Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 43 Gerbang Teleportasi


__ADS_3

Chapter 43 *Gerbang teleportasi 1*


Excel melayang di atas kota Phoniex dengan pakaian berwarna hitam favoritnya, dengan rambut panjang yang tersapu angin, mata birunya menatap kearah pasukan Kekaisaran Zhou.


Dengan senyum kecil terbentuk disudut bibirnya saat melihat semangat pasukannya yang tidak kenal takut, Excel merasa kurang saat melihat pasukannya terasa lebih sedikit dari pasukan Kekaisaran Zhou.


"Mereka hanya target pelatihan yang cocok untuk kalian" ucap Excel yang terdengar di seluruh penjuru kota, seketika semua orang yang tadinya melihat pasukan Zhou berbalik melihat Excel yang melayang diudara di belakang mereka.


Hoooo


Hoooo


Hoooo


Serempak pasukan mengeluarkan suara yel-yel bersemangat, tidak terkecuali penduduk kota yang tadinya gemetaran ketakutan kini mengikuti suara pasukan kota.


"Salam hormat pemimpin" ucap komandan Ceng Fu yang diikuti semua pasukan kota Phoniex, pasukan Kekaisaran dan penduduk kota.


"Salam hormat pemimpin" dengan tangan kanan menempel didada kiri dan menundukkan kepala semua orang menyambut kehadiran Excel.


"Kali ini akan ada pelatihan lagi dan juga pertunjukan yang meriah, karena itu jangan lewatkan"


Sambil memberi semangat Excel turun dari langit dan mendekati Ceng Fu dan jendral dari Kekaisaran Ling dan Li, kemudian Excel menepuk pundak mereka.


Kemudian Excel membeli pil Kultivasi dan senjata tingkat bumi untuk semua pasukan Kekaisaran Ling dan Li, tiap botol berisi sepuluh Pil dan Excel berikan kepada jendral Kekaisaran Ling dan Li.


"Bagikan secara merata dan segera kalian berkultivasi sebelum pasukan Zhou memulai serangan mereka" perintah Excel kepada pasukan Kekaisaran.


"Terima kasih pemimpin" balas Jendral Kekaisaran yang sangat senang dengan sikap dermawan dan adil secara merata dari Excel.


Setelah kapal angkasa semuanya mendarat, pangeran Zhou segera menemuhi ayahnya di kapal utama, dengan wajah yang tadinya suram kini telah berganti bahagia.


Dalam dua hari ini Zhou Zhong merasa terpukul dengan kekalahan dari bocah yang bernama Excel, selama dua hari itu pula dia selalu tertekan didalam kamarnya.


"Salam ayahanda" setelah berhadapan dengan ayahnya, Zhou Zhong memberikan salam hormat seperti yang biasa dia lakukan.


"Laporkan kenapa kamu bisa kalah dengan bocah itu?" pinta Kaisar Zhou yang sedikit tidak suka dengan berita kekalahan putranya.


"Baik ayah" kemudian pangeran Zhou Zhong menceritakan semua peristiwa yang dialaminya dan pasukannya.


Dalam cerita itu Kaisar Zhou mendengarnya dengan seksama, apalagi dari cerita itu jika Excel memiliki senjata legendaris yang di ramalan leluhur Kekaisaran Zhou, membuat mata kaisar Zhou berbinar-binar tanda keserakahan telah memberinya semangat.


"Menurutmu dengan Formasi-Array pelindung kota apakah alat pelontar kita mampu menghancurkan perisai itu" tanyanya setelah pangeran Zhou Zhong selesai bercerita.


"Maaf, ayahanda. Saya tidak bisa mengukur seberapa kuat perisai itu, saat pasukan melancarkan serangan dengan anak panah, perisai itu tidak bereaksi, disaat ide mengunakan kekuatan Element petir perisai itu malah menyerang balik murid-murid dan tetua yang sebelumnya menyerang terlebih dahulu." jawab pangeran Zhou Zhong kepada kaisar Zhou


"Baiklah, panggilkan semua jendral kesini"


"Baik ayah" pangeran Zhou Zhong segera memanggil semua Jendral untuk menghadap kaisar Zhou.


"Kami menghadap, Yang Mulia" sepuluh jendral segera memberikan hormat kepada kaisar Zhou.


