
Chapter 181 Kekejaman Istana Surgawi.
Burung gajah sebagai penguasa wilayah pusat selalu mengawasi binatang buas yang memiliki kekuatan diatas peringkat 6, Fung sebagai pemimpin burung gajah sudah berada di danau penguasa.
Danau penguasa sangat besar dan ditengah-tengah ada pulau tempat dimana kawanan burung gajah tinggal dan menjadi penguasa wilayah pusat.
Didalam danau itu tersembunyi banyak binatang buas tipe air dan kekuatan setara peringkat 7, tidak banyak orang mengetahui jenis bintang air didalam danau penguasa karena disaat memasuki wilayah pusat akan tertutup kabut yang tebal.
Kapal BESD1 sudah memindai kedalam danau penguasa yang hampir mirip lautan, didalam danau itu ada lembah yang sangat dalam dan gelap.
"Saudari, danau ini terlihat sangat misterius, peralatan canggih kapal BESD1 tidak mampu mengukur kedalaman-nya... Aku penasaran apa yang berada didalam lembah itu...!"
"Coba tanya tanyakan pada Fung, apa dia mengetahui apa yang ada didalamnya..."
"Baik, aku saja yang tanya..."
Personil kapal BESD1 kesulitan mengukur kedalaman lembah itu dan ingin berkomunikasi dengan Fung sebagai penguasa wilayah pusat. Sebelumnya Fung telah diberi segel keluarga oleh Excel, karena itu mempermudah untuk berkomunikasi.
Disisi lain diatas kapal angkasa 4 gadis kembar sedang serius menatap sebuah lembah yang ditutupi banyak pepohonan besar dan tinggi, wajah dinginnya dan acuh tak acuh dari 4 gadis itu akan membuat orang yang melihatnya malas untuk mendekatinya, walau memiliki wajah yang cantik dan imut orang disekitarnya akan merasakan kedinginan.
Dibelakang 4 gadis kembar itu terlihat wanita dewasa yang kecantikannya tidak kalah dengan gadis kembar itu mereka tidak lain adalah Xue Rong dan Xue Long, kakak dan adik ini telah melahirkan keturunan yang sangat dibanggakan.
Bakat anak kembar mereka tidak perlukan diragukan, diusia hampir 4 tahun kekuatan mereka berempat sudah pada tingkat jendral dewa Perunggu, selain itu mereka berempat memiliki bakat alchemist yang sama, tidak hanya ahli alchemist yang mampu bersaing dengan ahli dibenua Dewa, mereka juga ahli profesi beast taming yang mumpuni.
Ibu mereka dan juga keluarga besar klan Xue sangat bangga memiliki hasil keturunan yang tidak pernah ada dibenua manapun, berkat Xue Rong dan Xue Long yang memiliki mata tajam memilih pria muda tampan sebagai pasangan hidup sangat dipuji oleh keluarga besar klan Xue.
Pemimpin klan yang tidak lain adalah kakek dari keempat gadis itu, Kakek Xue juga sangat dipercaya oleh menantunya untuk mengolah segala bisnis yang akhirnya mampu mengangkat klan Xue menjadi disegani dibenua venus.
Ayah Xue sebutan nama yang Excel berikan, selalu bahagia melihat klan Xue akhirnya bisa naik kelas yang memiliki kekayaan yang mampu menyaingi keluarga Kekaisaran dibenua venus.
Biarpun status mereka naik, sikap sombong dan acuh tak acuh tidak pernah mereka lakukan seperti halnya bangsawan lain yang dengan bangga menjadi semena-mena.
Berkat Excel yang selalu mendidik keluarganya bersikap selalu rendah hati, tidak sombong, membantu yang lemah dan penuh welas asih membuat semua keluarga menghormatinya dengan penuh pemujaan.
"Long'er, ini hampir menjelang malam, lebih baik kita kembali, besok paginya kita kembali untuk menjinakkan binatang lagi." ucap Xue Long kepada kedua anak kembarnya yang memiliki nama belakang sama.
