
Chapter 146 Wilayah Surga Kematian.
Dua hari telah berlalu dengan cepat dimana hari ini, hari pertama turnament beladiri kategori master akan memulai babak eliminasi. Dalam 2 hari itu banyak para master memikirkan strategi yang cocok untuk mengalahkan tim phoniex yang menjadi satu-satunya lawan paling berat.
Khusus untuk Kaisar Zhongbu yang masih marah dengan kekalahan 2 hari yang lalu, dimana kategori murid dia kalah telak dari tim phoniex Junior.
Kaisar Zhongbu sudah membicarakan rencana baru dengan master Kaili sebagai pembawa acaranya, tetapi mereka kebingungan dengan menghilangnya wakil panitia turnament yang tidak lain adalah saudara dari Patriack Sekte Xiao, mereka sudah mencarinya dengan sembunyi-sembunyi tetapi tetap juga tidak menemukan jejaknya sama sekali.
Mereka tidak tahu jika wakil panitia turnament sudah mati bersama leluhur Sekte Xiao didalam dunia jiwa, hanya Patriack Sekte Xiao dan keluarganya yang tahu dan juga telah menyelidiki siapa pelaku pembunuh saudaranya dan juga leluhurnya, yang anehnya bola kristal kehidupan mereka berdua tidak menampilkan pelaku pembunuh itu.
Berita kematian leluhur dan saudara dengan rapi tidak sampai bocor dipermukaan, hingga tidak ada yang tahu jika Sekte Xiao mengalami berita menyedihkan dengan menghilangnya kekuatan utama mereka.
Excel berserta keluarga besarnya sudah berada di tribun penonton, Excel duduk dengan para pemimpin benua dewa, dengan pakaiannya berwarna hitam semakin menampilkan warna kulit putih sehalus kulit bayi, tatapan penonton wanita tidak bisa beralih dari wajah tampan Excel yang penuh kelembutan.
Qinglin dan yang lain telah bergaul dengan akrab seakan-akan kejadian dimasa lalu tidak pernah terjadi, Qinglin banyak bercerita awal pertemuannya dengan Excel dibenua peri.
Semua orang sedang menunggu master Kaili untuk membuka acara ini dan terlihat diwajah penonton sudah tidak sabar dibukanya turnament antar master, tetapi tidak berselang lama orang yang dinantikan akhirnya tiba.
"Selamat pagi semuanya, aku tahu kalian sudah tidak sabar menyaksikan turnament beladiri antar master, tidak perlu lagi aku menyebutkan namaku karena kalian sudah pasti mengenaliku.
Kali ini turnament beladiri antar master akan ada perubahan untuk mempersingkat waktu, untuk babak eliminasi bisa diselesaikan secara cepat, saya dan semua panitia memutuskan wilayah surga kematian sebagai tempat babak eliminasi..." master Kaili berhenti berbicara agar semua orang mencerna apa yang dikatakannya.
Seketika semua orang menjadi ribut, demikian juga dengan para pesertanya, dengan mata bintangnya Excel langsung melihat wilayah surga kematian untuk memeriksa ada apa disana, dan dia melihat banyak orang tua yang bersembunyi didalam tanah maupun menggunakan formasi penghalang indera diarea terpinggir surga kematian, walaupun diarea pinggiran, area itu dihuni banyak binatang sihir yang sangat kuat.
Binatang dibenua dewa sangat berbeda dengan binatang dibenua Venus dan juga dibenua peri, dibenua dewa dihuni banyak binatang aneh selain binatang buas ada juga binatang sihir dan binatang roh.
Binatang buas adalah jenis yang paling rendah dan binatang roh adalah yang tertinggi, kekuatannya juga berbeda-beda, setelah binatang buas bertranformasi menjadi binatang sihir kekuatannya akan meningkat demikian juga dengan fisiknya.
Excel yang mengetahui rencana mereka hanya tersenyum saja, lalu Excel berkomunikasi dengan semua isterinya yang mengikuti turnament dengan telepati dan membahas strategi melawan kelicikan kaisar Zhongbu.
"Tiap peserta akan mengumpulkan sebanyak mungkin inti binatang, dan 100 peserta yang memperoleh inti bintang terbanyak yang akan lolos babak eliminasi. 100 peserta yang lolos akan saling bertarung diarena ini, babak eliminasi kami beri waktu 2 hari.
