
Chapter 103 Mengevakuasi.
"Hallo, apa kalian baik-baik saja?"
Excel menyapa semua orang yang masih bengong berdiri diatas tembok kota, segera raja Hu Bai dan Raja Gaibian tersadar dari lamunannya.
"Buka gerbang"
Wuusssshhh
Tap
"Maafkan ketidak sopanan kami dermawan, terima kasih sudah membantu kami"
Raja Hu Bai segera melompat dan menangkup-kan kedua tangan sebagai ucapan terima kasihnya, dia sedikit malu tidak segera menyambut mereka yang telah membantu kerajaan Macan Putih.
"Hahaha, senior tidak perlu sopan, sudah kewajiban kita saling membantu"
"Perkenalkan aku pemimpin di kerajaan Macan Putih, namaku Hu Bai dan..."
"Aku pemimpin Ras Rubah, Gaibian. Salam kenal"
"Aku Excel, dan mereka isteri-isteriku dan Putri-putriku dan mereka juga adalah Pasukan Phoniex"
"Paman, aku Jun Mei kakak tertua dari adik-adikku"
"Hahaha"
"Dermawan, Anda sungguh beruntung memiliki Putri-putri yang hebat dan cerdas."
Mereka semua tertawa melihat lucunya Jun Mei yang dengan polos memperkenalkan diri tanpa disuruh.
"Tentu, aku sebagai kakak harus melindungi adik-adikku"
Jun Mei gadis kecil yang belum genap 3 tahun membuat semua orang terkejut dengan sifat dewasanya.
"Dermawan, ayo kita berbicara dikediaman ku."
"Mari"
Dengan mengikuti pemimpin kerajaan, Excel berserta rombongannya berjalan dengan gagah, apalagi semua isterinya menggunakan pakaian perang mereka, dan Putri-putrinya mengandeng tangan ibunya masing-masing.
Didalam kerajaan Macan Putih terlihat memprihatinkan karena seringnya serangan binatang buas di kerajaan mereka, setelah memasuki istana yang berantakan semua orang duduk ditempat yang telah disediakan, walau sebagian ada yang berdiri karena kursi terbatas dan istana terlalu kecil bagi pasukan Phoniex yang berjumlah 17.500 orang.
"Maaf dermawan keadaan kami seperti ini dan tidak bisa memberikan kenyamanan bagi kalian semua"
"Hahaha, jangan begitu raja Hu, aku sudah memakluminya. Tolong ceritakan apa yang terjadi dan juga berapa total jumlah Ras Macan Putih dan juga Ras Rubah?"
Balasan Excel membuat raja Hu Bai merasa lega, dengan mendesah raja Hu Bai bercerita.
"Hah, sebenarnya raja ras iblis sudah sejak lama ingin menguasai benua Peri, dan setelah menguasainya kita akan dijadikan seperti ternak, jika kita sudah dewasa baru mereka akan memakan kita."
"Dan jumlah kita sekarang sudah sangat sedikit, rasku hanya tersisa 70 ribu ras macan putih dan Ras rubah hanya berkisar..."
"89 ribu, dermawan. Kita berdua selalu melawan invasi mereka, tiap 3 tahun mereka selalu datang untuk memanen kita"
Raja Hu Bai dan Raja Gaibian bercerita kepada semua kelompok Excel dan terlihat diwajah mereka penuh kesedihan, terlihat juga Excel dan seluruh pasukan Phoniex marah dengan kekejaman ras iblis dan Ras binatang buas.
"Paman, jangan takut. Aku akan ledakan mereka"
Kata Jun Mei yang juga mengerti topik pembicaraan orang dewasa, dia juga marah dengan tangan kecilnya mengepal erat.
"Tenang saja, Qiaofeng ada disini, lihat Putri-putriku sudah marah pada iblis itu. Anak-anakku apa kalian siap meledakan iblis jahat?"
"Siap ibu"
"Ayo kita hajar iblis itu"
Excel dan semua orang dewasa hanya bisa menelan salivanya melihat ganasnya gadis-gadis kecil ini dan begitu semangatnya dengan ajakan Qiaofeng.
"Tunggu, mudah menghancurkan mereka. Tapi terlebih dahulu kita buat rencana."
"Raja Hu Bai dan Raja Gaibian, apa kalian ingin pergi dari benua ini?"
"Apa dermawan bisa membawa kita semua?"
"Lalu kita akan dipindahkan kemana?"
Kedua raja itu senang dengan tawaran dermawannya, tapi juga mereka ragu karena memulai hidup diwilayah yang tidak mereka kenal sangat sulit.