"Hah, baiklah ibu, besok kita berburu lagi, aku juga merindukan ayah." desah Jun Long anak pertama dari Xue Long, sudah seharian dia tidak bertemu ayahnya, walau dia dan ketiga saudari kembarnya selalu bersikap dingin terhadap orang lain tetapi berbeda saat berhadapan dengan ayahnya yang selalu memberikan banyak keajaiban, dan sikap dingin mereka selalu menjadi hangat saat bersama ayahnya.
"Bagus, ayo kita kembali didunia jiwa."
Wuuuuussshh
Kapal angkasa yang tadi masih melayang diatas perbatasan lembah misterius tiba-tiba menghilang, disaat kapal angkasa itu menghilang dibawah terlihat 2 mata yang sedari tadi memperhatikan kapal itu.
"Huuff, mengerikan... Aku hampir mati tidak bisa bernafas... Tetapi, 4 empat gadis kembar sungguh bakat super jenius, tidak sia-sia aku susah payah menerobos penjagaan ketat altar portal dimensi akhirnya menemukan bibit-bibit yang terbaik. Aku harus melaporkan kepada pemimpin..."
__ADS_1
Wuuuuussshh
"Ayah"
Serempak 4 gadis kembar itu berteriak memanggil ayahnya saat tiba didunia jiwa dan melihat ayahnya sedang tiduran dibawah pohon tempat favoritnya, mereka berempat langsung menerjang ayahnya yang tiduran di karpet berbulu.
"Hahaha, putriku kalian sangat hebat bisa menjinakkan binatang buas dengan mudah..." puji Excel saat memeluk keempat putri kembarnya yang telah memeluknya dengan erat.
Sebelumnya 4 gadis kembar itu menjinakkan harimau peringkat 5 dengan kekuatan mentalnya yang merupakan kelemahan setiap binatang buas, dengan mudah Jun Rong, Jun Xue Rong, Jun Long dan Jun Xue Long menjinakkan buas tanpa susah payah.
Keempat gadis itu tidak menjawab, mereka tampak menikmati pelukan ayahnya, Yuna, Yuke dan semua isterinya hanya tersenyum melihat begitu manjanya terhadap ayahnya, padahal 4 gadis kembar yang memiliki sifat dingin terhadap orang lain.
"Suami, apa yang harus kita lakukan untuk anggota dari istana surgawi yang menargetkan anakmu...?" tanya Yuke yang ingin meremas anggota istana surgawi yang ingin menculik anak-anaknya. Excel, Yuna, Yuke dan yang lainnya telah melihat orang yang selalu membuntuti setiap anak Excel yang memiliki garis keturunan High Human.
"Awalnya mereka kesini untuk menyelidiki apa yang terjadi dibenua dewa dan mencari keberadaan 25 dewi-dewi... Tetapi jika mereka berani menyentuh seluruh keluargaku... Hehehe." jawab Excel membuat semua orang merinding saat Excel tertawa kecil.
Bahkan Yuna dan Yuke menjadi berkeringat dingin, tetapi dihati mereka semua menjadi hangat dan nyaman saat ada yang selalu melindungi mereka.
"Istana surgawi, aku diam bukan berarti aku tidak memperhatikan mereka...." kata Yuna yang membuat orang menelan salivanya, senyum Ratu alam semesta yang indah sangat mengerikan melihat dimatanya penuh kemarahan walau hanya sesaat.
"Tidak perlu kuatir... Aku sudah ada rencana sendiri...hehehe" Excel terkekeh mengetahui jika Ratunya sudah kehabisan kesabaran melihat istana surgawi semena-mena dalam memutuskan hidup dan matinya setiap kehidupan dialam semesta aurora ini.
"Hehehe, aku tahu apa rencanamu, suami." jawab Yuna yang sudah tahu rencana suaminya yang ingin membuat istana surgawi yang memiliki kitab yang memutuskan hidup dan matinya semua mahkluk dialam semesta aurora.
Qinglin merasa jika Excel dan Yuna mengetahui segala hal dialam semesta aurora ini, selama Qinglin tinggal dengan keluarga ini, dia sebagai isteri selalu saja melihat suaminya penuh misteri.
