Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 112 Dewi Air.


__ADS_3

Chapter 112 Dewi Air.


Dialam puncak seorang pria paruh baya duduk disinggasananya dengan menutup matanya, didalam istana tidak ada seorang pun selain dia yang tinggal.


"Sudah lebih dari dua juta tahun, keberadaan Putriku menghilang tanpa jejak... Sialan Penghianatan itu jika dia tidak memiliki artefak itu aku pasti akan membunuhnya"


Tok tok tok


"Masuk"


Tap tap tap


"Maaf yang mulia, patung Dewi Qinglin dikamarnya bercahaya"


"Apa...!! Hahaha...akhirnya Putriku muncul lagi. Tunggu, bagaimana dengan patung dewa iblis?"


"Patung Dewa iblis hancur, Yang Mulia"


"Hahaha... Akhirnya kamu mati juga Penghianatan, dan terima kasih yang sudah membunuhnya. Jika nanti aku bertemu dengannya aku akan beri dia hadiah ucapan terima kasih"


Mendengarkan berita kehadiran putrinya yang telah ditemukan membuat pria paruh baya itu tertawa senang, selain putrinya yang sinyalnya keberadaan ditemukan, matinya Dewa iblis membuatnya sangat gembira.


Ya, siapa lagi pria paruh baya itu jika bukan Dewa Surya yang telah membuat Dewi samudera terluka parah dengan bantuan lima Dewa Absolute.


Semenjak Dewi samudera yang telah kalah dan kabur bersama Dewa Perang, Dewa Surya, Dewa iblis dan keempat saudara Dewi samudera membagikan wilayahnya dan juga membagikan harta yang sangat melimpah, apalagi sumberdaya yang begitu besar diwilayahnya yang dikelilingi lautan luas dan dalam.


Sudah sejak dulu jika wilayah perairan selalu menjadi wilayah yang sangat luas dan juga penuh dengan sumberdaya-nya, karena geografis alamnya yang sulit dijangkau dan banyak sekali bahayanya.


Hanya Dewi samudera saja yang mampu menaklukkan keganasan perairan dimanapun dialam semesta, dengan artefak alami yang dia miliki.


Sayangnya Dewa iblis mencurinya disaat kelima Dewa Absolute sibuk membagi-bagikan hasil kerjasamanya tanpa memperhatikan gelagat aneh dari Dewa iblis yang diam-diam merencanakan niat busuk yang tidak diketahui oleh kelima Dewa yang mengalahkan Dewi samudera.


Disaat Dewa iblis yang telah mencuri Artefak alami itu, dia tanpa disadari membuat kesalahan kecil hingga rencananya diketahui oleh Dewa Surya.


Mengetahui jika selama ini telah dikhianati, Dewa Surya sangat marah dan dengan amarahnya dia mengejar Dewa iblis dan bertarung habis-habisan, sayang sekali kesalahan Dewa surya yang mengijinkan Putri kesayangan mengikuti malah menjadi senjata untuk menghentikan pertarungan itu, dan menculik Putrinya yang ikut berperang.


Pada awalnya pertarungan itu berimbang antara Dewa iblis dan Dewa Surya, entah apa sebabnya Dewa iblis menjadi terdesak dan kekuatannya secara mendadak menurun dengan cepat.


Dari tingkat Dewa Absolute tahap 5 dan menurun menjadi tingkat Sang MahaDewa, merasakan adanya perubahan pada dirinya segera Dewa iblis berinisiatif untuk menculik Putri kesayangan Dewa Surya untuk digunakan sebagai tameng agar dirinya tidak dibunuh Dewa Surya.


Dengan menculik Putri Dewa Surya, Dewa iblis melarikan diri hingga dia sampai dibenua peri dan menyamarkan wajah dan mengganti auranya yang membuat Dewa Surya kehilangan jejaknya dibenua peri.


"Semakin dalam lorong ini dan banyak juga lorong ini..."


[Sudah wajar dengan sifat kikirnya demon King pasti akan membuat banyak jebakan dan membuat labirin agar hartanya tidak bisa ditemukan orang lain]


"Hehehe... Tapi dengan kamu menyerap jiwanya itu menjadi tidak berguna dan lagi dengan mata bintangku labirin ini seperti permainan anak-anak"


[Inilah akibat manipulasi sistem yang hidup didalam jiwa Demon King, sistem clone yang dibuat oleh Ratu alam semesta tidak mungkin bisa bisa sempurna. Karena itu sistem clone hanya bisa memanipulasi semua jiwa yang dijadikan tempat persembunyian...]


