Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 138 Kemenangan Tim Phoniex junior.


__ADS_3

Chapter 138 Kemenangan Tim Phoniex junior.


Murid akademi banyak yang terluka dari jumlah total 850 orang kini hanya tersisa tiga ratusan murid, banyak dari mereka yang sudah pingsan dengan banyak luka sayatan senjata tajam.


Melihat kondisi rekan-rekannya yang mengenaskan segera murid yang tersisa menjadi ketakutan setengah mati dan mulai berjalan mundur dan keluar dari arena pertandingan.


"Aku menyerah"


"Aku menyerah"


Murid yang tersisa akhirnya menyerah setelah mereka keluar dari arena pertandingan, segera satu persatu mundur dan menyerah juga, mereka tidak bodoh setelah melihat keganasan tim phoniex yang formasinya sangat terorganisir dengan baik.


"Horeeee... Tim phoniex kamu luar biasa"


"Hahaha, hebat sekali tim phoniex"


"Aku menang...hahaha"


Melihat murid-murid akademi satu persatu menyerah dan yang tersisa 140 murid dari tim phoniex, membuat penonton langsung bersorak-sorai gembira dengan kemenangan tim phoniex, sesaat lalu mereka sempat tertegun dan ngeri melihat begitu buasnya tim phoniex menyerang balik musuhnya, kini menjadi sorak-sorai kegembiraan penonton.


Klik


Pyaaaarr


Excel segera menghancurkan formasi yang dia buat dan segera tim phoniex yang akhirnya merasa lega dan saling berpelukan dengan adik dan kakaknya tanpa sorak-sorai kemenangan mereka seperti sebelumnya.


Ini adalah pertempuran yang mendebarkan bagi hidup mereka selama ini selain berperang dengan ibu-ibunya dibenua peri, ini adalah yang pertama tanpa bantuan dari orang tuanya.


Karena itu mereka saling berpelukan dan saling menangis dengan memeluk kakak dan adiknya, ibu, Kakek dan nenek juga langsung melesat menemui putri-putrinya dan cucu-cucunya.


"Hahaha, cucuku kalian semua sangat hebat"


"Putriku, kalian sangat luar biasa"


"Ibu kita menang"


"Kita menang Kakek"


Semua keluarga besar Excel turun kelapangan pertandingan dan memeluk anak-anaknya dan juga cucu-cucunya, semua penonton bertepuk tangan dan meneriakkan nama tim phoniex junior sebagai pemenang dan juara antar murid dibenua dewa, apalagi mereka juga menang taruhan yang bertaruh untuk tim phoniex.


Excel dan beberapa pemimpin termasuk 4 kaisar yang berada di tribun akhirnya ikut menemui tim phoniex, Excel langsung memeluk putri-putrinya satu persatu dan juga mencium mereka dengan kasih sayang.


"Aku tidak menduga kalian sangat luar biasa... Ayah sangat bangga pada kalian...hahaha.


Putriku kalian semua pasti akan ayah beri hadiah yang bagus, setelah ibu-ibu kalian memenangkan pertandingan antar master."


"Horeeee..."


Putri-putri Excel kegirangan saat akan diberi hadiah yang bagus dari ayahnya, mereka tahu jika hadiah dari ayahnya pasti luar biasa.


"Wasit berikan pill pemulih ini kepada mereka"


Kata Excel kepada wasit dan melempar cincin kelas rendah yang berisi berberapa ratus pilih pemulih luka itu kepadanya, lalu Excel berbicara kepada ketua panitia penyelenggara turnament beladiri ini.


"Patriack sekte Xiao, bagi secara merata hadiah kemenangan anak-anakku kepada semua murid akademi yang ikut serta turnament ini, aku yakin putri-putriku tidak menginginkan hadiah dari turnamen beladiri ini."


Semua orang terkejut dengan perkataan Excel yang memberikan hadiah kemenangan tim phoniex untuk para peserta yang kalah.


"Tuan muda, apa kamu yakin?"


"Tanyakan saja kepada putri-putriku" jawab Excel kepada Patriack agar lebih yakin akan perkataanya.


Kemudian semua mata tertuju kepada tim phoniex Junior yang hanya dianggukan saja tanda setuju dengan keputusan ayahnya.


"Baiklah, aku akan atur hadiah itu bagi peserta murid, dan terima kasih akan kemurahan hati kalian."