Aturannya tetap sama dilarang membunuh, segala metode curang akan kami diskualifikasi, tetapi kami memperbolehkan kalian saling merebut hasil rampasan peserta lain, kami tim panitia akan selalu mengawasi kalian, 1 dupa kalian mempersiapkan diri." setelah master Kaili selesai berbicara tentang aturan baru, segera semua peserta mempersiapkan diri dan banyak diantara mereka membentuk tim, sama dengan tim phoniex membentuk 7 kelompok, membentuk 7 kelompok dikarenakan banyak peserta wanita bergabung dengan tim phoniex yang berjumlah 23 wanita dari segala akademi maupun Sekte atau klan lain.
Excel segera menemui isteri-isterinya yang sibuk mengatur barisan tim, mereka tidak takut dengan wilayah surga kematian, karena memilik burung gajah sebagai penguasa surga kematian.
"Kalian lihat smartphone kalian, cari aplikasi peta, disana sudah ada peta lengkap dan titik-titik dimana bahaya tersembunyi" kata Excel kepada 47 isterinya yang mengikuti turnament beladiri antar master, kemudian mereka segera membuka smartphone-nya, terlihat sebuah gambar bola di aplikasinya mereka.
"Apa aku boleh ikut, Bu"
"Iya, aku juga ingin ikut"
Putri-putri Excel segera satu persatu ingin ikut dan menggoyang ujung baju ibu-ibunya dengan gelisah, lalu Kakek dan nenek mereka segera membujuk cucunya dengan susah payah dan akhirnya mereka tidak jadi mengikuti ibunya yang akan berkompetisi.
"Di peta itu ada 4 warna, merah tanda wilayah berbahaya, kuning tanda dimana musuh kalian berada atau letak binatang target kalian, hijau adalah wilayah netral dan warna hitam tempat paling aman untuk beristirahat, kalian akan dipandu saudari kalian dikapal BESD1, dan kalian juga harus hati-hati dengan musuh yang sengaja bersembunyi didalam tanah maupun bersembunyi dengan menggunakan Formasi memanipulasi indera" Excel berbicara mereka dia tidak ingin isterinya mengalami kesulitan apapun.
"Baik, suami. Kamu jangan terlalu kuatir"
"Ingat, kamu harus menyiapkan hadiahnya" semua isteri Excel cekikikan melihat raut kuatir suaminya, mereka mengoda dengan mengedipkan mata rubah. Mata rubah adalah mata pesona yang dimiliki ras rubah yang mampu menghipnotis lawan jenisnya menjadi birahi.
"Huuff, setelah ini aku akan menghukum kalian 20 kali lipat... Hahaha" Excel tidak terpengaruh dengan pesona isterinya yang sengaja memprovokasi tongkat naganya, dan sengaja mengejek mereka.
Mata semua pria selalu terfokus pada kelompok tim phoniex yang selalu menjadi pusat perhatian selama pertandingan diadakan, pesona tim phoniex membuat mereka menjadi terangsang dan selalu menelan salivanya, apalagi saat pesona mata rubah mereka aktif membuat semua pria semakin gelisah.
"Waktu 1 dupa telah habis, diharapkan semua peserta segera menuju lapangan tanding." suara master Kaili mengema ditelinga semua orang, para master yang menjadi peserta segera menuju lapangan, termasuk 47 isteri Excel yang sesaat lalu siap sedari tadi.
"Kalian semua harus hati-hati"
"Ibu kamu bisa"
__ADS_1
"Putriku, kalian semua harus hati-hati"
Excel, Putri-putrinya dan juga kedua orang tua mereka memberi ciuman hangat dan pelukan, dan juga memberikan semangat dan pengingat.
Setelah semua peserta yang berjumlah 950 orang berkumpul, Patriack Sekte Xiao segera maju ditengah lapangan, lalu dia mengeluarkan token giok yang berbentuk bulat
"Pyaaaarr" suara benda pecah saat batu giok dilemparkan ditanah, tiba-tiba muncul asap, kemudian muncul juga serat-serat listrik berbentuk seperti petir yang bergerak cepat, setelah menunggu beberapa saat serat-serat listrik itu membentuk sebuah gerbang lingkaran yang besar, gerbang itu mampu dilewati 4 orang sekaligus.
"Setelah kalian memasuki gerbang teleportasi menuju surga kematian, kalian akan terpisah secara acak, tetapi kalian jangan kuatir akan dikirim kewilayah tengah surga kematian.