"Besok kita akan menyerang kota Phoniex dan kita diskusikan cara menangani Formasi pelindung di kota itu, apakah kalian memiliki ide?" setelah kesepuluh Jendral berkumpul, Kaisar Zhou memulai cara menangani Formasi pelindung terlebih dahulu.


Disaat diskusi itu hampir bisa dikatakan menemui jalan buntu karena Formasi tingkat dewa, tetapi disaat itu hadir seorang pria tua pembawa tongkat ingin menemui Kaisar Zhou.


"Maaf, Yang Mulia. Ada seorang kakek tua dari Kekaisaran Wei ingin menemui Yang Mulia" lapor seorang kasim kepada kaisar Zhou. Mendengar Kakek tua itu berasal dari Kekaisaran Wei segera Kaisar Zhou menerimanya.


"Segera suruh dia menemuiku"


"Baik, Yang Mulia" setelah berberapa saat Kakek tua membawa tongkat tiba.


"Leluhur Wei, selamat datang" ucap Kaisar Zhou yang tahu jika itu adalah leluhur Wei segera berdiri menemuinya.


"Hahaha, anak muda kamu masih mengingatku"


"Tidak mungkin saya melupakan aksi heroik leluhur dengan ciri khas tongkat di tangannya"


"Hahaha, baiklah aku akan langsung berbicara, kalian pasti sedang kebingungan menghancurkan Formasi itu, kan?" mereka terkejut saat mendengar leluhur Wei mengetahui kebingungan mereka, karena tidak ada ahli Formasi yang bisa menghancurkan Formasi tingkat dewa.


"Benar leluhur, karena itu buat kami kesusahan menyerang kota itu" balas Kaisar Zhou tanpa menutup kebenarannya.

__ADS_1


"Memang itu tidak bisa dihancurkan, tapi bukan berarti tidak ada cara!!"


"Haa, benarkah leluhur...!! hahaha... Anda memang tetap yang terbaik" kata Kaisar yang kegirangan jika leluhur Wei memiliki metode yang bisa merusak Formasi.


"Tapi aku punya keinginan sebagai gantinya aku membantu kalian!!" setelah mendengar ada maunya leluhur membantu mereka Kaisar Zhou sudah menduganya.


"Baiklah leluhur Wei kita akan menyetujuinya asal kita bisa memberikannya" balas Kaisar Zhou yang mengerti akan tujuannya.


"Aku ingin pusaka dari keluarga Li dan keluarga Xue, dan sebagai gantinya aku akan memberikan artefak yang bisa merusak jenis formasi apapun, bagaimana?" saat mendengar keinginannya Kaisar Zhou sedikit dilema, masalahnya pusaka itu juga sangat diinginkan Kaisar Zhou.


"Baiklah, leluhur Wei aku menyetujuinya, asal leluhur membantuku juga mengatasi keluarga Li dan keluarga Xue."


"Hahaha... Tidak masalah. Baiklah jika kalian setuju memberikan pusaka keluarga Li dan keluarga Xue. Ini ambil...!" setelah mereka menyetujui kesepakatan ini, leluhur Wei melemparkan sebuah mangkok putih yang terukir dengan gambar ikan koi, mangkok itu terlihat biasa namun saat dipegang mampu mengeluarkan kekuatan jiwa yang cukup besar.


Kaisar Zhou yang menerimanya terkejut dengan kekuatan mangkok itu, namun dia juga bingung dengan fungsi mangkok itu, melihat kebingungan Kaisar Zhou, leluhur segera menjelaskannya.


"Cukup kamu mengalirkan energi Qi saat mendekati Formasi itu, dengan menempelkannya, secara otomatis mangkok itu akan melahap energi Formasi pelindung itu, apa kamu sudah paham?" jelas leluhur Wei kepada semua orang yang berada diruang pertemuan.


"Hahaha, baiklah aku mengerti, terima kasih atas bantuannya" balas Kaisar Zhou yang terlihat senang dengan solusi dari leluhur Wei.


"Hahaha, tidak masalah. Ingat janjimu!!'


Wooossshh


Hahahaha


Seketika leluhur Wei menghilang setelah terakhir mengingatkan Kaisar Zhou, yang terdengar hanya suara tawa yang mengerikan, suara itu didengar semua orang termasuk pasukan Kekaisaran Zhou dan seluruh keluarganya.


"Haaa, orang tua ini selalu saja mengerikan saat melakukan sesuatu, walau julukan the gamer telah lama orang lupakan" ucap Kaisar Zhou yang masih mendengar suara Kakek tua bertongkat itu mengema di area perkemahan pasukannya.