"Aku tahu apa yang kalian pikirkan, aku juga memiliki isteri rubah sembilan ekor dan juga isteri dari ras ular, Poppy, Bi Liqin perkenalkan diri kalian"
Kedua raja itu langsung shock melihat kedua gadis yang maju dan Poppy berubah menjadi rubah sembilan ekor, Bi Liqin berubah menjadi ular dengan tubuh atas manusia dan tubuh dibawah pinggangnya bersisik dan kakinya menjadi ekor ular.
"Ibu, kamu sangat cantik"
"Horee, ibuku kamu yang terhebat"
"Ibu, aku ingin berubah juga"
Hanya gadis-gadis kecil dan Pasukan Phoniex saja yang tidak terkejut, karena mereka sering melihat Poppy dan Bi Liqin berubah wujud saat eratus atau birahi saat Berkultivasi ganda dengan suaminya.
Bruuukkk
"Ratu, maafkan saya yang tidak mengenali kehadiran Anda"
Raja Gaibian langsung berlutut melihat perubahan Poppy didepan matanya, sejujurnya dia memang tidak mengetahui jika Poppy adalah ras rubah sembilan ekor, merupakan Ratu mereka yang telah lama menghilang.
"Bangkitlah. Suamiku tidak menyukai jika ada orang berlutut."
Poppy sangat bangga masih dikenali sesama Rasnya, apalagi dia bisa menunjukan identitasnya kepada suaminya dan juga saudari-saudarinya.
"Kalian sudah lihat kedua istriku ini...kenapa aku ingin kedua isteriku menunjukan jari dirinya, karena aku ingin kalian juga menjadi bagian keluarga besarku. Apa kalian mau menjadi keluarga besarku?"
Mendengar Excel memberikan tawaran lagi membuat raja Gaibian menjadi senang karena ada ratunya, tapi berbeda dengan raja Hu Bai karena dia masih perlu mempertimbangkan keputusannya"
"Saya bersedia dermawan"
"Dermawan, bisakah memberikan aku waktu untuk berbicara dengan yang lainnya?"
"Bagus, Raja Gaibian. Pasukan Phoniex segera bantu evakuasi ras rubah dan juga jelaskan tentang aturan keluarga besar kita.
Raja Hu Bai, silakan anda berunding dulu dan jangan kuatir aku tidak akan memaksakan keputusan kalian nanti."
Segera Poppy dan raja Gaibian pergi menuju wilayahnya dengan bantuan pasukan Phoniex, dan tidak ketinggalan Putri-putrinya juga mengikuti mereka semua, kecuali Excel masih berada di kerajaan Macan Putih.
__ADS_1
Penduduk ras macan putih yang tadinya ingin mengungsi ke wilayah ras rubah, mereka kembali lagi ke wilayahnya karena binatang buas telah dikalahkan.
"Dermawan, maafkan membuat Anda menunggu lama"
Suara raja Hu Bai membuat Excel membuka matanya karena sedang berkultivasi dengan duduk bersila ditempat yang sudah disiapkan.
"Tidak apa-apa, raja Hu Bai."
"Kami sudah berdiskusi dengan para ketua dan para leluhur, mereka bersedia mengikuti anda asal keselamatan kami bisa terjamin."
"Hahaha, Raja Hu Bai. Kamu tenang saja aku bisa menjamin kalian akan hidup bahagia dan aku juga bisa membuat kalian menjadi kuat. Bagimana?
"Hahaha, baiklah dermawan aku menerimanya dan aku akan kumpulkan mereka terlebih dahulu"
"Aku akan tunggu didepan gerbang"
Wuuuuussshh
Segera Excel menghilangkan didepan raja Hu Bai seperti udara tanpa jejak, hanya ada hembusan angin saat Excel menghilang.
"Aku tidak bisa melihat kekuatannya"
Raja Hu Bai segera mengumpulkan semua Ras Macan Putih, terlihat keadaan mereka yang memprihatinkan dengan pakaian yang lusuh dan ada sebagian yang sudah robek.
Seorang wanita yang seharusnya cantik kini terlihat Kumal dan tidak terawat, badan kurus seakan-akan sudah lama tidak menikmati makanan yang pantas.
"Dermawan, kami sudah berkumpul semuanya."
"Raja, berikan ini pada semua orang"
Excel memberikan 100 ribu Pill vitalitas kepada Raja Hu Bai, karena Excel tidak ingin melihat mereka lemah dan kekurangan gizi, apalagi anak-anak yang kurus dan mata cekung.
Raja Hu Bai yang menerima gemetaran karena dermawannya dengan mudah memberikan pil yang sangat berharga, karena seorang Alchemist sangat jarang dibenua peri dan rata-rata mereka selalu sembunyi karena diburu oleh ras iblis.
