP TOLONG BERIKAN RATE BINTANG 5 NYA UNTUK KARYA AUTHOR YA KAK 🙏🙏

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤


__ADS_2