Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Tiga bersaudara


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


Amar datang ke rumah kontrakan kakak dan adik nya, amar membawa kue ulang tahun dan beberapa makanan dan minumsn kaleng untuk merayakan ulang tahun kakak nya.


" Mar, tumben malam - malam datang kesini ? " Tanya tini saat membukakan pintu untuk amar.


" Iya mbak sengaja datang malam, kalau malam kan kita bisa kumpul semua. Oh iya mana harun mbak ?" Seru amar sudah ada di dalam rumah.


" Harun lagi mandi ? Oh iya ini kamu bawa apaan bantak banget mar ?" Tanya tini heran karen amar membawa tiga kantong plastik yang berisi kue tart, makanan dan minuman kaleng. Amar juga sudah membeli beberapa lauk untuk makan malam.


" Mbak ada nasi kan ?" Tanya amar. Bukan nya menjawab pertanyaan tini justru amar malah memberikan pertanyaan.


Sebenar nya tini masih penasaran apa saja yang di bawa oleh amar. Karena amar tidak biasa datang malam - malam tanpa memberitahu. Apalagi dengan barang bawaan yang banyak.


" Oh nasi ada mar, tapi belum ada lauk dan sayur nya. Mbak masih mau nyuruh harun untuk beli tapi dia masih mandi. Kamu sudah lapar ya ?" Tanya tini serius.


" Tidak usah beli lauk dan sayur mbak, ini amar bawa makanan kok. Mbak pindahin saja ke dalam wadah nanti kita makan bersama,janga lupa panggil harun..Amar tunggu disini ya mbak " Ucap amar menyerah kan satu kantong plastik penuh dengan aneka lauk untuk makan malam.


" Wahh... terimakasih mar. Ya sudah mbak pindahin dulu ke wadah nya ya. Harun... Harun... cepat keluar kita makan malam. Ini sudah ada amar juga, kita makan malam enak run !!" Seru tini memanggil harun.


Saat tini sedang berada di dapur, amar mengeluarkan kue tart dan meletak kan nya di atas karpet. Makanan ringan dan minuman kaleng pun dia susun di atas karpet.


" Mas siapa yang ulang tahun ?" Tanya harun yang baru saja keluar dari kamar nya.

__ADS_1


" Mbak tini , makanya aku sengaja beli kue dan ini semua untuk merayakan ulang tahun mbak tini. Walaupun sederhana tapi bisa berkesan untuk dia. Sudah sana kamu bantu mbak di dapur, bawa makanan nya kesini" Ucap amar memerintah harun


" Ahh.. iya mbak tini ulang tahun kenapa aku bisa lupa. Jangan kan aku,sepertinya mbak tini juga lupa kalau hari ini dia ulang tahun. Ya sudah aku membantu mbak tini dulu mas " Ucap harun.


Amar hanya mengangguk kecil, harun mondar - mandir membawa makanan dari dapur dan meletakkan nya di atas karpet.


" Kok ada kue ulang tahun segala mar ? Kamu ulang tahun ya ?" Tanya tini belum sadar jika hari ini ulang tahun nya.


" HAPPY BIRTH DAY ya mbak tini, semoga di usia mu yang sekarang semakin membawa keberkahan " Seru amar dengan senyum mengembang.


" Aamiin " Hanya harun yang menjawab nya.


Sedangkan tini masih bengong karena dia tidak menyangka amar ingat ulang tahun nya. Bahkan yang ulang tahun saja lupa jika hari ini dia ulang tahun. Tini terharu dan meneteskan air mata.


" Kamu ingat ulang tahun mbak mar ?" Tanya tini penuh haru.


" Ingat dong mbak, bahkan ulang tahun nya harun pun amar ingat mbak " ucap amar lagi.


" Terimakasih ya mar " Seru tini memeluk amar.


" Mbak selamat ulang tahun ya,doanya terbaik untuk mbak " Seru harun juga memeluk tini.


Tini sangat terharu dengan apa yang sudah di berikan amar malam ini. Walaupun hanya makan malam bertiga itu semua sudah membuat tini bahagia. Seumur - umur baru kali ini tini merayakan ulang tahun bersama ke dua adik nya. Dulu pasti dia akan merayakan denga teman - teman nya.


