Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Maksud terselubung


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


" Aku sudah tahu semua nya mbak, bu. Jadi jangan lagi menyalah kan mas joko atau pun delia. Sudah dari kemrin-kemarin aku tahu soal kebenaran nya, tapi aku cari waktu yang tepat untuk bicara dengan kalian berdua agar emosi ku bisa terkontrol. Justru aku yang malu dengan kelakuan ibu san mbak tini, aku sudah menghajar mas joko tapi ternyata apa yang aku dengar dari mulut kalian kebohongan semata " Ucap amar bicara serius dengan kedu wanita kesayangan nya.


Tini dan ibu siti hanya bisa saling beradu pandang, apa yang seharus nya tidak di ketahui amar kini sudah di ketahui nya. Sepandai - pandai nya menyimpan bangkai suatu saat busuk nya bakal tercium juga.


" Maksud kamu apa mar ?" Tanya tini mencoba nencari pembelaan.


" Mas joko sudah menceritakan semua nya. Bahkan aku sampai tak percaya dengan apa yang aku dengar mbak, ternyata mbak tini wanita panggilan yang rela menjajakan tubuh nya untuk pria hidung belang. Dan ibu justru menutupi dan mendukung nya !!" Bentak amar sudah mulai bicara dengan nada tinggi.


" Mar sudah jangan bicara kuat - kuat disini ada rani. Nanti dia dengar semua nya, ibu minta sudah jangan di bahas lagi. Lagi pula kamy juga sudah tahu semua nya " Ucap ibu siti mencoba mencegah amar membahas soal tini lagi.


Amar memandang sinis ke arah kakak nya yang hanya diam tanpa ada pembelaan. Mungkin saja tini malu bahkan takut mendapat amukan dari amar.


" Aku malu buk, mbak. Bagaimana jika warga tahu, sudah berapa tahun mbak melakukan pekerjaan haram itu ?" Tanya amar penuh penekanan.


Tini diam masih belum mau menjawab pertanyaan amar.


" Jawab mbak !!" Bentak amar.


" Sekitar 13 tahun saat duduk di bangku SMA. Tapi aku berhenti setelah menikah dengan mas joko, dan aku kembali sekitar dua tahun yang lalu. " Tini mengakui perbuatan nya.


Deg.


Jantung amar bagai di tikam dengan belati yang tajam, seakan sakit dan sesak dalam dada nya. Orang yang selama ini dia bela ternyata sudah selama itu membohongi nya. Betapa bodoh nya amar selama 13 tahun tidak mengetahui kebohongan kakak dan ibu nya.


" Mbak dan ibu selalu menghina delia wanita rendahan, tidak berpendidikan bahkan kalian menyebut nya istri parasit, kalian tahu berapa uang bulanan yang amar berikan kepada delia? Cuma 1,5 juta untuk satu bulan itupun kalian makan sesuka hati di rumah ku. Kenapa kalian menyebut nya wanita rendahan dan istri parasit ? Tapi ternyata kamu sendiri yang wanita rendahan mbak " Ucap amar menyesal.


" Diam kamu mar !! Jangan samakan aku dengan delia !! Atau kamu membela delia karena kamu tahu jika delia adalah wanita kaya, dia pemilik DL Shop makanya kamu membela nya. !!" Bentak tini juga tidak mau kalah dari amar.

__ADS_1


DL shop ? Delia pemilik toko besar itu?


" Maksud nya delia pemilik DL shop ?" Tanya amar serius.


" Iya dia pemilik toko besar itu. Berarti mobil dan rumah yang dia tempati itu milik nya juga. " Jawab tini.


" Mbak serius ?" Tanya amar lebih.


" Serius mar. Ternyata delia selama ini sudah menyembunyikan harta nya dari kita. Jadi sekarang kamu harus dekati delia terus bikin dia mau rujuk setelah rujuk kita poroti harta delia " Ucap ibu siti.


Seorang ibu yang seharus nya menjadi pelindung, menjadi contoh baik untuk anak - anak nya. Tetapi tidak berlaku untuk siti, justru dia menjerumuskan anak nya dalam kesalahan besar hanya demi uang.


" Ibu benar mar, kamu harus mendekati delia kembali, bila perlu kal " Ucap tini menyetujui saran ibu nya.