Kemudian Raja Hu Bai membagikan Pill vitalitas kepada semua keluarganya, dan setelah mereka meminumnya terlihat fisik semua orang mulai membaik dan sudah seperti sediakala.
"Terima kasih, dermawan"
"Tidak masalah, kalian tunggu sebentar kita akan menunggu kabar dari pasukanku dulu yang mengevakuasi ras rubah"
"Paman, terima kasih. Aku sudah tidak lapar lagi"
Terlihat anak kecil berusia 10 tahun mengucapkan rasa terima kasih kepada Paman yang tampan didepan semua orang.
"Hahaha, adik kecil apa kamu masih ingin makan? Ini ambil dan bagikan pada semua orang"
Bruuukkk
Excel senang melihat anak kecil yang bersemangat dan memberikan daging yang sudah matang dan masih terbungkus plastik dan menumpuk ditanah.
"Terima kasih, Paman"
Segera semua orang mengambil daging matang yang masih terbungkus rapi, tapi mereka bingung saat melihat kemasan itu dan hanya membolak-baliknya saja.
"Hahaha, begini cara bukanya, cukup robek kemasan ini"
Crasak
"Lalu makan...nyam...nyam...ini daging sapi lezat dan bergizi"
"Dermawan, terima kasih perhatianmu pada kami. Kami sudah lama tidak memakan daging, dan hanya makan tumbuhan disekitar kita."
Raja Hu Bai terlihat sedih melihat rasnya yang tidak terurus, karena tiap mereka berburu binatang selalu saja ras iblis yang menjadi memburu mereka.
"Ini hal kecil jangan diambil hati, aku juga memiliki banyak anak, jadi aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan"
"Yayah"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Swooosshh
Suara anak perempuan memanggil ayahnya yang masih belum jelas cara berbicaranya, dan langsung meluncur dan memeluk ayahnya.
"Hahaha, bonekaku apa kamu merindukan ayahmu"
"Ya, Yayah"
Tap tap tap
"Suami, kami sudah membawa semua ras rubah, berkat Poppy tidak susah menyakinkan mereka"
"Bagus"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Pasukan Phoniex satu persatu berdatangan dengan kapal perangnya dan menjadi kekaguman ras macan putih yang melihat begitu banyak kapal yang bisa terbang.
"Yuke, atur lokasi untuk kedua Ras ini dan juga berikan fasilitas yang pantas untuk keluarga baruku"
[Baik, Tuan]
"Baiklah kalian semua ikuti aku"
Kata Excel kepada semua orang termasuk pasukan Phoniex, lalu Excel membuat gerbang dimensi dan masuk diikuti Putri-putrinya dan semua orang juga ikut masuk.
wuuuuussshh
"Waaah, tempat apa ini sangat luar biasa"
"Segar sekali disini"
"Dermawan kita berada dimana?"
"Hehehe, kita sekarang berada didunia jiwaku"
Kata Excel yang membuat raja Hu Bai dan Raja Gaibian terkejut, pasalnya tidak mudah membuat dunia jiwa sebesar ini dan juga memiliki energi yang beda dari benua Peri.
"Isteriku Poppy, jelaskan dan antar mereka menuju tempat khusus mereka di bagian selatan dan barat dari pusat tempat kita"
__ADS_1
"Baik, suamiku"
"Yang lainnya, bantu rawat mereka dan juga jelaskan tentang segel keluarga kita"
"Baik suami"
Poppy sangat bahagia merasakan kehangatan suaminya terhadap rasnya, dengan hati yang bahagia Poppy segera membawa kedua Ras itu menuju tempat yang sudah disediakan Yuke.
Wuuuuussshh
"Komandan"
"Hehehe, hari ini kalian kerja bagus, apa ada pergerakan ras iblis dan dan binatang buas"
"Ada komandan. Mereka sepertinya merubah targetnya setelah mengetahui jika jendral iblis gagal menyerang ras macan putih"
"Tampilkan layar monitor"
Wuunngg
Excel telah tiba-tiba diruang kendali utama kapal BESD1 dan segera melihat pergerakan ras iblis dan Ras binatang buas dilayar besar didepan kaca depan kapal BESD1.
"Aneh, kenapa mereka hanya diam di wilayah ras serigala?"
"Mungkin mereka berkerjasama, suami"
Jawab Ling Jingyi kepada suaminya, kali ini dia mendapatkan tugas sebagai personil ruang kendali.
"Lepaskan serangga mata-mata dan pantau terus pergerakan mereka, jika mereka mulai mendekati ras Phoniex dan ras Dewa dewi segera luncurkan sengatan listrik"
"Baik, komandan"
"Suami kamu mau kemana?"
