
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Tidak salah rosa meminjam uang 200 juta kepada delia ? Bahkan rosa bilang uang 200 juta itu hanya dan cuma sedikit. Mungkin rosa mengira uang 200 juta itu bisa turun sendiri dari langit, jadi seenak nya dia meminjam uang segitu banyak nya.
Delia langsung bengong dan syok saat rosa mengutarakan meminjam uang 200 juta. Begitu berani nya rosa meminjam uang kepada delia padahal dulu dia sama sekali tidak dekat dengan delia, bahkan menjadikan delia bahan hinaan nya.
" APA ?? 200 Juta ? Dan uang segitu kamu bilang cuma ?" Seru delia dengan nada meninggi.
" Iya cuma 200 juta. Kamu pasti punya kan uang sebanyak itu, aku harap kamu mau meminjamkan kepadaku. Aku janji jika tanah warisan ku sudah terjual aku akan mengembalikan nya, mungkin sekitar 2 bulam. Karena menjual tanah tidak semudah menjual kacang, kita harus sabar dan mencari harga yang cocok.," Ucap rosa yang sudah pasti hanya berbohong.
Tanah warisan mana yang akan dia jual, bahkan dia saja sudah membuat malu keluarga nya sehingga dia pun di usir.
" Uang 200 juta itu banyak rosa. Aku kira hanya sebatas 3 atau 5 juta saja, lagi pula mau buat apa uang sebanyak itu ?" Tanya delia ingin tahu alasan rosa meminjam uang.
" Aku mau keluar negeri Del, aku mau berobat. Kamu tahukan kalau di luar negeri pasti membutuhkan banyak biaya " Jawab rosa setengah nya berbohong.
Dia memang ingin berobat untuk menyembuhkan sakit nya, padahal belum tentu juga bisa sembuh. Rosa takut jika sakit nya semakin parah , tapi dia tidak berobat ke luar negeri dia hanya ingin berobat ke rumah sakit kota yang menangani khusus pasien seperti dirinya.
" Memang kamu sakit apa sampai berobat ke luar negeri segala ?" Tanya delia penuh selidik.
" Kamu tidak perlu tahu. Yang penting kamu siapkan saja uang nya, setelah itu aku akan pergi. Atau kamu bisa transfer saja ke rekening ku " Jawab rosa seenak nya.
" Maaf... aku tidak punya uang sebanyak itu. Lagi pula aku juga baru membayar uang barang yang lusa akan masuk,maaf kamu cari saja pinjaman sama yang lain nya saja " Seru delia.
__ADS_1
" Uang segitu masak tidak punya sih del, aku cuma mau pinjam 200 juta. " Ucap rosa tetap memaksa.
Delia terdiam bukan karena dia tidak punya uang, uang 200 juta sebenar nya delia punya. Hanya saja delia tidak percaya dengan rosa, uang segitu cukup lama delia mengumpulkan nya.
" Begini saja kamu coba bawa surat atau sertifikat tanah yang mau kamu jual itu kesini. Biar aku lihat dulu siapa tahu aku minat membeli nya atau jika aku tidak minat biar surat itu di jadikan jaminan pinjaman mu, tentunya jika harga tanah itu sesuai dengan nominal pinjaman mu. Bagaimana ? kamu setuju tidak ?" Seru delia akhirnya memberikan ide yang cukup briliant.
" Mana bisa begitu ? Tanah itu kan milik ku. Kalau misal kamu tidak membelinya dan sertifikat nya di jadikan jaminan. Apa kamu bisa di percaya tidak akan menjual tanah ku itu, secara kamu kan pegang sertifikat nya. " Seru rosa mencoba menolak karena dia saja tidak tahu tanah siapa yang akan dia jual. Itu tadi hanya alasan nya saja agar bisa mendapat pinjaman uang dari delia. Dan saat sudah dapat dia akan pergi ke kota besar dan tidak akan kembali lagi, alias tidak mau membayar hutang.
Delia sangat kesal dengan rosa , bisa - bisa nya dia curiga kepada nya.
" Hai rosa... !!kamu jangan seenak nya ya bicara seperti itu. Kamu sendiri kalau aku memberi pinjaman uang 200 juta itu bisa di percaya tidak? Bisa menjamin gak kamu bisa balikin uang itu kepada ku ? Siapa tahu setelah pinjam kamu pergi dan tidak mau balikin uang ku. Maaf ya rosa aku tidak percaya dengan mu. Atau jangan - jangan soal tanah tadi hanya akal - akalan mu saja " Seru delia menatap sinis rosa.