* Lihatlah bu ke tiga anak mu sekarang saling mengasihi,saling menyayangi satu sama lain. Adik yang dulu sering aku manfaatkan sampai sekarang dia tetap menyayangi ku padahal aku sudah banyak menyusahkan nya. Semoga kami bertiga bisa saling mengasihi dan menyayangi selamanya * Gumam tini memeluk ke dua adik laki - laki nya.


" Sedih - sedih nya sudah, sekarang tiup dulu lilin nya setah itu kita makan malam " Ucap amar.


Tini pun mengangguk dan langsung meniup lilin yang ada di atas kue tart. Setelah lilin di tiup, mereka pun makan malam bersama. Kali ini sengaja amar membawakan makanan yang cukup banyak, ada ayam goreng, sup daging , telor sambal dan ada sate kambing tidak lupa cah kangkung semua tentu nya di beli oleh amar.


**********

__ADS_1


Rosa hanya sehari saja di rawat di rumah sakit, dia memaksa untuk pulang. Karena biayalah yang jadi masalah, dia memang punya uang tapi uang itu untuk bekal hidup nya. Dia sudah tidak mungkin untuk bekerja sebagai wanita ranjang lagi, karena pekerjaan itu semakin membuat imun tubuh nya melemah.


Ibu kontrakan datang menemui rosa di kontrakan, banyak wejengan untuk rosa yang dia berikan salah satu nya soal uang sewa kontrakan.


" Kontrakan kamu masih satu bulan lagi jika sudah habis mau kamu perpanjang aku tidak masalah asal bayarannya tepat waktu. Jika tidak silahkan pergi dari kontrakan ini. Kamu itu wanita berpenyakitan jangan buat kontrakan ku horor karena penyakit mu itu, kamu harus bisa menjaga sikap mu " Ucap ibu kontrakan ketus.


Dia sebenar nya ingin mengusir rosa tapi kontrakan rosa masih satu bula lagi karen waktu itu rosa membayar untuk dua bulsn kedepan.


" Iya buk. " Jawab rosa singkat.


Saat ini rosa tiduran di ataa kursi panjang yang ada di ruang depen. Dia lemas sehingg mau duduk pun sulit.


" Baiklah aku pergi dulu, semoga kamu bisa di sembuhkan" Ucap ibu pemilik kontrakan lalu keluar dari kontrakan rosa.


* Pergi - pergi jauh sana buk, disini malah bikin aku pusing juga. Baru juga sehari pulang dari rumah sakit sudah dapat ceramah dari wanita gembul setengah tua itu. Seharus nya datang itu bawa buah atau kue , eh ini datang mdlah dengan tangan kosong * Gerutu rosa dalam hati nya.


Rosa mengamb obat nya dan langsung meminum nya, Setiap habis minum obat dan vitamin badan rosa terasa lebih segar tapi tidak bisa untuk aktifitas yang berat - berat. Untuk obat dan vitamin juga tidak bisa telat, karen dengan meminum kedua nya itulah imun rosa tetap terjaga setidak nya masih ada harapan untuk sehat kembali.


Ting


[ Hasil pemeriksaan ku sudah keluar aku senang karena aku belum tertular. Tapi aku harus minum obat untuk mencegah nya, mulai sekarang aku tidak akan menemui mu lagi. ] Tulis pak budi.


[ Aku tidak perduli dengan mu !] Tulis rosa dengan kesal.


[ Jangan asal main lagi Rosa, ingat penyakit yang sudah kamu rasakan itu bisa menggerogoti tubuh mu ]


[ Apa perduli kamu budi !] Balas rosa ketus.


Sudah tidak ada lagi balasan dari pak budi , rosa bangkit untuk menutup pintu dan mengunci nya. Lalu rosa berjalan menuju kamar nya untuk beristirahat, mungkin dengan beristirahat badan rosa akan sedikit segar.


******

__ADS_1


LIKE, KOMEN ,VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤❤


TERIMAKASIH ❤🙏🙏


__ADS_2