
Chapter 253 Leluhur kelelawar darah.
Excel telah tiba diwilayah barat dengan kedua wanita memeluk kedua lengannya, kedua wanita itu tersenyum bahagia setelah berhasil melampiaskan kemarahannya setelah dibilang kecantikan burung bangkai.
Wilayah barat dikelilingi perbukitan yang tinggi, setiap bukitnya akan dijaga ketat setiap suku, wilayah barat juga dibagi menjadi 5 bagian, raja ashura menempati wilayah pusat dan keempat wilayah lainnya di huni keempat suku ashura.
Suku ashura dibagi menurut atribut akar elemennya, Jasmine dan Lavender memiliki 2 atribut elemen api dan kayu seperti raja Ashura, karena itu ayah Jasmine menjadi raja para suku ashura.
Api menjadi tingkat pertama, tingkat kedua adalah suku angin asura, ketiga suku air asura dan terakhir suku tanah ashura, 1 wilayah dihuni ras ashura yang tidak memiliki atribut apapun dan berada pada tingkat terendah.
Raja Ashura dan kedua putrinya adalah seorang alchemist, raja asura dikenal dengan nama raja pil flame, Jasmine dikenal dengan nama pil peri dan Lavender dikenal dengan sebutan dewi pil.
Ketiga orang itu termasuk jenius yang memiliki 2 atribut elemen. Menjadi seorang alchemist modal awalnya adalah memiliki akar elemen kayu, tanpa memiliki atribut kayu seseorang tidak akan bisa menjadi seorang alchemist karena kayu adalah bahan utama pembuatan pil selain atribut api.
Atribut api masih mudah didapatkan dan dilatih, ada berbagai cara agar memiliki api, seperti memburu binatang buas tipe api atau mencari biji api di tumbuhan, bisa juga mencari api surgawi yang sangat langkah.
Api surgawi berada diperingkat 8 dan api surgawi juga dibagi menjadi 27 jenis. Diatas api surgawi yang berada di peringkat 7 adalah api Ilahi, peringkat 6 api asura, peringkat 5 adalah api abadi dan peringkat 4 adalah api kuno yang dimiliki oleh Excel.
Karena itu ras ashura menjadi salah satu ras yang sangat istimewa, biarpun begitu tidak semua ras ashura memiliki api asura sejak terlahir, setiap kelahiran ras ashura selalu memiliki atribut yang berbeda-beda dan digolongkan menjadi lima suku ashura.
Mereka bertiga berjalan menuju pintu gerbang utara, dimana wilayah barat memiliki 4 pintu gerbang. Di saat mendekati pintu gerbang utara, sosok Jasmine dan Lavender sudah sangat terkenal menjadi perhatian banyak penjaga.
Melihat Jasmine dan Lavender menggandeng seorang pria cantik dan terlihat lemah membuat kecemburuan para penjaganya, kehadiran Excel yang tidak lain adalah orang luar membuat para penjaga menatap aneh. Tetapi mereka tetap membuka pintu gerbangnya tanpa harus diberikan perintah maupun bertanya.
Excel melihat sekelilingnya dan seakan-akan seorang pria cantik yang baru keluar dari goa, Lavender selalu berbicara tentang suku ashura dan memperkenalkan semua yang dilihat Excel. Excel hanya menganggukkan kepala saja tanpa banyak komentar.
Disaat melewati pintu gerbang utara, mereka memasuki wilayah suku tanah asura dan merupakan suku yang terkenal sebagai ahli smelting. Banyak tatapan aneh dan curiga saat Excel digandeng oleh pujaan semua orang, Jasmine dan Lavender tidak perduli dengan pembicaraan orang setiap kali mereka lewat, apalagi Excel yang selalu cuek dan hanya mengagumi setiap bangunan kuno yang dimiliki suku ashura.
"Wah... Ada ras manusia lemah disini"
Tiba-tiba ada suara pria yang menghina Excel, Jasmine dan Lavender yang mengenali suara itu hanya melirik saja dan terus menggandeng Excel dengan mesra, pria itu terlihat cemburu.
"Hei... Manusia apa kamu bisu." pria itu sekali lagi menghina Excel, Jasmine buru-buru menarik Excel menuju istana raja asura, dia kuatir orang yang dia cintai menjadi marah.
