Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Kertas hasil pemeriksaan


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


Sementara Author bahas masalah di luar delia ya kak. Delia kan sudah bahagia dengan keluarga nya, tapi nanti tetap ada part nya delia.


.


.


Seminggu setelah pulang dari liburan kartika tetap saja mengingat pertemuan nya dengan pria saat liburan di resort. Dia masih penasaran sebenar nya siapa pria itu, karena dia merasa sudah pernah meihat dan bertemu sebelum pertemuan nya di pantai waktu itu. Tapi sampai sekarang kartika masih belum ingat juga.


" Kartika jangan melamun, lihat tuh nasi nya masuk ke dalam hidung kamu " Ucap yuni sambil tertawa.


" Siapa yang melamun sih yun " Jawab kartika.


" Sebenar nya mikirin apa sih ? Pasti mikirin cowok ? iya kan ?" Tanya yuni beruntun tanpa jeda.


Kartika hanya tersenyum tanpa mau menjawab, dia sendiri juga bingung kenapa terus memikirka pria itu. Padahal kenal juga tidak, bahkan namanya saja tidak tahu.


" Gak kok " Jawab kartika singkat lalu melanjutkan makan siang nya lagi.


" Jangan bohong kamu kartika yang cantik , dari wajah mu saja aku sudah bisa menebak jika kamu itu sedang memikirkan seorang pria. Siapa dia ? Ganteng gak ? kamu ketemu nya dimana ?" Tanya yuni lagi.


Hufftt...


Kartika menghela nafasnya pertanyaan yuni membuat nya pusing.


" Aku tidak tahu nama nya yun, aku juga tidak mengenal nya. Aku bertemu di pantai saat kita liburan itu, sempat ngobrol sih sebentar tapi kami tidak berkenalan. Kalau di tanya orang nya ganteng atau tidak ? Menurut versi ku ya ganteng dan manis, tapi sayang kami belum sempat berkenalan. Tapi aku merasa pernah melihat pris itu di kota ini, tapi dimana aku lupa " Akhirnya kartika menceritakan apa yang saat ini sedang dia fikirkan kepasa yuni.


Hahh ?


Yuni sampai memelototkan mata nya saat kartiks bilang belum saling berkenalan .Lantas untuk apa kartika memikirkan nya.


" Kamu bilang belum berkenalan ? Terus untuk apa kamu memikirkan nya ? Kalau dia sudah punya pacar atau sudah punya istri bagaimana ? Mau kamu di sebut sebagai pelakor " Ucap yuni dengan serius.


" Ihh... amit - amit deh jadi pelakor. Stok pria masih banyak, anti jadi pelakor. " Ucap kartika sambil mengusap dada nya.


" Kamu memang aneh, mikirin laki tapi belum jelas laki siapa. Cepat habiskan makan mu, sebentar lagi jam makan siang habis. Aku duluan ya, mau sholat di mushola " Seru yuni bangkit lalu menuji mushola.


" Iya.. aku lagi libur " Jawab kartika.

__ADS_1


Setelah selesai makan siang kartika kembali lagi bekerja , begitupun dengan karyawan yang lain nya. Toko milik delia semakin ramai bahkan barang yang di jual pun semakin lengkap.


Ting ..


Notifikasi pesan masuk di ponsel kartika.


[ Kartika tolong buka lowongan pekerjaan untuk bagian gudang, sepertinya kita sudah butuh karyawan khusus untuk bagian gudang ] Pesan dari delia.


[ Iya mbak.. mau berapa orang ] Balas kartika singkat.


[ Empat orang saja ]


[ Ok.. mbak. ]


[ Terimakasih kartika ]


[ Sama - sama mbak delia boss ku yang paling baik dan cantik ]


[ Lebay ]


[ Hahaa... haaa ]


*********


" Aku punya mobil baru... aku punya tas baru.. !!! Hahaaa... aku punya sepatubaru... " Teriak asti terus menerus sambil tertawa seperti ada yang lucu.


Asti bukan nya semakin membaik tapi justru semakin menjadi. Bahkan para petugas rumah sakit pun hampir dia celakai, dengan cara menggigit.


" Ajeng juga tidak tahu buk.. Mbak asti tidak berubah. Ibu bisa dengar sendirikan barang - barang yang di ucapkan mbak asti tadi. Mobil, tas, sepatu... fikiran mbak asti sudah di dominasi dengan barang - barang mewah bu. " Ucap ajeng.


Tiba - tiba asti kembali berteriak dengan lantang.


" Hai dokter .. !! Lihat nih aku punya tas baru, dan sepatu baru. Pasti kamu iri kan tidak punya tas dan sepatu baru, huuhhh...kalian semua tidak ada yang bisa menyaingi ku. Disini hanya aku yang cantik dan mempunyai barang - barang mewah. " Teriak asti dari dalam kamar nya.


Ajeng dan ibu jujuk hanya bisa mengusap dada mereka. Melihat kondisi asti seperti itu membuat ibu jujuk sedih dan prihatin. Hati seorang ibu pasti akan tersayat saat melihat anak perempuan nya setengah gila.