"Benar, tujuan mereka menurunkan Kesengsaraan surgawi untuk melihat potensi-potensi setiap kultivator dialam semesta ini, jika mampu menahan Kesengsaraan surgawi mereka akan selalu memberikan perhatian khusus, tetapi setelah mencapai tingkat dewa absolute level 25 mereka akan merekrutnya dengan cara menarik mereka secara otomatis kealam keabadian. Karena itu setiap kultivator yang ditarik tidak bisa kembali menuju alam puncak maupun alam dibawahnya." jawab Excel yang masih memeluk anak kembarnya yang sudah tertidur pulas.
"Apa benar dialam keabadian semua orang bisa hidup abadi...!!" tanya Qinglin sekali lagi karena dia pernah membaca catatan prihal keabadian.
"Hehehe... Keabadian bagiku hanya omong kosong. Mungkin abadi jika tidak ada lawan yang cocok, tetapi jika bertemu lawan yang lebih kuat tetap saja mereka akan mati. Kata abadi bagiku adalah mereka yang memiliki umur panjang, pasti kalian sudah paham...!!" Excel ketawa ringan sebelum menjawab pertanyaan isterinya, Qinglin.
Apa yang katakan Excel itu benar, semua orang bisa hidup abadi asal tidak ada yang membunuhnya atau telah kehabisan inti kehidupan-nya, pada umumnya mereka yang akan kehabisan masa usianya akan melakukan tidur panjang untuk menghentikan penuaan yang harus dibayar dengan harga mahal.
Banyak metode untuk memperpanjang usia, biasanya akan mencari pil penambah usia, tanaman roh atau buah roh, ada pula yang berburu ras inti kehidupan untuk diserap esensinya, meningkatkan basis kultivasinya dan masih banyak lagi metode untuk memperpanjang usia.
"Lalu apa tujuan istana surgawi merekrut banyak dewa absolute...? Dan bagaimana mereka bisa turun lagi setelah naik seperti saudariku 25 dewi-dewi ?" tanya Qinglin yang masih banyak hal yang ingin ditanyakan, karena selama ini dia memang tidak banyak tahu prihal istana surgawi.
"Istriku, Kumala... kamu ceritakan tentang istana surgawi" pinta Excel yang sebenarnya malas berbicara tentang istana surgawi.
"Sederhana apa yang diinginkan istana surgawi, dan sebenarnya sudah dijawab suami kita...!! Untuk kehidupan abadi. Sejujurnya, istana surgawi hanya dimiliki 3 orang saja, dan yang lainnya termasuk kita...hmm" Kumala berhenti berbicara dengan menghela nafas dan menundukkan kepalanya termasuk 24 dewi-dewi yang juga terlihat tertekan, Qinglin merasakan perasaan yang menyedihkan dihatinya saat melihat perubahan ekspresi yang tertekan dari 25 dewi-dewi.
"Beruntung alam mempertemukan kita dengan suami kita...!!" kembali Kumala berhenti berbicara dan melihat wajah suaminya yang tidur bersama 4 anak kembarnya, dan 24 dewi-dewi juga melihat wajah suaminya yang tampan dan bercahaya, tatapan 25 dewi-dewi begitu lembut dan penuh cinta terhadap Excel.
"Disaat kita berada di level 50 kita akan menjadi... Menjadi pil penambah kekuatan untuk 3 pemilik istana surgawi..." lanjut kumala dengan berat hati saat berbicara, ada kengerian dimata 25 dewi-dewi yang telah lama berada di istana surgawi, segala sesuatu di istana surgawi telah mereka ketahui sedikit banyaknya.
__ADS_1
Mendengarkan perkataan kumala yang terakhir membuat keluarga Excel bergidik ngeri, mereka merasakan perjuangan bercocok tanam hanya untuk diberikan kepada mereka dengan cuma-cuma.
Qinglin menjadi ikut sedih dan suasana menjadi hening, semua orang kecuali Excel, Yuna dan Yuke, merasakan sesak didada dan kebencian terhadap istana surgawi semakin menjadi-jadi.
"Tetapi mereka juga ada baiknya, memang metode mereka meningkatkan kekuatan sangat kejam. Namun, dibalik kekejaman mereka, mereka masih banyak membantu pekerjaan Ratu alam semesta, karena itu kakakmu tidak ikut campur masalah mereka.
