Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 226 Aksi Lang Nuan.


__ADS_3

Chapter 226 Aksi Lang Nuan.


Setelah Ahui Nan meninggalkan arena muncul sosok wanita yang kecantikannya setara dengan Lang Nuan maupun isteri-isteri Excel yang lainnya kecuali Yuna dan Yuke.


Kini kedua tim sudah benar-benar seimbang dengan kemenangan Ahui Nan sebanyak 5 kali, kali ini pertandingan Lang Nuan menantang Lu Lingqi dan seterusnya akan menentukan pihak mana yang akan memperoleh kemenangan terbanyak maupun siapa yang berdiri terakhir di arena utama.


Wanita itu adalah Lu Lingqi, dia segera muncul karena ada rasa cemburu dan iri saat mengetahui saingannya telah diterima oleh orang yang dia cintai.


"Saudari."


"Adik, semoga kamu tidak menahan apapun, menang kalah itu hal biasa." kata Lang Nuan setelah Lu Lingqi menyapanya.


"Tentu, saudari. Walau kekuatan kita berbeda 1 level aku tidak akan menyerah sebelum bertanding."


"Sangat baik...hahaha" jawab Lang Nuan dengan tawa, tawanya mampu menghipnotis semua pria yang melihatnya.


"Perkenalkan peserta dari istana surgawi. Dia adalah Lu Lingqi dengan usia 1.350 tahun dengan basis kekuatan dewa absolute level 34. Dia adalah salah satu komandan tingkat 2 dan juga jenius muda dari ras malaikat hitam." Xiao Yan seperti biasa memperkenalkan peserta yang baru tampil, seketika semua orang mempertaruhkan hartanya untuk menjagokan Lang Nuan karena memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi dan sudah dipastikan akan memperoleh kemenangan.


Awalnya Lu Bai ingin menghentikan Lu Lingqi agar tidak bertanding tetapi semua terlambat karena Lu Lingqi sudah berada di arena, pihak istana surgawi sangat kecewa dengan tindakan Lu Lingqi yang terburu-buru.


"Hah... Wanita itu, susah untuk diatur." desah Yu Guan melihat Lu Lingqi yang sedang berbicara dengan Lang Nuan, dia kalah cepat dengan gerakan Lu Lingqi yang sudah muncul di arena, Yu Guan juga ingin menghentikan Lu Lingqi agar tidak bertarung.


"Mau bagaimana lagi, dia juga tidak mau kalah dengan rekannya Ahui Nan, sudah menjadi gosip umum jika kedua gadis itu selalu bersaing dalam hal apapun." jawab dekan dari tingkat 2 yang merupakan mantan pembimbing Ahui Nan dan Lu Lingqi sebelum mereka menjadi komandan tingkat kedua benteng pertahanan istana surgawi.


"Yong Kai, apa pria yang berbicara dengan Ahui Nan itu adalah penyelamat kita saat demon demi beast menyerang benteng pertahanan tingkat pertama?" tanya Yu Guan kepada pemimpin istana surgawi tingkat pertama.


"Maaf pemimpin Guan, pria misterius itu menggunakan penyamaran dan wajahnya juga tidak terlihat, setelah menghancurkan portal itu, pria misterius itu sempat berbicara sebentar dengan kedua komandan wanita itu dan menghilang setelah selesai berbicara. Aku tidak mendengarkan pembicaraan mereka bertiga karena pria itu menggunakan formasi." jawab Yong Kai dengan jujur, dia ingin berterima kasih kepada pria misterius itu tetapi tidak memiliki kesempatan.


"Dengan pembicaraan mereka bertiga sebelum pertandingan aku yakin pria misterius itu adalah kaisar Agung penguasa benua biru...!" balas Yu Guan yang juga pembicaraan mereka diperhatikan oleh leluhur suci tetapi tidak ikut berbicara.


Yong Kai hanya menggangukan kepalanya saja, dia masih ragu-ragu apakah pria misterius itu adalah kaisar Agung yang diprediksi oleh Yu Guan, dalam pikirannya tidak mungkin sekelas kaisar Agung repot-repot datang menyelamatkan Ahui Nan dan Lu Lingqi, karena pihak istana surgawi mampu mengusir binatang buas dan Ras demon demi beast dengan mudah.


"Apa kalian berdua sudah siap?"


"Siap senior" serempak Lang Nuan dan Lu Lingqi menjawab Xiao Yan.


"Mulai"


Segera mereka berdua bersiap, Lang Nuan sudah menganalisa kekuatan Lu Lingqi yang memiliki kekuatan tempur 4.485.000 gongjin, karena itu Lang Nuan tidak mengaktifkan war clock seperti Jun Poppy, jika tanpa war clock kekuatan tempur Lang Nuan 4.500.000 dengan mengandalkan garis darah tingkat puncak yang mampu meningkatkan kekuatan hingga 500.000, fisik suci tahap awal mampu menambah kekuatan tempur sebesar 200.000 dan senjata tingkat surga tahap puncak yang juga mampu meningkatkan kekuatan tempur sebesar 300.000 gongjin.


Kekuatan tempur fisik :



Besi. Awal 10.000, menengah 20.000, atas 30.000, puncak 40.000


Baja 50.000 hingga 90.000


Emas 100.000 - 140.000


Berlian 150.000 - 190.000


Suci 200.000 - 240.000


Dewa 250.000 - 290.000


MahaDewa 300.000 - 340.000


Ilahi 350.000 - 390.000


Abadi 400.000 - 440.000


Absolute 450.000 - 599.999


.....



Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Claaanng


Kedua wanita itu langsung menyerang dengan pedang mereka masing-masing, suara pedang saling beradu, Lang Nuan sengaja tidak menggunakan pedang tingkat mahadewa karena menurutnya itu tidak adil saat melawan seseorang yang akan menjadi saudarinya.


Semua penonton yang melihatnya hanya bisa berkata "wow" saat keindahan saling beradu kekuatan di arena tanding, semua mata tidak berkedip sama sekali karena kecepatan kedua orang itu sangat cepat.

__ADS_1


Bhuuuzzzhh


Lang Nuan segera mengeluarkan sayap Dao Qi agar lebih leluasa melawan Lu Lingqi yang memiliki kecepatan diatasnya. Segera kedua wanita itu menampilkan kekuatan yang luar biasa diudara, kilat pedang saat benturan menambah ketegangan di hati penonton.


"Cepat sekali"


Semua penonton memuji kecepatan kedua wanita itu, banyak orang hanya melihat kilatan saja saat kedua wanita itu saling menyerang dengan pedang.


Claaanng


Booomm


Panggung selalu bergetar saat benturan ledakan energi mereka berdua, biarpun panggung bergetar dan menahan serangan itu tidak mengalami sedikitpun kerusakan.


Bang... Bang


Selain beradu pedang kedua wanita itu juga menggunakan fisiknya untuk saling menyerang, gerakan mereka berdua sangat lincah dan seperti sedang menari.


"Tebasan musim semi"


Wuuuuussshh


Booommm


Lu Lingqi segera mengeluarkan tekniknya dengan cepat, Lang Nuan hanya menyilangkan kedua tangannya untuk memblokir serangan Ahui Nan, asap langsung mengepul setelah ledakan.


"Hah... Biarpun aku menggunakan semua teknik, itu tidak akan berguna dengan war clock yang mampu melindungimu." desah Lu Lingqi yang sudah menguji batasan kekuatannya.


"Hehehe... Mau bagaimana lagi, ini adalah turnament beladiri, sudah seharusnya mempersiapkan diri." jawab Lang Nuan yang tidak tergores sama sekali, apa yang dikatakan Lu Lingqi memang benar, dengan jubah perang sebesar apapun kekuatan yang menyerang itu tidak ada gunanya.


"Baiklah, aku akan menggunakan war clock yang lain saja agar lebih adil..." kata Lang Nuan yang agak bersalah kepada Lu Lingqi, tetapi sebelum Lang Nuan mengganti armament-nya Lu Lingqi menghentikan-nya...


"Tidak perlu, dengan kekuatanmu saja aku sudah kalah, lebih baik kamu hemat staminamu untuk penantang setelah aku..."


"Senior Xiao Yan, aku menyerah." setelah berbicara dengan Lang Nuan, Lu Lingqi langsung mengaku kalah kepada Xiao Yan sebagai pemandu acara.


"Lang Nuan, menang"


Segera penonton bersorak-sorai gembira dan bertepuk tangan, Lang Nuan menghampiri Lu Lingqi dan memeluknya dengan erat, "Kamu sudah diterima di keluarga kita, bergabunglah dengan Ahui Nan" bisik Lang Nuan saat memeluk Lu Lingqi.


"Iya, benar. Kami sangat senang memiliki saudari dari ras yang berbeda, suami kita tidak pernah membeda-bedakan, kasih sayangnya adil dan merata.


Diantara kita juga banyak dari ras lain, seperti ras phoniex, ras naga, ras Elf dan masih banyak lagi.


Kamu akan tahu setelah mengenali kami."


"Terima kasih, saudari Nuan" Lu Lingqi menangis bahagia, akhirnya bisa bersama dengan orang yang dia cintai.


"Oke, kita lanjutkan nanti ngobrolnya, kamu sekarang bisa mengikuti Ahui Nan."


"Baik"


Lu Lingqi segera melepaskan pelukannya dan terbang menuju tribun khusus keluarga Kekaisaran Agung, siulan penonton terus menerus terdengar disaat melihat kecantikan di arena.


"Kirim, Ceng Gui" perintah Lu Bai kepada Yu Guan, Yu Guan langsung memerintahkan Ceng Gui untuk menjadi penantang berikutnya.


"Kali ini kamu harus menang"


"Baik, leluhur. Aku akan berusaha semampunya." jawab Ceng Gui kepada Yang Wei, tubuhnya sedikit bergetar dan muncul di arena utama dan sudah berhadapan dengan Lang Nuan.


Ceng Gui adalah salah satu komandan istana surgawi tingkat 3, kekuatannya berada di level 49, Lang Nuan segera menganalisa kekuatan tempur Ceng Gui dengan bantuan sistemnya.


Kekuatan tempurnya setara dengan dewa absolute level 55 atau 5.550.000 secara keseluruhan kemampuan Ceng Gui, Lang Nuan senang didalam hatinya karena bisa menggunakan segala kekuatannya, kekuatan tempurnya juga akan meningkat jika menggunakan senjata tingkat mahadewa hingga 1 juta dan termasuk tekniknya.


Ceng Gui adalah salah satu ras banteng yang memiliki fisik berlian, dikepalanya terlihat dua tanduk dengan kedua mata yang merah, walaupun tubuhnya seperti manusia, Ceng Gui masih tidak bisa menampilkan sosok seperti ras manusia murni, ciri-cirinya sebagai ras banteng tidak bisa disembunyikan.


Seperti biasa Xiao Yan memperkenalkan peserta baru kepada semua penonton, tujuannya sudah jelas agar penonton bisa bertaruh, banyak penonton langsung menjagokan Ceng Gui sebagai pemenang kali ini dan tidak berharap Lang Nuan yang bertubuh tinggi dan ramping bisa melawan Ceng Gui yang bertubuh besar dan tinggi 190 cm, apalagi basis kultivasi-nya lebih tinggi.


"Huuff"


Ceng Gui mendengus saat melihat Lang Nuan dari ras serigala, sudah sejak dulu ras banteng dan ras serigala selalu berseteru, kedua lubang hidung Ceng Gui mengeluarkan kabut dari nafasnya.


"Apa kalian berdua sudah siap"


"Siap"


"Mulai..." Xiao Yan langsung memerintahkan peserta untuk memulai bertarung disaat mereka berdua sudah siap, Lang Nuan juga segera mengaktifkan war clock miliknya dan mengeluarkan senjata baru tingkat mahadewa puncak, sedangkan Ceng Gui hanya menggunakan tongkat berwarna hitam dan keemasan.

__ADS_1


Senjata tongkat diletakkan dibahu kanan dan menatap Lang Nuan dengan tajam, dia seperti menganggap Lang Nuan sebagai semut yang berusaha menjatuhkan gajah, tatapan tajam dan senyuman meremehkan sangat jelas terlihat oleh semua orang.


Bang


"Menyerah saja, kamu bukan lawanku...cih" Ceng Gui memukul ubin dengan tongkatnya lalu berbicara kepada Lang Nuan dan meludah di ubin.


"Perasaan kita baru bertemu...! Kenapa kamu sangat membenciku ?" tanya Lang Nuan yang merasa aneh dengan perilaku orang didepannya yang terlihat sangat membenci dia.


"Cuh... Ras serigala sudah banyak membunuh ras banteng, sudah selayaknya aku membenci ras serigala." Ceng Gui kembali meludahi ubin dan menjawab pertanyaan Lang Nuan.


"Haa... Aku saja tidak pernah membunuh banteng, bagaimana kamu bisa berkata begitu...!" tanya Lang Nuan yang memang tidak pernah membunuh ras banteng semenjak dia bisa berkultivasi.


"Hahaha... Munafik, ras serigala terkenal tamak dan kejam, biarpun kamu tidak pernah membunuh tetap saja garis darahmu sudah membuat ras banteng sangat membencimu." Ceng Gui tertawa keras dan menjawab pertanyaan Lang Nuan.


"Hah, terserah kamu berbicara apa, ayo kita mulai." desah Lang Nuan yang tidak mau memikirkan perkataan yang tidak penting dari Ceng Gui.


"Hahaha... Dengan kekuatanmu apa mampu mengalahkan ku..." Ceng Gui mencemooh Lang Nuan yang ingin segera bertarung.