"Horeeee"


Peserta murid berteriak gembira dan tidak menyangkah jika akan diberikan hadiah dari kemenangan tim musuhnya yang tadi dengan ganas menghajar mereka semua.


Suka cita didalam arena pertandingan beladiri menjadi ramai dan bersorak-sorai untuk tim phoniex, hari ini adalah pertandingan yang sangat mendebarkan dan sekaligus akan menjadi sejarah baru dibenua dewa, dimana gadis perempuan belum genap berusia 5 tahun mengalahkan semua murid dari akademi, 140 gadis kecil yang bernama tim phoniex akan selalu dibicarakan banyak orang dibenua dewa.


"Terima kasih adik-adik dan Tuan muda Excel"

__ADS_1


"Sama-sama"


Ucapan terima kasih serentak diucapkan oleh peserta kategori murid yang telah diberikan hadiah kemenangan dari tim phoniex dan juga kepada Excel, Putri-putri Excel juga menjawab dengan bangga dan penuh dominasi.


"Jadikan turnament kali ini sebagai pengalaman dalam masa kembang kalian, dimasa depan pasti akan ada banyak lawan yang lebih kuat dan hebat, jadikan hari ini sebagai pemacu semangat kalian agar lebih baik dimasa depan, hilangkan rasa dendam dan rasa kebencian kalian agar tidak menghambat kultivasimu, jagalah selalu hati nuranimu agar kami semakin maju."


Kata Excel yang memberikan saran dan motivasi baru buat semua murid akademi, Excel tidak ingin masa muda mereka menjadi suram karena kekalahan yang membuat mereka malu dan dendam.


"Terima kasih atas petuahnya, Tuan muda"


Semua murid tidak menyangkah jika Tuan muda ini ternyata sangat baik dan murah hati, tidak akan ada seorang pria yang masih muda mau memberikan saran dan motivasi kepada lawannya, umumnya mereka akan berbangga diri dengan sedikit prestasi dan akan menjadi sombong setelah mencapai kesuksesan.


"Patriack Sekte Xiao dan para pemimpin benua dewa, kami ijin undur diri karena putri-putriku sudah kelelahan, dan kita akan bertemu lagi di turnament antar master 2 hari lagi."


Kata Excel yang ingin meninggalkan arena pertandingan, karena dia melihat putri-putri kelelahan secara mental setelah pertempuran yang tadi mereka lakukan.


"Hahaha, Tuan muda, silakan beristirahat dan kita akan kembali bertemu 2 hari lagi, dan lagi jangan panggil aku Patriack karena kamu sekarang adalah menantuku...hahaha"


"Menantu, tunggu dulu. Apa tidak sebaiknya kalian beristirahat dikediaman saya saja"


Kaisar Dongbu mencegah Excel untuk kembali ketempatnya dan berharap Excel mau tinggal dikediaman keluarga Kekaisaran timur, kemudian Excel melihat isterinya, putri-putrinya dan juga seluruh keluarga besarnya dan hanya dianggukan saja, karena keinginan mereka Excel menyanggupinya.


"Hahaha, dengan senang hati kami akan menerima undangannya, Yang Mulia Kong Shi."


"Hahaha, bagus-bagus, dan lagi jangan panggil aku Kaisar atau Yang Mulia, cukup panggil ayah mertua... Hahaha"


Kaisar Dongbu sangat kegirangan karena Excel tidak menolak undangannya dan keluarga dari Kekaisaran Dongbu juga senang bisa berkumpul dengan keluarga besar Excel.


"Ayo kita semua menuju ke kediaman keluargaku, kita akan adakan pesta kecil untuk kemenangan dari tim phoniex dan juga untuk kalian murid akademi"


Kemudian seluruh keluarga Kekaisaran, keluarga besar Excel, dan juga para pemimpin benua dewa menuju tempat Kekaisaran timur diikuti seluruh murid akademi maupun Sekte, dengan kawalan dari pasukan Kekaisaran timur perjalanan menjadi lancar, walaupun banyak warga dan penonton yang ingin ikut dalam pesta kemenangan tim phoniex.


Dalam perjalanan itu tim phoniex Junior banyak sekali menuai pujian dari semua orang hingga membuat mereka menjadi bangga tetapi tidak sombong, karena ayahnya paling tidak suka dengan sifat sombong, mereka bangga dengan prestasinya dari hasil kerja keras mereka sendiri karena itu Excel hanya tersenyum saja.


