Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Delia bertemu rosa


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Amar masih saja betah dengan kesendirian nya, dia masih belum memikirkan soal pasangan hidup. Ingin menata hati terlebih dahulu dan tidak mau terburu - buru lagi untuk mencari pendamping.


Namun berbeda dengan kartika, semakin hari dia semakin mencintai dan mengagumi amar. Dia sudah berencana akan mengutarakan isi hati nya kepada amar tapi dia takut jika amar menolak nya. Bukan rasa malu yang dia takutkan tapi penolakan dari amar yang sangat dia takutkan.


Kartika pun akhirnya jujur kepada yuni tentang pria yang selama ini dia kagumi secara diam - diam. Yuni sangat terkejut saat kartika menyebutkan nama Amar sebagai pria yang sudah dia kagumi. Yuni syok dan seakan tidak percaya, bahkan yuni menganggap kartika sudah tidak waras lagi.


" Kamu masih waras kan kartika ? Kamu serius mencintai duda tiga kali itu?" Tanya yuni dengan wajah penuh keheranan.


" Aku serius yun " Jawab pasti kartika.


" Sejak kapan ?" Tanya yuni lagi.


" Sejak kita liburan kepantai beberapa bulan yang lalu, saat itu aku juga ketemu mas amar di sana dan rasa itu mulai tumbuh. Aku juga tidak tahu yun kenapa aku bisa mencintai nya, padahal dia seorang duda bahkan sudah 3 kali duda ." Ucap kartika .


" Aku tidak menyangka ternyata pris yang kamu bicarakan saat itu adalah pak amar. Kalau jodoh tidak akan kemana kar, tetap semangat ya . Semoga perjuangan cinta mu terbalaskan dengan indah " Ucap yuni penuh harap.


" Aamiin " Ucap kartika mengaminkan ucapan yuni.


" Kalian membicarakan apa ?" Tanya delia yang tiba - tiba saja sudah ada di belakang mereka berdua.


Kartika dan yuni hanya saling pandang mereka mengira jika delia mengetahui apa yang tadi sedang mereka bicarakan. Kartika tampak malu - malu dan salah tingkah, bahkan dia sedikit tidak enak kepada delia.


" Tidak membicarakan apa - apa kok mbak " Jawab kartika.


" Oh kirain lagi bahas mas amar. Soal nya tadi aku dengar ada yang menyebut nama mas amar, hemm... mungkin aku yang salah dengar saja ya " Ucap delia sambil bersedekap tangan.

__ADS_1


" Emmm.... iya mungkin mbak salah dengar " Ucap kartika lagi.


Yuni hanya diam melihat kartika yang tampak gugup, padahal saat ini dalam hati yuni sedang menertawakan kartika. Cinta memang bisa mengalahkan segalanya dan cinta memang tidak ada logika seperti nyanyian lagu.


" Kartika tolong siapkan laporan penjualan selama seminggu terakhir ya. " Ucap delia memerintah dan selalu di awali dengan kata tolong. Siapa pun itu dan kepada siapa pun itu, saat meminta atau memerintah delia selalu menyematkan kata tolong dalam perintah nya.


" Siap mbak. " Jawab kartika singkat lalu menghidupkan laptop nya. Dan mulaienyiapkan laporan data yang di minta oleh delia.


**********


Dengan terpaksa rosa mulai memulung kembali, berhari - hari sakit dan tidak memulung membuat rosa tidak punya penghasilan dan makan pun hanya ala kadar nya. Kadang hanya makan roti, dan jika makan nasi pun sehari hanya sekali.


Rosa sengaja memulung di daerah tempat tinggal ibu menik, ibu yang merawat anak nya. Hari ini hati rosa tergerak ingin mengetahui kabar anak nya, Tegar.


" Tapi kok warung nya tutup ? Kemana mereka ?" Tanya rosa dalam hati nya.


Rosa pun bertanya kepada seseorang yang baru saja pulang dari berbelanja, bisa rosa lihat karena di tangan nya membawa beberapa kantong plastik barang belanjaan.


" Bu ,maaf warung ini kok tidak buka ya ? Memang nya orang nya kemana ya bu ?" Tanya rosa ingin tahu yang sebenarnya.


Haah.


Rosa kaget saat mengetahui ibu menik sudah tidak tinggal di warung itu lagi. Lalu mereka pindah kemana dan apakah tegar juga ikut serta.


" Pindah kemana ya bu ? Bukan nya ibu menik itu mempunyai anak kecil ya bu. Saya tahu karena dulu sering beli makan disini. " Ucap rosa pura- pura padahak dulu dia tinggal dan kerja di warung itu lalu di usir karena dia selingkuh dengan pak budi.