Zlaaapp


Lang Nuan langsung menghilang dari pandangan Ceng Gui dan muncul dibelakangnya, Ceng Gui memutar tubuhnya disaat merasakan musuhnya dibelakangnya, "Bang..." Ceng Gui menangkis tendangan Lang Nuan dengan tongkatnya, jika terlambat sedikit tendangan Lang Nuan akan mengenai punggungnya.


"Hahaha... Licik memang serigala betina ini."


Sliinng


Claaanng


Tanpa banyak bicara Lang Nuan langsung menyerang Ceng Gui dengan pedangnya, senjata tongkat tingkat surga milik Ceng Gui langsung tergores pedang, terlihat tongkat itu tidak mampu menahan kekuatan pedang Lang Nuan.


Claaanng


Bang... Bang


Tongkat Ceng Gui yang diselimuti energi Qi jelas masih tidak mampu menahan serangan tebasan pedang Lang Nuan, Ceng Gui sangat marah melihat tongkatnya yang mulai sedikit demi sedikit akan terbelah.


"Sialan, kamu curang memakai senjata tingkat mahadewa..." umpat Ceng Gui kepada Lang Nuan yang terus menerus menyerangnya sambil berbicara, Lang Nuan langsung mundur sejauh 17 meter.


"Bodoh, apa masalahnya... Memangnya dilarang menggunakan senjata tingkat mahadewa?" Lang Nuan merasa jika Ceng Gui ini bodoh, sudah jelas tidak ada larangan untuk menggunakan senjata tingkat apapun saat bertanding.


"Itu... Haaa... Wanita selalu pandai berbicara. Jika berani ayo kita bertarung tanpa senjata..." tantang Ceng Gui kepada Lang Nuan karena dia tidak memiliki senjata tingkat mahadewa.


"Baiklah, jika itu maumu, kali ini jangan mengeluh...." jawab Lang Nuan dengan menyimpan pedangnya, dia tertawa didalam hatinya karena masih memiliki sarung tangan tingkat mahadewa yang merupakan bagian dari war clock.


"Hahaha... Bagus, bagus. Aku tidak akan mengeluh jika kamu mampu mengalahkan ku."


"Sarung tangan, aktif" kata Lang Nuan pada sistemnya.


"Creeett..." kedua kepalan tangan Lang Nuan seketika mengeluarkan energi petir saat mengaktifkan sarung tangannya, kekuatan kepalan itu langsung dirasakan oleh Ceng Gui, dia merasa dibodohi oleh Lang Nuan dengan tidak menggunakan senjata saat bertarung, apa bedanya sarung tangan dengan memakai senjata, walau tidak bisa menebas maupun memotong sarung tangan masih saja bisa melukai.


"Bajingan ini..." gumam Ceng Gui dengan melihat kepalan tangan Lang Nuan yang mengeluarkan energi petir, instingnya mengatakan jika kepalan tangan itu sangat kuat.


Swosh


Bang... Bang


Lang Nuan langsung menyerang kedepan dengan sangat cepat, kedua orang itu menggunakan tangan kosong untuk saling menyerang, jika Lang Nuan tidak memilik sayap Dao Qi sudah pasti tidak mampu mengimbangi kecepatan Ceng Gui, walaupun kekuatan tempur Lang Nuan dibawah Ceng Gui, Lang Nuan masih mampu mengimbangi dengan adanya war clock dan sarung tangannya.


Walau Lang Nuan terlambat dalam hal kultivasi, dia selalu mendapatkan ekstra perhatian dari suaminya yang selalu sabar melatihnya dan juga semua saudari-saudarinya yang selalu membantunya.


Tanpa bantuan suaminya, Lang Nuan jelas tidak mungkin bisa mencapai ketinggian seperti saat ini dan pelatihan segala teknik beladiri dan teknik Qi juga belum tentu dia dapatkan.


Dalam hatinya, Lang Nuan dan Lang Fen selalu bersyukur bisa bertemu dengan Excel dan semua wanitanya yang sangat baik dan selalu menjaga mereka berdua hingga sekarang.


"Cakar serigala api" gumam Lang Nuan saat mengeluarkan teknik beladiri secara tiba-tiba.


Wuuuuussshh


"Sial...." Ceng Gui kaget saat bertarung jarak dekat musuhnya bisa mengeluarkan teknik hebat,


Booommm


Bang


"Aaaaahhh..." cakar Lang Nuan yang penuh energi tidak mampu ditahan Ceng Gui hingga dadanya terhantam cakar berapi milik Lang Nuan, teriak Ceng Gui yang merasakan kesakitan saat cakar itu mengenai dadanya, jelas Ceng Gui tidak mampu menahan teknik tingkat mahadewa puncak hingga dia terhempas keluar dari arena utama.


"Lang Nuan, menang"

__ADS_1


__ADS_2