Didalam perjalanan itu Kaisar Dongbu dan yang lainnya banyak bertanya kepada Excel tentang formasi yang digunakan tim phoniex, tapi sekali lagi Excel hanya menjawab dengan sederhana tanpa mengungkapkan yang sebenarnya kepada mereka.


Akhirnya mereka semua telah tiba di istana Kekaisaran Dongbu yang begitu megah dan hampir sama dengan Kekaisaran Agung dibenua venus, tetapi yang membedakan hanya fasilitasnya saja, dimana Kekaisaran Agung lebih unggul dan juga memiliki formasi yang lebih maju dan kuat.


Kemudian makanan dan minuman disantap oleh semua orang dengan nikmat, dan sambil berbincang-bincang dengan ringan dan santai, umumnya topik tentang asal usul Excel dan keluarga besarnya karena dari cara berpakaiannya saja berbeda, Excel dan keluarga besarnya juga tidak dikenali oleh mereka, padahal Excel dan keluarga besarnya memiliki kekuatan dan juga kekayaan yang seharusnya dikenali banyak orang.


Akhirnya Excel berkata jujur jika bukan berasal dari benua dewa dan berasal dari alam yang lebih rendah bernama benua venus, mereka semua terkejut dan masih belum percaya dengan perkataan Excel.


"Hahaha, aku tahu kalian pasti tidak percaya, kalian bisa tanyakan kepada semua keluarga besarku, ayah-ayahku adalah kaisar dari benua Venus yang dibagi menjadi 5 wilayah, dan aku memimpin benua Venus dengan nama Kekaisaran Agung dari keempat Kekaisaran.


Luas wilayah benua Venus hampir sama dengan wilayah surga kematian dan juga memiliki energi Qi biasa, hanya ditempat Kekaisaran Agung baru ada energi Qi dewa dan ketebalan hampir sama dengan benua dewa."


"Hahaha, pantas saja keluarga besarmu memiliki basis kultivasi yang kuat dan setara dengan benua dewa, lalu bagaimana ceritanya kalian bisa memasuki benua dewa? Karena kami semua tahu tidak bisa memasuki benua Venus dan juga tidak bisa keluar dari sana!!"


Sebenarnya banyak Dewa-dewa yang ingin memasuki benua Venus tetapi ada energi aneh yang melarang mereka masuk, dulu masih bisa dengan adanya altar portal dimensi tetapi secara tiba-tiba altar portal itu dirusak dan tidak ada yang bisa lagi memperbaiki, padahal sudah banyak ahli formasi array yang memperbaiki, disaat berhasil dan diuji coba jalurnya selalu gagal dan gagal lagi seakan-akan jalur dimensi itu ada penghalangnya, karena itu akhirnya semua pihak putusan asa dan mengurungkan niat mereka untuk menjelajahi benua Venus.


"Hehehe, itu mudah karena aku membuat artefak yang selaras dengan energi Qi benua venus, karena itu aku bisa keluar dan masuk sesuka hati, tetapi artefak itu hanya bisa digunakan sebanyak 4 kali dan perlu mendaur ulang artefak itu, dibutuhkan bahan-bahan yang langkah dan sulit dan juga dibutuhkan ahli formasi dan ahli smelting tingkat dewa"


Jawab Excel dengan sedikit berbohong, Excel tidak mau berkata yang sebenarnya karena target rahasianya belum mengungkapkan keberadaannya.


Excel sudah menjelajahi benua dewa dengan kesadarannya tetapi masih belum menemukan keberadaan target itu, dia juga telah membaca jiwa dan pikiran semua orang yang hadir dan hanya menemukan sedikit informasi, dengan adanya sedikit informasi itu Excel tidak ingin mengungkapkan semua rahasia benua venus dan juga rahasia keluarga besarnya.


Hanya 30 wanita yang berasal dari benua dewa yang Excel beritahui karena mereka telah menerima segel keluarganya, Excel tidak kuatir mereka akan berkhianat, jika ada niatan sedikit saja mereka akan meledak, dan 30 wanita itu juga sudah mengetahui dan juga mau menerima resikonya jika berkhianat.