Ingat waktu kalian hanya 2 hari, setelah 2 hari kalian akan dikirim kembali secara otomatis ketempat ini. Dan saya ingatkan lagi, dilarang saling membunuh tetapi kami tidak melarang kalian untuk saling bertukar pukulan untuk merebutkan inti binatang.
Tiap inti binatang akan memiliki point, inti binatang dari binatang terendah memiliki point 10 dan semakin kuat peringkat kekuatan binatang itu semakin tinggi pointnya. Apa kalian paham!"
"Kami mengerti ketua"
"Baiklah, kalian bisa langsung memasuki gerbang teleportasi, semoga sukses"
"Biar pria dulu yang masuk, semua wanita dibelakang...hahaha" salah satu master segera maju dengan ketawa cabul saat melirik tim phoniex dan menjelajahi seluruh tubuh mereka dengan mata bernafsunya.
Selain tim phoniex yang membentuk kelompok, ada sebagian peserta wanita bergabung dengan tim Phoniex, banyak peserta pria mengajak para wanita menjadi bagian tim tetapi ditolak secara halus yang membuat peserta pria cemburu dan marah.
Segera satu persatu peserta pria memasuki gerbang teleportasi dan menghilang saat memasuki gerbang itu, disusul tim Phoniex yang bergandengan tangan dan memasuki gerbang itu.
Excel segera memerintahkan semua isterinya didunia jiwa menuju kapal BESD1 dan memandu tim Phoniex dan melindungi mereka.
"Personil, segera menuju tempat kalian masing-masing, lepaskan serangga mata-mata di wilayah surga kematian, lalu segera pandu tim Phoniex yang terpisah untuk berkumpul." kata Excel dengan telepatinya kepada personilnya.
"Segera, suami" semua personilnya bergerak dan muncul tiba-tiba diruang kendali kapal BESD1, mereka sekarang bisa keluar masuk dengan bebas setelah Excel memberikan segel menuju dunia jiwa dan tempat yang pernah Excel jelajahi, setiap tempat yang pernah Excel lewati selalu diberi tanda dengan auranya.
Sebagian penonton pergi dari arena pertandingan dan menuju tempat favorit yang telah tersedia batu prasasti untuk menyaksikan pertandingan, ada sebagian penonton masih berada ditempat, demikian juga dengan para pemimpin pergi satu persatu menuju penginapan mereka karena lebih nyaman saat menyaksikan peserta master yang akan saling berkompetisi diwilayah surga kematian.
"Baik, aku dan juga keluargaku akan menyaksikan tim Phoniex dirumah" Excel membalasnya dengan ramah dan tersenyum, Excel melirik putri-putri dari pemimpin benua dewa yang sedari tadi berkumpul dengan Qinglin.
"Menantu, aku juga akan kembali ke istana, apa tidak lebih baik kamu dan keluargamu ikut kami?"
"Ayah mertua, aku minta maaf ada hal lain yang perlu aku lakukan di pulau dewa perang, aku perlu berdiskusi dengan keluargaku disana, dan juga akan membuat gerbang dimensi untuk jalur transportasi menuju ibukota Kekaisaran, ini terima batu giok dimensi untuk menjadi letak titik gerbang teleportasi terhubung" Excel sengaja menolak undangan Kaisar Dongbu, karena dia ingin mengawasi isterinya di wilayah surga kematian, Kaisar Dongbu mengerti maksudnya dan menerima 4 batu giok dimensi yang Excel berikan, dia senang Excel memberikan batu giok itu karena dia tidak perlu susah-susah menyewa ahli formasi array untuk membuat altar gerbang dimensi atau gerbang teleportasi.
Biaya membuat gerbang dimensi tidaklah murah, selain membayar mahal ahli formasi dia juga perlu menyiapkan bahan-bahannya yang sangat mahal, material yang dibutuhkan sangat banyak dan juga langka, karena itu kaisar Dongbu sangat senang akan pemikiran inisiatif menantunya yang sangat royal dengan kekayaannya.
"Hahaha, menantuku aku sangat berterima kasih kamu telah membantu kami sekali lagi. Oh iya, sepertinya putri-putriku ingin mengikuti kamu, tolong rawat mereka dengan baik"
"Hahaha, tidak masalah, aku akan selalu menjaga dan merawat mereka seadil-adilnya. Baiklah aku undur diri..."
Excel saling berjabat tangan sebagai ucapan perpisahan sementara, dan mengajak semua wanita yang ingin bergabung dikeluarga besarnya.
