Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 33 Batu Formasi


__ADS_3

Chapter 33 *Batu Rune formasi*


Berdengung


Nguuuunngg


Nguuuunngg


Nguuuunngg


"Paman Xue Cing dan Paman Xue Mu bawa 2 kapal angkasa tingkat Semesta puncak ini, kapal ini sangat aman dan kuat, walau tidak sebaik kapal angkasa utamaku, yang berbeda hanya daya tampungnya.


Kapal ini berkapasitas muat 1500 orang, ini aku beri nama kapal Phoniex.


Ini adalah 10 alat transportasi khusus untuk kota Phoniex mulai sekarang dan masa depan" kata Excel yang langsung membuat semua orang yang Excel panggil tersentak kaget


Xue Tong, Li Xia, Ling Ba dan hampir semua penanggung jawab kota Phoniex bahkan semua wanitanya membuka mulut lebar-lebar saat Excel mengeluarkan 10 kapal angkasanya.


Bagaimana tidak terkejut, kapal angkasa tingkat semesta puncak yang tidak ada di benua Venus bisa Excel miliki, dan ahli smelting dibenua venus hanya pada tingkat ahli yang mampu membuat artefak tingkat langit tahap rendah.


Mengetahui pikiran mereka semua, Excel lagi-lagi menggeleng-gelengkan kepalanya, dan yang pasti Excel tidak akan membuka rahasia utamanya yaitu sistem.


"Tidak usah heran dan berpikiran yang aneh, aku juga memiliki profesi smelting" kata Excel yang membuat jantung mereka berhenti seketika. Wajah Excel terlihat datar dan polos walau ucapannya membuat semua orang...


Deg


Bruuk


Bruuk


"E-eh kenapa kalian malah tertidur"


Setelah menenangkan hati dan pikiran mereka semua telah pulih kembali, walau masih seperti mayat hidup. Pandangan kosong menatap Excel.


"Monster Kultivasi"


"Monster Alchemist"


"Monster Formasi"


"Monster smelting"


"Monster tampan"


"Mu-mustahil... Bagaimana cara mempelajarinya" gumam Paman Xue Tong yang masih tampak seperti mayat hidup.


"Coba kamu tampar aku" pinta Paman Xue Cing pada Paman Xue Mu


Plaaak


"Gimana, merasa sakit" tanya Paman Xue Mu.


"Iya, ini sakit" jawab Paman Xue Cing dengan nada datar.


"Kakak, apa aku tidak bermimpi memiliki suami Monster" tanya Xue Long pada kakaknya Xue Rong.


"Tidak, ini nyata long'er, mau aku tampar agar kamu percaya"


"Ti-tidak itu sakit"


"Berarti kamu masih waras long'er"


Semua masih membeku melihat guru mereka seperti monster dan suami Monster yang tampan.


Excel yang tahu pikiran mereka sangat cemberut, kesal baru kali ini dibilang Monster oleh mereka yang dia sayangi, lalu berjalan meninggalkan mayat hidup, Excel menuju ke menara pengawas dimana dia sedang ditunggu prajuritnya.


Setelah tiba, Excel melihat semua prajuritnya sedang meneliti meriam yang telah terpasang di tembok pelindung kota, meraba, mengotak-atik meriam dan beranalisa.


"Ini seperti meriam pada umumnya, apa bisa melindungi kota ini dari serangan musuh...?" prajurit A bertanya kepada rekannya.


"Tapi ini sedikit berbeda loh, lihat ada batu roh itu, mungkin ini sebagai pengganti mesiu-nya" bantah prajurit B yang lebih jeli.


"Benar itu batu roh sebagai mesiu-nya" suara Excel yang mengejutkan mereka semua, serentak mereka berbaris rapi didepan Excel.


"Salam pemimpin" salam hormat mereka pada pemimpin mereka, Excel hanya menggangukan kepalanya saja.


"Kita akan berlatih bersama, dan untuk jadwal kalian akan diatur oleh Ceng Fu sebagai komandan kalian"


"Ceng Fu, kamu buat jadwal bagi rekanmu, dari berkultivasi, menjaga gerbang, pengawas menara dan juga prajurit pengawas kota dan hari libur"


"Memang kita saat ini masih kekurangan tenaga kerja, tapi aku yakin, tidak lama lagi akan banyak orang yang bersedia mendaftar menjadi prajurit, menjadi warga kota, dan kalian juga bisa membawa seluruh keluarga kalian untuk menetap disini" seperti biasa Excel selalu memberi mereka waktu untuk mencerna perkataannya.


"Kita mulai berlatih dari meriam ini, meriam ini memiliki jarak tembak terpendek 250 meter, jarak jauh maksimal 10.000 meter. Meskipun jarak tembaknya pendek tapi kekuatan ledakannya mampu membunuh kultivator tingkat Dewa"


Mendengar Excel berkata mampu membunuh tingkat Dewa, seketika 1250 prajurit terkejut seperti mayat hidup yang dia tinggalkan tadi.


Bruuk


Bruuk


"E-eh" seketika Excel menoleh kebelakang dan melihat kebawah anak tangga karena mendengar suara orang tersandung gerobak, terlihat 4 pria tua sedang menari dengan gaya aneh.


"Kalian sedang menari apa...?" tanya Excel yang melihat tarian 4 orang tua itu.

__ADS_1


"Suami, mereka tidak sedang menari!!" jawab Ling Xuan melihat kepolosan suaminya.


"Hah, lalu sedang apa mereka...?"


"Kejang-kejang" jawab Xue Long


Setelah Xue Tong, Ling Ba, Xue Cing dan Xue Mu kembali stabil jiwanya, mereka bergabung dengan semua prajurit untuk berlatih juga.


"Baik aku lanjutkan lagi. Tiap jarak bisa kita sesuaikan tergantung jarak targetnya, meriam ini memiliki jarak tembak atas 70 derajat, jarak tembak samping 80 derajat, daya ledak mencapai area 100 meter, tiap tembakan pertama membutuhkankan waktu 3 detik setiap isi ulang untuk tembakan kedua."


"Baiklah, Ceng Fu dan semua prajurit pria, kalian sebar batu putih rune Formasi ini, tanam batu ini ditanah dengan kedalaman 5 meter jarak antar batu satu dengan batu yang lain 100 meter, sebarkan sejauh 10.000 meter, awal titik diluar Formasi pelindung kota" pinta Excel pada semua prajuritnya.


"Baik pemimpin"


Setelah mereka menerima batu putih rune Formasi, segera semua prajurit menyebar ke area depan pintu masuk kota Phoniex.


"Tuan muda, itu Formasi apa yang akan anda susun...?" tanya Paman Ling Ba yang juga seorang ahli Formasi walau masih pada tingkat Jendral menengah.


"Oh, itu Formasi deteksi hanya untuk permainan anak-anak" kata Excel dengan santai, tapi bagi mereka itu Formasi yang baru dikenal dan lagi batu rune Formasi, batu rune Formasi sudah bisa dikatakan tidak ada dibenua ini, mereka semua kaget sekali lagi.


Di benua Venus umumnya ahli formasi mengunakan kertas mantra dari kulit pohon, dan pohon minyak sebagai bahan pembuatan mantera juga sangat langka.


Sekarang Excel mengunakan batu sebagai bahan pembuatan Formasi, bagaimana mereka tidak terkejut dan heran, karena tingkat pengetahuan dan kecerdasannya melebihi manusia di benua Venus.


"Haaheem, Entah aku harus berkata apa lagi" gumam Paman Ling Ba setelah menghela nafas.


"Haah, Aku juga, aku merasa selama ini terlalu bodoh dan terlihat tidak berpengetahuan" desah Paman Xue Tong yang terlihat frustasi.


Excel yang melihat mereka semua terlihat frustasi menjadi kasihan, memang benar pengetahuan semacam ini sudah lama hilang ratusan ribu tahun yang lalu, maklum saja jika mereka menjadi tertekan saat melihat semua keajaiban yang dibuat Excel.


"Jangan sedih, aku sudah berjanji akan mengajari kalian semua, dari Alchemist, Formasi array, smelting, Beast Tamer, dan teknik beladiri tingkat Dewa"


Deg deg deg


Excel mengetahui ini semua berkat sistem, tanpa sistem Excel akan sama seperti mereka, karena itu Excel sangat berterima kasih pada Yuna.


