Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Tabur tuai


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Apa ?


Mpok leha langsung kaget saat tini bercerita jika baru saja dia bertemu dengan rosa dan hampir saja menabrak rosa, yang lebih parah nya lagi sekarang rosa berprofesi sebagai pemulung. Pemulung memang bukan pekerjaan yang hina, pekerjaan itu halal dan tidak merugikan orang lain. Yang membuat tini dan mpok onah heran karena dulu nya rosa adalah wanita karier dan wanita yang sombong dan angkuh, tapi sekarang pekerjaan nya bergelut dengan barang - barang kotor.


" Rosa jadi pemulung ? " Seru mpok onah serius.


" Iya Ha, Tapi tidak salah juga kok mpok jadi pemulung, itu pekerjaan yang halal kan ?" Seru tini membenarkan.


" Kamu benar tin. Tapi ini rosa... rosa tin !! Aku tidak menyangka wanita sombong itu mau bekerja jadi pemulung " Seru mpok onah serius.


" Mungkin tidak ada pilihan lain Ha " Seru tini .


Tini meminum es teh yang sudah di siapkan oleh mpok onah, kue bawaan tini juga mpok onah suguhkan di atas meja.


" Oh iya Ha kapan kamu masuk kerja ? Sepi kerja tidak ada kamu" Seru tini.


" Besok aku sudah mulai masuk tin. Sebenarnya hari ini tadi nya mau masuk tapi saat baca pesan kamu tadi jadi ya aku izin lagi. " Ucap mpok onah lalu terkekeh.


" Uhh... dasar aji mumpung " Seru tini.


" Kok bisa ya si rosa itu jadi seperti itu. Sekarang kurus , jelek dan kelihatan tua " Ucap mpok onah kembali membicarakan soal rosa.


" Jangan bahas soal rosa dong Ha, bikin malas saja. Sudah tahu hidup nya susah tetap aja belagu tu wanita sinting. Tadi kalau bukan di pinggir jalan sudah aku ajak gulat dia, beruntung cuma tamparan yang mendarat di pipi kurus nya itu" Ucap tini mengingat kejadian ribut nya dengan rosa tadi.


Haaaaahaaaa... Haaaa haaaaa

__ADS_1


Mpok onah tetawa dengan cukup keras sampai dia terbatuk - batuk.


Uhhukk.. uhukkkk


" Syukurin... !! Orang lagi cerita kok malah di tertawakan seperti itu, kualat itu nama nya " Ucap tini juga sambil tertawa.


" Aku itu bukan menertawakan kamu, tapi aku menertawakan rosa si kurus yang kamu tampar itu kira - kira sakit tidak ya pipi dia " Seru mpok onah.


" Nah aku pulang dulu ya, kasihan harun pasti dia lapar mana aku tadi belum masak lauk makan. Motor harun juga aku bawa , jadi dia pasti nungguin motor untuk beli makan " Ucap tini lalu bangkit dari duduk nya.


" Iya aku mau hati-hati ya Tin" Ucap mpok onah.


Tini pun pulang dengan mengendarai motor Harun, sebelum pulang dia mampir terlebih dahulu ke rumah makan untuk membeli makan siang untuk nya dan harun.


********


" Kenapa aku harus ketemu dengan wanita p3l@cur itu sih bikin malu saja. Coba kalau tadi bukan di pinggir jalan sudah ku remas-remas mulut nya " Seru rosa kesal.


Saat ini Rosa sedang berada di lapak pengepul barang rongsokan , dan dia sedang menunggu antrian untuk menimbang hasil mulungnya hari ini. Kini giliran rosa yang menimbang hasil mulung dan hasil mulungnya ternyata hanya mendapat empat kilo saja.


" Masa cuman 4 kilo Pak ? itu satu karung penuh pak, seharian aku mulung masa iya cuma dapat uang delapan ribu " Ucap Rosa tidak terima.


" Kalau mau hasil yang banyak satu karung penuh ini kamu isi sama besi pasti nanti kamu dapat duit ratusan ribu " Ucap bapak pengepul itu dengan malas.


" Genapin sepuluh ribu kenapa sih pak" Ucap rosa bernegosiasi.


" Enak saja, mau tidak delapan ribu?" Tanya bapak pengepul dengan geram.


Huffft....


Rosa hanya mendengus kesal dan mengambil uang delapan ribu yang diberikan oleh bapak pengepul. Setelah itu Rossa pun langsung pergi meninggalkan tempat pengepulan.


