Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 264 Altar Pengorbanan Darah.


__ADS_3

Chapter 264 Altar Pengorbanan Darah.


Manusia kelelawar itu memiliki ciri-ciri yang mengerikan, tubuhnya manusia yang dipenuhi bulu hitam kecoklatan dan tingginya 170 cm, kedua tangannya memiliki cakar, kedua kakinya juga memiliki kuku-kuku yang juga tajam, punggung memiliki sayap yang sama seperti sayap kelelawar.


Kepalanya dipenuhi bulu berwarna hitam kecoklatan, telinganya memanjang hingga sudut telinganya melengkung, hidungnya memiliki lubang yang lebar, matanya merah, mulutnya sedikit memanjang seperti mulut serigala, mulutnya juga memiliki 2 taring.


Pria itu pingsan lagi karena tidak mampu menahan rasa sakit yang berlebihan. Manusia kelelawar yang sudah memotong telinga pria itu langsung memakannya dan mengunyahnya


"Nyam... Nyam... Hmm... Lumayan renyah, sayang sekali kurang darah..."


"Hahaha... Bagus, bagus. Anak-anak ku kalian menikmati hidup ini." leluhur kelelawar pemangsa darah malah memuji perbuatan anak buahnya yang menyiksa manusia itu.


"Leluhur."


Kedua manusia kelelawar itu segera berlutut saat kakek Isabel mendekati mereka dan berbicara, 2 manusia kelelawar itu sangat bahagia kedatangan leluhur yang sudah lama tidak datang, segera para kelelawar yang tertidur pada terbangun saat mendengarkan suara leluhur yang tertawa.


"Leluhur datang... Hahaha. Salam leluhur." manusia kelelawar yang terbangun sangat bahagia dan tertawa senang dengan kehadiran pujaan mereka. Isabel hanya tersenyum dan mengangguk-kan kepalanya.


"Besok malam kita akan menyerang istana surgawi, sekarang kalian semua persiapkan diri." perintah leluhur kepada semua manusia kelelawar.


Braaaakk


Tiba-tiba 5 peti mati terbuka dan terlihat tangannya yang memegang tepi peti mati, kepala mereka segera terlihat secara bersamaan, yang mengejutkan wajah mereka sama dengan raja kelelawar seperti clonenya saja.


Isabel melihat hanya tersenyum, lalu mata kelima orang itu melihat leluhur kelelawar dan juga melihat Isabel, segera mereka bangkit dan keluar dari peti mati.


"Kakek, kakak."


Mereka berlima menyapa leluhur kelelawar pemangsa darah dan juga menyapa Isabel, kelima orang itu adalah adik kembar dari raja kelelawar yang mati ditangan guru agung.


"Besok kita akan balaskan dendam untuk raja kelelawar. Sebagai adik, kalian tidak perlu aku jelaskan lagi harus berbuat apa." kata Isabel kepada kelima adik iparnya, mereka berlima sudah tahu jika raja kelelawar telah dibunuh oleh guru agung.


Mereka berlima tidak terlahir dari rahim seorang wanita yang sama, melainkan mereka berlima terlahir dari darah raja kelelawar, karena itu wajah mereka sama. Selain wajah yang sama identik, mereka berlima juga bisa merasakan apa yang dirasakan raja kelelawar, bahkan saat kematiannya.


Setelah berbicara kepada pasukan manusia kelelawar, kakek Isabel dan Isabel keluar dan kembali menuju ke istananya, kelima kembaran raja kelelawar tidak mengikuti mereka berdua melainkan mengatur pasukan dan menjadi lima kelompok.


"Raja suzaku, pecahkan token pendeteksi ruang ini ditempat kamu inginkan, token ini mampu membuat gerbang teleportasi yang akan terhubung ke wilayah istana surgawi dan satu token lagi akan terhubung dengan wilayah ras ashura." Excel memberikan 2 token kepada raja suzaku sambil menjelaskan-nya, raja suzaku sudah tidak terkejut dengan apa yang guru agung katakan, dia sudah melihat formasi penghalang saat memanggang 6 rakyatnya.


"Terima kasih, guru agung."


Raja suzaku menerimanya, tetapi dari raut wajahnya terlihat dia sedang dalam tekanan berat yang dipikirkannya, padahal sesaat yang lalu masih bisa tertawa dan bahagia, Excel yang melihatnya tersenyum karena tahu apa yang menjadi perubahan perasaan raja suzaku.


"Tidak perlu dipikirkan perihal keselamatan leluhur ras suzaku, aku yang akan menanganinya." tiba-tiba Excel berbicara kepada raja suzaku. Raja suzaku, isterinya dan Jing Qiao terkejut mendengarnya, mereka terkejut karena masalah ini sangat rahasia dan hanya 4 orang yang mengetahuinya.


"Hahaha... Aku benar-benar tidak bisa menyembunyikan apapun dari mata batinmu guru agung...." raja suzaku tertawa dan menjawab guru agung, lalu dia menceritakan kejadian 500 tahun yang lalu, dimana leluhur ras suzaku bisa berada ditangan ras kelelawar.


"Aku sudah tahu, kamu menyerang istana surgawi juga karena ancaman raja kelelawar yang mengetahui kelemahan kalian. Besok istana surgawi akan mereka serang dengan sekutunya dari ras mayat hidup, Ratu semut merah dan lebah, mereka akan bergerak saat menjelang pagi..." Excel berbicara semuanya dengan raja suzaku, Excel juga membuat rencana pembalasan kepada leluhur kelelawar.


Mereka berdua banyak membuat rencana tentang apa yang terjadi besok, Jing Qiao dan ibunya hanya mendengarkan saja saat mereka berdua berbicara banyak hal.


Excel secara telepatinya mengabarkan tentang serangan tiba-tiba keempat ras yang akan menyerang istana surgawi kepada Yu Guan, mendengarkan berita itu, ketiga leluhur suci undur diri bersama Yu Guan, mereka berpamitan dengan raja ashura dan leluhurnya, sedangkan Sun Hongli sudah kembali sejak lama.


Saat malam hari, Excel berpamitan untuk kembali ke istana surgawi kepada raja suzaku, raja suzaku merasa enggan dengan saat guru agung akan kembali, tetapi dia tahu masalah penting yang harus diselesaikan oleh guru agung.


"Hmm...! Terima kasih guru agung sudah banyak membantu saya dan ras suzaku, aku harap apa yang akan dialami istana surgawi segera teratasi." raja suzaku menghela nafas panjang sebelum melepaskan kepergian guru agung, dia berharap bisa bertemu lagi dengan guru agung sesegera mungkin.


"Hahaha, itu hal sepele tidak perlu berterima kasih. Kejadian besok juga bagus untuk pembelajaran bagi istana surgawi yang terlalu berbangga diri. Merubah karakter orang memang perlu benturan keras hingga psikologisnya bisa merespon dan berubah, tanpa bencana masalah besar seseorang tidak akan mau berubah dari sifatnya. Aku juga begitu, disaat 14 emosi ku ingin mendominasi diriku, maka aku akan menempatkan posisi ku dalam suatu masalah yang pelik sehingga 14 emosi itu tidak saling membenarkan dirinya."


"Kita akan segera bertemu lagi, sampai jumpa raja suzaku dan ratu suzaku...." Excel membalas perkataan raja suzaku dan berpamitan, tetapi Jing Qiao yang tidak disapa menjadi cemberut dan sakit hati, melihat itu Excel tersenyum dan mendekati Jing Qiao.


"Gadis pemarah, jika kamu tidak merubah sifatmu aku jamin semua pria akan ketakutan... Cup" Excel berbicara pada Jing Qiao dan sengaja mengodanya dari dekat sebelum pergi, dan setelah berbicara, tiba-tiba Excel mencium pipinya, dengan cepat Excel menghilang dari hadapan mereka bertiga.


Wuuuuussshh


"Mesuuum.... Cabul... Cabul..." Jing Qiao berteriak marah saat dirinya digoda dan menciumnya secara tiba-tiba, Jing Qiao menghentakan kakinya ke lantai dan memukuli udara dimana tempat terakhir Excel berada.


"Hahaha...."


Raja suzaku tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Jing Qiao dan guru agung, lalu segera menuju gerbang teleportasi dan berniat mengunjungi temannya yaitu raja ashura.


Setelah menenangkan dirinya, Jing Qiao menjadi sedih karena merasa kehilangan sesuatu, ibunya yang mengetahui hanya diam dan memeluknya.

__ADS_1


"Apa kamu menyukainya..."


Jing Qiao yang dipeluk ibunya hanya diam dan meneteskan air mata saat ibunya berbisik kepadanya.


"Dia jauh dari jangkauanmu jika kamu selalu marah-marah." kata ibunya sekali lagi dengan membelai rambut anaknya, tetapi Jing Qiao tetap diam dan semakin erat memeluk ibunya.


"Jasmine dan Lavender membuang sifat sombongnya dan rasa bangga pada dirinya, jika kamu tidak bisa seperti mereka berdua kamu akan kehilangan sosok pria yang kamu sukai di hatimu walau kamu selalu berusaha menolaknya karena perbedaan ras."


Wuuuuussshh


Excel muncul dilangit dan matanya menatap kearah bukit dimana tempat persembunyian pasukan manusia kelelawar, Excel bertujuan menyelamatkan anak-anak dan wanita yang akan menjadi korban makanan bagi para manusia kelelawar.


"Hah... Apakah aku harus selalu menyelamatkan semua kehidupan yang tidak menerima keadilan...!" Excel mendesah dan berbicara pada dirinya sendiri dengan mata melihat kedalam goa yang sangat lebar, Excel melihat banyak anak-anak dan wanita yang mulai dikeluarkan dari tempat penjara mereka.


"Mereka yang lemah hanya menjadi korban yang kuat, yang kuat akan takut pada yang lebih kuat. Di bumi, orang yang jujur dan polos akan selalu dimanfaatkan oleh mereka yang licik, mereka akan di cuci otaknya dengan keyakinan yang mereka puja.


Sayang sekali, keyakinan itu hanya bertujuan mengemukakan mereka dan menyembelihnya jika waktunya tiba. Tujuannya jelas..." Excel berhenti berbicara dan mengetarkan tubuhnya lalu menghilang dilangit diatas goa persembunyian manusia kelelawar.


"Ampun..."


"Lepaskan... Lepas... Hikss"


"Hahaha... Jadilah hidup yang bermanfaat, saat ini kalian akan mencapai tujuan saat kalian dilahirkan didunia ini... Hahaha."


Banyak wajah ketakutan dan teriakan dari wanita dan anak-anak yang menangis karena ketakutan dan tahu apa yang akan terjadi pada dirinya.


Manusia kelelawar itu berbicara dengan menyeret tubuh mereka, permintaan ampun dan tangisan menyayat hati semakin membuat manusia kelelawar semakin senang dan menganggap itu adalah nyanyian sebelum kematian.


Manusia kelelawar menyeret mereka menuju altar dan mengikat kedua kaki dan kedua tangan mereka dengan rantai, rantai itu terhubung pada 4 tiang, dibawah tubuh mereka terlihat bentuk ukiran bertujuan menampung darah.


Disebelah altar pengorbanan ada kolam yang besar mampu menampung 1.000 orang, altar itu sebagai tempat pen-sucian darah dan setelah di sucikan darah para korban akan mengalir menuju kolam darah, saat manusia kelelawar mandi darah yang sudah disucikan, darah itu akan mampu memberikan kekuatan dan vitalitas yang kuat.


Kelima kembaran raja kelelawar pemangsa darah hanya diam dan menunggu para anak buahnya menyelesaikan ritual pengorbanan darah.


Mereka berlima yang akan terlebih dahulu memasuki kolam, setelah berendam dan menyerap esensi darah para wanita yang masih perawan dan darah anak-anak, kelima orang itu akan menyetubuhi para wanita dan selanjutnya akan memakan hidup-hidup anak-anak yang juga akan memberikan usia panjang dan tetap awet muda.


Ritual altar pengorbanan darah akan dilakukan jika mereka akan melakukan pertempuran besar, ras kelelawar pemangsa darah tidak mungkin melakukan ritual pengorbanan darah setiap saat karena menculik wanita yang masih perawan dan anak-anak tidaklah mudah, manusia kelelawar harus bertempur habis-habisan di dunia kultivator demi mendapatkan wanita dan anak-anak.


"Wuaaaa... Lepaskan aku..."


"Diam mulut kalian dan nikmati saja penyiksaan aku... Hahaha." salah satu manusia kelelawar membentak anak perempuan berusia 8 tahun dengan memegang pisau tajam, tangisan dan ucapan memohon ampun tidak membuat manusia kelelawar merasa kasihan, malahan dirinya tertawa terbahak-bahak.


"Ampun... Jangan bunuh..."


"Hehehe... Hidupmu akan berharga dengan memberikan darah dan dagingmu...!" sambil berbicara, manusia kelelawar menepuk pipi anak kecil dengan pisaunya.


Lalu pisau itu dia arahkan pada pergelangan tangannya dan akan mengirisnya, tetapi temannya yang melihat dia menjadi tidak sabar.


"Hei, jelek... Cepat dan jangan berlama-lama, komandan kita sudah menunggu tahu...!"


"Hahaha... Kamu pikir kamu tampan, sabar kenapa, biarkan aku menikmati proses ini." dengan tertawa dan menjawab rekannya.


Bhuuuzzzhh


Tetapi, sebelum pisau itu mengiris pergelangan tangan gadis kecil itu, tiba-tiba gadis kecil itu menghilang dari hadapannya dan suara rantai segera mengema di goa besar itu.


"Hah... Kemana dia"


Bhuuuzzzhh


Bhuuuzzzhh


Akhirnya seluruh wanita dan anak-anak menghilang satu persatu tanpa bisa mereka mengerti siapa yang melakukannya, manusia kelelawar hanya bisa melongo dan saling bertukar pandangan melihat korbannya menghilang.


"Setan... Siapa yang melakukan ini..." salah satu kembaran raja kelelawar yang melihat juga berteriak marah dan memeriksa disekitarnya.


"Bajingan, siapa kamu cepat keluar..."


"Cepat cari siapa pelakunya..."


Segera didalam goa menjadi kacau saat menghilangnya wanita dan anak-anak didepan mata kepala mereka, manusia kelelawar buru-buru bergerak dan mencari pelakunya, bahkan banyak manusia kelelawar keluar dari goa.

__ADS_1


Kelima kembaran raja kelelawar hanya memeriksa seluruh goa, setelah semua sudut di periksa, mereka masih belum menemukan pelakunya.


Booommm


Ledakan hebat dan hampir meruntuhkan goa, altar pengorbanan darah meledak dan hancur berkeping-keping, sontak ledakan itu mengejutkan kelima orang itu dan juga manusia kelelawar.


"Aaahh... Bajingan kamu, cepat cari dia dan segera seret kemari..." kelima kembaran itu berteriak bersamaan dan memerintahkan manusia kelelawar mencari pelakunya.


Booommm


Sekali lagi ledakan terdengar, kali ini kolam darah meledak dan hancur berkeping-keping seperti altar pengorbanan darah.


Booommm


Booommm


"Aaaaahhh..."


Booommm


Ledakan demi ledakan kali ini meledakan para manusia kelelawar, ledakan itu menggoncang goa dan bebatuan berjatuhan dari atas, teriakan mengema didalam goa akhirnya didengar oleh leluhur kelelawar pemangsa darah dan juga Isabel.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Booommm


"Sialan... Keluar kamu."


Leluhur kelelawar dan Isabel yang baru datang kaget setengah mati melihat salah satu kembaran raja kelelawar meledak didepan matanya.


Mereka berdua tidak tahu siapa dan dari mana serangan itu, Isabel diam dan menyebarkan persepsinya, tetapi masih saja tidak menemukan pelakunya.


Booommm


Sekali lagi salah satu kembaran raja kelelawar mati tanpa bisa berteriak, tubuhnya hancur berkeping-keping dan darah membasahi goa, leluhur dan Isabel menjadi marah dan berteriak memaki-maki pelakunya yang tidak diketahui.


Klotak... Klotaak


Suara batu yang jauh dari atas benar-benar akan runtuh dan semakin menguatirkan manusia kelelawar dan leluhur kelelawar.


"Cepat keluar dari sini..."


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Segera setelah perintah dari leluhurnya, manusia kelelawar bergegas keluar dari goa setelah leluhur kelelawar dan Isabel, sebelum kembaran raja kelelawar bergerak.


Booommm


Booommm


Booommm


Ketiga kembaran raja kelelawar tubuhnya meledak dan segera disusul runtuhnya goa raksasa itu, leluhur kelelawar belum mengetahui karena dia buru-buru keluar dari goa bersama cucunya.


Booommm


Ledakan terakhir akhirnya menimbun goa itu dengan bebatuan dan tanah dari bukti.


"Aaaakkhh... Bangsat, bajingan kamu...aaaakkhh"


Leluhur kelelawar pemangsa darah berteriak penuh amarah saat setengah manusia kelelawar dan termasuk kelima kembaran raja kelelawar mati didalam goa, sedangkan Isabel menjadi orang bodoh dan linglung melihat rasnya tinggal setengah saja.


Altar pengorbanan darah yang seharusnya menjadi acara menggembirakan, kini berubah menjadi acara kematian bagi manusia kelelawar.


Banyak manusia kelelawar berteriak dan terbang ke sana kemari mencari pelakunya, tetapi setelah mencari hampir setengah wilayah mereka, para manusia kelelawar masih belum menemukannya.


Teriakan kemarahan leluhur kelelawar mengema diwilayahnya dan juga terdengar hingga wilayah perbatasan, Ratu semut merah dan wilayah ras mayat hidup.

__ADS_1


Kekuatan sekelas leluhur kelelawar tidak diragukan lagi, kekuatan yang berada pada tingkat Sang Void level 23 membuat teriakan kemarahan bisa didengar cukup jauh. Bagi Ratu semut merah dan ratu lebah teriakan kemarahan itu membuat mereka senang.


__ADS_2