
Chapter 141 Formasi Pengurung.
Setelah sedikit gangguan dari Sekte langit berawan penjagaan diwilayah kerajaan Kong Shi menjadi diperketat, terlihat banyak prajurit berpatroli disekitar istana dengan wajah tegang.
"Yang Mulia, tidak perlu tegang, lihat Putri-putriku mereka tidak terlihat takut setelah kejadian tadi...hehehe"
Excel berkata dengan kaisar Dongbu, dia terkekeh melihat raut wajah orang itu dan sekali lagi Excel memanggilnya dengan formal.
"Hah, siapa yang tidak tegang, selama 2 bulan ini Kekaisaran timur akan menjadi tuan rumahnya semua turnament kecuali kompetisi pasukan Kekaisaran yang diadakan di Padang gurun dewa, dalam 2 bulan ini aku harus menjadi tuan rumah, yang artinya harus memberikan rasa nyaman dan aman bagi semua tamu.
Jika alam puncak datang bagaimana aku harus bertindak? Mereka pasti akan membuat banyak masalah..."
"Hahaha, Anda jangan terlalu kuatir... Jika mereka bertindak aku pasti akan ikut campur, lagian tulang-tulang ku terasa kaku dan butuh pelemasan."
Excel ketawa mengetahui kekuatiran kaisar Dongbu dan menjamin keamanan wilayah timur, melihat pria muda dan tampan ini memberikan jaminan keamanan membuat kaisar Dongbu menjadi sedikit lega.
Selama ini Excel juga telah menyebarkan serangga mata-mata keseluruh penjuru benua dewa dan merekam semua aktivitas orang yang tampak mencurigakan.
"Hahaha, aku tidak kuatir jika begitu..."
"Maaf, Yang Mulia. Para pemimpin benua dewa datang ingin menemui Tuan muda Excel"
Tiba-tiba seorang kasim menghentikan pembicaraan semua orang di taman dan melaporkan kehadiran pemimpin benua dewa yang ingin berhubungan baik dengan Excel.
"Oh, antar mereka kesini dan juga persiapan sarapan untuk tamu kita di taman ini saja."
"Baik, Yang Mulia"
"Hmm, hari yang melelahkan..."
Gerutu Excel yang mengetahui niat para pemimpin benua dewa yang ingin menemuinya, sejujurnya Excel terlalu malas berurusan dengan para penjilat ini.
Semua orang yang melihat wajah Excel yang terlihat tertekan hanya bisa tersenyum saja, dan ingin ketawa tapi mereka tahan.
"Suami, kamu harus bersabar"
"Huuff, apa tidak bisa digantikan posisiku, aku sejujurnya ingin jalan-jalan diseluruh wilayah ini"
"Jalan-jalan mencari wanita lagi...hah?"
Semua isterinya seperti suara lonceng peringatan ditelinga Excel saat mereka membalas perkataannya, Excel yang melihat tatapan mata yang mengintimidasinya menjadi bergidik.
"T-tidak, aku hanya ingin mempercepat tujuanku saja." alasan Excel yang sudah merasakan tulang punggungnya mati rasa dan segera berdiri dan mendekati putri-putrinya yang sedang bermain di kolam ikan yang cukup besar.
Mengetahui jika Excel ingin kabur, segera semua isterinya mengikuti dari belakang, Poppy dan Qiaofeng langsung memeluk lengan suaminya agar dia tidak bisa kabur dan bersenang-senang sendirian.
Dengan cemberut Excel hanya bisa pasrah, saat dirinya tidak bisa berkutik melawan 150 istrinya yang sudah mengepungnya, untung saja yang mengikuti Excel hanya 150 isterinya coba bayangkan jika 50 ribu wanita mengikutinya...
"Hehehe, apa kalian tidak ingin berbelanja, aku dengar disini banyak pakaian dan perhiasan indah..."
"Benarkah..."
"Tanyakan pada Kong Lian..."