Wuuuuussshh
"Apa ini surga kematian area yang paling pinggir!!"
Lang Nuan telah tiba di wilayah surga kematian, dia memasuki gerbang teleportasi dengan bergandengan tangan dengan Shu Peijing, tetapi dia tetap saja terpisah saat muncul di area terpinggir surga kematian.
Lang Nuan melihat disekelilingnya yang penuh dengan pepohonan besar dan lebat, hampir bisa dikatakan gelap karena terlalu lebatnya hutan sehingga cahaya matahari susah menerobosnya.
Hutan besar dan tinggi banyak akar-akarnya membentuk sebuah ruang-ruang seperti lorong, kunang-kunang berkelap-kelip menerangi hutan itu walau hari masing siang, banyak binatang buas saling bersautan saat banyak orang yang memasuki wilayah mereka.
Banyak jamur setinggi manusia dan terbentuk seperti payung, dan tumbuhan obat maupun tanaman roh yang langkah berada disana, energi spiritual sangat padat dan cocok untuk berkultivasi, sayangnya tidak ada orang yang berniat berkultivasi disana karena tingkat bahaya yang ekstrim walaupun wilayah itu paling terpinggir.
Kemudian Lang Nuan mencubit tanah yang dia injak dan terlihat tanah itu yang diapit jari telunjuk dan jempol bercahaya, tanahnya telah menyerap banyak energi Qi-nya sebagai nutrisi hingga mampu mengeluarkan cahaya seperti logam mulia yang terkena sinar.
__ADS_1
Lang Nuan mengeleng-gelengkan kepala saat mengingat tempat kelahirannya yang jauh berbeda dengan surga kematian, energi disini sangat subur dan melimpah walaupun tidak bisa dibandingkan dengan dunia jiwa suaminya yang tidak bisa diukur dengan akal pikiran biasa.
Lang Nuan tersenyum indah saat mengingat wajah suaminya yang paling tampan dan juga paling dia cintai, setelah melihat disekitarnya dia mengeluarkan smartphone dari cincin penyimpanan tingkat mitos, saat menyentuh cincin dimensi dia kembali teringat suaminya.
"Aku sangat mencintaimu suamiku, kamu satu-satunya orang didunia ini yang aku cintai selain orang tuaku, adikku dan juga bibiku, apapun demi kamu aku akan berusaha memenuhinya tanpa berpikir ulang bahkan dengan nyawaku..."
"Tapi aku tidak ingin kamu mengorbankan nyawa demi aku, sayang. Biarkan aku yang akan menjagamu dan juga melindungimu."
Terdengar suara suaminya dibenaknya saat Lang Nuan berbicara dalam hati, saat mendengar suara orang yang dia cintai Lang Nuan sangat terharu dan bahagia, dia menjadi tenang walau dihutan sendiri.
Lang Nuan melihat smartphone-nya dan membuka peta, dia melihat titik dimana letak saudarinya berada, dengan pentunjuk yang dikirim dari kapal BESD1 Lang berjalan menujuk ketitik dimana anggota tim phoniex yang juga mencari rekan-rekannya.
Lang Nuan mengikut semua instruksi dari kapal BESD1 tanpa melakukan kesalahan apapun, dari arahan yang terlihat di smartphone-nya Lang Nuan tidak menemui bahaya apapun.
"Adik"
Lang Nuan segera bertemu dengan Huang Jiao dan Loong zhinshu, mereka berdua isteri Excel dari benua Peri yang mengikuti Excel dan menjadi bagian tim phoniex, mereka bahagia melihat Lang Nuan baik-baik saja karena basis kultivasinya paling rendah diantara tim phoniex, Lang Nuan memang terlambat berkultivasi saat bergabung dalam keluarga besar Excel, disaat usia 20 tahun dia baru berkultivasi, untung saja Excel selalu membantunya dan memberikan lebih banyak perhatian.
Excel memberikan banyak waktu untuk Lang Nuan dan dengan cepat Lang Nuan bisa menyusul isteri-isterinya yang lain walau masih dibawah mereka, biarpun begitu dengan bakat Lang Nuan dan berkultivasi didunia jiwa dia bisa mencapai tingkat Prajurit dewa tahap puncak dan sebentar lagi menerobos tingkat jendral dewa.
