
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Hari ini rosa di datangi oleh pemilik kontrakan untuk mengingatkan jika 3 hari lagi jatuh tanggal tempo bayar kontrakan. Pemilik kontrakan mengingatkan dari sekarang agar rosa menyiapkan uang nya dari sekarang, agar saat jatuh tempo tidak ada alasan lagi untuk mengelak.
" Jangan lupa 3 hari lagi siapkan uang nya " Ucap pemilik kontrakan.
" Iya sih bawel banget, cuma 1 juta doang kan ?" Ucap rosa dengan mudah nya.
" Iya memang satu juta tapi awas saja kalau saat aku minta kamu tidak ada uang. Di kontrakan ini hanya kamu yang suka telat bayar uang kontrakan, padahal kamu ini penghuni baru." Ucap ibu kontrakan lahi.
" Iya - iya tiga hari lagi kan? sudah sekarang lebih baik kamu pergi saja karena aku mau istirahat." Ucap rosa mengusir ibu pemilik kontrakan.
" Bukan nya kerja tapi malah tiduran aja, walaupun kamu sakit kamu itu tetap harus kerja rosa. Kalau kamu tidak bekerja kamu mau dapat uang darimana ? Sudah tidak bisa lagi kan kerja naik ranjang ? Jadi kerja saja apa yang ada, jadi tukang cuci gosok atau jadi pelayan kan lumayan bisa untuk menyambung hidup. Sebenar nya kami ini kasihan sama kamu, sudah terkena HIV tidak punya pekerjaan. Tapi karena sifat sombong mu itu yang membuat kami malas untuk menolong mu" Ucap ibu kontrakan .
Rosa hanya mendengus kesal mendengar nasehat ibu kontrakan, walaupun orang nya terlihat cuek dan cerewet ternyata ibu kontrakan baik juga mau menasehati rosa.
Apa yang di katakan ibu kontrakan memang ada benar nya, kalau rosa cuma berdiam diri di kontrakan dia akan dapat uang darimana ? Uang dia yang dari budi waktu itu pun sudah habis, beruntung waktu itu budi tidak meminta uang nya karena mereka gagal menikah.
Tapi jika harus bekerja sebagai tukang cuci gosok atau pelayan rosa males karena malu. Sudah miskin dan penyakitan tapi gaya nya masih selangit.
" Sudah sana pergilah bu jangan menasehati ku lagi, aku tahu apa yang harus aku lakukan " Ucap rosa mengusir ibu kontrakan.
Braaakkk..
Rosa menutup pintu dengan kuat sampai ibu kontrakan dan anak buah nya terlonjak kaget.
" Rosa !! Kalau pintu nya rusak kamu harus ganti rugi !! Dasar wanita kurangajar, menyesal aku menerima kamu mengontrak di sini. !!" Teriak ibu kontrakan dengan lantang sehingga para penghuni kontrakan yang lain keluar dan langsung melihat ke arah kontrakan rosa.
" Ayook kita pulang Par " Seru ibu kontrakan kepada parjo anak buah sekaligus sopir pribadi nya.
Rosa mengintip dari celah jendela untuk memastikan jika ibu kontrakan sudah pergi.
__ADS_1
* Syukur dia sudah pergi, bisa pusing kepala ku kalau dia masih saja di sini. Ceramah ini dan itu tidak ada habis nya, baru juga punya kontrakan tapi sudah belagu sok kaya banget , huuhh... darimana aku dapat uang untuk bayar kontrakan. * Gumam rosa dalam hati nya.
Rosa masuk ke dapur untuk memasak mie instan dan telor, hanya itu saja yang bisa makan karena uang nya pun semakin menipis. Karena masih harus membeli obat dan vitamin yang masih rutin dia minum. Obat dan vitamin itu yang membantu menjaga daya tahan tubuh rosa. Meskipun tidak periksa ke dokter setidak nya dia masih rutin minum obat dan vitamin nya. Soal pola hidup sehat dan makanan sehat sudah tidak dia hiraukan lagi, yang penting perut nya kenyang.
********
Seperti biasa setiap hari libur amar akan datang ke kontrakan saudara nya sekaligus ziarah ke makam ibu nya. Kali ini amar memilih ziarah terlebih dahulu baru dia datang ke kontrakan tini dan harun.
" Mau ziarah mar?" Tanya tini saat amar datang.
" Sudah mbak, tadi ziarah dulu baru kesini " Jawab amar duduk di kursi kayu yang ada di depan teras.
" Oh.. mbak kemarin sore juga dari ziarah sama si harun. Mar, masuk dulu ada yang ingin mbak sama harun bicarakan sama kamu" Ucap tini terlihat serius.
Amar pun mengikuti apa kata kakak nya, kini amar, tini dan harun sudah berada di dalam dan duduk melingkar di atas karpet. Amar penasaran ada masalah atau perihal apa yang akan di sampaikan kakak nya.
" Bicaralah run " Seru tini.
" Hemm... kok tegang ? Sebenar nya ini ada apa sih mbak, run ?" Tanya amar sangat penasaran.
" Biar harun yang bicara mar " Jawab tini terlihat tenang.