" Mungkin yang mbak maksud si tegar ya ? Tegar sudah meninggal 1 bulan yang lalu karena penyakit yang di derita nya. Dan setelah itu ibu menik dan anak nya pindah dan menjual rumah dan warung nya. Kemungkinan mereka pindah ke kota mbak, karena ibu menik kan punya rumah di kota " Ucap ibu - ibu tadi.


Jdeerrr .....


Wajah rosa langsung panas saat mengetahui jika tegar sudah meninggal kan. Hati nya bagaikan di hantam oleh batu yang besar. Dia tidak menyangka jika anak nya akan pergi secepat ini.


" Saya permisi ya mbak " Seru ibu - ibu tadi lalu kembali melanjutkan perjalanan pulang nya.


Rosa diam membisu , dia benar - benar syok mengetahui kabar kematian tegar. Tanpa terasa air mata nya mengalir membasahi pipi kurus nya.

__ADS_1


" Tegar ... maafkan mama sayang " Lirih rosa tedengar sangat pilu.


" Apa tegar juga mengidap penyakit yang sama dengan ku ? Kalau memang benar betarti hidup ku juga tidak lama lagi. Maafkan kesalahan mama tegar, karena mama kamu harus pergi secepat ini. " Seru rosa penuh penyesalan.


Rosa berjalan menjauhi warung ibu menik, saat ini semangat nya untuk memulung sudah tidak ada lagi. Dia memutuska untuk pulang ke kontrakan nya. Dengan langkah pelen dan gontai rosa kembali menyusuri jalanan . Namun tiba - tiba pandangan rosa gelap dan rosa pun terjatuh di pinggir jalan.


" Rosa ! Rosa !... Bangun rosa !" Ucap seseorang membangunkan rosa.


Secara perlahan rosa membuka mata nya dan dia melihat seseorang yang sangat dia kenali. Delia ... iya wanita yang sudah menolong rosa adalah delia. Tadi saat rosa terjatuh dan pingsan delia memang melihat nya karena delia juga sedang ada di jalan.


" Delia " Ucap rosa pelan.


" Kamu mau minum ?" Tanya delia lembut.


Rosa menggelengkan kepala nya sambil melihat tempat sekeliling nya, mata rosa membulat saat mengetahui dirinya ada di sebuah klinik.


" Kenapa aku ada disini ? " Tanya rosa gugup. Karena dia tidak tahu harus membayar nya pakai apa, biaya nya pasti mahal. Jangankan untuk biaya klinik untuk makan hari ini pun dia belum ada.


" Kamu tadi pingsan di pinggir jalan Rosa , jadi aku membawa mu kesini. Kamu tenang saja aku yang akan menanggung biaya klinik ini" Ucap delia yang bisa melihat raut kekhawatiran di wajah rosa.


" Terimakasih. Untuk apa kamu menolong ku del ? Seharus nya kamu membiarkan ku terkapar di jalanan. Karena selama ini aku kan sudah jahat sama kamu. Bahkan rumah tangga mu aku hancurkan, aku wanita paling jahat. Kamu sekarang boleh pukul aku sebanyak yang kamu mau del , ayo pukul aku del !" Seru rosa dengan isak tangis pilu nya.


Delia tahu saat ini rosa pasti sedang bersedih namun delia tidak tahu hal apa yang membuat rosa sedih.


" Aku minta maaf delia, tolong maafkan aku. Sekarang aku sudah menerima semua ganjaran dari perbuatan ku di masalalu. Tuhan sudah menghukum ku del " Ucap rosa lagi.


" Aku sudah memaafkan mu rosa, jauh sebelum kamu minta maaf aku sudah memaafkan mu. Hemm.. sekarang lebih baik kamu bertobat dan perbaiki diri. " Ucap delia menasehati rosa.


" Aku wanita hina delia, aku wanita kotor. !! Bahkan dosa ku tidak akan termaafkan." Seru rosa masih sambil menangis.


Delia membawa rosa dalam pelukan nya, tubuh kurus rosa menangis tersedu - sedu dalam pulukan hangat delia. Rosa tidak menyangka jika delia akan bersikap sebaik ini kepada nya, padahal kesalahan rosa yang di perbuat ke delia tidak hanya satu tapi ada banyak namun delia tetap bersikap baik dan rendah hati kepada rosa. Rosa benar - benar bangga dan kagum dengan sosok delia.


*********


LIKE, KOMENTAR,VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤️❤️

__ADS_1


TERIMAKASIH. 🙏❤️❤️


__ADS_2