"Iya, menurut cerita sudah banyak korban yang terbunuh dan bahkan banyak wanita hamil olehnya dan juga dibunuh" ucap salah satu jendral diruang pertemuan.


"Huuustt, tutup mulutmu jika kamu masih ingin hidup" balas salah satu jendral yang mengingatkan rekannya.


"Aahh, sial ini mulut tidak bisa dikontrol" ucapnya yang menyesali perkataannya.


"Sudah cukup hentikan. baiklah, kalian persiapkan diri untuk serangan besok, solusi sudah kita temukan, disaat kita mendekati Formasi itu gunakan mangkok ini" kata Kaisar yang menghentikan pembicaraan mereka dan memerintahkan untuk persiapan serangan.


"Baik, Yang Mulia"


"Kalian kembali beraktivitas, mungkin besok mereka baru akan menyerang" pinta Excel pada penduduk yang masih memenuhi dinding kota karena rasa ingin tahu yang besar.


"Baik pahlawan muda" setelah memberikan salam semua penduduk kembali beraktivitas lagi.


"Sayangnya mereka tidak menyerang hari, aku sudah tidak sabar menggunakan pedang ini" kata seorang pemuda yang baru bisa berkultivasi, dulu dia hanya seorang penjaga toko tanpa memiliki kekuatan, kini setelah menerima pembaptisan surgawi dia menjadi seorang kultivator.


"Iya, saudara aku juga ingin merasakan kekuatan ku yang sebenarnya" balas temannya saat berjalan beriringan menuju toko tempat dia kerja.


Pletaakk


Awaoow


"Kalian bicara apa, baru memiliki kekuatan kecil saja sudah ingin mati. Setelah tutup toko kalian latihan di balai pelatihan, disana ada boneka pertarungan jika kalian ingin menguji kekuatan!!" kata pemilik toko yang menjitak kepala bawahannya


Excel yang mendengar hanya tersenyum saja tanpa ikut bicara, sebenarnya saat Kaisar Zhou berdiskusi dengan jendral dan Kakek tua itu Excel telah mendengar dan melihat semua kejadiannya.


Dengan skill mata bintang, pengelihatannya bisa mencapai satu miliar kilometer tanpa melewatkan apapun, bahkan jika itu semut yang jauh bisa dilihat secara jelas.


"Jadi itu kamu Kakek tua bertongkat!! Hehehe aku akan ikuti cara mainmu clone" gumam Excel sambil melangkah menuju tempat dimana dia akan membuat gerbang teleportasi


[Tuan diharap hati-hati saat melawan clone Absolute]


"Apa dia juga memiliki skill ruang dan waktu, sistem" tanya Excel pada sistem


[Clone Absolute memilikinya, Tuan. Namun Ratu Semesta mengambil kembali kekuatannya, hanya menyisakan satu persen kekuatannya saat ini, biarpun memiliki kekuatan satu persen itu juga akan merepotkan]


"Informasi dari kamu sangat berguna sistem, terima kasih"


[Tidak masalah, Tuan. Sudah menjadi tugas saya membantu Tuan menyelesaikan misi rahasia]


"Omong-omong siapa namamu sistem?"

__ADS_1


[Saya tidak memiliki nama, Tuan]


"Baiklah, mulai sekarang namamu Yuke dan jangan panggil aku Tuan, panggil saja Felix" pinta Excel setelah memberi nama baru buat sistemnya.


[Terima kasih, Tuan Felix]


"Isshh, kenapa masih dipanggil Tuan segala"


[Itu untuk membedakan saya dengan Ratu Semesta, Tuan Felix]


"Baiklah jika begitu"


Disaat sedang asik berbicara dengan Yuke Excel telah tiba ditempat yang cocok untuk gerbang teleportasi antar kota Phoniex dengan Kekaisaran Ling dan Kekaisaran Li.


"Ceng Fu, segera menemuiku disudut kota sebelah Utara" perintah Excel yang mengunakan telepati. Ceng Fu yang mendengar suara telepati dari pemimpinnya segera bergerak dengan kecepatan tinggi.


Bagi Ceng Fu, Excel adalah orang yang sangat dia hormati dan segani, jika Excel memberi dia perintah untuk membunuh maka akan segera dia lakukan tanpa memikirkan resikonya.