"Diam kamu, dia adalah tamu agung dan akan menjadi suami kita." bentak Lavender kepada pria itu dengan ketus.
"Hahaha... Sejak kapan ras ashura menikahi ras lemah...hahaha."
"Hei, bekicot jaga mulutmu." kali ini Jasmine yang menjadi marah saat orang terkuat dianggap lemah lagi. Excel yang mendengar Jasmine memanggil pria itu dengan sebutan bekicot langsung ketawa.
"Apa kamu bilang... Hah"
"Bekicot..."
"Sialan, dasar keong."
"Hahaha." Excel ketawa terbahak-bahak saat Jasmine dan bekicot itu saling melempar perkataan meledek.
"Dasar bekicot gemuk, minta disembelih... Hah, cantik-cantik dibilang keong." Jasmine semakin marah saat dikatain keong oleh bekicot.
"Bekicot gendut, jangan halangi langkah kami... Pergi sana dan rendam dirimu didalam panci." kata Lavender yang membela kakaknya.
"Wow... Dasar kerang kerempeng, mulutmu sangat pedas." jawab bekicot itu yang tidak terima dibilang bekicot gendut oleh Lavender.
"Whahaha..." Excel selalu ketawa mendengar julukan ketiga orang itu.
"Hai, pria cantik lemah...kenapa kamu ketawa...!" bentak bekicot itu kepada Excel, dia tidak terima terus diketawain. Excel menahan ketawa dan melihat bekicot yang memang gendut.
"Dhem... Dhem...! Maaf bekicot aku tidak bermaksud menertawakan dirimu hanya saja...!" Excel berdehem dan berbicara kepada bekicot itu.
"Sialan, namaku bukan bekicot, namaku Pang De" bentak pria itu yang ternyata bernama Pand De.
"Whahaha"
__ADS_1
Excel kembali tertawa terbahak-bahak saat mengetahui nama sebenarnya si bekicot itu, kata Pang De memiliki arti gendut karena itu Excel langsung ketawa.
Jasmine dan Lavender yang setiap kali marah menjadi tenang saat melihat Excel yang ketawa, ketawanya mampu membuat kedua wanita itu terpesona.
Jasmine segera menarik Excel menuju istana raja tanpa memperdulikan lagi si bekicot itu... Dhem...dhem... maksud saya, si Pang De itu yang masih tidak terima di ketawai Excel.
Ketika sampai di pertengahan jalan, kembali ketiga orang itu dihadang oleh beberapa 10 pria dan 2 wanita, mereka adalah musuh bebuyutan Jasmine dan Lavender yang selalu berkompetisi dalam hal meramu pil maupun membuat senjata.
Jasmine dan Lavender selalu kalah saat membuat senjata tetapi disaat meramu pil, musuh mereka akan menerima kekalahan telak.
"Wah... Wah. Ternyata selera putri raja begitu rendah... Hahaha" ejek salah satu pria dari kesepuluh pria itu, terlihat pria yang mengejek Jasmine dan Lavender merupakan pemimpinnya.
"Tetapi dia sangat tampan...."
"Astaga, dia sangat tampan..."
Berbeda dengan kedua saingan dari putri raja ashura, mereka berdua langsung menyukai pria yang digandeng oleh Jasmine dan Lavender.
Kesepuluh pria itu tampak marah dan juga cemburu saat kedua wanita di pihak mereka memuji dan mengagumi pria lemah dari ras manusia.
"Hahaha... Apa gunanya tampan saja, lihat dia sangat lemah dan tampak tidak berguna." sekali lagi Excel dihina, sedangkan Excel masih tetap cuek dengan melihat sekelilingnya dan tidak perduli dengan hinaan itu.
"Minggir kalian...!" Lavender segera berjalan lagi dengan menahan emosi.
Excel dan kedua putri raja ashura berjalan melewati gerombolan pengganggu, merasa dihiraukan pemimpin pria itu semakin marah.
"Hei... Tunggu, manusia dilarang memasuki wilayah ras ashura" pemimpin kelompok itu menghentikan langkah kaki Excel dan kedua putri raja ashura.
"Apa hak kamu melarang suami kita memasuki wilayah ras ashura... Hah." Jasmine menjadi marah saat jalannya dihentikan lagi.
"Hahaha... Hak...! Aku Tianba, punya hak sebagai putra tunggal kepala suku tanah ashura." jawab Tianba kepada Jasmine, nada berbangga diri sangat jelas saat berbicara.
"Atas dasar apa dia kamu anggap suami, apa kamu lupa dengan aturan ras ashura yang tidak memperbolehkan ras rendahan menjadi pasangan ras ashura." sebelum Jasmine menjawab, Tianba berkata lagi dan kali ini membuat Excel menatap mata Tianba.
"Hmmm.... Selalu saja diskriminasi ada di mana saja." Excel menghela nafas dan berbicara saat dirinya mengerti akan tindakan Jasmine dan Lavender.
"Ayo kita pergi dan jangan hiraukan mereka yang tidak tahu apa-apa." kata Lavender dengan menarik lengan Excel, dia sangat kuatir jika orang-orang ras ashura seperti raja kelelawar yang mati tanpa tubuh dimakamkan.
"Bajingan ini...." Tianba buru-buru menghentikan Excel dan akan menyentuh bahunya...
"Berhenti Tianba"
Tiba-tiba suara pria paruh baya menghentikan tindakan Tianba yang akan menyentuh Excel, Jasmine dan Lavender yang hafal dengan suara itu segera berbalik.
"Ayah, aku berusaha menyelamatkan mereka dari kematian, tetapi mereka selalu saja menghina guru agung." kata Jasmine mengejutkan Tianba dan kelompoknya termasuk orang-orang yang tadi sedang ingin melihat pertunjukan.
"Salam, raja Ashura."
Raja ashura mengeleng-gelengkan kepalanya dan merasa tidak berdaya melihat kebiasaan ras ashura yang meremehkan ras manusia yang dianggap lemah.
"Raja kelelawar mati tanpa tubuh untuk dikuburkan, pasukan kita dan pasukan burung varmellion menghilang hanya dengan lambaian tangan, aku dan Raja Suzaku juga tidak bisa berbuat apa-apa..." kata Raja ashura kepada rakyatnya dan kembali berbicara...
"Beruntung kalian masih hidup, dia bukan pria muda yang lemah, dia adalah guru agung istana surgawi.
Kami berdua sudah mengikat perjanjian damai dan bekerja sama dengan istana surgawi berkat dia yang kalian anggap lemah ini." kata Raja ashura kepada suku tanah ashura, semua orang melihat wajah Excel dengan ketakutan.
"Guru Agung, masih berbelas kasihan dengan mengembalikan pasukan kita dan juga pasukan burung varmellion." raja ashura memberi peringatan kepada rakyat suku tanah asura.
"Panggil semua ketua kita adakan rapat. Putri ku ajak guru agung menuju tempat peristirahatan dan layani dengan baik." perintah raja ashura kepada salah satu bawahannya dan kepada kedua putrinya.
"Baik, ayah." segera Jasmine dan Lavender mengajak Excel menuju tempat khusus untuk tamu penting, mereka berdua berjalan dengan bangga dan bahagia, perjalanan mereka tidak lagi terhambat seperti sebelumnya.
Raja Suzaku tidak ikut menuju wilayah barat hanya mengantarkan kelima orang dari istana surgawi menuju pintu gerbang utara dan kembali kewilayahnya.
__ADS_1
Ketiga leluhur suci dan kedua murid Excel diajak menuju istana raja ashura dan membahas kembali kerjasama antara istana surgawi dan Ras ashura.
Segera berita guru agung dari istana surgawi menyebar dengan cepat dan banyak orang-orang yang percaya dan ada yang tidak percaya ketika komandan pasukan ashura berbicara.
Kedua wanita yang berada dikelompok Tianba segera menyebarkan berita, jika kedua putri raja membawa guru agung yang sangat tampan dan sangat kuat.
Jasmine dan Lavender tidak membawa Excel menuju tempat peristirahatan tamu penting, tetapi membawanya menuju tempat tinggal pribadi mereka berdua,
"Ini adalah villa kita tinggal." Lavender segera memperkenalkan tempat tinggalnya kepada Excel, saat mereka bertiga masuk, aroma ramuan obat langsung tercium dihidung Excel.
"Apa kalian baru meramu pil pemulih energi tingkat Mortal bintang 3...!" tanya Excel dengan melihat ruang tamu villa mereka berdua, Jasmine dan Lavender terkejut mendengarkan tebakan guru agung yang sangat tepat, pil tingkat Mortal bintang 3 hanya bisa dibuat oleh alchemist tingkat ahli.
"Hebat, padahal kita terakhir meramu pil pemulih energi 3 hari yang lalu, apa kamu juga seorang alchemist?" sekali lagi Lavender dan Jasmine terpesona dengan kemampuan penciuman Excel.
"Hehehe... Hanya sedikit belajar." jawab Excel dengan merendahkan dirinya.
"Tidak mungkin baru belajar memiliki kemampuan penciuman tingkat dewa seperti ayah...!" Lavender tidak percaya dengan pengakuan dari Excel.
"Aku meramu pil disaat merasa bosan saja." jawab Excel kepada Lavender sambil dia meletakkan pantatnya di tempat duduk yang empuk, sebelum Lavender membalas perkataan Excel...
"Jasmine, mana pria tampan itu..." dari pintu gerbang villa seorang wanita berteriak mencari orang yang dibawa Jasmine dan Lavender.
"Hah.... Lagi-lagi dia..." Lavender kesal saat tahu suara siapa wanita yang berteriak itu.
"Waoow.... Benar-benar tampan...."
"Kalian menyembunyikan pria untuk diri sendiri...."
Segera banyak wanita muda masuk ke villa, dan terpesona melihat ketampanan guru agung yang namanya sudah tersebar dengan cepat. Banyak orang yang penasaran dengan sosok guru agung yang katanya membunuh raja kelelawar dengan mudah dan mampu melenyapkan banyak pasukan.
Banyak pria muda yang mengikuti para wanita, mereka juga ingin tahu dengan sosok ras manusia yang ditakuti oleh raja mereka. Villa pribadi putri raja ashura menjadi ramai orang dan memusingkan Jasmine dan Lavender.
Di tempat lain Ratu raja kelelawar yang mendengar berita kematian suaminya menjadi marah dan banyak membunuh anak buahnya.
Ratu kelelawar menangis kencang dan memerintahkan banyak pasukan khusus untuk berkumpul, Ratu kelelawar juga memanggil leluhurnya yang sedang tidur di peti untuk memperpanjang usia.
"Gadis kecil, kenapa kamu membangun aku, apa kamu tidak tahu belum saatnya aku bangun... Hah." leluhur kelelawar darah sangat marah saat dia duduk disinggasana-nya.
"Kakek, raja kelelawar dibunuh pihak istana surgawi."
"Apa....! Bang..." Kakek Ratu kelelawar sangat marah hingga dia menghancurkan kursinya.
"Sialan itu istana surgawi, kita harus hancur mereka semua..."
"Kakek, mereka telah bekerja sama dengan ras ashura dan ras Suzaku, apa bisa kita melawan istana surgawi." kata Ratu kelelawar kepada kakeknya.
"Bangsat, apa-apa ini... Sejak kapan kedua Ras itu mau tunduk dengan ras rendahan."
"Itu gara-gara orang yang dipanggil guru agung. Raja serigala merah, ceritakan semuanya."
"Baik, Yang Mulia." Raja serigala merah segera menceritakan dari awal sampai akhir perjanjian antara ketiga wilayah kepada leluhur kelelawar darah.
Ras serigala merah adalah bawahannya raja serigala dan sudah terbentuk sejak lama, raja badak api juga berada di istana kelelawar darah dan ikut menceritakan semua kejadiannya kepada leluhur kelelawar darah.
"Sialan, itu guru agung. Tingkat apa kekuatannya?"
"Maaf, leluhur. Kami tidak tahu, kemungkinan dia berada diatas kedua Ras itu." jawab raja serigala merah kepada leluhur kelelawar darah, leluhur kelelawar memijat pelipisnya dan berpikir dengan keras.
"Jika kekuatan raja asura level 23 berarti guru agung itu level 30 keatas jika menurut cerita kalian...! Informasi ini masih kurang, perintahkan kelelawar untuk memata-matai istana surgawi dan juga kedua Ras itu. Kita tidak boleh kegabah saat ingin membalas dendam kematian menantuku." perintah leluhur kelelawar kepada cucunya, dia adalah pendiri organisasi pembunuh bayaran rawa gelap dan setiap tindakannya selalu dipikirkan dengan baik.
"Baik, Kakek."
Segera Ratu kelelawar darah memanggil bawahannya yang khusus dalam mencari informasi dan memata-matai targetnya.
__ADS_1