"Terima kasih Yuna, kamu telah membuat hidupku kali ini berarti, aku janji akan melakukan yang terbaik bagi kamu, aku tidak ingin mengecewakan pengorbananmu padaku.!!" gumam Excel dengan sangat tulus pada Yuna, walau hanya sekali bertemu Yuna, bagi Excel itu suatu nilai yang tidak bisa diukur, air mata terlihat berkumpul dimatanya, walau Excel menundukkan kepala semua orang mengetahuinya.


[Ding! Selamat kepada host. Telah memuji dan menghargai Sang Ratu Semesta. Mendapat hadiah Kotak MahaDewa, membuka segel point tukar]


Excel mendengar suara sistem, namun masih belum tersadar dari lamunannya yang memikirkan Yuna. Melihat jika suami mereka terlihat melamun dan sedih, membuat semua orang terhanyut akan kesedihan yang Excel rasakan, padahal mereka tidak tahu apa yang Excel pikirkan.


"Sayang, kenapa kamu bersedih" tanya Hu Ru Ming yang matanya sudah mulai berkaca-kaca dan memeluk lengan Excel, diikuti oleh Ling Xuan dilengan kiri, kemudian Xue Rong memeluk dari depan, Xue Long dari belakang dan diikuti semua wanitanya yang saling memeluk.


Karena segel keluarganya mereka semua bisa merasakan kesedihan, kekecewaan, kemarahan dan juga saat terluka. Mengetahui mereka semua memeluknya, Excel kembali tersadar dari lamunannya.


"Heii, kalian kenapa!! kenapa kalian malah terlihat bersedih begini ?" ucap Excel yang heran melihat semua wanitanya, bahkan Paman dan bibinya seperti dihipnotis akan kesedihan Excel.


"Aduuuh"


"Kamu yang buat kami sedih, kamu malah yang bertanya kenapa..!!!?? Minta pemukulan" kata Hu Ru Ming yang menunjukan wajah kesurupan, diikuti wanita yang lain seperti binatang buas yang kelaparan.


Kreeeek theek


Terdengar kepalan tangan Xue Rong disemua orang, di susul suara kepalan tangan yang lain, yang terdengar ditelinga tulang jari tangan saling berbunyi nyaring.


"Oohh tidaak"


Pletaakk


Buk


Buuuk


"Aaaahh, A-ampuun" teriak Excel mengema, terdengar senang sekali dari teriakannya


"hahahaha" Paman dan bibi pun ikut tertawa merasa gembira.


Setelah menerima ciuman hangat dari semua wanitanya, Excel kembali tersenyum dengan bahagia walau sedikit tersiksa. Kemudian semua prajurit telah kembali dari menyelesaikan tugasnya yang diberikan Excel.


"Pemimpin, kami sudah menyelesaikannya semua sesuai instruksi"


"Baik"


Dengan melangkahkan kaki kedepan dan membelakangi semua orang, Excel menghentak-kan kaki diubin tembok kota yang dipijak semua orang.


Baakk


Nguuuunngg


Berdengung


Terlihat gelombang kejut mengalir dari kaki Excel menuju batu rune Formasi yang telah tertanam didepannya, seketika terlihat cahaya biru kehijauan keluar dari batu putih rune Formasi yang ditanam prajuritnya.


"Aktifkan" teriak Excel bergema.


Nguuuunngg


Tampak garis-garis saling terhubung antara batu satu dengan batu yang lain, setelah terhubung semuanya terlihat dengan bentuk kotak-kotak berwarna biru kehijauan(seperti papan catur).


"Itu sebagai deteksi area, jika ada orang yang melewati area formasi, meriam ini bisa secara otomatis bergerak dan mengarahkan moncongnya ke arah target itu, meriam ini akan langsung menembak jika kita aktifkan, bisa secara manual atau mandiri. Dan batu roh ini sebagai sumber energinya."


"Paman kalian lihat Formasi yang aku buat..!!"

__ADS_1


Setelah berkata, Excel mengambil pisau ukir dan membuat rune melingkar dipunggung bagian belakang meriam, terlihat gambar aneh dengan jelas terlihat oleh mata, secara berlahan Excel membuat formasi agar semua orang bisa belajar dan menghafalkannya.


