Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 301 Wei Yan disini?


__ADS_3

Chapter 301 Wei Yan?


Di dalam istana surgawi, berkumpul banyak kekuatan Alam Keabadian.


Mereka berkumpul karena mendeteksi kehadiran musuh yang telah ditunggu mereka selama ini.


Mereka mengetahui dari ruang pemantauan Alam Semesta Aurora. Setelah mendapatkan laporan dari personil yang bertugas, alarm bahaya di aktifkan dan membuat Seven Heaven Palace siaga penuh.


Sebab itu, semua pimpinan dari berbagai Ras yang telah bersatu, berkumpul dimeja bundar. Wajah mereka penuh antisipasi dan sudah tidak sabar bertarung dengan musuh bersama.


"Guru Agung sudah memberitahukan tentang kedatangan mereka waktu itu. Saat ini adalah saat kita menunjukan pelatihan kita kepada mereka," kata Yuan Shao yang memulai berbicara.


"Hahaha! Aku sudah tidak sabar menunjukkan kepada mereka kekuatan yang belum pernah kita keluar secara maksimal!" Raja Suzaku tertawa gembira dan menjadi bersemangat.


"Jangan ceroboh, kita selidiki dulu kekuatan lawan," kata Raja Asyura kepada semua orang.


"Benar. Kita selidiki dulu kekuatan mereka. Kita tidak bisa selalu mengandalkan Guru Agung untuk terus mendukung kita. Guru Agung sudah banyak membantu kita, dengan meningkatkan kekuatan kita secara signifikan. Yang menjadi perhatian serius adalah Qin Sha dan Qin Bo...!" Yang Wei mendukung ucapan Raja Asyura, dia berbicara tentang kekuatan lawan kali ini, dan Yang Wei kembali berbicara.


"Yang aku kuatir kan, mereka memanggil bantuan Pusat dengan altar portal dimensi. Jika sampai mereka berhasil membuka altar portal dimensi, itu akan sangat mengerikan!" ucapan Yang Wei seketika meruntuhkan semangat semua orang yang hadir di Istana Surgawi.


"Sekarang langkah pertama kita adalah menghancurkan altar portal dimensi itu, langkah pertama sangat penting dan harus dilakukan sesegera mungkin.


Kedua, kita evakuasi rakyat jelata yang berada di luar pertahanan pertama.


Ketiga, kita perkuat Formasi pertahanan setiap benteng dari pertahanan Istana Surgawi. Istana Surgawi adalah benteng pertahanan terakhir kita, jika sampai hancur sudah dipastikan kita akan mengalami masa-masa sulit," Lu Ba akhirnya akan bicara dan langsung membuat pengaturan tentang rencana melawan Nine Heaven Palace.


"Benar apa yang dikatakan saudara Lu Bai. Segera kita bergerak saat ini, karena mereka telah tiba. Ingat, kekuatan kita dengan para murid Nine Heaven Palace saja jauh berbeda, apalagi dengan Qin Sha dan Qin Bo!" Yang Wei mendukung pengaturan Lu Bai dan juga mengingatkan kekuatan Nine Heaven Palace.


Seketika suasana yang tadinya penuh semangat menjadi tegang dan terlihat wajah mereka menjadi ketakutan.


"Baiklah, kita akan berusaha semampu kita sampai Guru Agung tiba. Beliau sedang melakukan hal yang penting untuk mendukung kita disaat melawan mereka," Yu Guan juga ikut berbicara dan memberikan mereka sedikit harapan.


Kemudian, para pemimpin berdiskusi membuat rencana yang lebih matang. Semua orang satu persatu memberikan rencana yang terbaik.


Di tempat terpencil di wilayah hutan belantara, terlihat sebuah kapal angkasa yang ukurannya cukup besar sedang berhenti di atas hutan yang sangat lebat.


Banyak bintang buas meraung ketakutan saat merasakan kekuatan pendatang itu.


Buru-buru para binatang buas menjauhi lokasi kapal angkasa yang berhenti dilangit. Sekelompok orang berdiri di ujung dek kapal, mata mereka memindai wilayah di sekitarnya.


Boom...


Leon melambaikan tangan kanannya, segera ledakan seperti bom menghancurkan pepohonan yang lebat, besar dan tinggi. Seketika wilayah itu menjadi daratan.


Boom...


Kapal angkasa yang panjangnya 1.000 sentimeter dan lebar 350 sentimeter mendarat, dengan suara sedikit menggoncang tanah yang dijadikan tumpuannya.


"Sun Yao, berapa banyak pasukan mu yang masih bisa kamu selamatkan saat di benua terkutuk itu?" tanya Qin Sha kepada Sun Yao.