Disaat Yuke sedang bicara, Excel telah sampai pada ujung terakhir lorong dimana demon King menyimpan harta berharganya selain emas, batu roh dan batu mistik, karena ketiga harta itu disimpan di goa sebelumnya.


"Wow... Dari mana dia mendapatkan harta yang begitu banyak seperti ini?"


[Harta itu sebagian milik Dewi samudera. Tuan, lihat tombak trisula itu, itu adalah senjata artefak milik Qiaofeng, dan disebelah kanan adalah artefak penyerap energi, dan disebelah kirinya adalah artefak yang mampu merubah aura]


Dengan segera mata Excel melihat tombak trisula dan kedua artefak yang berada disebelahnya sesuai petunjuk dari Yuke, dengan berjalan dan mendekati ketiga artefak yang sangat indah.


Kemudian Excel memegang artefak penyerap energi dan melepaskan kesadarannya kedalam artefak itu, artefak itu berbentuk cawan yang dikedua sisinya terdapat ganggang pegangan tangan dengan warna keemasan, tingginya 20 cm dan memiliki lebar 25 cm.


[Tuan, tandai kedua artefak dengan segel keluarga keempat dan Tuan akan mengetahui kegunaannya]


"Hehehe... Oke, isteriku"


Lalu Excel menarik lagi kesadarannya dan membuat segel keempatnya kepada kedua artefak itu, setelah selesai memberikan segelnya kedua artefak itu, Excel yang sebagai tuan baru dari kedua artefak menerima semua informasi penggunaan dari kedua artefaknya.


Swooosshh


Swooosshh


Setelah selesai mencerna semua informasinya, kedua artefak itu langsung melesat memasuki tubuhnya dan kegirangan saat merasakan hebatnya dunia jiwa milik tuan barunya.


"Hehehe... Bagaimana, apa kalian berdua menyukainya?"


Dengan kesadarannya Excel berkomunikasi dengan artefak itu dan saat melihat artefak itu sepertinya merespon dengan menggoyangkan tubuhnya kedepan dan kebelakang.


"Bagus kalau kalian suka, mulai sekarang kalian akan selalu bermanfaat bagi alam semesta dan tidak seperti sebelumnya hanya bisa mencelakai banyak kehidupan yang tidak bersalah, apa kalian berdua mengerti?"


Kedua artefak itu yang memahami perkataan tuannya hanya merespon dengan memiringkan tubuhnya dan seperti terlihat sedang menganggukkan kepala dan sepertinya menyesali perbuatannya.

__ADS_1


"Sudahlah kalian tidak perlu bersedih dan itu juga sudah berlalu, tuanmu yang sebelumnya sudah aku bunuh, mulai sekarang kita akan membantu banyak kehidupan, oke"


Setelah Excel menghibur kedua artefaknya terlihat cawan itu gembira dan artefak yang berbentuk armor juga ikut bersemangat lagi.


"Qiaofeng dan semua isteriku kalian bantu aku membersihkan harta milik demon King"


Kata Excel yang membuat semua wanitanya senang dengan mata yang berbinar-binar tampak seperti ingin melahap suaminya.


Excel yang mengetahui pikirannya hanya tersenyum dan membuat gerbang dimensi agar mereka semua bisa keluar, kecuali Poppy, Qin Zhu, Qin Yang dan juga Jingzi Mei yang bisa masuk sesuka hati.


"Suami, kekayaan kita menjadi bertambah lagi...hehehe"


"Wow... Banyak sekali"


"Suami, harta kali ini banyak senjata tingkat legendaris dan juga tingkat surga..."


"Ayah... Boleh cambuk ini untukku?"


"Isteri kecilku, ini milikmu. Kalian bisa ambil yang kalian inginkan dan sisanya kita simpan digudang pembendaharaan keluarga kita."


Kata Excel yang membuat semua orang gembira termasuk Putri-putrinya yang tidak pernah melewatkan momen indah bersama ayahnya.


Qiaofeng yang menerima artefak alami miliknya menjadi menangis bahagia dan tubuhnya bersinar terang dan aura agung Dewi samudera, tombah trisula itu sepertinya mengerti jika telah bertemu dengan pemiliknya aslinya dan berubah menjadi seperti cambuk dan melingkari tubuh Qiaofeng tanpa melukainya.


"Suami, terima kasih telah menemukan sahabat lamaku"


"Kamu jangan menangis lagi, demi kebahagiaan Putri dan isteriku aku akan melakukan apapun."


Kata Excel dengan memeluk isteri kecilnya dan mengelus punggungnya penuh kasih sayang, dan semua orang yang melihat momen bahagia saudarinya segera bergegas dan ikut memeluk Qiaofeng.


