
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Kebetulan hari ini warung makan ibe menik hanya buka sampai jam 2 siang. Masakan ibu menik semua nya habis, dan ibu menik tidak memasak lagi. Hari - hari biasa nya ibu menik akan memasak lagi dan buka sampai jam 8 malam. Berhubung hari ini ingin beristirahat cepat jadi ibu menik memutuskan untuk menutup warung nya.
Jam 3 sore hampir datang waktu asar, rosa yang sudah tinggal dengan ibu menik menitipkan anak nya kepada tari dan ibu menik. Rosa beralasan ingin menemui teman lama nya sebentar. Ibu menik pun mengizinkan asal sebelum magrib sudah pulang.
" Jangan lama - lama rosa, sebelum magrib kamu harus sudah pulang. Karena aku juga capek ingin istirahat, tari juga banyak tugas sekolah. " Seru ibu menik dari depan pintu kamar nya.
" Iya buk, jam lima aku sudah pulang. Lagi pula tegar anteng kok, itu aku sudah menyiapkan susu untuk tegar. Nanti ibu tinggal menyeduh nya saja " Seru rosa seenaknya.
Rosa memang tidak memberikan Asi secara eklusive kepada anak nya, dia juga menyambung nya dengan susu formula. Dia beralasan takut PD nya jelek jika terlalu lama memberikan asi.
Setelah berpamitan rosa yang sudah berdandan cantik dan menor pun langsung keluar rumah. Dia berjalan menyusuri gang, sudah ada seseorang yang menunggu nya di depan gang sana.
" Hai mas, sudah lama menunggu ?" Tanya rosa dengan suara di buat selembut mungkin.
" Belum lama sayang, ayuk buruan masuk. Nanti di lihat orang tidak enak, bisa gawat juga kalau ada orang yang melihat dan mengenali kita " Ucap seorang pria yang sudah tidak muda lagi.
Rosa pun langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping kemudi. Walaupun bukan mobil mewah dan bagus, tapi rosa terlihat sensng. Senang karena bisa jalan dengan seorang pria yang mempunyai duit lumayan banyak.
Saat ini pria yang sedang bersama rosa adalah pak Budi, seorang pria berumur 43 tahun. Pak Budi mempunyai toko elektronik yang lumayan besar. Sedangkan rumah pak budi sebenar nya tidak jauh dari rumah ibu menik, hanya berjarak aekitar 13 rumah saja dari rumah ibu menik. Pak Budi adalah suami seorang bidan desa, bidan yang bertugas di puskesmas . Bidan yang dulu membantu rosa saat melahirkan tegar.
" Kita jalan -jalan dulu ya sayang, setelah itu kita makan baru kita ehem... ehemmm " Ucap pak budi dengan mata genitnya.
" Boleh, tapi kita jalan - jalan kemana mas ?" Tanya rosa yang memanggil pak budi dengan panggilan mas.
" Kamu mau nya kemana?" Tanya pak budi.
" Aku mau shopping, tapi aku minta uang nya dong " Seru rosa manja.
Pak budi mengangguk lalu menguarkan uang dalam kantog celananya,uang dalam amplop itu pun langsung di berikan kepada rosa tanpa melihat ke arah rosa, karena pak budi sedang fokus mengendarai mobil. Dengan senang hati rosa menerima uang dari pak budi.
__ADS_1
" Wahh.. banyak banget mas. Hemmm.... ini berapa juta mas ?" Tanya rosa senang.
" Itu 5 juta sayang. Tapi aku memberikan nya tidak gratis, kamu harus melayani ku seperti biasa" Ucap pak budi lagi.
Ini bukan kali pertama rosa dan pak budi bersama, ini yang ke tiga kali nya. Yang pertama dan yang ke dua mereka melakukan nya di rumah kontrakan rosa bahkan saat itu rosa masih dalam keadaan hamil.
" Kita makan saja dulu ya sayang , soal nya mas dari siang belum makan. Kalau tidak makan bagaimana kita bermain, tidak bertenaga " Ucap pak budi genit.
" Terserah mas saja, habis makan kita langsung main juga boleh " Ucap rosa justru menantang.
" Ok siapa takut " Seru pak budi.
Mobil mereka sudah sampai di salah satu restoran yang cukup terkenal. Dan tentu nya ini sudah jauh dari tempat tinggalnya, tidak akan ada orang yang mengenali mereka. Pak budi dan rosa langsung turun dari mobil dan mencari kursi yang masih kosong.
" Disini saja mas, tempat nya tidak terlalu ramai dari pengunjung yang lain. Jadi kita bisa sedikit bermesraan " Seru rosa sambil mengedipkan mata nya.
" Kamu memang pintar " Seru pak budi.
Mereka pun memesan makanan, tidak menunggu lama makanan yang mereka pesan sudah terhidang di atas meja. Saat sedang makan tiba - tiba ponsel pak budi bergetar, ada pesan masuk dari istri pak budi.
"Kenapa mas ? kok kamu kelihatan nya senang banget ?" Tanya rosa heran.
" Oh... kirain ada apa. Oh iya mas nanti sebelum magrib aku harus sudah pulang ya. Kalau terlambat bisa di omelin sama ibu menik aku mas " Ucap rosa.
" Ini sudah hampir jam 5 sayang, terus katanya mau shopping. Terus kapan kamu melayani aku, ingat aku sudah membayar mu 5 juta loh. " Ucap pak budi cemberut.
Rosa terdiam dan berfikir, dia mencari cara bagaimana bisa pulang cepat tapi semua keinginan pak budi terpenuhi.