"Hah, akhirnya aku mengerti, pantas saja kami tidak bisa memasuki benua itu, ternyata perlu menyelaraskan energi Qi disana"


"Iya, Anda benar Yang Mulia. Mungkin sama energi Qi-nya tapi belum sama dengan energi alamnya"


"Hahaha, jika benua itu hanya sebesar wilayah surga kematian sudah tidak perlu dijelajahi, wilayah kita saja belum sempat semuanya kita jelajahi."


"Tuan muda, aku lihat teknik yang kalian gunakan tingkatnya lebih tinggi dari milik keluarga Kekaisaran dibenua dewa, lalu siapa gurumu, Tuan muda?"


Semua orang kembali menatap Excel karena pertanyaan ini juga salah satu yang menjadi pikiran semua orang, sebenarnya masih banyak yang ingin ditanyakan oleh mereka tetapi karena takut akan menyinggung Excel mereka tidak berani mengungkapkan pikirannya.


"Waktu itu aku bertemu seorang Kakek yang katanya dia adalah leluhurku, yang tinggal dibenua dewa juga, dan tepatnya tempat yang sekarang aku tinggali.


Saat aku tanya siapa nama beliau dia tidak mau menjawab, dia hanya berpesan jika aku mau mempelajari tekniknya yang bernama teknik creation, aku harus berjanji untuk membangun tempat itu dan menempatinya sebagai tempat tinggal dan juga membangun makam disitu, dia juga berpesan agar memberikan nama makam itu dengan nama makam Surgawi Jun.


Setelah aku berjanji dia mengajari aku beladiri, Alchemist dan juga smelting dan setelah bisa mempelajari dia tiba-tiba menghilang."

__ADS_1


Jawab Excel yang penuh dengan karangan dia, tetapi saat Excel berkata Kakek dan makam Surgawi Jun semua orang langsung mengarah pada dua sosok, pertama sosok Alchemist yang melegenda yaitu Chu Jun ayah dari Dewa Perang, dan yang kedua adalah sosok legenda juga yaitu Dewa perang dengan nama Chu Bao.


Kemudian semua orang mulai berpikir dan mencoba mengingat dan menganalisa kejadian jutaan tahun itu, dan akhirnya salah satu orang angkat bicara.


"Apa jangan-jangan dia adalah Chu Jun dan semua Putri-putrimu juga kamu beri nama marga Jun!!!"


"Bisa jadi Kakek itu adalah Alchemist Chu jun dari keluarga Chu yang menguasai benua dewa pada waktu itu..."


"Kamu benar saudaraku, dia pasti Chu Jun tapi... Katanya dia sudah mati dan dikuburkan oleh putranya sendiri yang akhirnya Chu Bao marah dan menewaskan 85 juta orang, kenapa dia masih hidup dan bisa mengajari Tuan muda Excel....?"


Semua kembali berpikir dan kembali menganalisa perkataan Excel, sejujurnya Excel ingin ketawa melihat wajah kebingungan para pemimpin benua dewa, semua isteri Excel dan juga keluarga besarnya sudah menjauh dan dari kejauhan ketawa terbahak-bahak.


Apalagi melihat wajah suaminya yang menahan tawa dan masih berpura-pura sedih dan juga ikut berpikir keras, wajah lucu dan semakin mengemaskan dari Excel semakin membuat keluarga Excel tidak bisa menahan tawa.


"Hahahaha, lihat suami kita pandai mengarang cerita"


"Aku tidak kuat menahan tawa...hahaha"


"Aduh perutku sakit...whahaha"


"Bocah itu kena batunya...hahaha"


"Lihat juga wajah-wajah serius para pemimpin itu...hahaha, sudah ampun"


Untung saja mereka memiliki segel keluarga itu jika tidak kebohongan Excel akan terbongkar didepan para pemimpin benua dewa, mereka berbicara lewat telepati segel keluarga.


"Tuan muda, kenapa nama anak-anakmu bermarga Jun?"


"Hah, itu hanya ungkapan rasa terima kasihku kepada beliau, karena aku belum sempat berterima kasih dan Kakek itu tiba-tiba menghilang seperti asap didepan mataku"


Desah Excel yang sedih tidak bisa mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kakek itu, saat melihat ekspresi Excel semua pemimpin ikut merasakan iba.


"Pantas saja nama anak-anakmu bermarga Jun... Tunggu-tunggu, kamu bilang dia menghilang seperti asap...?"


