Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Puasa seminggu


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


" Mas juna memecat harun ?" Tanya delia saat juna memberitahu tentang pemecatan harun.


Juna tidak mau merahasiakan apa pun dari istri nya, sehingga apa yang dia lakukan kepada harun dia jujur dengan delia . Apalagi harun salah satu masalalu dari delia, adik dari mantan suami delia.


" Iya aku tidak suka dia menghina istri ku " Jawab juna serius.


" Kenapa harus di pecat sih mas ? kan kasihan, bukan nya kamu sudah menghajar nya itu sudah cukup " Seru delia.


" Itu belum cukup. Sekarang kamu sudah menjadi tanggung jawab ku, orang yang merendahkan mu dan menghina mu itu sama saja mereka menghina ku juga dek. Aku sebagai suami tidak rela istri ku di hina oleh pris bermulut lemes itu. Lagi pula akhir - akhir ini pekerjaan dia tidak becus jadi aku tidak salah memecat dia. " Ucap juna .


Delia sudah tidak berkomentar lagi, sepertinya memang lebih baik harun di pecat agar tidak sering - sering ketemu harun saat ikut ke showroom.


" Dek yuk " Ajak juna


Delia tahu maksud suami nya, tapi sayang malam ini juna harus mulai puasa untuk seminggu kedepan.


" Mulai malam ini sampai seminggu kedepan mas puasa dulu " Ucap delia dengan senyum mengejek.


Puasa ?


" Puasa apa dek ? " Jawab harun tidak tahu maksud pembicaraan delia.


" Puasa olahraga " Jawab delia.


Harun masih saja belum mengerti arah pembicaraan istri nya.


" Apa sih dek ,mas tidak paham ?" Seru juna.


Huft...


Delia mengela nafas cukup panjang, ternyata suami nya bolot juga.


" Aku lagi datang bulan mas" Ucap delia lebih jelas.


Hah ?

__ADS_1


" Yah.. gagal dech jatah malam ini sampai seminggu kedepan. Tapi tidak apa - apa itu juga sudah kodrat nya wanita, masak mas mau melarang tamu nya datang kan tidak bisa dek" Ucap juna lalu memeluk istrinya.


" Tapi kalau mas mau aku bisa membantu dengan cara yang lain mas. " Ucap delia tersenyum malu - malu.


Juna langsung melongo dia terkejut mendengar ucapan istri nya. Tanpa bicara lagi juna langsung menggendong delia masuk ke kamar, beruntung saat ini mereka menginap di rumah delia jadi tidak ada yang mengganggu. Bik asih pun sudah ada di dalam kamar. Sesampai nya di kamar delia pun langsung melakukan tugas nya.


Dia mau melakukan hal seperti itu karena kasihan sama suami nya, apalagi sampai seminggu harus berpuasa. Karena itu adalah kewajiban seorang istri, untuk sementara waktu delia memilih memberikan nya dengan cara lain .


" Terimakasih istri ku " Seru juna yang baru selesai dari kegiatan nya.


" Sama - sama mas " Jawab delia senyum - senyum.


Sebenarnya dia malu melakukan hal seperti tadi karena selama menjalani pernikahan baru kali ini delia melakukan nya. Terpaksa agar suami tidak jajan di luar ya del.


*****


Pagi hari di rumah ibu siti.


" Kok kamu belum siap - siap run ? sudah hampir jam setengah delapan loh run, apa kamu tidak bekerja ? kamu sakit ?" Tanya ibu siti kepada anak nya.


Harun belum bercerita jika saat ini dia sudah tidak bekerja lagi alis di pecat dan menjadi pengangguran. Harun hanya mengaduk - aduk sarapan nya, membuat sang kakak juga kesal melihat tingkah harun.


" Kalau tidak mau makan lebih baik pergi tinggalkan meja makan saja " Seru tini kesal.


Harun hanya menggelengkan kepala nya saja.


" Terus kamu kenapa ? Sudah siang ini run, nanti kamu kesiangan " Ucap ibu siti.


" Harun di pecat bu " Seru harun akhirnya memberitahu ibu nya tentang pemecatan nya.


Di pecat?


Ibu siti dan tini langsung memandang serius ke arah harun. Akhir nya mereka tahu alasan kenapa harun sedari tadi hanya diam saja, pasti sedih karena tidak memiliki pekerjaan lagi.


" Kenapa bisa di pecat?" Tanya ibu siti ingin tahu alasan nya.


" Ini semua gara - gara delia brengsek itu!" Seru harun menyalah kan delia.