" Jeng, kita dekati kakak mu " Ucap ibu jujuk lalu berjalan mendekati asti.


" Kalian mau apa ? Mau mengajak aku shopping ya? Sorry ya aku baru pulang dari shopping lihat nih baju baru, tas baru, sepatu baru bahkan mobil baru ku juga ada tuh , aku parkir di depan sana " Ucap asti sambil tertawa.


" Asti kenapa kamu jadi begini ? bukan nya sembuh tapi malah tambah parah " Seru ibu jujuk mendekati asti.


Mereka hanya bis mendekat daru luar saja, karena pintu kamar asti di beri pagar besi. Semua itu demi keamanan bersama, karena asti sekarang sering tiba - tiba mengamuk dan menghajar siapa saja yang dia temui.


" Buk, seperti nya kita harus pulang. Kasihan anak ajeng, ini sudah dua jam kita disini. " Ajak ajeng dengan lembut.


" Padahal dua minggu lalu kakak mu sudah menunjukan perubahan yang baik Jeng. Bahkan dia sudah meminta keluar dari sini, tapi kenapa sekarang jadi seperti ini. Ya sudah sekarang kita pulang , minggu depan kita kesini lagi. " Ucap ibu jujuk.

__ADS_1


" Asti , ibu dan ajeng pulang dulu ya. " Ucap ibu jujuk lembut.


Tidak ada jawaban dari asti, hanya senyum - senyum saja. Setelah berpamitan ibu jujuk dan asti langsung meninggalkan rumah sakit.


*******


" Kurangajar kamu rosa !!!" Teriak pak budi dengan lantang.


Plakk


Plakk


Pak budi memukuli rosa tanpa ampun, dia tidak terima karena rosa membohongi nya. Siang ini pak budi mendatangi kontrakan rosa dan berniat mengajak rosa jalan - jalan. Saat rosa sedang mandi , tanpa sengaja pak budi menemukan kertas di bawah meja rias rosa.


Saat pak budi mengambil nya, ternyata itu kertas dari rumah sakit. Kertas hasil pemeriksaan kesehatan rosa beberapa hari yang lalu.


" Kamu kenapa memukuli ku?" Teriak rosa tidak terima, karena dia merasa tidak punya salah atau pun berbohong kepada budi.


" Kenapa kata mu ? Haahhh...ini apa ?" Tanya budi sambil melemparkan kertas ke muka rosa.


Rosa pun bergegas mengambil kertas itu dan membaca nya, tiba - tiba dia ketakutan karena penyakit nya sudah di ketahui oleh budi. Setelah ini budi pasti akan meninggalkan nya.


" Mas..ini.. ini bukan punya ku " Ucap rosa beralasan.


" Jangan bohong rosa !! Apa kamu kira aku buta ? Di situ tertulis dengan jelas nama mu. Kenapa kamu tidak jujur rosa,kamu tahu kan perbuatan mu ini sangat merugikan pasangan mesum mu. Pantas saja aku perhatikan kamu lemas, bahkan seperti orang yang kelelahan. Ternyata kamu penderita HIV, terpaksa aku akan membatalkan rencana pernikahan kita. Aku tidak sudi menikahi wanita penyakitan seperti mu. !! " Ucap budi dengan lantang.


" Sudah berapa lama kamu mengidap HIV ?" Tanya budi.


" Aku tidak tahu,tapi aku mengetahui semua ini baru 4 hari ini. " Jawab rosa jujur sambil menangis.


" Setelah kamu mengetahui nya, sudah berapa kali atau berapa pria yang sudah meniduri mu ?" Tanya budi ingin tahu.


Rosa terdiam dan mencoba mengingat - ingat siapa saja yang sudah meniduri nya dalam waktu 4 hari ini.


" Tiga pria dan salah satu nya kamu. " Jawab rosa lagi.


Hufftt...


Budi menghela nafas dengan kasar, dia tidak menyangka jika rosa mengidap penyakit seperti itu. Padahal budi benar - benar ingin serius dengan rosa, tapu ternyata harus gagal.


" Berhentilah menjajakan tubuh mu kepada para pria hidung belang, jangan samai penyakit mu itu menular kepada mereka. Kondisi tubuh mu pun akan semakin melemah rosa,maaf dengan terpaksa aku akan menjauhi mu. Sekarang juga aku akan memeriksakan kesehatan ku jika sampai aku juga terinveksi aku akan menghajar mu " Seru budi lalu keluar dari kontrakan rosa.


Rosa menangis dan terduduk lemas di lantai, dia tidak tahu harus bagaimana lagi. Namun tiba - tiba pandangan rosa gelap dan rosa tidak sadarkan diri.


*******


NOTE : Maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan. Jika AUTHOR salah mohon di tegur ya 🙏😘

__ADS_1


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤


TERIMAKASIH. 🙏❤


__ADS_2