"Aku tahu, pasti itu hanya seberkas kekuatan terakhirnya, yaitu hanya kesadarannya saja"


"Hahaha, kamu benar akhirnya teka teki ini terbuka, aku yakin itu kesadaran saja"


Semua pemimpin ketawa bisa memecahkan misteri jutaan tahun yang lalu, dan itu akhirnya membuka pemikiran semua orang.


"Tunggu dulu, Tuan muda katamu kamu pengemar dewa perang padahal kamu baru tiba dibenua ini, apa jangan-jangan Kakek itu Dewa Perang, yang juga tiba-tiba menghilang, dari informasi yang aku dapatkan, setelah dewa perang bertempur dengan salah satu Sekte di alam puncak dia melarikan diri kebenua venus dan dikejar oleh leluhur Sekte itu yang memiliki kekuatan Dewa Absolute..."


"Tapi aku juga diceritakan oleh pendahulu ku, saat itu Dewa perang muncul lagi setelah ribuan tahun, dan bertempur lagi melawan 6 Dewa Absolute seorang diri, hingga akhirnya dia kabur lagi bersama 2 wanita..."


"I-itu pasti Dewa Perang, dia mungkin terluka parah dan kabur...hingga kematiannya dia berada dibenua Venus dan menyisakan kesadaran saja, dan secara kebetulan kesadaran itu ditemukan oleh Tuan muda Excel."


"Kamu benar, itu Dewa perang, dia sangat membenci keluarga Chu dan karena itu Tuan muda harus berjanji untuk membangun makam dengan nama makam surgawi Jun, dan nama Jun diambil dari nama ayahnya."


"Tepat, kamu benar Yang Mulia Kong Shi. Dia pasti Dewa Perang legenda kita...hahaha akhirnya sejarah yang masih menjadi misteri terbuka."


Para pemimpin langsung membuat catatan dibuku jurnalnya, mereka menjadi sibuk berdiskusi prihal sejarah Excel dan menyambungkan kisah dewa perang, dan kesimpulan itu mereka dapatkan dan membuat catatan untuk melengkapi kisah heroik Dewa perang.


"Tuan muda, terima kasih sekali lagi, jika bukan karena kamu, kami tidak tahu kemana Dewa Perang itu berada hingga saat ini"


"Tidak masalah, tapi aku mohon jangan cerita asal usul ku kepada pihak luar, aku hanya ingin menjaga nama beliau"


"Hahaha, sudah pasti Tuan muda, kami juga tidak mau sosok dewa dijelek-jelekkan, mana ada 1 Dewa Absolute melawan 6 Dewa Absolute, hanya Dewa Perang yang mampu melakukan itu. Itu suatu prestasi yang sangat membanggakan, demi menyelamatkan 2 wanita dia rela mengorbankan nyawanya."


Jawab salah satu pemimpin akademi yang tidak ingin nama dewa perang dihina atau dijelek-jelekkan, jika bukan karena dewa perang tidak akan ada kedamaian dibenua Dewa hingga saat ini, keluarga Chu akan selalu menjadi tiran jika Dewa perang tidak memusnahkan keluarga Chu.


Qiaofeng dan Bi Liqin menjadi meneteskan air mata ketika pemimpin itu mengingatkan peristiwa jutaan tahun yang lalu, segera isteri-isteri Excel memeluk Qiaofeng dan Bi Liqin dengan kasih sayang dan perhatian lebih, karena mereka berdua sedang hamil muda.


"Lebih baik kita ganti topik yang lain, karena kedua isteriku memiliki kepekaan rasa simpati yang berlebihan"


Pinta Excel kepada mereka semua, karena dia juga tahu perasaan mereka berdua melalui segel keluarganya.


"Hahaha, maaf tuan muda, wanita manapun pasti akan menangis mendengar cerita Dewa perang. Baiklah kita ganti topik..."


"Alangkah baiknya kita beristirahat, tanpa terasa hari sudah larut malam, dan tim phoniex dan juga peserta lainnya perlu istirahat"


Kata Kaisar Dongbu kepada mereka semua, karena keasikan berbicara dan berdiskusi mereka sampai lupa jika hari sudah malam.


"Hahaha, baiklah, kita bisa melanjutkan berbicara keesokan harinya. Terima kasih atas jamuan, saudaraku."

__ADS_1


__ADS_2