" Emm... bagaimana kalau setelah makan ini kita langsung pulang mas. Pulang ke rumah mu saja, kan istri mu tidak pulang. Kalau harus sewa hotel sayang uang nya mas, sewa mahal - mahal cuma di pakai sebentar. Kalau main di rumah kan bisa lumayan lama dan setidak nya aku pulang tidak terlalu jauh " Ucap rosa memberi ide.
" Kamu memang pintar . Baiklah selesaika makan nya setelah ini kita pulang " Seru pak budi.
Hanya butuh 10 menit makanan rosa dan pak budi pun sudah habis, mereka pun langsung cabut.Mobil pak budi membelah jalanan dengan kecepatan yang lumayan tinggi, akhirnya sekitar jam setengah 6 mobil pak budi sudah sampai di depan rumah nya. Pak budi turun dari mobil begitupun denga rosa, sambil menoleh kanan kiri rosa turun dari mobil dan langsung berlari masuk ke dalam rumah.
" Akhir nya kita sampai rumah juga sayang, aku sudah tidak sabar untuk menikmati mu " Ucap pak budi menatap rosa dengan sorot mata seperti orang yang kelaparan.
" Kunci dulu pintu nya mas " Ucap rosa.
Pak budi langsung mengunci pintu utama, setelah itu membawa rosa ke dalam kamar yang dekat dengan ruang tamu. Dengan sigap rosa pun langsung melepas semua pakaian nya,begitupun dengan pak budi. Dalam hitungan menit mereka sudah bergumul di atas kasur, suara - suara aneh sudah keluar dari mulut mereka. Rosa sama sekali tidak takut jika apa yang sedang dia lakukan akan di ketahui oleh istri pak budi.
__ADS_1
Pak budi sangat menikmati permainan yang di berikan oleh rosa, permainan rosa memang di sukai banyak pria. Rosa tahu bagaimana cara memuaska seorang pria, tanpa malu dia bergerak terus menerus di atas pak budi.
" Sudah lama aku menantikan hal seperti ini sayang, tapi saat kamu tinggal dengan ibu menik aku tidak bisa leluasa mendatangi mu. Yang ada kalau aku datang mereka akan mengetahui perselingkuhan kita. " Seru pak budi .
" Ahhh...emm... iya mas " Jawab rosa tersengal-sengal.
Tanpa terasa mereka sudah bermain cukup lama,bahkan adzan magrib pun sudah berkumandang dari tadi. Rosa lupa dengan janji nya,jika dia akan pulang sebelum magrib tiba.
" Masih mau lagi mas ?" Tanya rosa.
" Iya sayang, malam ini aku ingin semalamam bersamamu. Walaupun umur ku sudah kepala 4 tapi aku masih bugar" Seru pak budi.
Mereka saling bergantian,tadi pak budi sudah berada di atas dan kini giliran rosa yang ada di atas pak budi. Rosa bermain cukup lihai,membuat pak budi benar - benar menikmati nya.
Sementara itu di depan pintu kamar, istri pak budi di temani pak RT dan ibu menik sangat jijik mendengar suara permainan dari dalam.
Istri pak budi tadi memang ingin menginap tapi ternyata acaranya di percepat. Dan dia pun langsung pulang, setelah masuk rumah dia melihat ada sandal perempuan dan terdengar suara - suara aneh dari dalam,dan terdengar suami nya menyebut nama rosa. Tanpa menunggu lama ibu bidan langsung memanggil Pak Rt , beberapa warga dan ibu menik.
" Sabar ya buk bidan " Ucap ibu menik.
" Aku tidak menyangka rosa dan suami ku bisa berbuat hal menjijikan seperti ini buk " Ucap ibu bidan.
" Ini bagaimana buk ? apa perlu kita dobrak?" Tanya pak Rt.
Ibu bidan menggeleng kan kepala nya, tidak perlu di dobrak karena ibu bidan juga membawa kunci cadangan. Dengan pelan - pelan ibu bidan membuka pintu . Setelah terbuka lebar nampak jelas rosa sedang berada di atas tubuh pak budi sedang bergoyang dengan lihainya.
" Sudah hampir dua jam kalian bermain,apa belum lelah ?" Seru ibu bidan denga lembut.
Rosa langsung menghentikan gerakan nya dan langsung mengihkan pandangan nya ke arah sumber suara. Betapa terkejut nya rosa dan pak budi saat mendapati ada 5 orang yang menyaksikan permainan mereka. Bahkan di antara mereka ada istri sah pak budi.
Pak budi langsung mendorong tubuh rosa dengan kasar sampai rosa terjatuh ke lantai. Dengan sigap pak budi mengambil selimut dan menutupi tubuhnya. Dia tidak menghiraukan rosa yang merintih kesakitan,saat ini yang dia fikirkan bagaimana cara menjelaskan kepada istri nya.
Ibu menik sendri terlihat jijik dan murka kepada rosa,rosa benar - benar tidak tahu diri. Sudah di tolong tapi justru mencoreng wajah ibu menik dengan kelakuan bejat nya. Sementara Pak Rt dan 2 warga yang ikut belum bisa berkomentar apa - apa,mereka hanya diam menyaksikan kejadian yang ada di hadapan nya .
*******
Jangan lupa tetap berikan dukungan untuk AUTHOR ya kak,. Agar AUTHOR semakin semangat untuk menulis dan update bab nya.
LIKE,KOMEN, VOTE, FAVORITE,BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤❤