
Chapter 173 Formasi battle Will, badai tornado.
Melihat tubuhnya bergerak tidak terkendali ketua itu akhirnya tahu jika wanita bernama Qiaofeng sebagai juara pertama beladiri antar master yang mengendalikan tubuhnya.
"Bajingan, apa yang kamu lakukan pada tubuhku..." bentak ketua pertama Sekte Cheng pada Qiaofeng yang tubuhnya secara berlahan dan mendekati Qiaofeng.
Jun Mei yang berada disebelah Qiaofeng sangat marah kepada ketua itu memaki ibunya dengan membentak, dengan mengepakkan sayapnya, Jun Mei melesat kedepan kearah ketua itu dengan sangat cepat.
Dengan memiringkan tubuhnya dan lutut kiri terangkat, lutut itu menabrak dada ketua Sekte Cheng, "Buukk" suara benturan lutut didada yang keras bisa didengar anggota sekte yang berada dibawah, setelah lutut Jun Mei menghantam dada ketua itu, ketua itu langsung meluncur kebawah, "bang" suara ledakan kecil saat tubuh ketua itu menabrak beberapa orang, teriakan "aakkh" karena kesakitan didada dan tubuh yang saling menabrak.
"Adik-adikku serbu"
Wuuuuussshh
"Booommm" suara perintah Jun Mei mengema ditelinga setiap orang, setelah itu Jun Mei melesat kebawah dan menendang kepala salah satu anggota sekte Cheng yang berada dibawahnya, suara ledakan energi yang dipusatkan pada kaki meledakkan kepala anggota itu yang masih linglung setelah melihat ketuanya dengan mudah dikalahkan oleh gadis kecil.
Mendengarkan teriakan Jun Mei segera tim phoniex junior bergerak kearah Jun Mei yang berada di bawah, pasukan wanita dan pasukan naga segera ikut menyerang anggota sekte yang berada diluar dinding pelindung Sekte Cheng.
100 ribu lebih pasukan wanita dan pasukan naga tidak gentar melawan 3 juta lebih anggota aliansi, anggota sekte yang berada dan berdiri diatas dinding istana segera melepaskan anak panahnya kepada pasukan Phoniex dan pasukan naga, suara "Xiu, Xiu" anak panah melesat menuju target yang diinginkan anggota sekte, sayang sekali anak panah itu dengan mudah hindari, jika anak panahnya lolos dan mengenai tubuh target hanya terpental karena armor yang melindungi pasukan wanita yang dengan ganas menghancurkan anggota sekte Cheng.
Anak panah yang meluncur itu tidak berarti apa-apa bagi pasukan phoniex dan pasukan naga yang diperlengkapi dengan perlengkapan perang tingkat mahadewa yang sangat kuat.
"Ting, craazzhh" suara pedang saling berbenturan dengan senjata lawan, tetapi senjata anggota sekte Cheng terbelah dan senjata pasukan phoniex maupun pasukan naga membelah tubuh lawan.
Anggota aliansi Cheng yang berada diluar dinding yang berjumlah 1 juta lebih terlihat kuwalahan dengan gerakan terkoordinasi dengan baik, gabungan pasukan wanita, pria dan anak-anak yang dengan gesit menghindari dan menyerang balik.
Disaat menghindari, pasukan phoniex yang berada disebelahnya akan menyerang balik anggota aliansi Cheng, dan membunuh seperti membunuh serangga.
"Cepat kepung mereka, dan serang secara bersamaan" perintah ketua pertama saat mundur dan berdiri diatas dinding pelindung istana bersama anggot sekte Cheng, memang anggotanya saling berhadapan saat bertarung dengan tim phoniex dan pasukan naga, itu membuat anggota yang berada dibelakang rekannya kesulitan untuk menyerang pasukan phoniex dan pasukan naga, apalagi anak-anak yang memiliki postur tubuh yang pendek dan selalu menyerang pada titik-titik fital perut dan dada membuat anggota sekte Cheng benar-benar kuwalahan.
Perpaduan serangan ganda atas dan bawah membuat banyak anggota aliansi Cheng meregang nyawa, kelincahan dan kekuatan menambah daya serang pasukan phoniex dan pasukan naga sangat sulit dikalahkan.
Karena itu segera ketua pertama Sekte Cheng memberikan perintah untuk mengepung musuhnya dari segala sisi, segera anggota sekte Cheng bergerak melingkari musuhnya.
Anggota yang berada diatas dinding lebih aktif menyerang dengan panahnya disaat musuhnya dikepung, tetapi anak panah itu hanya terpental dan patah saat mengenai perlengkapan perang yang seperti robot tanpa ada celah kulit yang terlihat.
"Formasi battle Will, black turtle. Aktif"
Suara perintah Shu Peijing segera terdengar terdengar, dan anak-anak berada dibarisan tengah untuk serangan menyelinap dari bawah tubuh lawan.
"Booommm" segera pelindung energi meletus dari tubuh pasukan phoniex dan pasukan naga yang membentuk cangkang kura-kura, dengan pasukan naga baris terdepan, pasukan phoniex dibarisan kedua dan anak-anak ditengah membuat pemandangan yang mengagumkan jika dilihat dari atas.
Semua penonton yang melihat gambar berhologram efek dari batu prasasti sangat tercengang melihat begitu terkoordinasi perpaduan orang dewasa dan anak-anak melawan jutaan anggota sekte Cheng.
"Ya, dewa... Apa ini nyata... Ini terlihat seperti mimpi..."
Setiap orang berkomentar takjub saat melihat orang dewasa dan anak-anak pertempuran dengan jumlah lawan yang 30 kali lipat lebih banyak, gerakan mereka sangat halus saat menghindar dan mengerikan saat menyerang balik.
Tidak hanya dialam atas yang penonton aksi tim phoniex dan pasukan naga, tetapi alam puncak juga menontonnya.
"Craazzhh"
__ADS_1
"Akkhh"
"Booommm" setiap tebasan yang mengenai tubuh anggota aliansi akan ada suara teriakan kesakitan dan ledakan energi disaat pasukan naga menyerang anggota yang mengepung mereka.
Anak-anak kecil seperti ular yang menyerang dari bawah membuat setiap serangan tersembunyi membuat banyak anggota sekte Cheng meregang nyawa.
Coba bayangkan, bertahan disaat diserang anggota sekte Cheng, lalu barisan kedua menyerang balik musuhnya dan digabung dengan serangan tersembunyi dari anak-anak yang seperti ular kecil mematuk tubuh lawan tanpa bisa menghindari, kombinasi tiga barisan sangat mengerikan, apalagi Formasi battle Will memberikan kekuatan lebih dan pertahannya yang sangat kuat membuat strategi mengepung musuh tidak berarti apa-apa.
Formasi battle tidak hanya diam saja tetapi selalu bergerak berputar itu semakin menyulitkan musuhnya untuk mengetahui celah atau kelemahan dari Formasi battle will.
Ceng Fu dan keluarga yang baru tiba dari benua venus yang berada dikapal BESD1, juga tercengang melihat keganasan tim phoniex, pasukan naga dan anak-anak melawan jutaan musuh yang mengepung mereka dari segala sisi.
"Formasi apa ini" kata Ceng Fu yang merupakan jendral yang dipilih langsung oleh Excel, memang dia belum dianjari oleh Excel tentang formasi battle Will.
"Hehehe...itu formasi baru dari suami kita. Dia baru memberikan kepada kita saat tiba dibenua dewa." kata Poppy dengan terkekeh melihat wajah setiap orang yang masih tercengang melihat aksi pasukan phoniex dan pasukan naga.
"Serang musuh yang berada didinding dengan meriam kekuatan sedang..." perintah Poppy yang terlihat bosan dan memberikan perintah kepada personilnya, kali ini Poppy menjadi kaptennya dan memang giliran dia menjabat sebagai kapten kapal BESD1.
"Baik, kapten"
Zreeeetttt
Zreeeetttt
"Booommm" segera meriam petir melesat kebawah dari jarak 30 ribu meter dengan sangat cepat meledak anggota sekte yang berada diatas dinding pelindung Sekte Cheng.
"Booommm" serangan petir kekuatan sedang segera meledakan banyak anggota sekte dan langsung menghancurkan dinding itu seperti kerupuk. Serangan kejutan itu seperti Kesengsaraan surgawi yang mengerikan.
"Akkhh"
Teriakan kemarahan disaat banyak anggota mati meledak dan dinding hancur berkeping-keping saat serangan petir menghujani anggota sekte yang berada diatas dinding maupun didalam dinding. Semua orang segera melihat keatas langit yang banyak ditutupi awan.
Tetapi mereka tidak milihat awan hitam maupun musuh yang memberikan serangan kejutan, disaat anggota sekte yang mengepung kaget akan serangan itu dan menjadi lengah...
"Formasi battle Will, serangan balik badai tornado"
Segera pasukan phoniex dan pasukan naga berputar dengan sangat cepat apalagi mereka memiliki sayap, anak-anak juga ikut memutarkan tubuhnya.
Mereka merubah senjatanya menjadi senjata bermata ganda, pasukan naga merubah senjatanya menjadi tombak mata ganda, anak-anak merubah senjatanya menjadi pedang ganda, lalu pasukan phoniex merubah senjatanya menjadi cambuk yang setiap panjang cambuk memiliki duri berbentuk pisau kecil, putaran tornado itu semakin besar dan kekuatan angin menghisap anggota aliansi Cheng yang mengepung mereka.
Cambuk memutari setiap pasukan naga dan kedua tangan pasukan naga memutarkan senjata tombaknya, dan anak-anak menyatukan pegangan senjata pedangnya juga ikut mengayunkan pedang yang telah menyatu itu kekanan dan kekiri dengan satu tangan.
"Aakkhhh...tidak"
"Tolong..."
"Akkkah" teriakan terakhir keluar dari setiap anggota aliansi Cheng yang terhisap badai tornado, tubuh-tubuh mereka tercincang oleh senjata ganda dan cambuk bermata ribuan pisau.
Tubuh berputar sangat cepat seperti badai tornado, memegang senjata bermata ganda, dan cambuk sebagai perisai pelindung dan juga menyayat tubuh setiap orang yang terhisap dibadai tornado, tidak ada tubuh utuh, tidak ada lagi yang hidup saat dihisap badai tornado itu, mereka seperti memasuki penggiling daging yang mati dengan mengenaskan.
Tiga barisan berjajar menjadi satu barisan melingkar, lalu tubuh mereka bergerak dengan sangat cepat.
__ADS_1
"Api tornado"
Kemudian suara Tang Ran Moon memberi perintah untuk mengubah formasi battle Will menjadi api tornado dan segera pasukan phoniex dan pasukan naga beserta anak-anak yang memiliki elemen api mengeluarkan api.
Tornado itu langsung berubah menjadi api tornado dan membakar habis potongan-potongan tubuh yang tercincang dan darah yang membasahi tanah segera menguap.
Semua mata yang melihat aksi itu hanya melongo, mulut ternganga, keringat dingin membasahi pakaiannya, suara "glug" menelan salivanya, rasa ngeri, ketakutan tidak pernah mereka lihat keganasan wanita dan anak-anak selama hidup mereka.
Banyak orang tidak pernah membayangkan wanita cantik dan gadis cantik nan lucu mampu membunuh musuh tanpa berkedip, tidak ada rasa belas kasihan, tidak ada keraguan saat senjata menusuk tubuh.
Semua orang merasakan tubuh mereka gemetaran, bahkan di alam puncak yang duduk dengan santai menonton aksi pasukan wanita dan pasukan naga langsung berdiri, tubuh mereka juga mengigil ketakutan, kengerian...
Hanya ada satu kata dalam benak semua penonton "monster iblis". Setingkat dewa absolute juga berdiri melihat ganasnya formasi itu tubuh mereka juga bergetar ketakutan dan shock melihat kejadian ini.
Anggota sekte Cheng yang berada didalam dinding pelindung yang sudah hancur sudah terjatuh ditanah melihat jutaan anggotanya mati tanpa menyisahkan tubuhnya.
"Menyerah atau mati seperti rekan kalian"
Kembali Qiaofeng berkata setelah formasi battle Will berhenti, semua pasukan Phoniex, pasukan naga dan anak-anak menatap tajam kearah anggota yang masih hidup, setengah dari anggota sekte sudah terduduk lemas saat menyaksikan rekan-rekannya mati, ketua pertama dan yang lainnya juga masih shock tanpa bisa bergerak.
Bagi mereka wanita dan anak-anak adalah mimpi buruk yang paling buruk yang mereka alami saat ini, setiap tubuh anggota sekte Cheng dan aliansi gemetaran ketakutan, segera mereka yang tersisa meletakkan senjatanya dan langsung berlutut ditanah, kepala mereka tertunduk lesu, kekalahan total dan rasa putus asa sudah menjadi mimpi buruk selama hidup mereka.
