
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞
" Nak delia di luar ada cowok ganteng yang nyariin tuh. Sekarang sedang menunggu di teras.
" Ucap bik asih memberitahu delia yang sedang sarapan.
Delia menghentikan aktifitas makan nya, lalu menatap ke arah bik asih. Karena dia heran siapa yang bertamu sepagi ini.
" Siapa bik ?" Tanya delia.
" Bibik tidak tahu nak. Sudah sekarang coba kamu temui dulu, tidak enak di biarkan terlalu lama. " Ucap bik asih.
Delia mengangguk lalu meninggalkan piring nya dan berjalan menemui tamu yang datang pagi - pagi begini.
* Apa mas amar ya ? biasa nya pria yang bertamu ya cuma mas amar. Mau apalagi dia kesini. * Gumam delia.
Delia keluar dari pintu dan mendapati pria yang semalam mengantarkan pulang sedang duduk di kursi teras nya.
" Loh mas juna " Seru delia kaget ternyata tamu yang mencari nya adalah juna.
" Selamat pagi delia " Sapa juna ramah.
" Selamat pagi juga mas, masuk yuk mas ikut sarapan. Pasti mas juna belum sarapan kan ? Anggap saja ini balas budi saya karena semalam mas juna sudah mengantar saya pulang sampai rumah dengan selamat " Ucap delia langsung mengajak juna untuk ikut sarapan.
Kebetulan memang juna belum sarapan, tapi dia merasa tidak enak dengan suami delia pagi - pagi bertamu dan ikut sarapan. Dia takut suami delia salah paham, karena yang juna tahu dari KTP delia, delia sudah menikah karena status di KTP delia belum di rubah.
" Tidak usah del, saya kesini cuma mau nganterin dompet kamu yang semalam tertinggal di mobil. Siapa tahu kamu sangat membutuhkan, jadi aku anter pagi ini sekalian saya mau berangkat bekerja. " Ucap juna sambil menyerahkan dompet delia.
Delia menerima nya dan hati nya lega ternyata dompet nya benar jatuh di mobil juna.
__ADS_1
" Terimakasih ya mas, aku semalam memang nyariin dompet ini. Aku kira jatuh saat di halte bus kemarin, eh tidak tahu nya jatuh di mobil mas juna. Dua kali mas juna sudah nolongin saya " Ucap delia tersenyum ke arah juna.
Deg
Juna terpaku dengan senyum manis delia, tiba - tiba hati nya berdesir.
* Sadar juna sadar delia itu sudah bersuami, jangan sampai kamu jatuh cinta dengan delia * Gumam juna dalam hati nya.
" Mas juna kok diam ?" Tanya delia sambil mengibaskan tangan nya di depan wajah juna.
" Eh.. ada apa del ?" Tanya juna gugup.
Delia justru tertawa melihat tingkah aneh juna, tertawa delia semakin membuat jantung juna berdetak tidak menentu. Untuk menghindari perasaan yang semakin tidak menentu, juna memilih segera meninggalkan rumah delia.
" Kalau begitu saya permisi ya del, ingat hati - hati kalau bawa dompet jangan sampai ketinggalan lagi. Oh iya salam buat suami kamu ya " Ucap juna lalu pergi meninggalkan rumah delia.
Suami ?
Delia bengong mendengar juna menitip salam untuk suami nya. Juna benar - benar sudah meninggalkan rumah delia.
" Kenapa mas juna titip salam untuk suamiku ? Suami yang mana ? Aku kan seorang janda ? Pasti mas juna melihat status KTP ku dan mengira aku wanita bersuami " Seru delia pada diri nya sendiri.
Delia tersenyum sambil menatap KTP nya , dia memang lupa untuk memperbarui KTP nya.
******
Semakin hari amar dan rosa semakin menjauh , hubungan suami istri mereka sudah tidak sehat lagi. Bahkan rosa pernah tidak pulang dua hari dengn alasan menginap di rumah orang tua nya untuk menenangkan diri. Tapi nyata nya itu sebuah kebohongan, karena selama dua hari itu juga rosa jalan - jalan dengan adik ipar nya yang tak lain adalah selingkuhan nya, Harun.
" Kamu kan baru gajian,bagi uang bulanan dong mas " Pinta rosa di pagi hari.
" Kita kan gajian memang di hari yang sama sayang." Ucap amar masih bersikap manis dengan rosa.