Jawab Excel saat semua isterinya tidak percaya jika kerajaan timur memiliki banyak pakaian dan perhiasan indah, segera Excel mendekati Kong Lian yang dari tadi selalu memperhatikan-nya.
Kong Lian adalah Putri tertua dari Kaisar Dongb, Kong Lian berusia 28 tahun memiliki fitur wajah yang cantik dengan bentuk oval, kulitnya putih, dengan tinggi badan 180 cm, rambut hitam panjang sepinggang dengan model depan berponi, mata hitam dan bulu mata lentik, bibirnya tipis berbentuk busur, alis tebal yang tertata rapi.
Selain Kong Lian, kaisar Dongbu juga memiliki 10 anak lagi, 3 pria dan sisanya wanita, anak kedua dan ketiga adalah laki-laki dan anak keenam juga laki-laki. Kaisar kong Shi baru 50 tahun menjabat sebagai Kaisar wilayah timur mengganti ayahnya yang kini dalam kultivasi tertutup demi terobosan mencapai tingkat Dewa matahari.
"Hallo cantik, bisakah aku meminta bantuan?"
Kata Excel kepada Kong Lian, dia tahu jika pria tampan ini mendekatinya dan membuat detak jantungnya lebih cepat berdetak, apalagi Excel berbicara padanya, tidak hanya dia tapi 6 adiknya yang sedang bergosip seputar Excel menatap Excel penuh pemujaan saat menatap Excel.
Wajah memerah dan nafas sangat jelas terdengar dengan tergesa-gesa, ketujuh wanita itu diam melihat wajah tampan Excel dan terlihat darah sedikit mengalir dari lubang hidungnya, mengetahui jika Kong Lian dan saudari-saudarinya hanya diam, Excel sengaja mengoda mereka.
"Jika kalian diam saja, aku akan lamar kalian bertujuh, bagaimana?"
Bruuukkk
Bruuukkk
Kong Shi dan adik-adik perempuannya langsung pingsan saat Excel berbicara ingin melamar mereka semua, Kaisar Dongbu yang sedang berbicara dengan ayah dan Kakek Excel juga mengahlikan pandangan mereka kepada Excel dan hanya tersenyum saja melihat cara pendekatan Excel yang langsung tanpa pemanasan terlebih dahulu.
Lalu mata Excel melirik Ratu, Permaisuri dan para selir kaisar Dongbu yang juga terhipnotis dengan wajah tampan dan suara yang menenangkan, ketika Excel bermain mata mereka membuat semua isteri Kaisar Dongbu menjadi kelabakan dan sebagian ada yang sudah pingsan.
"Hah, seperti mereka kelelahan" gumam Excel dengan wajah polos tanpa dosa melihat sebagian wanita tiba-tiba tertidur.
"Minta pemukulan" 150 isteri Excel tidak terima dengan candaannya yang memang tidak disengaja membuat putri-putri kaisar Dongbu pingsan dan juga sebagian isteri Kaisar Dongbu.
"Apa coba salahku... Apa kalian tega melihat wajah tampan se-semes..."
Kreek
Mendengarkan suara gemeretak jari tangan yang menekuk dan mengepal dibelakangnya, membuat Excel tidak berani melanjutkan ucapannya.
"Selamat pagi saudaraku"
Untung saja tamu yang tadi ingin menemui Excel di taman belakang istana sudah datang, Excel akhirnya bernafas lega yang terselamatkan dari penindasan para isterinya.
Di taman belakang istana semakin semarak dengan kehadiran Excel bersama keluarga besarnya dan juga ditambah kedatangan para pemimpin benua dewa yang ingin beramah-tamah.
"Sepertinya kita kedatang tamu lagi"
Kata Excel kepada semua orang yang sedang mengobrol, seketika semua orang menjadi diam dan menatap Excel.
Wuuuuussshh
Klik
__ADS_1
Nguuuunngg
Segera Excel melayang diatas istana dan menjentikkan jarinya, suara dengungan terdengar jelas saat sebuah formasi pelindung besar menyelimuti wilayah Kekaisaran Dongbu, Excel tidak menjawab tetapi langsung bereaksi akan kedatang tamu yang tidak diundang.
Wuuuuussshh
"Ada apa ini...?"
"Jangan kuatir, suami kita ingin berolahraga sedikit untuk melepaskan kekesalannya...hehehe" kata Shu Peijing kepada mereka yang kaget dengan reaksi Excel yang tiba-tiba, setelah Excel membuat formasi pelindung dan terbang kearah tamu tidak undang dengan cepat.
"Kita lihat melalui batu prasasti saja kalau begitu..." kata kaisar Dongbu yang ingin melihat aksi menantunya, dengan mengeluarkan batu prasasti yang sudah terhubung diseluruh wilayah benua dewa.
Bhuuuzzzhh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
3 kapal angkasa segera datang dengan megah dan seolah-olah mereka adalah penguasa benua dewa, kapal angkasa berwarna hitam dengan ukuran yang sangat besar yang mampu menampung 10 ribu orang, terlihat bendera putih bergambar 2 pedang panjang yang saling bersilangan.
Didalam kapal terdapat banyak orang yang menatap Excel dengan tajam dan terlihat tidak suka saat Excel menghadang perjalanan mereka.
"Bocah minggir kamu"
Salah satu orang dikapal angkasa itu berteriak mengusir Excel agar tidak menghalangi jalannya.
"Kenapa aku harus minggir, seharusnya kalian yang minggir" jawab Excel dengan senyum, kedua tangannya terlipat dibelakang punggungnya dan seolah-olah enggan bergerak.
Melihat jawaban Excel salah satu orang tua maju dan langsung jarinya menunjuk kearah Excel dan dengan marah berkata.
"Bajingan pergi kamu jika masih ingin hidup, kami dari alam puncak dan ingin menemui kaisarmu"
"Ada apa kalian ingin menemui Kaisar?"
"Bukan urusanmu... Cepat minggir, atau...!!"
"Atau apa? Ingin berkelahi... Ayo maju semua!!"
Tantangan Excel dengan tangan kanannya kedepan dan jari telunjuk bergerak maju mundur, dan ingin mereka semua maju melawannya.
Mengetahui jika pria muda itu malah menantang semua orang, membuat mereka sangat terhina dan juga marah.
"Murid-muridku maju dan bunuh dia dengan cepat" perintah orang tua itu yang ternyata dia adalah ketua Sekte pedang ganda di alam puncak.
"Baik, guru"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Klik
Sreek
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Excel menjentikkan jarinya dan seketika gerakan aneh dari dalam tanah keluar menerjang murid-murid itu dari bawah, dengan gerakan jari Excel benda hitam kecoklatan sebesar paha orang dewasa melilitkan kaki 20 murid itu dengan cepat.
"Aaaaahhh"
"Sialan, apa ini"
Klik
Sekali lagi Excel menjentikkan jari dan akar akar kayu besar itu kembali kedalam tanah dengan menarik 20 murid itu setelah melilit kedua kaki mereka.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
"Bang...aahh" suara ledakan kecil mengema disaat tubuh 20 murid itu menghantam tanah dengan keras.
"Sialan, kamu melukai muridku" ketua itu marah saat murid-muridnya menghantam tanah karena tarikan akar-akar pohon itu, Excel menggunakan Element kayunya untuk melawan mereka, dengan mudah 20 murid itu langsung dibungkus akar-akar pohon tanpa bisa bergerak lagi ditanah.
"Salah kamu sendiri, apa tujuanmu kesini? Apa untuk mengambil putri-putri lucuku, jika iya... Hanya 1 jawaban dariku sebagai ayah mereka. Pemusnahan."
Deg
Jawaban Excel langsung membuat tamu yang tidak diundang menjadi kaget dengan jantung mereka berhenti sebentar, mereka langsung marah dan mengeluarkan semua senjata terbaik mereka...
"Hahaha, memusnahkan kita dari Sekte pedang ganda!! Dalam mimpimu, kita memiliki 4 wali Dewa Absolute, dan serahkan gadis-gadis kecil itu yang menang dalam turnament beladiri, jika tidak kamu dan seluruh keluargamu akan menanggung akibatnya."
"Ckckck, hanya memiliki 4 dewa absolute saja sudah semena-mena, memang layak untuk dimusnahkan..."
Klik
Sekali lagi Excel menjentikkan jarinya dan segera akar-akar dari dalam tanah keluar dan langsung menyerang 3 kapal angkasa yang masih melayang diudara.
Sreeetttzz
Sreeetttzz
"Hancurkan akar-akar itu"
__ADS_1
Booommm
Booommm
Ledakan energi menghancurkan akar-akar pohon yang menyerang semua orang didalam kapal, akar-akar itu seperti ular beludak yang menyerang dengan ganas.
"Yayah bermain sendiri, ikut aah" Jun Yu yang mengetahui ayahnya sedang bermain dengan akar pohon langsung terbang dan menyusul ayahnya.
Wuuuuussshh
"Apa...! ayah bersenang-senang, adik aku ikut"
Wuuuuussshh
"Hahaha, akhirnya aku bisa memukuli orang lagi"
"Aku ikut"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Semua anak-anak Excel langsung menyusul adiknya Jun Yu yang sudah melesat dengan cepat tanpa menunggu kakak-kakaknya yang ingin ikut. Melihat putri-putrinya yang menyusul ayahnya, segera ibu, Kakek dan neneknya juga menyusul mereka dari belakang.
"Hah, lagi-lagi idot mencari kematiannya"
Kata Kaisar Dongbu yang ngeri melihat seluruh keluarga Excel yang ikut bersenang-senang, dia menghela nafas berat mengetahui ganasnya menantunya dan juga Putri-putrinya.
"Apa maksudmu, saudara?"
"Hah, sebelum kalian datang, menantuku baru membunuh 9 orang dari 10 orang, mereka juga dari alam puncak, membunuh tingkat mahadewa dengan sekali hentakan tombak naga hitam"
"Apa....!"
Semua orang di taman yang mendengar Tuan muda Excel mampu membunuh tingkat mahadewa sekali serang membuat para pemimpin syok, diantara pemimpin hanya Kaisar Zhongbu dan keluarganya yang tidak hadir dari kemarin, mereka langsung pergi setelah tim phoniex junior memenangkan turnamen antar murid.
3 kapal angkasa milik Sekte pedang ganda sibuk menghancurkan akar-akar pohon yang menyerang mereka, mereka sengaja membawa banyak orang karena perintah leluhur mereka yang memiliki kekuatan dewa absolute, keempat leluhur itu tahu jika dewa yang lain juga tertarik dengan gadis-gadis kecil yang memiliki bakat tidak normal dan juga memiliki garis darah yang telah menghilang dialam semesta.
Karena itu, 4 leluhur Sekte pedang ganda memerintahkan Patriack Sekte untuk membawa gadis-gadis kecil pemenang turnament dari benua dewa, rencana mereka akan membesar gadis-gadis itu hingga dewasa dan dijadikan ternak untuk menjadi garis keturunan Sekte mereka menjadi murni dan juga memiliki garis darah High Human.
Ketiga kapal angkasa itu sibuk menghancurkan serangan akar pohon yang menyerang mereka hingga tidak memperhatikan jika seluruh keluarga Excel telah berkumpul di samping Excel.
Booommm
"Ini tidak ada habis-habisnya, ketua serang pria muda itu jika tidak ini tidak akan pernah berhenti"
"Baik, pemimpin... Sebagian ikut aku"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
"Bajingan mati kamu..."
Klik
Nguuuunngg
Sebelum mereka mendekati Excel dan keluarganya, Excel sekali lagi menjentikkan jarinya dan terdengar suara dengungan, tiba-tiba formasi mirip sangkar mengurung seluruh anggota sekte pedang ganda, kemudian tangan kanan Excel membuat gerakan meremas secara berlahan dan mempersempit ruang gerak mereka, lalu dengan gerakan yang aneh Excel meremas sekali lagi hingga mereka semua benar-benar tidak berkutik setelah Excel menghilangkan Element kayunya, sedikit demi sedikit formasi sangkar itu menjadi kecil sehingga menjadi ukuran kepala bola basket.
Wuuuuussshh
"Wow, ayah sangat hebat"
"Lihat itu bola seperti mainan"
Setelah menjadi formasi sangkar menjadi seukuran bola Excel langsung menariknya hingga jatuh ditelapak tangannya, seketika Putri-putrinya kagum dengan perbuatan ayahnya yang dengan mudah mengalahkan tamu yang tidak diundang itu.
"Yayah, bolehkah buatku?" Jun Yu dengan tidak sabar menyambar bola itu tanpa persetujuan ayahnya dan Jun Yu langsung dikerumuni kakak-kakaknya.
"Jika kalian ingin bermain dengan orang-orang didalam bola itu, alirkan dou Qi kalian..."
"Oke"
Excel memberikan arahan kepada putri-putrinya untuk menyiksa orang-orang yang sudah dikurung didalam bola kristal itu yang dibuat dari formasi sangkar, segera Jun Yu mengalirkan energinya kedalam bola, setelah energinya mengalir dan langsung mengenai orang-orang itu, terlihat mereka seperti tertusuk ribuan jarum, dari gerakan bibir mereka, mereka sangat kesakitan dengan berteriak dan berusaha menghancurkan dinding bola kristal itu, sayang sekali suara mereka tidak bisa didengar.
Gleek
Semua keluarga Excel hanya bisa menelan salivanya saat menyaksikan betapa mudahnya Excel membuat formasi sangkar, dan ini adalah pertama kalinya mereka menyaksikannya.
"Suami, apa tidak berbahaya bagi anak-anak kita jika bola kristal itu pecah?'
"Tenang saja, itu tidak akan pecah bahkan dewa absolute yang ingin memecahkannya, hanya pada tingkat Sang Void saja yang mampu melepaskan mereka jika bisa"
Jawab Excel ketika isterinya kuatir bola itu akan pecah dan mereka yang berada didalamnya menyerang balik anak-anaknya, tetapi setelah mendengarkan penjelasan Excel mereka semua merasa lega sekaligus semakin kagum dengan perbuatannya.
"Ini disebut formasi array pengurung, yang hanya bisa dibuat ketika kita pada tingkat kekuatan Sang Void, pada tingkat dewa absolute mereka hanya bisa membuat formasi pembantaian atau formasi yang lainnya."
Excel menjelaskan kepada mereka semua tentang formasi array yang baru dimata mereka, karena Excel melihat kebingungan semua orang.
"Nak, apa itu seperti membuat cincin dimensi?" kaisar Ling sudah tidak sabar ingin tahu teknik yang dibuat Excel, dia juga bisa membuat cincin dimensi, dan dari penjelasan Excel itu mirip prinsip membuatan cincin dimensi.
"Hehehe, benar. Itu memang seperti kita membuat cincin dimensi, hanya saja kita dengan mudah memasukan atau mengeluarkan apapun di cincin dimensi, tetapi berbeda dengan formasi pengurung ini, ini hanya ditujukan untuk mengurung dan menyiksa saja." jawab Excel yang membenarkan pemikiran ayah mertuanya dan dia sedikit menjelaskannya.
"Suami, bagaimana jika para dewa-dewa alam puncak menyerbu kesini, apa tidak membahayakan banyak orang?"
"Hehehe, tenang saja, jika lagi-lagi idiot itu datang maka nasibnya akan sama seperti mereka, dan juga itu akan menjadi pelatihan buat pasukan wanitaku dan pasukan naga." jawab Excel kepada Li Jia Li dengan terkekeh dan juga menjelaskan tujuannya memancing amarah dari alam puncak.
__ADS_1
"Ayo kita kembali"