Bukan Istri Parasit

Bukan Istri Parasit
Mengajak rujuk


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹


.


.


.


💞💞💞💞💞


Ternyata kedekatan harun dan rosa semakin berlanjut ke tahap yang lebih serius lagi. Mereka sama - sama sudah tidak berfikir secara sehat lagi. Mira itu siapa nya harun dan harun juga siapa nya mira.


Kedekatan kedua nya sudah semakin bebas bahkan malam ini mereka berdua sudang boking hotel untuk kencan mereka.


Semenjak kebohongan rani di ketahui harun dan keluarga nya, rasa cinta harun untuk rani sudah mulai memudar bahkan harun sudah jarang ngobrol ataupun bercanda bersama dengan rani.


" Mbak bagaimana jika mas amar atau yang lain nya tahu tentang hubungan kita " Ucap harun sambil memainkan rambut rosa dan mencium rambut rosa.


Mereka baru saja melakukan kegiatan yang tidak semestinya mereka lakukan. Namun mereka sudah sama - sama saling suka jadi segala hal yang di haram kan sudah tidak perduli lagi.


" Kamu tenang saja run, selagi mulut kita tidak membuka nya mereka tidak akan tahu tentang hubungan kita. Kamu menyukai hubungan kita ini kan ? Oh iya jangan panggil aku mbak dong kita kan sudah sama - sama berbagi peluh jadi panggil aku sayang, cinta atau apalah yang romantis gitu. " Seru rosa masih dalan pelukan harun.


" Baiklah honey ku sayang, oh iya apa kita akan tetap begini " Seru harun sambil mencium rambut rosa.


Rosa semakin mengeratkan pelukan nya , dia tahu apa maksud perkataan harun. Apalagi kalau bukan nambah untuk berolah raga lagi. Tangan rosa sudah mulai tidak bisa diam , dia menyusuri sesuatu yang ada di bawah dengan lincah nya dia memainkan nya.


Hal seperti ini yang sangat di sukai harun karena hal seperti ini tidak pernah dia dapatkan dari rani istri nya. Mereka berdua mengulang kembali kegiatan nya, sampai mereka berdua sama - sama puas dan lelah. Suara - suara aneh keluar dari mulut mereka berdua.


" Kamu memang luar biasa honey, aku semakin ingin memiliki mu seutuh nya. Agar setiap saat kita bisa seperti ini " Seru harun.


" Kapan pun kamu mau aku akan selalu siap untuk mu sayang" Seru rosa sambil mengecup bibir harun.


Mereka berdua benar - benar sudah di mabuk kan akan cinta terlarang mereka. Biarlah mereka sendiri yang menanggung dosa nya, author cuma menulis saja ya kak.


******


" Ada apalagi mas amar dan ibu datang ke rumah ku ? Tadi saat di telepon aku sudah mengatakan jika aku tidak mau lagi berurusan dengan kalian " Ucap delia berkata dengan jujur.

__ADS_1


Amar dan ibu nya hanya menelan saliva nya sendiri , mereka terlihat bingung harus memulai pembicaraan darimana. Delia sepertinya sudah susah untuk di ajak bicara.


" Del,aku sama ibu hanya ingin meminta maaf atas semua kesalahan kami yang sudah pernah kami lakukan. Kami menyesal del" Ucap amar mulai membuka pembicaraan.


" Iya del ibu juga minta maaf karena selama ini sudah merendahkan mu. Ibu benar - benar menyesal, ternyata kamu itu menantu terbaik ibu " Ucap ibu siti mencoba merayu delia.


Delia masih diam saja belum menanggapi perkataan mantan suami dan mantan mertua nya.


" Nak Delia mau kan memaafkan ibu ?" Tanya ibu siti dengan lembut.


Delia mengernyitkan kening nya, dia heran sejak kapan mantan ibu mertuanya memanggil dirinya dengan sebutan nak.


* Kesambet apa orang ini bisa bicara sehalus dan selembut itu dengan ku ? * Gumam deli dalam hati nya sendiri.


" Jangan diam saja dek " Ucap amar memanggil delia dengan sebutan dek.


