Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Rosa sakit


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Di kontrakan Rosa


Sore ini Rosa masih menarik selimut menutupi tubuh nya , dia merasa sore ini dingin sekali. Di tambah kepala nya yang pusing dan badan nya panas, lemas. Sudah tiga hari ini rosa merasakan badan nya yang sedang tidak baik - baik saja. Dan selama tiga hari itu juga rosa tidak punya pemasukan.


Tok Tok Tok


Pintu kontrakan rosa di ketuk cukup keras, dengan badan yang lemas rosa bangun untuk membuka kan pintu dan melihat siapa yang datang sore - sore begini.


Ceklekkk....


" Bu ani !" Seru rosa.


Bu Ani adalah ibu pemilik kontrakan, ibu ani terkenal cerewet, galak dan super judes. Bu ani datang untuk menagih uang kontrakan kepada rosa yang sudah telat satu hari, ibu ani memang tipe orang yang on time.


" Iya ini aku, memang nya kenapa ? Aku kesini mau menagih uang kontrakan. Mana bayar sini uang kontrakan mu " Seru ibu ani sambil menengadahkan tangan nya.


Rosa lupa jika hari ini dia harus membayar kontrakan , karena kontrakan memang harus di bayar sistem bulanan. Rosa kebingungan karena dia tidak ada uang untuk bayar kontrakan, ada hanya untuk keperluan makan nya saja, itu pun cukup untuk dua hari saja.


" Berapa bu?"Tanya rosa pura - pura lupa.


" Cihh.... pasti kamu hanya pura - pura lupa, cepat sini bayar 1 juta. Kamu tahu kan kontrakan ku ini memang bagus, semua barang di dalam kontrakan sudah aku sediakan. Kasur empuk, TV pun ada, kamar mandi ada di dalam. Dan disini juga bebas aku tidak pernah usil untuk mencampuri urusan siapa saja yang tinggal di sini. " Ucap ibu ani lagi.


Memang benar kontrakan nya bebas, siapa saja boleh masuk. Bahkan membawa laki - laki untuk menginap pun tidak ada larangan. Bu Ani tidak mau tahu urusan penghuni kontrakan, yang penting bayaran kontrakan nya lancar setiap bulan nya.


" Emm.. bu, saya sedang sakit. Boleh tidak berikan saya waktu seminggu lagi bu. Saya belum ada uang nya, sudah tiga hari ini saya tidak bekerja bu. " Ucap rosa memelas agar di beri keringanan.


Braakkk


Ibu ani menggebrak daun pintu cukup keras, sampai rosa terlonjak kaget. Ibu ani tidak suka dengan orang yang tidak tepat janji, apalagi mengulur - ngulur waktu saat membayar kontrakan.


" Heeii.. Rosa !! Bukan nya dari awal saya sudah bilang disini itu bayar kontrakan harus On time ! Aku tidak menerima alasan apa pun, kamu harus membayar nya sekarang juga. Seharus nya kemarin kamu bayar kontrakan nya, aku tunggu tidak bayar - bayar juga. Cepat mana uang nya ?" Ucap ibu ani lagi dengan wajah judes nya.


" Maaf bu, aku belum ada uang bu. Tolong beri aku waktu bu, aku janji akan membayar nya. Saat ini aku tidak ada uang bu. " Seru rosa lagi.

__ADS_1


" Mau bayar sekarang atau keluar dari sini ?" Tanya ibu ani penuh penekanan.


Rosa kebingungan harus bagaimana, dia tidak ada uang sebanyak itu. Satu juta saat ini uang yang cukup banyak bagi rosa apalagi dia memang sudah tiga hari tidak ada pemasukan. Bagaimana mau ada pemasukan jika dia salit dan tubuh nya lemas, dia kan hanya mengandalkan tubuh untuk mendapatkan uang.


" Bu, badan saya lemas dan saya pusing bu. Tolong sekali ini saja bu, sudah tiga hari ini saya sakit bu. Tolong kali ini saja bu " Ucap rosa memohon.


Ibu ani menatap wajah rosa, wajah rosa memang terlihat pucat. Seperti nya ibu ani merasa kasihan kepada rosa, dia pun akan memberi kelonggaran untuk rosa tapi tidak lama.


" Baik aku beri kamu waktu 2 hari, jika dalam 2 hari kamu tidak bisa membayar nya kamu harus angkat kaki dari kontrakan ku !!" Seru ibu ani sambil menunjuk ke arah rosa.


* Apa dua hari ? Aku minta satu minggu kenapa cuma dua hari ? aku saja tidak tahu dalam dua hari ini bisa sembuh atau tidak, hahhh.... tapi tidak apa - apa semoga besok aku sudah sembuh dan bisa cari pelanggan lagi. Dasar ibu kontrakan ini bikin aku susah saja * Gumam rosa dalam batin nya.


" Baik bu, terimakasih " Jawab rosa.


Ibu ani pun akhir nya meninggalkan kontrakan rosa dengan mengendarai motor nya. Hati rosa sedikit lega karena ibu ani sudah pergi, sekarang rosa memikirkan bagaimana bisa mendapatkan uang 1 juta dalam dua hari sedangkan dia masih sakit. Jangan kan untuk melayani orang yang memakai nya, untuk berjalan saja kepala nya terasa sakit dan badan sempoyongan.