" Kenapa delia ?" Tanya tini heran.


" Pasti delia itu sakit hati karena dulu kita memusuhi nya dan selalu menghina nya. Jadi dia mempengaruhi suami nya untuk memecat ku, kemarin pak juna memecat ku bu ,mbak dan sekarang aku menjadi pengangguran." Ucap harun.


" Kok bisa sih Run ? memang nya apa hubungan nya delia dengan boss mu itu. Kenapa dia punya kuasa untuk memecat mu. ?" Seru tini dan di angguki oleh ibu siti.


Tini dan ibu nya belum tahu jika suami delia yang sekarang adalah pemilik showroom tempat harun bekerja.

__ADS_1


" Pak juna pemilik showroomtempat harun bekerja itu suaminya delia sialan itu" Ucap harun menggebu - gebu.


Hah ?.


Kedua wanita yang duduk di depan harun langsung terkejut sampai bola mata hampir saja melompat dan mulut terbuka, beruntung tidak ada lalat atau nyamuk yang masuk.


" Kamu yakin ?" Tanya ibu siti.


" Jadi bos kamu suami delia ?" Tanya tini.


" Harun yakin bu , dan yakin 100 % . Iya mbak ternyata pak juna memang suami nya delia. Hebat juga dia cerai dengan mas amar bisa mendapatkan yang lebih dari mas amar. " Seru harun tersenyum kecut.


" Waahh...pantas saja dia menolak rujuk dengan amar ternyata suami nya yang sekarang orang kaya. Ini tidak bisa di biarkan! Kita harus beri delia pelajaran, seenak nya saja dia meminta suami nya untuk memecat mu. " Seru ibu siti geram.


" Iya buk. Aku juga tidak rela kalau delia hidup bahagia di atas penderitaan ku " Seru harun sambil mengepal kan ke dua tangan nya.


Acara sarapan pun berlanjut dan harun akhirnya menghabiskan nasi di piring nya. Setelah selesai sarapan harun tiduran di sofa sambil menonton televisi.


" Hubungan mu dengan rani bagaimana run ?" Tanya ibu siti yang ikut duduk di sofa lain.


" Hahh...rani minta cerai bu " Jawab harun lesu.


" Ya sudahlah kamu ceraikan saja si rani, lagi pula sekarang dia juga sudah miskin. Buat apa kamu mempertahankan orang miskin seperti rani. Kamu masih muda, kamu bisa mencari yang lebih dari rani. Jangan seperti kakak mu amar itu, terpuruk karena delia tidak mau rujuk dan malah menikah dengan pria lain " Seru ibu siti tetap delia dibawa - bawa.


" Aku masih sangat mencintai rani bu, aku belum mau bercerai. Tapi aku bingung juga bu, rosa terus mendesak ku agar aku segera menikahi nya. Apalagi saat ini dia sedang hamil " Ucap harun.


Ibu siti hampir saja melupakan masalah tentang rosa, dia juga bingung harus berkomentar bagaimana soal rosa dan harun. Kalau saja rosa bukan mantan istri amar, ibu siti setuju - setuju aja harun menikahi rosa


" Ibu juga tidak tahu run, terserah kamu saja. Mau jamu menikah dengan rosa apa tidak ibu serah kan semua nya sama kamu. " Seru ibu siti terdengar pasrah.


" Aku tidak setuju jika harun menikahi rosa " Seru tinu yang sudah ikut bergabung.


" Kita sudah tahu rosa itu bagaimana, dia me jadi istri amar saja mau saja selingkuh dengan harun. Kalau dia menjadi istri harun apa menjamin dia tidak akan selingkuh juga ? Lagi pula kita harus menjaga perasaan amar, bagaimana pun rosa itu mantan istri nya amar. Sampai sekarang juga surat cerai mereka belum keluar " Ucap tini yang tidak menyutujui harun menikahi rosa.


" Iya mbak. Aku juga tidak mencintai mbak rosa, kami melakukan hal itu atas dasar mau sama mau. " Ucap harun yang hanya mau enak nya saja.


Harun berlalu meninggalkan ibu dan kakak nya, dia memilih untuk tidur saja menikmati hari - hari nya sebagai pengangguran.


******


APA YANG AKAN TERJADI DENGAN KELUARGA BENALU ??


LIKE, KOMENTAR, FAVORITE, VOTE DAN BERIKAN HADIAH NYA SEBANYAK MUNGKIN. JANGAN LUPA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤

__ADS_1


__ADS_2