Sun Yao telah pulih dari cedera dan kini berdiri dibelakang Qin Sha dan Qin Bo.


"Hah! Sekitar 2 miliar lebih prajurit yang berhasil aku selamatkan, Ketua!" desah Sun Yao saat ditanya tentang pasukannya.


"Itu cukup. Aku hanya bisa menyelamatkan 2 miliar prajurit. Wanita itu sangat mengerikan, hanya dengan sekali lirikan mampu membunuh banyak prajurit!" ujar Qin Sha yang masih ingat dimana Zhou Mei membunuh banyak prajurit mereka.


Tubuh Sun Yao bergetar sesaat, dia ingat betul kejadian itu. Dia menjadi sedih, marah dan penuh niat membalas dendam kepada para wanita itu.


"Tenang, Sun Yao. Jika kamu bergabung dengan kita, kamu bisa membalaskan dendam kepada mereka. Kita sama-sama di pihak yang telah dipermalukan oleh mereka, kita akan berjuang bersama-sama!" Qin Sha membalikkan badannya dan menepuk pundak Sun Yao yang menahan amarah.


"Baik, Pemimpin. Aku selaku wakil Kerajaan Arcadia mendukung Nine Heaven Palace untuk menaklukkan Alam Semesta Aurora ini!" jawab Sun Yao yang telah berharap kepada Qin Sha.


"Hahaha! Bagus, kalian akan kembali dengan ke Alam Semesta Arcadia dengan kemenangan. Kami hanya ingin mendapatkan Artefak alami lubang hitam itu, dan sisanya untuk Kerajaan Arcadia. Khusus Benua Biru, kita akan membagi hasil sumberdaya nya!" Qin Sha tertawa mendengar keputusan Sun Yao yang mempercayai dirinya.

__ADS_1


Sun Yao menjadi gembira dengan pengaturan hasil jarahan di alam semesta ini. Walau tidak berhasil memiliki Black Hole, setidaknya mereka bisa kembali dengan hasil yang maksimal.


"Terima kasih, Pemimpin!" jawab Sun Yao dengan semangat yang kembali pulih.


"Baik, kita keluarkan pasukan untuk membuat wilayah ini sebagai markas kita selama disini. Tempat ini sangat bagus, karena memiliki energi Qi semesta yang tebal!" Qin Sha memerintahkan Sun Yao untuk mengeluarkan pasukannya, dia juga mengeluarkan pasukan Arcadia yang berhasil dia selamatkan.


Wilayah mereka berada di zona luar bagian selatan Alam Keabadian, dimana bekas tempat Ras kehidupan yang dulu pernah ada. Selain itu ada banyak binatang yang mengerikan disana, tepatnya berada di zona dalam bagian wilayah selatan.


Binatang mengerikan itu banyak jenisnya. Cerberus atau yang dikenal dengan binatang anjing neraka, yang memiliki 3 kepala.


Lalu ada Troll Si raksasa hijau, yang memiliki banyak pasukan Goblin.


Adapula Komainu yang merupakan binatang perpaduan singa dan anjing. Ada yang tinggal didalam bawah tanah sebagai domain mereka, seperti laba-laba Racun 7 warna, Black Scorpion dan sebagainya.


Karena itu, wilayah selatan Alam Keabadian menjadi zona paling berbahaya. Sebab itu, Ras Suzaku dan Ras Asyura membuat dinding tebal yang sangat tinggi agar penghuni wilayah selatan tidak mampu menerobos wilayah mereka.


"Bagaimana dengan makhluk-makhluk dan binatang itu? Aku merasa mereka bisa kita jadikan umpan meriam untuk menguji kekuatan Istana Surgawi. Aku kuatir pemilik alam semesta ini telah mengendalikan Istana Surgawi, karena Yang Wei tidak pernah membalas pesanku?" Qin Bo bertanya kepada Pamannya, setelah memeriksa zona dalam bagian selatan dengan mata dewa nya.


Walau mata dewa tidak bisa menjelajahi Alam Keabadian secara menyeluruh, setidaknya masih lebih baik disini dari pada saat berada di Benua Permata Hitam.


"Bagus ide kamu. Baiklah, setelah kita membuat pertahanan wilayah kita, dan membuat tempat khusus untuk membuka altar portal dimensi, baru kita taklukan mereka!" Qin Sha sangat mendukung ide keponakannya.


Segera seluruh pasukan yang berjumlah hampir 5 miliar membuat markas dengan cepat. Ya, walau sekali-kali mereka harus membunuh banyak pengganggu disaat bekerja.


"Kirim mata-mata terbaik untuk membuat peta baru dan juga mengintai Istana Surgawi." perintah Qin Sha saat berada di Kapal angkasa miliknya kepada Qin Bo.


"Hehehe! Sudah aku lakukan, Paman. Ma Cho dan teman-temannya telah bergerak untuk menyelidiki Alam Keabadian ini. Aku juga telah memerintahkan mereka untuk menemui Leluhur kelelawar penghisap darah!" Qin Bo terkekeh saat pamannya ingin membuat pengaturan, tetapi dia sudah memikirkan hal ini sejak awal.


"Bagus. Aku serahkan kepada kamu!" jawab Qin Sha kepada Qin Bo, dia kembali ke dunia jiwa keponakannya.


"Apa Paman belum sembuh dari lukanya...?" batin Qin Bo yang melihat pamannya buru-buru kembali ke dunia jiwanya.


"Hah! Wanita itu ... Jika mereka telah ditaklukkan, aku secara pribadi akan mengajar mereka tanpa ampun...!" setelah mendesah saat mengingat para wanita cantik yang mempermalukan dia, Qin Bo menyeringai mesum saat mengingat banyaknya wanita cantik itu.


"Apa ini tempat Ras Kelelawar pemangsa darah..." tanya teman MA Cho saat mereka berada di wilayah Ras Kelelawar.


"Iya, ini tempatnya menurut petunjuk Ketua Qin. Ayo kita kesana...!" jawab Ma Cho dengan menghentakkan kakinya dan terbang menuju bukit.


Bukit itu adalah tempat tinggal Raja Kelelawar dan Ratunya.


"Kenapa sangat sepi sekali...!" gumam Ma Cho saat melihat disekelilingnya tidak ada satupun Ras Kelelawar, dia tepat berhenti didepan Istana Raja Kelelawar.


"Kalian menyebar dan jika menemukan Ras Kelelawar segera beri kabar padaku." perintah Ma Cho kepada teman-temannya.


"Baik, Senior."


Ma Cho melihat lima adik juniornya yang menyebar di wilayah Ras Kelelawar, dia hanya bersama sahabatnya Liu Guan.


Liu Guan memiliki kekuatan Half Alfa level 4.


"Ayo kita ke Istana Raja kelelawar." ajak Ma Cho.


Mereka berdua memasuki pintu gerbang Istana. Mereka melihat Istana itu benar-benar kosong, terlihat banyak mayat mengering dan keadaan istana sangat berantakan, banyak dinding retak dimana-mana, perabotan rusak.


"Seperti mereka telah menerima serangan mendadak...! Ayo kita lanjutkan misi utama kita, tidak ada gunanya kita mencari keberadaan Ras Kelelawar." Liu Guan mengajak keluar dari wilayah Ras Kelelawar setelah tidak menemukan satupun kehidupan disini.


Tap... Tap


Kelima rekannya telah tiba secara bersamaan.


"Apa kalian menemukan petunjuk Ras Kelelawar?" tanya Ma Cho kepada kelima rekannya.


"Tidak ada satupun yang hidup, hanya ada mayat-mayat berserakan dimana-mana." jawab salah satu temannya, dan susul temannya yang lain dengan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Hah! Ini pasti perbuatan Istana Surgawi!" desah Ma Cho saat mendapatkan informasi yang sama, "ayo kita menuju wilayah 3 Ras istimewa itu, aku harap mereka bisa di ajak kerjasama." lanjut Ma Cho mengajak mereka menuju Ras Suzaku.


Yang mereka tidak ketahui, ada 1 pria tua yang sedang bersembunyi disalah satu menara, pria itu adalah Wei Yan yang kabur setelah menjebak Sun Yao beserta kelompoknya.


"Sialan, cepat sekali mereka memusnahkan Benua Permata Hitam!" gumam Wei Yan yang terkejut, jika Sun Yao dan pasukannya bisa keluar dari Benua Permata Hitam.


Wei Yan tidak mengetahui jika Qin Bo dan Sun Yao mengalami kekalahan yang memalukan. Wei Yan keluar dari menara, dan memasuki Istana Raja Kelelawar.


"Hmmm...!"


Wei Yan kaget saat mendengar suara dengus-an seseorang setelah dia berada di kamar pribadi Raja Kelelawar, segera dia waspada dan memeriksa disekelilingnya.


"Siapa kamu?" bentak Wei Yan saat melihat dua orang memakai topeng dan berpakaian serba hitam. Kedua sosok itu muncul di sudut kamar.


"Hehehe! Lama tidak berjumpa Wei Yan sang transporter," kata salah satu sosok itu, ternyata dia seorang wanita.


"Kamu...! Siapa kamu? Dan bagaimana kamu tahu identitas diriku?" Wei Yan semakin ketakutan dan juga terkejut saat identitas rahasianya sebagai pemilik tubuh bawaan dimensi diketahui mereka.


"Hahaha! Lucu melihat wajah ketakutan mu itu. Padahal wajahmu sangat gembira saat memusnahkan Ras Inti Kehidupan."


Kedua sosok itu adalah Qin Yang dan Qin Zhu, mereka adalah isteri Si Excel Felix. Mereka berdua sengaja menunggu Wei Yan tiba di wilayah Ras Kelelawar.


"Kamu Dewi Kehidupan...!" akhirnya Wei Yan menjadi teringat saat Qin Yang berbicara tentang Ras Inti Kehidupan, tubuhnya gemetaran karena merasakan penindasan dari aura kekuatan mereka berdua, walau Wei Yan tidak bisa melihat tingkat kultivasi mereka.


"Hahaha! Aku kira kamu sudah lupa, Sang transporter. Ya, ya hebat memiliki kemampuan berpindah-pindah dimensi dengan bebas!" Qin Zhu tertawa, dan menjawab perkataan Wei Yan sebelum saudarinya Qin Yang yang menjawab.


Plak... Plak


Tiba-tiba suara tepukan tangan bergema di kamar itu, lalu muncul 1 sosok wanita yang lainnya disebelah Qin Zhu. Wanita itu adalah He Hua yang memiliki dendam terhadap Wei Yan.


Wei Yan sekali lagi terkejut dan merasakan aura familiar yang sangat dia takuti, dia menjadi teringat tentang masa lalunya yang sangat lama.


"Kamu Ratu Api Asyura, kalian bagaimana bisa hidup lagi...?" tanya Wei Yan sekali lagi. Wei Yan masih hafal dengan aura mereka bertiga.


"Hahaha! Wei Yan, oh Wei Yan, lihat wajahmu ketakutan, sungguh berbeda dengan tindakanmu waktu itu.


Waktu itu kamu terlihat arogan dan memiliki kebanggaan saat menjebak Kaisar Api Asyura dengan sistem... Hahaha!" He Hua tertawa terbahak-bahak melihat wajah Wei Yan yang ketakutan dan pucat.


"Sialan! Bagaimana ini bisa terjadi ... Apa Ratu Alam Semesta ikut campur dengan membangkitkan ketiga orang ini...!" batin Wei Yan yang memikirkan Ratu Alam Semesta Aurora pasti dalang yang merusak tujuannya.


"Hahaha! Walau kalian dibangkitkan lagi oleh wanita ****** itu, aku yakin kekuatan kalian belum pada puncaknya...!" Wei yang tertawa dan memastikan mereka bertiga masih belum pada puncak kekuatannya, setelah itu Wei Yan membuka gerbang dunia jiwanya.


Muncul tiga orang pria muda, dari struktur tulangnya, ketiga orang itu berusia 3 juta tahun.


"Mereka bertiga memiliki sistem, mereka adalah murid pribadi ku. Karena kalian sudah tahu tentang sistem ku, maka kalian juga akan mati dibunuh sistem!" Wei Yan dengan bangga memperkenalkan ketiga muridnya, dia tidak lagi menutupi perihal sistem yang telah dia manipulasi.


Wei Yan yakin dengan sistemnya yang sanggup mengalahkan ketiga musuh lamanya.


"Sistem God Void, pilih mereka untuk menjadi lawan mu. Jika kamu bisa menundukkan mereka itu lebih baik, tetapi jika kamu bisa membunuh mereka secara tidak sengaja, aku tidak mem-permasalahkan-nya!" perintah Wei Yan kepada muridnya, yang sudah dia persiapan untuk melawan musuh yang tidak terduga.


"Baik, Guru!" Jawab sistem God Void kepada Wei Yan. Lalu sistem God Void menatap ketiga wanita itu yang masih memakai topeng, dia memindai seluruh tubuh ketiga wanita itu.


"Kenapa kekuatan mereka tidak bisa aku lihat!" batin sistem God Void saat tidak mampu menganalisa kekuatan lawan.


"Ckckck! Percuma saja kalian melihat kekuatan kita. Wei Yan, apa ini yang kamu cari dengan mendatangi tempat pribadi Raja Kelelawar?" Qin Yang berdecak lidah saat mengetahui sistem milik Wei Yan sedang memeriksa kekuatannya, lalu Qin Yang menunjukkan sebuah Inti Kehidupan kepada Wei Yan.


"K--kamu...!!!" Wei Yan kaget niat dia diketahui oleh Qin Yang, dia tidak bisa berbicara lagi, karena tidak bisa dia sanggah dengan tujuan yang dia yang sebenarnya disini.


"Sistem bunuh saja dia!" Wei Yan sudah sangat marah, ketika rencananya lagi-lagi dihalangi.


Boom💥....


(Revisi√)

__ADS_1


__ADS_2