Contoh, mereka memiliki kitab kehidupan yang diberikan kakak kalian, dengan tujuan agar mereka bisa membantu siklus reinkarnasi setiap jiwa-jiwa yang telah meninggal-kan cangkangnya.
Selain itu mereka juga membantu kakakmu dalam hal mengendalikan kekuatan para dewa absolute, seandainya setiap dewa absolute masih ada disini apa yang terjadi pada alam dibawah alam puncak... Karena itu biarpun metode mereka kejam tetapi masih ada sisi baiknya." kata Excel yang akhirnya meredam kemarahan dan kebencian mereka terhadap istana surgawi.
Apa yang dikatakan Excel itu dianggukan oleh Yuna sebagai pencipta alam semesta aurora ini, jika tanpa adanya istana surgawi maka Ratu Yuna tidak bisa bersantai seperti sekarang, coba bayangkan jika banyak jiwa-jiwa yang tidak bisa melewati siklus reinkarnasi!!
"Suami, apa dialam semesta lain seperti alam ini?" tanya Yuna yang penasaran dengan alam lain, Excel yang sedang tiduran kembali membuka matanya dan menatap wajah wajah cantik isterinya yang sedang memangku kepalanya dengan tersenyum.
"Hehehe... Alam semesta ini hanya sebutir pasir di pesisir pantai." kata Excel dengan ketawa penuh misteri yang semakin membuat Yuna dan yang lainnya tercengang dan membelalakkan matanya, mereka ingin percaya tetapi juga susah untuk percaya jika banyak alam semesta lain selain alam ini, setelah mereka pulih dari keterkejutannya, Excel kembali berbicara.
"Tidak lama lagi kita akan menjelajahi jagat raya ini. Karena itu giatlah berkultivasi, dialam lain tingkat dewa absolute seperti rumput banyaknya...hehehe."
Sekali lagi mereka terkejut mendengarnya kebenaran yang lain yang semakin membuat mereka tidak bisa berkata-kata lagi, Yuna hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, dia juga kaget dengan menghela nafas panjang dan berat, dia merasa seperti katak didalam sumur hanya mampu mendongakkan kepalanya keatas untuk melihat langit yang jauh.
"Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menaikkan kekuatan."
"Aku juga"
"Aku tidak sabar ingin menjelajahi jagat raya ini."
Semua orang akhirnya pulih dan bertekad menjadi semakin kuat, mereka yang berasal dari benua venus beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga besar Excel, jika tidak, diusia mereka saat ini mereka pasti masih terjebak dialam fana dan tidak mungkin bisa melepaskan tubuh fana mereka.
"Bagus, semangat ini yang aku butuhkan, aku hanya bisa mendukung kalian, tanpa semangat, tekad dan kemauan, sebesar apapun dukungan itu tidak akan berarti."
"Hah, sudahlah aku sudah lapar...hahaha." kata Excel lagi yang ingin mencoba membuat suasana cair dan tidak tegang seperti ini, mereka semua menjadi tersenyum lagi dan dimata mereka penuh resolusi mencapai ketinggian yang lebih tinggi.
Segera isteri-isterinya berdiri dan memasak makanan apapun yang disukai suaminya dan anak-anaknya, mereka ingin memasak yang terbaik agar anak dan suaminya merasa puas.
Kemudian semua anak dan keluarganya yang masih diluar telah kembali memasuki dunia jiwa, keramaian dan keceriaan kembali memenuhi dunia jiwa.
Personil dikapal BESD1 juga telah kembali dan bertanya prihal misteri didalam dasar danau penguasa yang tidak mampu dijangkau peralatan canggih kapal BESD1, Fung sebagai penguasa danau itu juga tidak tahu apa-apa padahal sudah hidup disana jutaan tahun saat ditanyai oleh isteri Excel.
"Ratuku, sepertinya kita perlu memperbarui perangkat kapal BESD1..." disaat Excel belum selesai berbicara, tiba-tiba Hu Ru Ming datang dan berkata..
"Suami, makanan sudah siap."
"Hahaha... Ayo kita makan dulu dan berbicara lagi setelah makan."
Segera Excel membangunkan keempat putrinya yang tidur disebelahnya, dengan masih setengah ngantuk keempat anak kembarnya bangun dan menuju ruang makan yang sangat besar seperti aula.
__ADS_1