Tanya Lanfen yang melihat kebiasaan suaminya yang akan pergi secara tiba-tiba.
"Aku mau kedunia jiwa, apa kalian mau ikut?"
"Iya"
Serempak 2500 isterinya yang bertugas sebagai personil menjawab bersamaan, mereka pikir suaminya akan berkultivasi ganda jika pergi kedunia jiwanya.
"Aiyoo, wajah kalian kenapa mesum sekali"
"Minta pemukulan atau pijatan surga?"
"Veno, pantau terus pergerakan ras iblis dan binatang buas dan sebarkan serangga mata-mata, jika mereka mulai bergerak segera laporkan"
{Baik, komandan}
Segera Excel membuat gerbang dimensi dunia jiwanya dan langsung kabur, mengetahui jika suaminya masuk dengan buru-buru segera 2500 isteri mengikuti dan masuk ke gerbang dimensi.
Wuuuuussshh
"Dermawan"
"Hahaha, tidak usah kaget raja, disini aman dan tidak akan ada yang bisa memasuki dunia jiwaku selain aku yang mengijinkan.
Kata Excel kepada mereka yang sedang berkumpul dan bersantai.
"Hehehe, kami masih terbiasa waspada dermawan"
"Tidak apa-apa. Aku hanya ingin mengetahui lebih banyak tentang benua Peri dalam 1000 tahun ini."
Setelah Excel duduk raja Hu Bai menceritakan apa saja kejadian dari 1000 tahun yang lalu hingga sekarang, Excel yang mendengar hanya mengangguk kepalanya.
"Tapi sekarang Demon king tidak seperti dulu lagi yang kejam dan brutal, meskipun begitu dia tetap berambisi menyedot esensi kehidupan dibenua peri ini..."
"Aku mengerti, 1000 tahun yang lalu raja iblis sering melakukan hal yang mustahil dan sekarang secara tiba-tiba menjadi diam!!"
"Benar, dermawan.
Excel kemudian Excel teringat dengan musuhnya the gamer yang sering melakukan hal ajaib tapi secara tiba-tiba menjadi diam dan sering bersembunyi.
"Yuke, apa dia target dari misi rahasia?"
[Benar, Tuan. Dia dikenal dengan nama Demon King sistem, sama seperti leluhur Wei dia juga dimanipulasi oleh sistem clone milik Ratu alam Semesta]
"Apa kamu mengetahui posisinya?"
[Saat ini masih belum terdeteksi, mungkin dia masih memiliki artefak yang bisa menyembunyikan auranya dan sinyal dari sistemnya yang sudah dinonaktifkan oleh Ratu]
Raja Hu Bai dan Raja Gaibian yang melihat Excel terdiam dan memegang dagu tidak berbicara, mereka mengira dermawannya sedang berpikir keras.
"Demon King pasti bersembunyi dan hanya menggunakan antek-anteknya untuk menyelesaikan ambisi..."
"Mungkin saja dermawan, ras serigala dan ras binatang buas terlihat sering berkunjung diwilayah ras iblis"
Kata Raja Gaibian yang menjawab dermawannya yang sedang bergumam dan mereka pikir Excel sedang berbicara kepada mereka.
"Raja, menurut kalian siapa saja yang menjadi sekutu ras iblis selain ras serigala dan binatang buas?"
"Dua bulan yang lalu saya menerima kabar dari ras Phoniex, terlihat ras iblis menemui dua ras lain, yaitu ras Dewa Dewi dan ras manusia yang dekat dengan wilayah ras iblis"
"Aku juga menerima kabar dari ras Phoniex dan sama yang dia kabarkan sepertimu, saudara"
Kemudian Excel mengeluarkan peta dan meletakkan dimeja, semua orang kaget jika dermawannya memilik peta yang sangat lengkap.
"Ras iblis berada ditengah-tengah mereka, pantas saja demon King mengunjungi mereka"
"Peta ini sangat lengkap sekali, dermawan dari mana anda mendapatkannya?"
"Ooh, ini aku buat dengan bantuan pasukan Phoniex"
Kata Excel yang sedikit berbohong kepada mereka, karena peta itu dia dapatkan dari sistemnya.
"Raja, jangan panggil aku dermawan, panggil saja namaku atau Tuan muda, oke"
"Hahaha, baiklah Tuan muda. Kalau begitu jangan panggil kami sebutan raja, sejujurnya aku malu dipanggil raja, karena sebagai raja aku tidak mampu mensejahterakan keluarga besarku"
"Dan sama, Tuan Muda. Panggil saja aku Gaibian"
"Hehehe, lebih cocok kalian aku panggil Paman saja, oke"
"Hahaha"
__ADS_1