" Bagaimana ini ? Malam ini aku belum bisa menghasilkan uang. Bikin pusing saja si ibu kontrakan itu ! " Gerutu rosa kesal.


Tok Tok Tok..


Pintu kontrakan rosa kembali di ketuk, dengan malas rosa membuka pintu kontrakan nya.


" Mau apa ?" Tanya rosa sambil menahan sakit di kepala nya.


" Maaf kalau mengganggu... aku dengar tadi mbak di marah sama ibu kontrakan karena belum bisa bayar kontrakan ya ? Terus mbak sakit ? sudah berobat belum mbak ?" Tanya seorang wanita.


" Saya hanya ingin sedikit membantu saja mbak, kebetulan kita juga kan bertetangga. Kalau mbak mau berobat mari saya antar, kebetulan saya ada motor. " Ucap wanita itu dengan ramah.


" Tidak perlu ! " Jawab rosa ketus.


* Kamu juga cuma wanita malam, pura - pura polos dan baik kepada ku. * Gumam rosa dengan sinis menatap wanita yang ada di hadapan nya.


Brakkk...


Rosa menutup pintu dengan kasar, padahal wanita tadi hanya ingin menolong rosa tapi rosa sama sekali tidak bersikap baik. Wanita itu pun kembali masuk ke kontrakan nya dan malas untuk membantu rosa.


*******


Pagi hari di showroom


" Selamat bergabung kembali ya Run, semoga kamu bisa bekerja dengan baik dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama " Ucap juna sambil nenjabat tangan harun.


Hari ini harun memutuskan untuk menerima tawaran juna untuk kembali bergabung di showroom. Dengan senang hati juna menerima harun, harapan juna semoga harun bisa bekerja dengan baik dan tidak akan melakukan kesalahan lagi.

__ADS_1


" Terimakasih pak Juna. Insya Allah aku akan bekerja dengan baik, aku sudah menerima akibat dari perbuatan ku selama ini. Terimakasih sudah mau menerima ku kembali bekerja disini " Jawab harun.


" Sama - sama Run, sekarang kami bisa mulai bekerja. " Seru juna.


" Baik pak " Jawab harun singkat.


Harun keluar dari ruangan juna dan menuju tempat kerja nya, sebelum nya harun menyapa teman - teman nya yang sudah lama tidak bertemu. Beruntung teman - teman nya tidak memberikan kesan buruk kepada harun. Teman harun menyambut harun dengan baik sama sekali tidak ada yang menatap sinis harun.


" Maaf ya run, waktu ibu mu meninggal kami tidak datang. Bukan nya kami tidak mau datang, kami memang tidak tahu. Kami tahu seminggu setelah nya itu pun dari pak juna " Ucap salah satu teman kerja harun.


" Tidak apa - apa. Doa kan saja semoga almarhum ibu ku tenang disana " Seru harun.


" Aamiin " Jawab mereka serempak.


" Emm... teman - teman maaf ya kalau aku punya salah dan aku sempat berbuat curang di showroom ini. " Ucap harun meminta maaf kepada teman - teman nya.


" Sudah jangan di bahas lagi. Kami semua sudah memaafkan mu, lagi pula semua nya juga sudah berlalu. Ya sudah ayokk kerja.. kerja nanti pak juna marah kalau melihat kita bergosip di jam kerja " Ucap teman harun sambil terkekeh.


Harun sangat bersyukur teman - teman nya bisa memaafkan nya dan bisa menerima kehadiran nya kembali. Padahal harun sudah takut jika teman - teman nya akan bersikap ketus , apalagi dulu harun terkenal sombong dan angkuh.


Ting


Ponsel Juna berdenting , ada notifikasi masuk dari aplikasi yang berwarna hijau.


[ Juna, weekend nanti ajak delia dan si kembar ke rumah mama ya? Mama kangen banget sama si kembar, papa masih sibuk jadi mama belum bisa kesana] Tulis mama silvi.


Dengan cepat juna membalas pesan yang di kirim oleh mama nya.


[ Maaf ma, sepertinya tidak bisa. Sabtu dan minggu Toko delia mengadakan acara liburan bersama ] Balas juna.


[ Liburan dalam rangka apa ? dan dimana ? ]


[ Belum tahu dimana nya ma. Delia bilang liburan itu bonus untuk karyawan nya karena bulan ini penghasilan toko meningkat banyak ma ]


[ Alhamdulillah.. Ya sudah kalau begitu mama nanti telepon delia saja,mama juga mau dong ikutan liburan. ]


[ Iya ma ]


" Huhh.. mama baru juga 3 hari tidak bertemu si kemar sudah kangen. Bisa - bisa si kembar di kuasai mama nih, eehh... tapi tidak apa - apa juga kalau si kembar sering sama mama nanti aku kan bisa bikin lagi, jadi ramai kan anak ku " Ucap juna sambil terkekeh membayangkan banyak anak.


*******


LIKE, KOMENTAR, VOTE , FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤

__ADS_1


HARI SENIN YA , JANGAN LUPA KLIK TOMBOL VOTE NYA 🙏🙏


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2