Setelah selesai, Excel menepuk titik tengah lingkaran dengan telapak tangan, itu terlihat membentuk persegi panjang dengan ukuran 20 cm x 10 cm, setelah kotak terbentuk, kotak itu bergeser sendiri kedepan lalu terlihat lubang tempat batu roh ditempatkan.


Excel meletakkan batu roh kedalam lubang itu kemudian menepuk titik tengah lagi dan menutupnya kembali, dengan mengerakan tuas pengontrol yang berada disebelah kiri meriam, setelah mengatur jarak targetnya, Excel menarik tuas kebelakang meriam.


Booommm


Setelah 3 detik


Booommm


Booommm


Setelah menarik tuas terdengar suara ledakan dari area deteksi meriam dan terlihat asap mengepul setelah ledakan itu.


Dengan kesadarannya Excel melihat target tembaknya, jelas terlihat lubang luas berukuran 100 meter, setelah memastikan daya ledak meriam itu, Excel juga melihat dengan kesadarannya jika ada rombongan dari kekaisaran Li dan Kekaisaran Ling.


"Woooww luar biasa kekuatan tembakannya" ucap Xue Long berteriak histeris yang ingin mencobanya


"Ckckck, tidak-ku duga ini luar pikiranku" ucap Li Xia yang berdecak kagum.


"Sayang, boleh tidak aku mencobanya, aku penasaran" kata Niu Qinglin yang tiba-tiba maju dengan maju imutnya didepan Excel


"Ha-ha-ha, semua bisa mencobanya, tapi mereka sudah datang" balasnya sambil menunjuk ke arah mereka datang.


"Komandan Ceng Fu, kabari semua orang jika Kekaisaran telah tiba, prajurit kalian kembali pada posisi dimana meriam di dalam menara pengawas berada, kalian semua ayo kita sambut mereka, Paman Xue Tong keluarkan kapal angkasanya"


"Baik, Tuan muda" segera Paman Xue Tong mengeluarkan artefak kapal angkasa yang dia dapat dari Excel, dengan panjang 800 meter dilengkapi 4 meriam besar dan kecil.


Kemudian mereka semua naik kedalam kapal, saat didalam kapal Excel menjelaskan bagaimana cara mengoperasikan-nya, semua hanya mendengar dan yang selalu menempel pada Excel, karena setiap apa yang dilakukannya membuat mereka menjadi ingin tahu dan ingin belajar lebih banyak.


Tiap pengetahuan yang Excel beri tidak tersedia di balai sejarah, perpustakaan dan akademi tempat banyak orang menimba ilmu, karena itu apa yang baru dari Excel selalu saja membuat mereka kagum dan selalu ingin belajar, harta yang tidak bisa dinilai adalah Pengetahuan.


Semasa hidup Excel dimasa lalu, bukan seorang yang berpendidikan tinggi melainkan hanya pada tingkat dasar, tapi itu tertutupi dengan keinginannya selalu mencari informasi dari buku, jaringan sosial dan informasi dari sejarah.


Karena hobinya adalah membaca, Excel selalu penasaran dengan hal yang baru dari buku, tidak hanya dibaca saja melainkan dia selalu beranalisa sendiri dan mempraktekkan.


Tingkat profesi Formasi array :



Pemula


Prajurit


Jenderal


Raja


Kaisar


Leluhur


...


Dewa


MahaDewa


Absolute


...


Tiap tingkat terdiri dari Tahap ; rendah, menengah, atas dan puncak.



Batu Rune Formasi :



Batu putih


Batu hitam


Batu merah


Batu biru


Batu roh


Batu Mistik


Batu kuno


....


....



Di benua Venus tingkat Formasi tertinggi saat ini berada pada tingkat Raja tahap menengah, mereka berhenti di tahap menengah dikarenakan kekurangan informasi dan bahan baku pembuatan Formasi.

__ADS_1


Kulit Pohon minyak merupakan bahan utama dari Formasi, dengan kulit Pohan minyak profesi Formasi akan dengan mudah mengukir pola yang sesuai mereka butuhkan.


__ADS_2