Rosa muak dengan panggilan sayang dari amar, jika bukan harun selingkuhan nya rosa pasti rosa sudah meninggalkan amar dan menikah dengan harun. Berhubung harun adik nya amar, jadi rosa memilih untuk bertahan terlebih dahulu sampai semua nya benar - benar aman.
" Iya tapi gaji kamu lebih besar mas " Jawab rosa.
" Kata nya rumah kamu juga sudah di jual, kok aku tidak tahu mana uang nya. Kamu kemanakan uang hasil jual rumah mu ?" Tanya amar ingin tahu.
__ADS_1
Rosa terlihat tidak suka dengan pertanyaan amar , menurut nya rumah itu tidak ada hubungan nya dengan amar jadi amar tidak berhak tahu tentang uang hasil jual rumah.
" Uang nya sudah aku beliin mobil baru, mobil yang lama aku jual dan aku ganti mobil yang lebih mahal. Baru kemarin juga aku ganti, itu mobil nya ada di luar " Ucap rosa sambil menunjuk ke arah luar.
" Oh begitu. Uang bulanan mu sudah aku transfer" Ucap amar sambil menunjukan bukti transfer kepada rosa.
Rosa langsung mengecek notifikasi di ponsel nya , uang sebesar 3 juta sudah masuk ke dalam rekening rosa. Selama menikah dengan amar rosa memang tidak mempermasalahkan soal uang bulanan yang di berikan amar, karena dia berfikir amar ada rumah yang bisa di balik nama atas nama nya tapi ternyata rumah yang di tempati nya rumah kontrakan.
" Mulai bulan ini aku minta uang bulanan lebih, aku minta 5 juta. " Ucap rosa seenak nya.
" Apa ? Lima juta ? Uang 3 juta itu sudah lebih dari cukup sayang, lagi pula kamu juga sudah punya gaji sendiri. Kalau kamu minta 5 juta , terus untuk ibu juga lalu aku bagaimana mau menabung " Seru amar tidak menyetujui permintaan rosa.
" Itu bukan urusan ku. " Jawab rosa santai.
" Aku tidak akan memberikan mu uang sebanyak itu, belum aku juga harus bayar sewa kontrakan.Dulu delia cuma aku kasih 1,5 juta saja dia tidak protes bahkan uang itu cukup untuk satu bulan. Kamu 3 juta kok masih mintak tambah 2 juta lagi " Ucap amar membandingkan antara rosa dan delia.
Rosa mendengus kesal karena amar masih membanding kan nya dengan delia. Menurut rosa, delia tidak selevel dengan nya.
" Kenapa kamu jadi membandingkan ku dengan delia ? Delia itu wanita yang tidak tahu fashion, bahkan dia saja tidak bisa merawat diri nya. Kesalon pu mungkin dia tidak pernah, jangan di bandingkan dengan ku dong. Aku wanita berpendidikan dan fashion ku juga tidak kaleng - kaleng. " Ucap rosa marah.
" Aku tidak membandingkan mu dengan delia, aku hanya memberitahu mu saja. Delia sama kamu memang beda, kamu terlalu mengutamakan penampilan sampai suami sendiri saja tidak kamu urus. Selama menjadi istri ku apa pernah kamu memasak untuk ku ? Yang ada semua nya beli,bahkan untuk pakaian saja harus di bawa ke laundry. Kamu sebagai istri memang tidak ada guna nya, kamu cuma melayani ku saat di ranjang saja !!" Bentak amar yang akhirnya meluapkan semua uneg - uneg nya.
Rosa semakin kesal karena amar bicara dengan nada keras. Bahkan amar juga membentak rosa.
" Terus saja kamu puji delia mu itu dan bila perlu kamu rujuk saja sama dia. Aku juga muak menjadi istri mu !" Ucap rosa tidak mau kalah juga ikut membentak amar.
Pllakk
Amar sudah hilang kesabaran menghadapi rosa yang semakin hari semakin berani bahkan semakin menjadi istri pembangkang. Tapi amar juga belum mau menceraikan rosa karena delia masih susah untuk di dapatkan.
Kedua nya bertahan hanya karena seseorang. Rosa bertahan hanya karena harun , agar hubungan nya dengan harun tidak di ketahui amar dan keluarga nya. Sedangkan amar bertahan dengan rosa karena delia belum mau di ajak rujuk, jika delia mau rujuk pasti amar akan menceraikan rosa.
Benar - benar suamu istri yang aneh .
*******
UP LAGI NIH KAK, JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK ❤❤❤
__ADS_1
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏🙏