
Chapter 272 Ras Kelinci setengah manusia.
Benua Permata Hitam memiliki wilayah yang cukup besar, ukuran sebesar Benua Peri.
Benua Permata Hitam dibagi menjadi tiga bagian, wilayah selatan adalah wilayah kekuasaan Ras Iblis, wilayah Timur adalah wilayah Ras Siluman.
Di Barat adalah wilayah Ras setengah manusia atau yang dikenal dengan sebutan Ras Demi Human, di tengah Benua Permata Hitam, ketiga wilayah itu dibatasi oleh Gunung Mahadewi.
Benua Permata Hitam memiliki banyak tempat berbahaya dan juga mematikan, selain itu masih banyak daerah yang belum di jamah oleh kultivator manapun.
Setiap wilayah ketiga ras itu selalu dijaga ketat, banyak benteng dan dinding sebagai pembatasnya.
"Berhenti, apa kamu Ras Manusia setengah Rubah?" seorang prajurit menghentikan seorang pria muda yang sangat tampan, pria yang dihentikan itu sedang berburu rusa di hutan.
Prajurit itu melihat ciri-ciri pria muda itu berbeda dengan ras setengah manusia, sebab itu dia menghentikan pria muda itu, jika benar tebakannya, maka dia akan menjualnya di pelelangan.
"Eh! Paman, kenapa kamu menghentikan aku, lihat rusa itu kabur...!" pria muda itu menjadi marah saat dirinya kehilangan buruan.
Tetapi, prajurit pria itu terlihat membeku karena terpesona dengan wajah tampan pria muda itu, ketiga rekannya juga ikut terpesona dan menatap pria itu penuh semangat.
"Hei...! A-apa kalian dari ras setengah manusia dan binatang... Aaahh" pria itu yang melihat keempat prajurit menjadi kaget dan segera berlari memasuki hutan yang lebat dan juga berbahaya.
"Cepat tangkap dia, kita akan mendapat banyak uang jika kita menjual dia di pelelangan...!" perintah prajurit itu kepada rekannya, segera ketiga rekannya melesat mengejar manusia rubah itu.
"Hahaha! Aku beruntung menemukan Ras Manusia Rubah jantan, jika aku jual di pelelangan sudah pasti akan untung besar!" prajurit itu tertawa terbahak-bahak saat menemukan harta yang sudah punah.
Ras manusia rubah sudah punah di Benua Permata Hitam, karena menjadi perburuan ketiga ras. Ras Manusia Rubah dulu adalah penguasa benua ini dan ditakuti oleh semua kehidupan.
Sebab itu, jutaan tahun yang lalu, ketiga ras penghuni benua ini berkerja sama untuk memusnahkan ras manusia rubah. Jika tidak, maka ketiga ras akan selalu ketakutan akan kekuatan Ras Manusia Rubah.
Setelah kehancuran Kerajaan Manusia Rubah, sisa-sisa manusia rubah menjadi perburuan setiap kultivator, hingga akhirnya benar-benar punah.
"Hei...! Lepaskan aku, apa salahku...!?" ketiga rekannya akhirnya berhasil menangkap pria muda itu dan menyeret nya.
"Hahaha! Ikat dia, lalu kita bawa langsung menuju balai lelang!" perintah prajurit itu kepada ketiga rekannya, dia tertawa terbahak-bahak seakan-akan dirinya sudah menjadi orang yang kaya mendadak.
Dua hari berikutnya, di Balai Lelang menjadi ramai dengan banyak orang dari ras siluman dan ras setengah manusia, mereka datang hanya untuk mendapatkan Manusia Rubah.
Tidak ketinggalan, dua kerajaan juga menghadiri pelelangan ini demi mendapatkan manusia rubah, antusias seperti ini karena manusia rubah mampu menghasilkan keturunan yang bermutu tinggi, menurut sejarah benua ini, bayi rubah yang baru dilahirkan mampu memiliki kekuatan tingkat Dewa Sejati.
Karena catatan sejarah itu, banyak kekuatan besar ingin menjadi manusia rubah ini sebagai kuda jantan untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas dan juga meningkatkan garis darah.
Empat prajurit itu mendapatkan tempat duduk penting sebagai mantan pemilik manusia rubah itu, walaupun keempat prajurit itu sudah menjualnya dengan harga tinggi, mereka masih mendapatkan undangan sebagai tamu.
"Bos, kenapa kamu buru-buru menjualnya! Jika di lelang pasti akan lebih menguntungkan...!!" salah satu rekannya protes kepada prajurit yang menemukan manusia rubah itu.
"Bodoh! Jika aku tidak segera menjualnya, kita akan dalam bahaya dengan banyak kekuatan yang menginginkan nya!" jawab prajurit itu dengan nada bijaksana dan bersikap tegas.
"Hahaha! Bos, kamu memang benar dan cerdas. jika kita menunggu lelang, sudah pasti kita tinggal nama saja!" rekan prajurit itu tertawa karena tidak mampu berpikir panjang seperti prajurit itu.
Lelang telah berlangsung disaat prajurit itu sedang mengobrol dengan ketiga rekannya, hingga akhirnya lelang terakhir yang sudah di tunggu-tunggu banyak peserta akan dimulai.
"Para tamu yang Terhormat, ini adalah lelang terakhir, kalian pasti sudah tidak sabar untuk menunggu. pelayan bawa dia keluar...!" segera pemandu lelang memerintahkan pelayan untuk mengeluarkan obyek terakhir yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang.
Segera empat pelayan itu mendorong kurungan besi yang berukuran dua meter persegi, kurungan itu ditutupi kain dan juga sebuah formasi pelindung, setelah itu pelayan berhenti di tengah panggung lelang.
"Setelah hasil penyelidikan yang cermat, manusia rubah ini adalah jenis dari evolusi manusia dan rubah ekor sembilan..." pemandu lelang berbicara dan berhenti sejenak, setelah mendengarkan spesifikasi yang akan dilelang, sontak semua kekuatan berdiri dari tempat duduknya
"Apa...! Apa itu benar...!"
__ADS_1
"Mustahil, rubah ekor sembilan hanyalah mitos belaka...!"
"Ketua, kamu pasti bercanda...!"
"Benar, tidak mungkin ada rubah ekor sembilan di benua ini!"
Segera semua orang tidak mempercayai perkataan pemandu lelang itu. Dan berbagai ungkapan terlontar dari mulut banyak orang. Demikian juga dengan keempat prajurit itu, mereka sudah memeriksa manusia rubah itu, dan hanya memiliki satu ekor saja.
"Hahaha! Tenang, aku tahu kalian tidak akan mempercayainya...! Pelayan buka...!" pembawa acara lelang tertawa terbahak-bahak melihat reaksi para peserta lelang, lalu dia menenangkan semua orang dan memerintahkan pelayan untuk membuka kain penutup kurungan.
"Tampannya...!"
"Benar-benar manusia rubah yang sangat tampan...!"
"Benar ini ciri-ciri adalah manusia rubah, tapi itu hanya manusia rubah biasa dan bukan seperti yang dikatakan dia...!"
Kembali lagi suasana lelang menjadi ramai saat melihat di dalam kurungan itu, ada yang langsung terpesona akan ketampanan manusia rubah itu, adapula yang mengira pembawa acara itu hanya membual dan melebih-lebihkan omongan nya.
"Hahaha! Dia sangat tampan, bahkan di benua ini tidak ada yang akan mengalahkan ketampanan nya, tetapi kalian jangan ketipu dengan manusia rubah ini...!" pembawa acara lelang tertawa lagi dan berbicara kepada semua orang, lalu dia mengeluarkan sebuah tongkat.
Semua peserta lelang masih berdiri dan menunggu apa yang akan dilakukan pembawa acara itu dengan mengeluarkan tongkat, di acara lelang ini tidak hanya dihadiri pria saja, banyak kaum wanita dari berbagai kekuatan juga hadir.
"Manusia rubah ini telah menyembunyikan identitasnya cukup baik, jika pemimpin Balai Lelang tidak memeriksanya dengan baik, pasti juga akan tertipu...!" pembawa acara lelang kembali berhenti berbicara dan semakin membuat penasaran semua orang, dia sengaja melakukan itu karena ingin membuat harga lelang semakin tinggi.
"Dia sangat tampan. Ayah, kita harus memiliki dia, jangan kalah dengan Kerajaan Siluman itu!"
Di salah satu bilik tamu penting, seorang wanita muda meminta kepada ayahnya untuk mendapatkan manusia rubah itu, wanita muda itu sudah jatuh cinta saat melihat wajah tampan manusia rubah.
"Hahaha! Apa kamu menyukainya? ternyata kamu sudah dewasa sekarang." jawab ayah yang ketawa melihat putrinya telah dewasa dan jatuh cinta untuk pertama kalinya, ayahnya tidak pernah melihat putri begitu antusias melihat jenis kelamin pria.
Wanita muda itu, memiliki tinggi 181 cm, kulitnya putih sehalus kulit bayi, wajahnya berbentuk oval, telinganya mirip telinga kelinci, matanya bulat dan berwarna hitam, tubuhnya ramping dan usianya baru 20 tahun, dia memakai pakaian berwarna merah muda dan menambah pesona wanita muda yang lincah dan imut.
"Huff! Siapa juga yang menyukainya, aku hanya kasihan melihat kondisinya yang kurus dan menyedihkan...!" wanita muda itu mendengus dan membalas godaan ayahnya.
"Hahaha! Baru kali ini kamu prihatin melihat nasib orang lain!" Raja Demi Human tertawa dan menggoda putri terkecilnya.
"Ayah, jangan menggoda adik terus, aku kuatir barang-barang di istana menjadi hancur jika dia kesal... Hehehe!"
"Kakak, diam. kamu juga selalu saja menggodaku, lihat aku akan buat kamarmu berantakan!" ancaman wanita itu kepada kakaknya, dia kesal selalu digoda keluarganya.
"Para hadiri harap tenang!" pembawa acara itu segera bersuara lagi dan menenangkan suasana yang penuh dengan obrolan tidak percaya. Setelah tenang, pembawa acara itu kembali berbicara...
"Manusia rubah ini adalah jenis yang langka dan dia benar-benar manusia rubah ekor sembilan...," kembali pembawa acara itu berhenti berbicara.
zreettt
"Arghh!!"
Manusia rubah itu berteriak kesakitan saat tongkat yang dipegang pembawa acara menyentuh lengannya, manusia rubah itu segera berguling-guling saat merasakan sengatan di tubuhnya.
"Cepat, keluarkan bentuk aslimu, jika tidak aku akan terus siksa dirimu...!" ancam pembawa acara kepada manusia rubah itu, manusia rubah segera duduk kembali, dengan menyembunyikan wajahnya dia antara lengan tangan yang bertumpu pada lututnya, manusia rubah itu melirik pembawa acara dengan tatapan penuh kebencian.
"Astaga...!" gumam pembawa acara yang melihat tatapan mata dari manusia rubah itu, dia terkejut dan ketakutan, segera dia menenangkan dirinya agar tidak diketahui semua orang, tubuhnya tadi gemetaran seolah-olah jiwanya terhanyut dalam lubang penderitaan.
Zreeeetttt... Zreeeetttt
"Arghh!! Berhenti, berhenti, aku akan tunjukan...!" manusia rubah itu berteriak kesakitan saat pembawa acara terus-menerus menyengat-nya dengan tongkat yang dia pegang sebagai senjata.
"Cepat tunjukan wujud aslimu..!?" bentak pembawa acara kepada manusia rubah itu.
__ADS_1
Wanita muda dari Kerajaan Demi Human menjadi marah dan sedikit mengeluarkan air mata saat melihat manusia rubah itu berteriak kesakitan, kakaknya juga ikut marah dan meneteskan air matanya.
Ayahnya hanya tersenyum melihat kedua putrinya yang menangis hanya karena melihat manusia rubah di siksa, Raja Demi Human sangat bahagia jika akhirnya kedua putri yang keras kepala ini menyukai seorang pria.
Sudah lama Raja Demi Human menginginkan kedua putrinya untuk menikah, tetapi setiap kali ada lamaran pria, kedua putrinya langsung menolaknya tanpa pikir panjang.
Setelah bentakan pembawa acara lelang, pria muda itu berdiri dengan menunduk kan kepalanya. Dengan menggetarkan tubuhnya, keluar sembilan ekor di belakang yang memiliki perpaduan warna merah muda dan putih.
"Ya Dewa, dia benar-benar Rubah ekor sembilan yang paling tampan...!" salah satu bilik lain berseru kagum dan juga terpesona dengan perubahan manusia rubah itu.
Semua wanita yang berada di balai lelang menjadi bir-ahi dan sudah tidak sabar membawa manusia rubah itu untuk berhubungan intim, bahkan semua wanita yang sudah berpasangan tidak mampu menahan bir-ahinya.
Ekornya yang menambah pesona manusia rubah itu bergoyang-goyang, seakan-akan menunjukkan dominasi ras istimewa yang dia miliki kepada seluruh dunia, aksinya semakin membuat kaum wanita maupun pria menjadi terpesona.
Manusia rubah itu yang selalu menundukkan kepalanya, saat merasakan tatapan bir-ahi semua orang, dia mengangkat kepalanya dan melihat wajah semua orang yang hadir, dari lantai dasar hingga lantai 3 yang tatapannya penuh naf-su.
Seketika manusia rubah itu menelan salivanya dan langsung meringkuk dalam ketakutan. "Mereka monster...!" gumam manusia rubah itu dengan menyembunyikan kepalanya seperti semula.
"Hahaha! Para hadirin kalian bisa lihat wujud aslinya, jika kalian memilik putri maupun pasangan yang mau berbagi, dengan tujuan menghasilkan keturunan yang berkualitas...!" pembawa acara itu tertawa bahagia melihat reaksi semua orang, dia berhenti berbicara dan semakin membuat orang penasaran.
"1.000 batu mistik"
Salah satu pria tua segera membuka tawaran pertama, sebelum pembawa acara lelang membuka harga lelang untuk manusia rubah.
"Pak tua, buat apa kamu ikut menawarnya, apalagi itu terlalu rendah ... 5.000 Batu Mistik!"
"Sialan kamu pria jelek, kamu juga untuk apa ikut menawar, jelas aku membelinya untuk putriku dan juga semua wanita dari klan Mu. 6.000 batu mistik!" pria tua itu adalah pemimpin dari klan Mu, salah manusia setengah binatang dari jenis ras binatang kucing petir. Dia tidak terima dihina oleh pesaingnya dan membalas ucapan pria jelek yang dia sebutkan.
"Hahaha! Aku juga menawarnya hanya untuk semua putriku dan seluruh wanita di klan Gu. 8.000 batu mistik!" pemimpin klan Gu juga tidak mau kalah, setelah berbicara, dia menaikkan harga.
"Huff! Orang tua bodoh. Harga belum dibuka sudah saling bertarung harga! " gerutu seorang wanita di bilik lain di lantai 3.
Wanita itu adalah ratu ras siluman, dia adalah siluman musang yang terkenal dengan kecantikannya.
"Yang Mulia, apa Yang Mulia juga menginginkan manusia rubah itu? Saya harap Yang Mulia memilikinya. Dalam catatan leluhur kita, jika salah satu Ras Siluman menghasilkan keturunan dari Ras Manusia Rubah, maka akan meningkatkan status sosial kita di benua ini dan juga akan meningkat kekuatan pasangan nya!" saran seorang wanita berumur 40 tahun berbicara kepada Ratu Siluman.
"Aku tahu, jangan kuatir. Berapa pun harganya aku pasti akan mendapatkan manusia rubah ekor sembilan itu!" jawab Ratu Siluman dengan membaringkan tubuhnya di kursi sofa yang panjang.
Suasana semakin memanas disaat semua kekuatan ikut saling menawarkan harga tinggi. Melihat reaksi itu, pembawa acara semakin bahagia, dia belum membuka harga, tetapi semua peserta sudah saling bertarung harga.
"Prajurit bodoh, hanya demi harga 20 ribu batu mistik mereka menjualnya!" kata hati pembawa acara saat melirik sebuah bilik dilantai 3, dimana keempat prajurit itu melongo karena mendengar tawaran itu sudah mencapai harga yang mereka dapatkan.
"Tenang semuanya, tenang!" kembali pembawa acara lelang menangkan semua orang disaat saling bertarung harga yang sudah mencapai 30 ribu batu mistik, seketika semua orang kembali tenang dan duduk di tempatnya.
"Saya belum menjelaskan secara terperinci. Kalian semua pasti tahu, jika garis darah yang dimiliki seseorang semakin tinggi, maka bakat dan juga bakat keturunan-nya akan mengikuti, manusia rubah ini memiliki dua jenis garis keturunan pada tingkat... Tingkat Puncak...!"
"Wow!! Ya dewa, aku pasti akan mendapatkan bagaimana caranya...!"
"Hahaha! Demi Dewa, aku mendapatkan keberuntungan kali ini....!"
Mendengarkan penjelasan dari pembawa acara, sontak Ratu Siluman yang tadinya tidur di sofa langsung berdiri dan menatap manusia rubah, tubuhnya gemetaran dan penuh keseriusan, dia tidak ikut berbicara hanya menyelidiki seluruh tubuh manusia rubah itu.
Tubuhnya semakin gemetaran saat melihat dua garis darah manusia rubah itu, yang memang benar berada pada tingkat puncak, lalu dia memeriksa kekuatan manusia rubah itu.
"Mustahil!! Di-dia tingkat Dewa Absolute level 80 diusia 17 tahun... Hahaha! Dewa telah memberkatiku!" batin Ratu Siluman yang hampir tidak percaya jika dia tidak memeriksa tubuh manusia rubah itu dengan mata kepala sendiri.
Tidak hanya Ratu Siluman, bahkan semua orang sudah melontarkan klaim jika manusia rubah hanya untuk dirinya sendiri. Terlihat semua orang menjadi waspada dengan para pesaing lelang.
"Sekali lagi tenang!" semua orang kembali tenang dan menunggu pembawa acara berbicara lagi, peserta lelang sudah tidak sabar ingin memiliki manusia rubah itu.
__ADS_1
(Revisi√)