Melihat rekan-rekannya yang tubuhnya tercincang dan darah membasahi tanah, tetapi hanya sesaat tubuh rekannya terbakar habis tanpa meninggalkan apapun, air mata mengalir dengan deras, mereka tidak berkata-kata lagi dan hanya bisa menyerah total.
"Trang" suara senjata membentur bebatuan dan tanah terdengar saat semua anggota satu persatu berlutut dan menyerah sepenuhnya.
Alam puncak dan alam atas menjadi hening, hanya terdengar suara angin yang berdesir lembut, land Of Chaos menjadi medan peperangan setiap kekuatan seketika menghentikan sifat serakah mereka saat melihat aksi wanita, anak-anak dan pria dewasa menghapus Sekte Cheng dari peta benua Dewa.
Aroma darah di wilayah Sekte Cheng sangat jelas tercium, aroma darah terbawa angin dan bisa tercium hingga radius kiloan meter.
"Kini wilayah tengah akan kami jaga, segala pertempuran dan dimana saja, berhenti. Segera kosongkan istana Kekaisaran Zhongbu. Jika tidak, hanya ada 2 pilihan pemusnahan atau mati." suara Qin Yang mengema diseluruh wilayah tengah.
Segera banyak kekuatan buru-buru meninggalkan istana yang telah dikuasai oleh beberapa Sekte yang beraliansi tanpa mengeluh, dan segala bentuk bertarung juga terhenti, segala tindakan penjarahan, dan asusila juga berhenti, semua penjahat segera berlari terbirit-birit dan bersembunyi dari tim phoniex.
"Segala tindakan kejahatan, tindakan pemerkosaan, akan kami eksekusi jika kalian tidak menyerah. Setiap korban kejahatan segera datang untuk melapor."
Kini suara Qin Zhu yang berbicara hingga didengar seluruh wilayah land Of Chaos, semua penjahat menjadi sangat ketakutan dan sebagai buru-buru menyerah dimana ada pemimpin kota maupun datang menuju ke istana.
Istana kekaisaran Zhongbu sebelumnya telah dikuasai Sekte Cheng dan aliansinya, dan banyak diantara mereka sudah menyerah dan sebagian kembali ketempatnya masing-masing, clan Chu juga ikut membantu menyetabilkan wilayah tengah. Dengan bantuan pasukan naga banyak penjahat yang melawan mati dengan sia-sia.
Excel, Yuna, Yuke, Qinglin dan 25 dewi-dewi yang telah selesai berkultivasi ganda juga selalu memperhatikan pencapaian pasukan wanita dan pasukan pria yang melawan begitu banyak musuh, Excel sudah tahu hasilnya dan tidak terkejut dengan pencapaian isteri dan anak-anaknya.
"Suami, apa kamu tidak kuatir dengan beban psikologis Putri-putrimu?" tanya dewi Sri saat berada dipangkuan Excel, dia sangat kuatir dengan anak-anaknya yang banyak membunuh.
"Tidak, mental mereka sangat kuat. Seharusnya kamu yang kuatir... Tongkatku masih berada didalam..."
"Aahh" teriakan ******* yang kesekian kalinya saat Excel menghentakan pinggulnya terhadap dewi Sri, Dewi Sri yang ******* langsung bersandar didada Excel
"Suami, lawanmu adalah aku" Ratu Yuna tidak terima saudari-saudarinya dikalahkan suaminya.
"Dengan pelatihan seperti ini pasukan wanita dan anak-anak akan memiliki pengalaman yang sangat berguna saat melawan penjajah nanti." kata Yuke saat melihat aksi putri-putrinya dan pasukan wanita didalam dunia jiwa.
__ADS_1
Excel, Yuna, Yuke dan 31 isterinya cukup puas dengan hasil pasukan wanita, anak-anaknya dan pasukan naga juga sangat puas melihat hasil kerja keras mereka.
"Untung saja aku melatih putri-putriku sejak usia belia, setelah 1.000 tahun nanti mental mereka akan kuat saat berhadapan dengan lawan yang ganas." gumam Excel yang bisa didengar semua isterinya yang kini tengah berendam di kolam susu stalaknit.