" Aku sudah tidak mau mempunyai urusan dengan kalian lagi mas bu. Dan kamu mas, kamu sudah beristri tidak pantas dekat - dekat dengan ku apalagi aku seorang janda. Tidak baik laki - laki dekat dengan wanita janda apalagi lelaki itu sudah beristri. Aku tidak mau rosa salah paham dan menyebarkan fitnah seperti mbak tini. Aku sudah memaafkan kalian tapi tolong jangan ganggu hidup ku lagi" Ucap delia dengan serius.


Ibu siti melirik ke arah amar, dia mengkode agar amar terus merayu delia, jangan sampai delia benar - benar pergi menjauh dari amar.


Delia tidak haus akan sanjungan dan pujian, baginya pujian dari mantan mertua nya hanya kepalsuan belaka. Semua pasti ada maksud tertentu.


* Jadi karena ini mereka baik - baik dengan ku.. ternyata ada udang di balik batu. Tak semudah itu kalian memanfaatkan ku * Gumam delia dengan senyum yang sulit di artikan.


Ting


Tiba - tiba ponsel delia berbunyi ada notifikasi pesan masuk.Delia melihat nya dan ternyata pesan dari mona.


[ Del ini bukan nya si rosa pelakor itu sama mantan adik ipar mu ]


Tulis rosa sambil menyertakan foto kebersamaan harun dan rosa yang masuk ke dalam gedung hotel denga harun memeluk pinggang rosa dengan sangat mesra.


* Ya Allah ini kan harun dan rosa ? Apa mereka ada main di belakang mas amar * Gumam delia dalam hati nya.


[ Iya dia rosa dan harun adik nya mas amar. Kamu dapat darimana foto mereka berdua. ]


[ Tadi saat aku dan suami mau makan malam di resto hotel tanpa sengaja aku melihat mereka lalu aku ambil foto nya. Jangan - jangan mereka tadi kencan di hotel itu]

__ADS_1


[ Bisa jadi seperti itu. Lihat foto nya saja mesra banget ]


[ Ihh jijik banget sih. Tidak punya malu adik sendiri juga di embat yang adik nya juga bodoh banget mau saja sama wanita salome itu ]


[ Husshh... jangan seperti itu. Sudah dulu di rumah ku masih ada amar dan ibu nya. Jangan banyak tanya besok aku ceritakan ]


[ Ok deh ]


Delia kembali meletakkan ponsel nya di samping dia duduk. Dia kembali menatap dua tamu nya kembali.


" Sibuk banget ya dek ?" Tanya amar karena merasa di cueki oleh delia.


" Oh tidak, ini tadi ada teman ngasih kabar kalau istri dari teman ku ada yang selingkuh dengan adik ipar nya sendiri. Dan sekarang sedang kencan di hotel, parah banget kan kakak dan adik ipar sampai kencan di hotel" Ucap delia bicara seolah-seolaj menceritakan masalah orang lain.


" Adik ipar dan kakak ipar ? Kenapa seperti itu kelakuan nya bikin malu keluarga saja " Ucap amar tidak tahu jika yang di bicarakam adalah rosa istrinya dan harun adik kandung nya.


Delia ingin sekali menertawakan amar atas kebodohan amar selama ini. Dia tidak bisa membayangkan seperti apa jika hubungan rosa dan harun di ketahui oleh keluarga amar, pasti akan ada perang saudara.


" Del, rosa itu kurang perhatian kepada amar. Ibu kasihan sama amar karena setiap mau makan harus beli di luar.Rosa tidak mau memasak karena takut kuku - kuku cantik nya rusak dan membuat badan nya kotor. " Ucap ibu siti bicara yang tidak delia sukai.


" Iya dek aku menyesal sudah menghianati mu. Aku benar - benar menyesal. Andai waktu bisa di ulang kembali...," Ucapan amar terputus karena delia menyela.


" Tolong jangan bahas masa lalu !!" Ucap delia dengan eajah yang terlihat serius.


Ibu siti tetap mencoba untuk merayu delia agar delia bisa seperti dulu lagi. Dengan terang - terangan dia meminta delia untuk rujuk kembali kepada amar.


" Ibu sangat berharap kalian bisa rujuk dan hidup bersama lagi. Jika kamu mau rujuk amar akan menceraikan rosa." Ucap ibu siti dengan sangat lancar.


Bbrraakk....


******


TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK. ❤❤❤


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH SERTA RATE BINTANG 5 NYA ❤❤


TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2