Qiaofeng berpisah dengan tombak trisula sudah lama, dia tertinggal saat Dewa perang menyelamatkan dirinya dari keenam Dewa Absolute yang ingin membunuhnya.


"Bi Liqin dan Qiaofeng lupakan masalah lalu, ayo kita berjalan bersama dan mengambil yang seharusnya menjadi milik kita.


Sekarang kita pindahkan harta ini kedalam dunia jiwa"


Setelah Excel menenangkan kedua istrinya dan semua orang, kembali mereka bersemangat dan seperti binatang buas lapar segera membersihkan goa itu yang besarnya dua kali lebih besar dari goa naga Hitam dibenua Venus.


Excel hanya tersenyum melihat keaktifan Putri-putrinya yang seperti ibunya saat melihat harta melimpah dan saling mencoba segala senjata dan armor, apalagi banyak permata dan berlian yang berbentuk kalung, anting-anting, gelang tangan, gelang kaki dan masih banyak lagi.


Excel lalu duduk di kursi sofa yang dikeluarkan dari cincin dimensi dan memejamkan mata untuk merencanakan langkah selanjutnya setelah ini.


Hadiah itu adalah hadiah terbukanya segel Dewa binatang, jika terbuka Excel akan bisa memberikan roh beladiri kepada isterinya dan putrinya, dan itu akan menjadi kekuatan tersembunyi dan akan selalu menjaga tuannya dari segala bahaya.


Setelah semuanya telah selesai membersihkan harta didalam goa persembunyian demon king, Excel mengirim semua orang kembali kedalam dunia jiwanya, kecuali Qiaofeng dan Niu Qinglin.


Wuuuuussshh


Kemudian Excel keluar dari goa bersama kedua istrinya dengan berteleportasi dan muncul di tengah-tengah padang gurun es dan melihat hamparan biru keputihan.


"Suami, apa yang harus aku lakukan?"


"Hehehe... Isteri kecilku, apa kamu bisa mencairkan es ini, agar bisa tumbuh tanaman dan tumbuhan hijau"


Setelah mengerti niat suaminya, Qiaofeng dan Niu Qinglin segera berbagi tugas.


"Saudari Niu, kamu serap energi Es ini dan setelah itu aku akan menetralisir racun akibat es ini agar airnya bisa digunakan kehidupan yang akan tumbuh dan menetap disini"


"Oke"


Segera Niu Qinglin yang memiliki tubuh bawaan Yin bertindak dan melayang diudara dengan merentangkan kedua tangannya, Excel dan Qiaofeng segera menjauhi Niu Qinglin agar lebih bebas.


"Suamiku, seharusnya kamu juga bisa, kenapa kita harus bertindak?"


"Hehehe... Jika aku turun tangan maka yang akan menerima kekuatan dari menyerap hawa Yin di padang gurun es ini adalah aku, dan itu sangat disayangkan.


Dan kamu juga tahu, setelah cairan es ini mencair maka artefak alami tombak trisula itu akan bermanfaat untuk menyetabilkan perairan ini dengan lebih mudah."


"Kenapa kamu tidak menyerapnya saja, kan pasti kamu akan lebih kuat?"


"Hehehe... Dengan tubuhku dan Kultivasiku sekarang itu akan sia-sia"


Qiaofeng yang mengerti maksud perkataan suaminya tidak lagi bertanya.


Niu Qinglin yang melayang diudara menciptakan badai es dan salju mulai turun menyelimuti tubuhnya, pusaran badai es itu memasuki tubuhnya indahnya dan cahaya biru keputihan muncul ditubuhnya.


Booommm


Booommm

__ADS_1


"Dia langsung menerobos"


"Hehehe... Sudah pasti. Aku beruntung memiliki isteri yang memiliki tubuh bawaan Yin dan lagi putriku Jun Qinlin juga mewarisi Tubub bawaan Yin juga... Hahaha"


"Suamiku, apa aku bisa memiliki tubuh bawaan seperti saudari Niu?"


"Kamu sudah memiliki, hanya saja kamu masih belum membangunkannya"


"Apa...!! Apa benar suamiku? Tapi tubuh bawaan apa yang kumiliki?"


Ada nada gembira dan juga bingung saat Qiaofeng mendengar jawaban suaminya.


"Hehehe... Kenapa kamu dipanggil Dewi samudera?"


Setelah Excel bertanya, Qiaofeng segera berpikir dan mengingat semua pikirannya dimasa lalu.