Rosa langsung tergagap karena apa yang di katakan delia barusan memang ada benar nya juga. Tidak mungkin dia bisa mengembalikan uang 200 juta itu.
" Kalau tidak mau memberi pinjaman bilang saja del tidak perlu banyak alasan. Baru juga di kasih harta berlebih sedikit saja sudah sombong,sudah bangga. Dasar OKB pelit, sombong !! " Ucap rosa justru dia marah karena tidak di beri delia pinjaman.
" Lebih baik kamu pergi dari sini Rosa ! Jangan memaksa ku untuk berbuat kasar kepada mu, aku masih sabar untuk tidak memukul mulut sombong mu itu. Cepat pergi dari sini " Seru delia penuh penekanan.
" Kamu tadi memang bilang mau berobat, tetap aku tidak akan memberikan pinjaman kecuali ada jaminan yang pasti dan sesuai "Seru delia lagi.
Rosa mengepalkan tangan nya, dia sudah tidak bisa lagi berpura - pura baik kepada delia. Akhirnya keluar juga taring rosa yang sesungguh nya. Dia mengangkat tangan nya dan hendak menampar delia, dengan sigap delia justru menampar rosa duluan.
Plakkk
" Jangan seenak nya kamu rosa ! Kamu yang memaksa ku untuk berbuat kasar , cepat pergi dari sini sebelum aku berbuat yang lebih kasar lagi. " Seru delia dengan geram.
" Berani kamu menampar wajah cantik ku delia !! Dasar wanita kampungan !!" Seru rosa.
" Biar pun aku kampungan rezeki terus mengalir " Jawab delia santai.
Dari kejauhan ada satu satpam dan kartika yang berjalan mendekati delia dan rosa. Tadi Kartika dan yuni melihat dari dalam toko jika rosa dan delia berdebat dan ada aksi tamparan, kartika berinisiatif memanggil satpam.
__ADS_1
" Kebetulan ada pak satpam , pak bawa wanita ini pergi dari sini. Dan kamu pesan kan taksi online untuk nya, aku tidak mau dia pingsan di jalanan. Lihat kondisinya saja sudah lemas seperti itu mau sok mengajak aku berantem. Dan berikan uang 200 ribu untuk ongkos taksi nya , biar sekalian untuk dia beli makan siang " Seru delia lalu pergi meninggalkan rosa.
Pak satpam langsung menarik rosa dan membawanya ke parkiran depan untuk menunggu taksi online yang sudah di pesankan oleh kartika.
" Brengsek kamu delia !! dasar sombong !! Lepaskan aku bisa jalan sendiri " Seru rosa menepis tangan pak satpam.
Karin mengikuti rosa sampai parkiran depan,begitupun dengan pak satpam.
" Ini uang 200 ribu nya mbak untuk naik taksi, masih baik kan mbak delia mau membayar uang taksi mu " Ucap kartika.
" Baik darimana nya ? pelit iya ? Pinjam 200 juta tapi cuma di kasih 200 ribu kamu bilang baik ?" Tanya rosa sinis.
" Habis pinjam tidak kira - kira. Kamu kira duit tinggal metik " Jawab kartika santai .
" Diam kamu !! karyawan rendahan saja belagu" Seru rosa ketus.
" Hello... biar pun aku cuma karyawan setidak nya aku punya uang,aku punya gaji bulanan dan aku punya sopan santun tidak seperti mu." Jawab kartika dengan berani.
" Kamu..." Ucapan rosa terhenti karena taksi online yang di pesan kartika sudah datang.
Kartika langsung membuka pintu mobil dan mendorong rosa masuk ke dalam mobil.
" Alamat tujuan sesuai aplikasi ya pak !" Seru kartika dengan senyum penuh arti.
Kartika sengaja memesan untuk mengantarkan rosa ke salah satu rumah sakit. Tentu nya yang sesuai aplikasi pesanan kartika adalah rumah sakit jiwa. Kartika memang cerdas, author jadi semakin suka sama kartika.
********
JANGAN LUPA KLIK LIKE, VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK SERTA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤❤
__ADS_1