Mendekati delia kembali bukanlah hal yang mudah, apalagi delia sudah tersakiti oleh amar. Namun amar bertekad akan mendekati delia kembali, bukan karena harta nya saja. Karena semenjak berpisah dengan delia amar merasakan ada sesuatu yang hilang pada dirinya.


* Aku mendekati mu karena aku memang masih mencintai mu dan juga karena harta mu * Gumam amar lalu tersenyum simpul penuh makna.


******


" Terimakasih mbak delia atas bantuan nya semoga rezeki mbak delia di lipat gandakan oleh Allah " Ucap pengurus panti asuhan.


" Aamiin...Sama - sama bu. " Jawab delia.


Anak - anak panti terlihat sangat bahagia mendapat mainan dan baju baru dari delia. Karena biasa nya mereka akan beli baju baru di saat hari raya saja.


Setelah urusan nya di panti selesai delia langsung kembali ke toko. Namun saat di tengah perjalanan amar menghubungi nya. Berapa telepon dari amar masuk tapi tidak delia angkat, Akhirnya delia memilih menepikan mobil nya dan mengangkat telepon dari amar.


[ Hallo ] jawab delia singkat


[ Akhirnya kamu mau mengangkat telepon ku del ] Ucap amar bahagia.


[ Ada apa cepat katakan aku sedang ada di jalan ]


[ Apa kamu ada waktu untuk bertemu , ada yang ingin aku sampaikan kepada mu ]


[ Masalah apalagi ? apa keluarga mu tidak puas sudah menyebarkan gosip murahan itu. Sekarang apalagi ?]

__ADS_1


[ Maaf aku mewakili ibu dan mbak tini meminta maaf kepada mu del. Aku hanya ingin mengakhiri permusuhan antara kamu dan keluarga ku. Maka dari itu aku mengajak mu bertemu dengan ibu dan mbak tini, karena bagaimanapun dulu kita pernaj hidup bersama. Aku tidak mau terus merasa bersalah ]


[ Sudahlah aku sudah tidak mau lagi berurusan dengan keluaarga mas. Aku sudah melupakan semua nya, sekarang tolong jangan ganggu hidup ku lagi. ]


[ Del tolong kali ini saja kita bertemu ]


[ Maaf aku tidak bisa ]


Delia langsung mematikan sambungan telepon nya dan melajukan mobil nya kembali.


" Buat apa mereka mengajak ku bertemu, pasti ada maksud terselubung " Ucap delia pada dirinya sendiri.


Sedangkan di tempat lain amar sangat kesal karena delia menolak bertemu dengan nya. Namun amar tidak putus asa dia akan tetap menemui delia, dia akan menemui delia di rumah nya.


" Pokok nya aku harus menemui delia dan bisa mengajak nya rujuk kembali. Soal rosa terserah itu urusan nanti, percuma punya istri cantik dan berpendidikan tapi tidak bisa mengurus suami dengan baik. " Seru amar.


Sebagai seorang istri rosa memang jarang sekali mengurus amar, apalagi soal makanan. Hampir tiap hari mereka makan harus beli karena rosa tidak mau memasak dengan alasan malas bau dapur.


" Mas kamu kenapa ?" Tanya rosa yang menghampiri amar di meja kerja nya.


" Ehh sayang tidak ada apa - apa. Ini hanya memikirkan soal pekerjaan saja " Jawab amar berbohong.


" Oh aku kira lagi mikirin mantan istri mu itu. Oh iya mas nanti malam aku ada acara makan malam sama teman - teman ku untuk merayakan ulang tahun salah satu teman ku. Mas mau ikut tidak ?" Tanya rosa pura - pura menawarkan ajakan kepada amar.


* Kesempatan , rosa sibuk dengan teman - teman nya malam aku bisa ke rumah delia. * Gumam amar.


" Tidak sayang, mas di rumah saja. Mau menyelesaikan pekerjaan ini " Ucap amar sambil menunjuk laptop nya yang masih menyala.


Rosa justru sangat senang karena amar tidak bisa ikut, padahal tadi hanya basa - basi saja dan sebenar nya rosa sendiri malas untuk datang ke acara teman - teman nya itu. Dia memilih ketemu dengan seseorang yang akhir - akhir ini dekat dengan nya.


*****


AUTHOR CRAZY UP NIH KAK. ❤❤


JANGAN LUPA DUKUNGAN NYA YA. LIKE, KOMEN,VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA ❤❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤

__ADS_1


__ADS_2