"Paman Xue Tong, Xue Mu, Xue Cing, Li Xia dan Ling Ba segera menemuiku disudut kota sebelah Utara" setelah menunggu beberapa saat mereka pun tiba.


"Pemimpin"


"Guru" mereka tiba bersamaan setelah mendengarkan panggilan Excel tanpa menunda apapun, mereka juga heran tidak biasanya Excel memanggil mereka.


"Aku akan segera membuat gerbang teleportasi kota Phoniex dengan Kekaisaran Ling dan Kekaisaran Li. Kalian semua perhatikan semua gerakan Formasi yang aku buat" pinta Excel kepada mereka semua.


"Baik, guru"


"Semua wanitaku perhatikan juga cara membuat gerbang teleportasi" pinta Excel kepada semua wanita didunia jiwanya.


"Baik suami" balas mereka semua setelah mendengar suara bergema didunia jiwa.


"Oke, Paman" bahkan si gadis kecil juga tidak mau kalah dengan semua wanita Excel, sebelumnya Qiaofeng sedang berlatih memanah bersama Niu Qinglin dan Xiao Mei Xing yang senjata andalannya adalah panah.


Mereka berlima dan semua wanita sangat senang bisa mempelajari Formasi gerbang teleportasi yang sudah lama menghilang didunia venus, dan ini juga pengalaman yang luar biasa bagi mereka dan juga akan menjadi saksi sebuah sejarah dibenua Venus.


Mereka juga menggunakan giok perekam agar tidak ada yang akan terlewatkan sedetikpun momen yang akan merubah perkembangan dibenua ini dan hidup mereka.


Dengan mengangkat tangannya kedepan Excel membuat rune berbagai jenis formasi, dengan rune pertama berwarna hitam pekat dan seperti kehampaan.


Nguuuunngg


Berdengung


"Formasi gerbang teleportasi di bagi menjadi beberapa syarat. Syarat pertama disebut Formasi pemisah ruang. Dengan membuat lingkaran berbentuk bola-bola dengan pola yang kalian lihat ini.


"Formasi pemisah ruang adalah Formasi memperpendek jarak antara tempat awal dengan kota yang akan kita inginkan. Dengan memanipulasi ruang yang telah terlipat maka jarak akan menjadi lebih pendek, kalian perhatikan caranya seperti ini!!"


Setelah membuat lingkaran dan terlihat lorong yang tidak berujung, Excel memasukan tangannya dan mengalirkan energi besar, disaat energi besar itu sudah masuk Excel membuat rune yang berbentuk tentakel yang sangat banyak.


Kemudian tentakel itu mulai bergerak dan menempel pada dinding-dinding lorong, setelah menempel tentakel itu menarik dinding itu hingga menjadi lipatan demi lipatan.


"Saat ini titik yang kita inginkan belum diaktifkan, maka gerbang masih belum terhubung tapi sudah siap untuk tersambung. Itu tidak menjadi masalah, karena bisa siapa saja yang mengaktifkan dengan memecahkan token yang dibuat secara terpisah.


Token itu adalah alat pendeteksi ruang sama seperti batu giok teleportasi yang pernah aku berikan pada kalian."


Setelah panjang lebar menjelaskan dan memberi contoh Excel berhenti berbicara agar semua orang bisa mencerna semua penjelasannya.


"Suami kita sungguh luar biasa" ucap Zhou Mei yang kagum akan kecerdasan suaminya.


"Iya, sungguh aku beruntung bisa bersama keajaiban ini" balas Xiao Mei Xing yang juga selalu dibuat terkagum-kagum akan perbuatannya.


"Paman memang yang terbaik." ucap gadis kecil yang mau kalah dengan komentar para wanita Excel.


"E-eh, gadis kecil apa kamu menyukai suami kita" ucap Ling Xuan yang kaget mendengar komentar dari Qiaofeng.


"Tentu, aku akan segera dewasa dan menjadi isterinya Paman" balasnya dengan wajah imut dengan kedua tangan menempel pada pinggangnya dengan dada rata dibungsungkan kedepan.


"Hahaha" semua gadis ketawa melihat gaya imut Qiaofeng yang mengemaskan. Poppy juga selalu memperhatikan dengan kesadarannya walau saat ini sedang hibernasi dan tidak bisa melakukan komunikasi apapun.


"Selanjutnya syarat kedua. Syarat kedua disebut time stop atau menghentikan waktu selama beberapa menit."

__ADS_1


__ADS_2