"Aku dipanggil Dewi samudera oleh mereka bukan karena keinginanku, karena aku bisa menguasai perairan manapun di alam semesta berarti..."


"Hehehe... Akhirnya kamu mengerti, kamu sudah memiliki tubuh bawaan Dewi Air. Jika kamu tidak memiliki tubuh bawaan Dewi Air maka tombak trisula itu tidak akan memilihmu sebagai tuannya."


"Dewi Air !! Kenapa aku baru mendengarkannya?"


"Jelas kamu baru mendengarkannya, karena itu Esensi kehidupan Element Air dari saudarimu"


"Siapa dia ? Suami"


"Ratu alam semesta, Dewi Yuna"


"Apa... Lalu apa yang terjadi jika esensi kehidupan Element airnya diberikan padaku ? Jangan-jangan..."


"Dia baik-baik saja, kamu tidak perlu merasa bersalah. Apakah kamu tahu asal muasal alam semesta ini terbentuk?"


"Aku tidak tahu suami, sampai saat ini itu masih menjadi misteri"


"Hehehe... Disebut misteri karena rahasianya masih belum ditemukan. Apa kamu tahu Element apa yang pertama kali ada dialam semesta ini?"


Tanya Excel yang lagi-lagi membuat Qiaofeng atau Dewi samudera mengerutkan keningnya dan berpikir lagi dengan pertanyaan yang sulit.


"Api"


"Salah. Element api lahir karena gesekan udara yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya, jadi Element pertama dialam semesta adalah udara.


Saat dikehampaan atau di angkasa, udara itu berputar-putar dengan kecepatan yang luar biasa dekat dengan keberadaan black hole.


Dengan proses yang membutuhkan waktu triliunan tahun itu, udara dikehampaan menjadi dingin dan semakin dingin dan menjadi lembab, lalu terciptalah Element kedua yaitu Element Air.


Lalu udara dan air bercampur dan berputar-putar dengan kecepatan yang juga cepat, hingga campuran itu menjadi beku, Kemudian lahirlah Element Es.


Setelah proses tercipta inti Es, udara itu memutarinya dengan kecepatan yang lebih cepat dari sebelumnya karena gaya gravitasinya yang saling tarik menarik, karena gesekan antara Element Es dan udara yang terus-menerus timbul-lah percikan api dan lahirlah Element api..."


Booommm


Disaat Excel sedang berbicara kepada Qiaofeng yang juga didengar oleh semua orang didunia jiwa, Niu Qinglin sekali lagi menerobos basis Kultivasi-nya.


Kini Padang gurun es yang membeku terlihat mulai mencair dan pusaran yang tadinya seperti badai salju menjadi lebih tenang dan berlahan-lahan semakin memudar dan menghilang.


Terlihat seorang wanita cantik dan imut berbaju biru dan lekuk tubuh yang indah, mata coklat yang dulu kini menjadi biru muda dan dulu tingginya hanya 168 cm kini menjadi 175 cm.


"Cantik sekali kamu Sekarang, saudariku"


Segera Qiaofeng menghampiri dan langsung memeluk Niu Qinglin dengan bahagia.


"Terima kasih. Ini berkat kesempatan yang diberikan suami kita"


Niu Qinglin terlihat malu saat dipuji oleh Qiaofeng, apalagi suaminya selalu menatapnya dengan kasih sayang dan senyum yang indah.


"Hahaha.... Sayangku, Itu bukan karena aku tapi karena usahamu sendiri, dengan keteguhan dan kemauanmu untuk tampil lebih baik demi orang yang kamu sayangi dan kamu lindungi."


Excel berbicara sambil melayang diudara dan mendekati kedua isterinya, dia memuji juga Niu Qinglin yang semakin membuatnya malu dan juga bahagia.


"Suami, terima kasih"


Kata Niu Qinglin yang langsung memeluk Excel dengan erat dan terlihat air mata bahagia menetes di pipinya, dan Qiaofeng juga ikut memeluknya.


Niu Qinglin teringat sewaktu dulu dia masih disebuah desa kecil dan kebetulan saat di berbelanja dikota Shu dia bertemu dengan Tang Ran Moon hingga dia memilih pilihan yang sulit, dan akhirnya pilihannya merubah nasibnya dan juga keluarganya yang dulu keadaannya sangat memprihatinkan.


"Itu dulu, sekarang kamu sudah berbeda, jadi jangan diingat lagi, oke"


Hanya dengan dianggukan kepala, Excel mengusap air mata dipipinya dan mencium kening kedua isterinya dan penuh kasih.

__ADS_1


__ADS_2