" Sial mulung seharian cuman dapet uang delapan ribu, bagaimana aku mau makan enak. Aku bosen makan tahu tempe terus-terusan. Mana aku juga butuh untuk beli sabun mandi, sudah 2 hari mandi tanpa pakai sabun." Seru Rosa sambil memandangi uang yang ada di tangannya.


" Sial banget sih nasibku. " Gerutu rosa dengan kesal.

__ADS_1


Rosa berjalan mendekati rumah makan yang biasa dia beli , dan kali ini Rosa hanya membeli nasi putih dengan tempe goreng saja. Karena uangnya hanya cukup untuk membeli nasi dan tempe.


" Bu nasi sama tempe tahu satu bungkus" Ucap rosa memesan makanan untuk nya.


" Iya ditunggu sebentar ya" Seru ibu penjual nasi yang masih sibuk melayani pembeli yang lebih dulu datang.


Setelah menunggu lima menit nasi bungkus pesanan rosa sudah selesai di bungkus oleh ibu penjual nya.


" Ini harganya tujuh ribu. Ini saya kasih sayur dan sambal sedikit kasihan juga sama kamu setiap hari beli makan hanya dengan tempe tahu terus" Ucap ibu penjual nasi.


" Terima kasih" Jawab rosa singkat.


Rosa pun pergi meninggalkan warung makan itu , dan pulang menuju rumah kontrakannya. Di rumah kontrakannya yang sempit dan pengap itu, Rossa membuka nasi bungkusnya dan benar ternyata di sana ada sayur dan sambal yang diberikan oleh ibu pemilik warung nasi tadi.


" Lumayan enak ada sambal dan sayur" Ucap rosa langsunh melahap makan siang nya.


Setelah makan Rosa pun mencuci tangan nya dan langsung berbaring di kasur tipis yang ada di kontrakannya, sambil memainkan ponsel yang sudah tidak ada kuota internetnya.


" Huh dasar Mas Mas konter itu pelit coba kalau PIN wi-fi-nya masih sama aku kan tidak kesepian. Kalau seperti ini bagaimana aku mencari hiburan ponsel saja tidak berguna. " Ucap rosa sambil memainkan ponsel nya.


" Apa aku jual saja ya ponsel ini kan lumayan bisa untuk menyambung biaya hidup. Apalagi kontrakan ini sebentar lagi juga mau habis uang dari mana aku kalau tidak dari hasil jual ponsel ini. Siapa tahu harga ponsel ini masih lumayan ya satu juta oke lah" Ucap rosa sambil menimang - nimang ponsel di tanganya.


Sepertinya Rosa memang akan menjual ponselnya, karena punya ponsel juga percuma. Dia tidak pernah mengisi kuota internet apalagi sambungan wi-fi yang biasa dipakai sudah diganti pin-nya oleh pemiliknya. Kasihan sekali ya hidup Rosa , sudah tinggal di tempat sempit , pengap sudah kurus , penyakitan bahkan pekerjaannya pun hanya sebagai pemulung. Dan makan tidak teratur hiburan pun tidak ada.


Hukum tabur tua itu pasti ada, siapa menabur kebaikan suatu saat pasti akan berbuah kebaikan . Dan siapa menabur sebuah kejahatan suatu saat pasti akan menuai kejahatan atau kesengsaraan.


Seperti apa yang sudah di alami rasa saat ini, itulah hukum tabur tuai yang selama ini Rosa sebar kan dan saat ini dia sudah memanen hasil nya.


" Besok aku harus ke konter di depan sana , aku mau menjual ponsel ini . Dan uang nya mau aku gunakan untuk membeli baju yang agak bagus , bosen juga aku memakai baju yang gampang camping seperti ini. Sisanya bisa aku gunakan untuk membayar kontrakan , setidaknya ada tempat untuk aku berteduh urusan makan dan minum nanti aku bisa cari dengan cara mulung atau jadi kuli di pasar. " Ucap rosa lagi.


Tanpa terasa kantuk pun menghampiri Rosa , Rosa benar-benar kelelahan dia pun tertidur di kasur tipisnya. Siapapun yang melihat Rosa pasti akan merasa iba dan kasihan, tapi jika mengingat perilaku Rosa terdahulu pasti rasa iba itu tidak akan pernah ada.


******


LIKE,KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤️❤️

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️


__ADS_2