Huuufffttt ...
" Hemm.... begini mas ,. Emm... aku sudah berencana akan menikah lagi " Ucap harun gugup dan serius.
Hah ? Menikah ?
Amar terkejut mendengar perkataan harun, beda dengan tini. Tini sepertinya memang sudah tahu tentang rencana harun makanya dia terlihat tenang.
" Menikah ? Sama siapa run ? " Tanya amar memastikan.
" Nama nya Novi mas, kami baru dua bulan menjalin hubungan. Dan aku dan novi tidak mau berlama - lama pacaran, novi ingin aku menikahi nya agar kami tidak jatuh zina" Ucap harun menjelaskan.
" Zina ? memang hubungan kalian sudah sampai tahap mana ? Kamu tidak asal meniduri anak orang kan ?" Tanya amar terlihat sedikit meninggi kan suara nya
Harun menggeleng karena memang dia dan novi tidak melakukan nya, novi yang memang taat takut jika terlalu lama pacaran akan terjerumus ke hal - hal yang di larang oleh agama.
" Novi wanita baik - baik mas, dia tidak mau lama - lama pacaran untuk menghindari hal yang negatif. Aku sudah bicarakan masalah ini sama mbak tini dan mbak bilang minta persetujuan mas dulu " Ucap harun .
__ADS_1
" Mas tidak melarang mu untuk menikah run, ingat kamu sudah 2 kali gagal. Mas hanya berharap kali ini pilihan mu benar dan tepat, dan calon istri mu bisa menerima segala kekurangan mu dan masalulu mu. Kamu tahu kita bertiga ini gagal berumah tangga semua, bahkan aku sampai 3 kali. Apa kamu bisa mengenalkan calon istri mu kepada kami ?" Tanya amar .
" Mas amar pasti mengenalnya. Dia novi yang bekerja sama mbak delia. Dia pengasuh anak - anak mbak delia mas " Seru harun jujur.
Amar mengingat - ingat pengasuh anak delia, iya memang beberapa kali amar pernah bertemu dengan nya. Anak nya memang pendiam, baik dan sopan.
" Kapan kamu rencana akan melamar nya ?" Tanya amar.
" Minggu depan mas " Seru harun pasti.
" Kamu juga harus utarakan niat mu ini kepada juna dan delia run, bagaimana pun novi itu kan kerja sama mereka dan sudah pasti mereka juga punya tanggung jawab kepada novi. Yang nama nya ngikut orang pasti juga ada aturan nya, apalagi novi itu sudah di anggap adik sama delia. " Ucap tini berpendapat.
Amar mengangguk dan menyetujui saran dari tini, begitupun dengan harun. Dia secepat nya akan datang ke rumah delia untuk mengutarakan niat nya menikahi novi baru dia akan melamar novi langsung kepada orang tua nya.
" Bagaimana kalau nanti malam kita ke rumah delia , lebih cepat lebih baik. Dan minggu depan kita ke rumah orang tua nya novi." Ucap tini lagi.
" Aku setuju sama mbak " Jawab amar singkat.
" Iya aku juga setuju. Jadi sekalian nanti aku minta izin libur sama pak juna, karena minggu depan harus pergi ke kampung novi. " Seru harun juga setuju.
" Sudah sepakat ya nanti malam kita ke rumah delia dan minggu depan kita ke kampung novi untuk melamar novi. Tapi ngomong - ngomong kamu mau kasih apa ke novi saat lamaran run ? Apa kamu punya tabungan, kamu juga baru dua bulan kerja ?" Tanya tini memastikan agar pernikahan harun tidak seperti pernikahan pertama nya, dengan membohongi uang amar.
" Saat lamaran nanti aku kasih cincin 5 garm kak dan saat akad nikah manti mas kawin nya seperangkat alat sholat. Itu permintaan langsung dari novi, dia tidak mau memberatkan ku." Ucap harun.
Amar kasihan melihat kondisi harun yang serba pas - pasan, amar pun akan membantu biaya pernikahan harun tanpa harun meminta nya.
" Untuk yang lain nya nanti mas bantu. Yang penting untuk lamaran dan mahar uang dari hasil keringat mu sendiri. " Seru amar sambil menepuk pundak harun.
" Tidak usah mas, untuk pernikahan harun berniat jual motor harun saja. " Ucap harun menolak.
" Kalau motor kamu jual terus kamu kalau mau kemana - mana mau naik apa ?" Tanya amar.
Harun pun hanya menunduk malu sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
" Terimakasih mas, mas sudah banyak membantu ku " Ucap harun memeluk amar.
Amar menyambut dengan hangat pelukan harun, seandainya saat orang tua nya masih ada mereka bisa hidup rukun begini pasti mendiang orang tua mereka sangat bahagia, tapi tidak perlu ada yang di sesali semua sudah takdir dari sang pencipta. Ternyata semua kejadian di masalalu ada hikmah nya tersendiri.
******
__ADS_1
LIKE, KOMENTAR , VOTE, FAVORITE DAN JANGAN LUPA BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK , AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UNTUK UP NYA 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤❤