Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Silau karena harta


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Tok Tok Tok....


" Mas harun...mas ..Kamu di dalam kan. Buka pintu nya mas. " Seru rosa terus mengetuk pintu depan rumah ibu siti.


Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, rosa datang mencari harun karena harun sudah empat hari ini tidak menemui nya bahkan di hubungi pun susah. Harun tidak pernah mau membalas pesan rosa dan tidak mengangkat telepon rosa.


" Itu si rosa run. Kamu bukain pintu nya, dia akan terus menggedor pintu kalau tidak kita buka. Keluarga kita sudah malu karena ulah mu, jangan bikin malu lagi. Cepat sana buka pintu nya " Seru ibu siti menyuruh harun membuka pintu.


" Iya bu.. iya.." Jawab harun.


Harun pun terpaksa membukakan pintu untuk rosa, sebenar nya dia malas bertemu dengan rosa. Pasti dia akan menanyakan kapan menikah.


" Mas harun sayang " Seru rosa senang langsung menghambur memeluk harun dan tanpa malu rosa langsung menyambar bibir harun.


Harun tidak sempat mengelak karena rosa melakukan nya secara tiba - tiba. Harun terhanyut dalam ciuman yang di berikan rosa. Padahal posisi mereka masih berdiri di depan pintu dan pintu terbuka lebar. Lama - lama ciuman mereka pun semakin panas.


" Harunnn... rosaaaaaa !!" Teriak ibu siti dengan lantang.


Rosa dan harun kaget dan langsung melepaskan pagutan nya. Wajah mereka tidak menunjukan rasa bersalah sama sekali.


" Kalian memang gila ! Bagaimana kalau di lihat tetangga? Jangan bikin malu lagi. Susah payah aku memgembalikan nama baik keluarga tetapi kalian mau mencoreng nya lagi. Kamu juga rosa jadi perempuan jangan kegatelsn kenapa? Hah... !!" Seru ibu siti marah.


" Maaf bu khilaf " Jawab harun yang sudah duduk di sofa ruang tamu.


Rosa mendekati ibu siti sambil mengulas senyum, dia tahu kelemahan ibu siti. Dia sudah membawakan hadiah buat ibu siti agar dia bisa merestui hubungan nya dengan harun.


" Ibu apa kabar ? Maaf ya rosa sudah membuat ibu marah. Oh iya bu rosa punya hadiah untuk ibu. Ini bu semoga ibu suka " Ucap rosa sambil menyerahkan kotak kecil.


" Apa ini ?" Seru ibu siti dengan senang nya.


" Buka saja bu " Seru rosa.


Ibu siti langsung membuka kotak kecil itu dan begitu kotak terbuka mata nya langsung terbelalak lebar. Sebuah gelang emas besar ada di dalam nya.

__ADS_1


" Gelang ? Ini emas ? buat ibu?" Tanya nya sambil menatap rosa.


" Iya bu. Itu rosa beli khusus untuk ibu " Jawab rosa.


Ibu siti sangat senang dan bahagia karena dia bisa memiliki gelang sebesar itu. Seumur - umur baru kali ini ada menantu yang memberi nya hadiah emas. Ralat ya bu bukan menantu tapi calon mantan menantu karena masih proses cerai dengan amar.


" 20 gram ?" Seru ibu siti sambil membaca surat kecil dalam kotak.


" Iya Bu. Ibu suka kan ?" Tanya rosa.


" Suka..ibu sangat menyukai nya. Terimakasih rosa sayang, kamu memang menantu terbaik ibu. " Seru ibu siti sambil memeluk rosa.


* Cihhhh pandai sekali dia mengambil hati ibu , kalau seperti ini ibu pasti akan memaksa ku untuk menikahi rosa * Gumam harun.


" Rosa malam ini menginap disini ya buk. Calon cucu ibu merindukan ayah nya dia ingin tidur sama ayah nya " Ucap rosa beralasan.


" Iya boleh dong. Harun cepat ajak rosa ke kamar " Seru ibu siti.


" Tidur di kamar yang kosong saja " Ucap harun ketus.


Ibu siti langsung menatap tajam harun. Harun nampak acuh dengan tatapan sang ibu.


" Apa kamu tidak dengar jika calon anak mu ingin tidur dengan mu " Seru ibu siti.


Harun pun mengantarkan rosa masuk ke kamar nya. Rosa terlihat senang dan memeluk lengan harun dengan mesra.


" Mas aku kangen " Seru rosa sambil memeluk harun dari belakang.


" Rosa sudah dong jangan begini terus. Lebih baik kamu istirahat aku masih mau menonton Tv di luar agar tidak mengganggu tidur mu " Ucap harun sambil berusaha melepaskan tangan rosa.


" Disini kan ada tv sayang nonton disini saja ya. Nanti aku temani nonton, oh iya kenapa kamu memanggil ku dengan nama. Mana panggilan sayang mu " Ucap rosa berkata dengan manja.


Huft...


Harun sudah muak pura - pura baik dengan rosa, selama ini harun sama sekali tidak mencintai rosa. Harun hanya menyukai tubuh rosa saja.


" Terserah kamu saja lah " Ucap harun lalu membaringkan tubuh nya di kasur.


Rosa pun ikut berbaring di samping harun, sebelum berbaring rosa melepas dress nya dan hanya menyisakan pakaian dalam nya saja .


Harun tidak tahu jika rosa hanya mengenakan pakain dalam nya saja. Karena harun memejam kan mata nya, dia cukup lelah dengan semua masalah yang menghampiri nya.


Harun - harun sumber masalah mu ya Rosa itu !

__ADS_1


" Mas aku kangen " Seru rosa mulai memeluk harun.


" Mas " Panggil rosa.


" Hemmm... " Harun hanya berdehem saja tanpa mengucapkan kata sedikit pun.


Rosa mulai menyusuri tubuh harun dengan tangan yang sudah memegang sesuatu yang masih tertidur nyenyak.


" Rosa jangan sentuh itu" Seru harun.


Namun rosa tidak mengindahkan ucapan harun, justru dia semakin meneruskan keinginan nya. Harun mencoba sekuat nya untuk tidak tergoda lagi dengan rosa, namun pertahanan nya runtuh juga akibat ulah rosa sudah membangunkan daging kecil yang kini sudah membesar.


" Dia sudah bangun mas" Seru rosa dengan senyum penuh arti .


" Kamu yang membangunkan kamu juga yang harus bertanggung jawab menidurkan nya " Jawab harun dengan senyum jahil nya.


" Dengan senang hati sayang " Ucap rosa langsung menghambur di atas harun.


Satu persatu pakaian harun sudah di lepas rosa, kini mereka sudah sama - sama tanpa pakaian. Rosa langsung melancarkan aksi nya, karena memang ini yang dari tadi dia inginkan. Dia sudah tidak bisa menahan nya lagi sampai akhirnya dia mendatangi rumah harun.


" Kamu sudah lama tidak memberikan kenikmatan untuk ku sayang" Seru rosa dengan nafas terengah - engah.


" Aku sibuk " Jawab harun singkat dengan mata terpejamnya.


Rosa terus menggempur harun tanpa henti, tanpa mereka sadari jika pintu kamar mereka belum terkunci dan sedikit terbuka.


Ibu siti yang ada di ruang Tv hendak ke dapur mengambil minum. Dia berhenti di depan kamar harun karena mendengar suara - suara permainan , dia pun mengintip dan melihat kegiatan Live di dalam sana.


" Bilang tidak mencintai rosa tapi giliran datang di hajar juga, harun sok jual mahal. Kenapa juga pintu tidak di kunci, beruntung cuma aku yang melihat nya. Tini sudah berangkat kerja " Gumam ibu siti.


Seorang ibu yang seharus nya marah melihat perbuatan zina yang di lakukan anak nya. Tapi beda dengan ibu siti, dia justru mendukung apa yang di lakukan harun dan rosa, harta sudah menyilaukan mata nya. Tanpa tidak bisa membedakan mana dosa dan mana yang tidak.


Semoga ibu seperti ibu siti hanya ada di dunia novel saja.


Siap - siap saja masalah baru akan menghampiri keluarga mu bu.


Tidak apa - apa AUTHOR dibilang jahat 🤭


*******


TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK. ❤❤❤


TERUS LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA KAK. 🙏❤❤

__ADS_1


__ADS_2