"Kakak" setelah mereka berpelukan, mereka mencari titik-titik dimana tim phoniex berada, dilihat dari layar smartphone semua anggota tim phoniex mulai merapatkan diri didekat titik Lang Nuan berada, mereka semua kuatir dengan Lang Nuan dan segera berkomunikasi lewat segel keluarganya.
"Adik Nuan, kamu disana saja dan jangan berpindah, biar kami semua menuju dititik kamu berada"
"Baik, kak"
Setelah waktu, 1 jam semua tim phoniex berkumpul beserta peserta lain yang bergabung dengan tim phoniex, total jumlah mereka sekarang 70 orang dari total awal 47 anggota tim phoniex.
"Kita berpencar, dan menuju titik dimana binatang buas berada, jika diantara kita menghadapi lawan tangguh jangan ragu meminta bantuan tim yang lain, oke"
"Baik, saudari"
Setelah Zhou Mei mengatur 7 tim yang terdiri dari 10 orang tiap tim, mereka segera bergerak dititik dimana binatang buas berada dan berkumpul.
Tiap binatang buas akan berkelompok dengan sesama jenisnya yang dipimpin raja tiap jenis binatang buas. Mereka semua tidak kuatir dengan wilayah surga kematian yang dihuni berbagai macam jenis binatang karena adanya burung gajah sebagai penguasa wilayah itu.
23 wanita yang bergabung sedikit kuatir, tetapi dengan keahlian tim phoniex dan perlengkapannya membuat 23 wanita itu menjadi percaya kepada tim phoniex.
"Kalian sungguh hebat memiliki perlengkapan yang unik, apa ini juga diberikan suami kalian?" tanya salah satu wanita yang penasaran dengan smartphone dan juga perlengkapan perang yang tim phoniex pakai.
"Hehehe, iya, semua ini suami kita yang berikan demi keamanan dan juga kenyamanan kita. Jika kalian bergabung dengan pasukan wanita, kalian juga akan diberikan seperti yang kami punya, suami kita tidak pernah pilih kasih dan selalu adil dan merata kepada kami." jawab Xiao Mei Xing yang bangga dengan suaminya, 23 wanita itu sangat senang diijinkan untuk bergabung dengan mereka.
"Apa kami bisa bergabung dengan kalian? Apa kalian tidak cemburu nantinya...dan apa suamimu mengijinkan kami untuk bergabung dengan pasukan wanita yang kamu katakan tadi?" kembali salah satu wanita itu bertanya.
"Suamiku meminta kami merekrut 4 juta wanita yang akan dijadikan pasukan utama dan menjadi bagian keluarga besar kami, dan buat apa kami cemburu, toh dari kami tidak ada yang bisa melayani stamina suami kami yang kuat saat diranjang" jawab Zhou Xiu kakak dari Zhou Mei, perkataannya membuat tim phoniex menjadi malu dan mengingat keganasan suaminya saat diranjang, terlihat wajah mereka memerah dan nafas mulai memburu.
"Hehehe, terima kasih saudari, kami juga akan membantu merekrut murid-murid lain yang ingin bergabung dengan pasukan wanita, aku yakin dengan wajah tampan suamimu akan banyak wanita yang mengikutinya tanpa banyak pertanyaan. Tapi apa benar suamimu begitu perkasanya saat di..."
"Hahaha, kamu jangan meremehkan stamina suami kita saat diranjang, pasukan wanita lebih dari 50 ribu orang saja masih belum bisa melayani dengan baik, semoga saja 4 juta wanita yang akan bergabung bisa memuaskan suami kita, kalian juga jangan kuatir yang memiliki pasangan, kalian yang memiliki pasangan masih bisa bergabung dan tidak harus menjadi isteri suamiku. Dan terima kasih sudah dibantu untuk merekrut wanita yang akan menjadi pasukan phoniex.
Tapi aku kuatir kepada mereka yang memiliki pasangan, sudah banyak dari isteri suamiku dulunya juga memiliki pasangan, tetapi pada akhirnya berpisah dengan pasangannya..."
"Mendesis"
Mendengarkan penjelasan Zhou Xiu 23 wanita itu mendesiskan suara kagum dan juga menjadi penuh fantasi diranjang, melihat wajah 23 wanita itu membuat tim phoniex tersenyum.
"Ayo kita berpencar dan kita akan lanjutkan berbicara setelah turnament beladiri usai"
Segera 7 tim berpencar dan menuju titik-titik menjadi target buruan mereka, mereka menuju titik berwarna kuning dimana musuh dan binatang buas ditandai dengan warna sama.
__ADS_1